Indonesia Sudah Ekspor Vaksin ke 118 Negara

Posted: 24/04/2013 19:00

Indonesia Sudah Ekspor Vaksin ke 118 Negara

Liputan6.com, Sebagai salah satu negara yang masuk dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI), Indonesia hingga saat ini telah berhasil mengekspor vaksin ke 118 negara. Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti optimistis kalau produksi vaksin ditingkatkan. Dengan demikian hal ini akan mendorong kerjasama antar negara yang menguntungkan.

“Kalau produksi vaksin bisa ditingkatkan, tentu kita akan jadi negara yang diuntungkan. Sampai saat ini Indonesia telah menghasilkan vaksin seperti polio ke 118 negara,” kata Prof.Ali Gufron dalam acara pertemuan Steering Commitee Kesehatan-Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Menurut Gufron, vaksin yang diproduksi di Indonesia sudah cukup bagus. Tapi beberapa negara anggota OKI butuh status halal vaksin.

“Kita upayakan untuk terus memproduksi vaksin halal, karena saya masih kurang tahu persis status ini. Tapi Indonesia harusnya bisa mempertahankan halal haram itu,” lanjut wamenkes. (Fit/Abd)

http://health.liputan6.com/read/569575/indonesia-sudah-ekspor-vaksin-ke-118-negara

Ilmuwan temukan cara hilangkan rasa gatal

Rabu, 24 April 2013 17:33:00

Ilmuwan temukan cara hilangkan rasa gatal

Lain kali jika Anda merasakan gatal di kulit, jangan salahkan nyamuk, kutu busuk, atau tanaman yang bisa membuat gatal. Penyebabnya adalah reseptor gatal yang ada pada tubuh Anda sendiri.

Peneliti menemukan saraf reseptor bernama MrgprA3. Reseptor saraf ini memiliki satu tugas, yaitu membuat tubuh kita merasa gatal. Hal ini ditemukan peneliti setelah melakukan percobaan pada tikus.

Ketika peneliti dari John Hopkins melakukan penelitian ini, mereka mencoba untuk menghilangkan reseptor saraf MrgprA3 pada tikus. hasilnya, bahkan ketika diberikan berbagai macam hal yang bisa menyebabkan gatal, tikus tersebut tidak bisa merasa gatal sama sekali.

“Hasil penelitian ini menunjukkan untuk pertama kalinya mengenai keberadaan saraf yang menyebabkan rasa gatal,” ungkap salah satu peneliti, seperti dilansir oleh¬†Newser¬†(23/04).

Peneliti berpendapat bahwa hal ini juga berlaku pada manusia. Saraf yang menyebabkan rasa gatal bisa mengganggu ketika seseorang harus mengonsumsi obat yang bisa menyelamatkan nyawa mereka, namun terhalang karena sara gatal yang disebabkan oleh obat tersebut.

Ilmuwan berencana untuk membuat obat yang bisa menangkal atau setidaknya mengurangi kinerja reseptor saraf gatal agar orang bisa mengonsumsi obat tanpa merasakan efek samping, jika obat tersebut sangat penting untuk menyelamatkan nyawa mereka.

http://www.merdeka.com/sehat/ilmuwan-temukan-cara-hilangkan-rasa-gatal.html