E.COMMERCE

Apakah itu nyata (EC)? Tentu hal ini yang pertama kali dipertanyakan pada khalayak awam dan jawaban dri pertanyaan tersebut adalah Iya nyata, karena e.commerce adalah bisnis nyata hanya saja media yang digunakan melalui media elektronik. Tidak semua media elektronik akan tetapi melalui instant messenger, e-mail, dan jejaring sosial. Hal ini berarti media yang digunakan untuk membuat e.commerce adalah media yang terkoneksi dengan internet. Jadi pada dasarnya e.commerce adalah nyata di dunia maya akan tetapi untuk hidup di dunia yang sebenarnya tidak bias, hanya saja pengaplikasiannyalah yang bias di dunia nyata. Tapi semua transaksi yang di lakukan melalui internet.

Bagaimana mengevaluasi besarnya tekanan bisnis?  Pada zaman yang maju ini bisnis yang berkembang pesat adalah bisnis dengan pemegang saham ataupun pengusaha yang mempunyai dana kuat dan modal yang cukup. Akan tetapi tidak memperhatikan adanya relasi. Mereka hanya menggunakan jasa advertising untuk memperkenalkan produk ataupun memperkenalkan jasa mereka untuk marketing. Itu pandangan dari pihak bisnis yang telah besar dan berkembang. Dan dari pihak kita sebagai pihak yang masih awal dan berusaha untuk membangun sebuah bisnis, untuk menyiasati hal tersebut hanya memerlukan biaya awal pembayaran konektifitas internet dan mengandalkan media komunikasi yang free, kita dapat mengembangkan bisnis kita. Dan perlu menambah banyaknya relasi untuk mengembangkan atau memperkenalkan produk atau sjasa yang kita tawarkan. Kita dapat melakukannya di manapun tempat yang kita inginkan dan tidak menutup kemungkinan banyak tempat – tempat atau area free hotspot.

Apa yang harus menjadi strategi perusahaan saya terhadap EC? Harus mampu bersaing pada pengiklanan karena hanya pada advertising kita mampu mencuri point penuh dalam pengembangan bisnis awal. Tidak perlu menjual produk yang mahal akan tetapi pengembangan ide dan kreasi perlu di perhatikan. Tidak perlu kuantitas pada awal tahap pembuatan atau mendirikan bisnis e.commerce akan tetapi kualitas dan loyalitas yang harus di pertahankan. Kita tidak perlu menjual jasa ataupun barang dengan harga yang tinggi pada awal pengerjaan bisnis kita, hanya saja di perlukan strategi dan trik yang jitu untuk menembus pangsa pasar yang telah diserang oleh konsumen yang konsumtif yang merupakan cirri khas pada bangsa kita sendiri.

Mengapa daerah B2B begitu menarik? B2B dianggap menarik karena B2B saling menguntungkan dari pihak pengusaha yang 1 dengan pengusaha yang lain dalam urusan kerjasama. Hal ini akan terlihat pada negosiasi atau melakukan pembukaan yang saling ingin mencari untung. Dan jika sama – sama menguntungkan maka ke depannya B2B akan melakukan kerjasama lagi yang lebih baik daripada pengalaman sebelumnya. Sedikit dampak negative pada B2B karena pada hal ini kedua perusahaan akan mengirimkan orang yang sama – sama di bidangnya untuk melakukan negosiasi yang saling menguntungkan. Tidak hanya dilakukan antar 2 perusahaan, 2 pengusaha ataupun 2 orang yang melakukan kerja sama yang saling menguntungkan dapat dikatakan B2B. Ada hubungan timbal balik yang saling menguntungkan 1 sama lain.

Apa cara terbaik untuk belajar tentang EC? Cara terbaik untuk belajar e.commerce tidak ada salahnya kita harus mencoba bisnis yang hanya dalam proposal tugas yang akan dikumpulkan sebagai bahan untuk memperoleh nilai. Akan tetapi mendapatkan pengalaman dari berbisnis inilah nilai tambah untuk lebih memahami letak peluang usaha apa yang akan di buka dan akan memberikan hasil atau untung yang maksimal. Praktik yang digunakan hanyalah sederhana, melalui bisnis online inilah kita bias memanfaatkan bisnis yang tidak emmakan banyak waktu dan tenaga. Karena kita dapat mengerjakannya pada saat waktu luang dimanapun dan kapanpun. Kita dapat melakukan pengecekan usaha kita via internet. Melalui jejaring sosial dan email lah menurut saya e.commerce dapat berkembang dengan pesat. Buku – buku teori tentang e.commerce juga banyak di jual. Dan E-book nya pun mudah dicari dengan search engine.

Apa isu-isu etis yang ada? Ketidak nyamanan bisnis online di Indonesia terletak pada keamanan internet. Banyaknya hacker dan pihak yang menyalah gunakan jasa internet untuk melakukan pencurian dalam hal online. Keamanan inilah yang menjadi titik pusat perhatian untuk berbisnis online. Bagi orang awam hal inilah yang sangat ditakuti untuk melakukan bisnis online dan terjadi transaksi.

Bagaimana kegagalan dihindari? Kegagalan dapat dihindari jika kita memahami konsep dan melakukan survey lapangan. Apa yang perlu disiapkan? Daerah mana yang akan menjadi pengembangan bisnis kita? Dan ditujukan kepada siapa bisnis kita ini nanti? Serta rincian biaya yang dibutuhkan dan dana cadangan juga perlu di perhitungkan dalam bisnis kita. Tidak hanya itu, keuntungan harus diperhitungkan pada hal ini, karena tujuan dari berbisnis adalah mencari untung secepat – cepatnya dan sebesar – besarnya. Akan tetapi pada awal merintis bisnis kita tidak boleh memikirkan untung dahulu yang harus kita pertimbangkan adalah kembalinya modal yang telah kita keluarkan dan pengembangan usaha yang akan dilakukan ke depannya.