Archive for April, 2010

LocalAreaNetwork

Membangun LAN di lingkungan Kantor/Rumah

Local Area Network (LAN) merupakan suatu hal yang tidak asing bagi Anda yang sering bekerja dengan bantuan teknologi. Dengan adanya LAN, beberapa sumber daya (resource) yang penting dapat digunakan bersama-sama tanpa mengurangi sedikitpun kinerjanya. Sebagai contoh, diasumsikan dikantor Anda terdapat 15 karyawan administrasi yang masing-2 membutuhkan printer didalam pekerjaan sehari-harinya.

Dengan kondisi tersebut, mungkin akan muncul beberapa pertanyaan :

Apakah BigBoss Anda akan membeli 15 printer bagi mereka ? tentu saja tidak karena itu adalah suatu pemborosan.

Apakah sebuah komputer yang tersambung dengan sebuah printer akan digunakan secara bergantian hanya sekedar untuk mencetak selembar surat ? Tentu saja tidak karena hal itu akan menghambat kinerja masing-2 karyawan dan akan terjadi antrian serta terbuangnya sebagian waktu secara percuma.

Bagaimana solusinya, bangunlah sebuah LAN di lingkungan ! Mengapa ?

Dengan adanya LAN, sebuah printer (atau sumber daya lainnya) dapat disharing di sebuah komputer dan karyawan yang tidak mempunyai printer dapat mengkoneksikan komputer kerjanya ke komputer terminal ketika akan melakukan pencetakan. Selain printer untuk keperluan cetak mencetak, media penyimpanan seperti Hardisk atau CD-DVD dapat juga disaring agar bisa digunakan secara bersama-sama dalam satu lingkup LAN. Tersedianya LAN juga sudah memungkinkan saat ini untuk menikmati koneksi internet bersama-sama dengan cukup menggunakan sebuah koneksi.

Perangkat LAN

Diasumsikan Anda hendak membangun sebuah LAN dengan topologi Star/Bintang dengan jenis koneksi 10/100 mbps maka perangkat yang perlu disediakan adalah :

1. Komputer yang dilengkapi Kartu Jaringan (LAN Card/Ethernet).
2. Kabel Jaringan dengan jenis UTP Cat 5 dan Konektor Kabel (RJ45).
Penggunaan kabel yang memiliki kualitas baik akan membantu meningkatkan performance LAN yang akan dibangun nantinya.
3. Tang Kabel. Digunakan untuk menjepit kabel ke konektor.
4. Switch atau Hub. Digunakan untuk media pengatur aliran data secara fisik.
5. Sistem Operasi yang mendukung fitur Networking.

Instalasi Kabel
Proses instalasi kabel pada LAN hampir sama konsepnya dengan instalasi kabel listrik. Perbedaannya adalah jenis kabel UTP sudah mulai mengalami penurunan daya transmisi sewaktu melewati jangkauan sekitar 50 meter-an. Untuk menguatkan daya agar data tidak hilang ditengah jalan dibutuhkan sebuah penguat (repeater). Pada lingkungan LAN yang tidak terlalu komplek , sebuah switch dapat dimanfaatkan sebagai pengatur sekaligus sebagai repeater agar bisa berhemat didalam melakukan pembelian perangkat.

Sebelum melakukan proses instalasi, sebaiknya di-sketsa terlebih dahulu dengan matang dan seksama jalur kabel yang hendak dipasang. Jalur yang dilewati kabel sebaiknya harus terbebas dari gangguan alam (hujan & panas), interperensi gelombang elektromagnetik dan tekanan benda-2 keras. Usahakan kabel tidak melewati daerah yang bisa menyebabkan lekukan karena akan memungkinkan kabel menjadi patah atau terbelit. Selain itu , kabel yang telah dipasang sebaiknya dilindungi dengan penutup agar tidak diganggu binatang seperti tikus atau sejenisnya.

Langkah selanjutnya adalah memasang konektor pada kedua ujung kabel. Sebelum konektor dijepitkan pada kabel, susunan serat kabel haruslah benar. Secara teori, ada 2 bentuk susunan serat kabel yaitu Straight (sejajar) dan Cross (silang). Bentuk Cross hanya bisa digunakan untuk mengkoneksikan dua PC secara langsung tanpa perantara, sedangkan untuk bentuk koneksi yang melibatkan banyak PC maka harus menggunakan bentuk Straight.

Banyak variasi didalam penyusunan pola serat kabel dan salah satu skema yang sering digunakan oleh banyak implementator jaringan adalah sebagaimana tampak pada gambar berikut :

Anda bebas memilih menggunakan pola yang mana asal kedua ujung kabel haruslah mempunyai pola sama.

Penomoran IP (Internet Protokol) Komputer

Setiap komputer yang terhubung pada LAN harus mempunyai nomor identifikasi unik sebagai pengenal antar komputer yang biasanya dikenal dengan istilah nomor IP. Dalam ilmu komputer, nomor IP dibagi menjadi 3 golongan(kelas) A,B,C. Masing-masing kelas dibedakan berdasar jangkauan(range) nomor yang tersedia dan Anda harus menggunakan salah satu kelas/golongan dalam lingkup LAN yang sama. Nomor IP pada semua komputer dapat ditentukan secara manual (statis) ataupun dapat dialokasikan secara dinamis menggunakan bantuan perangkat lain (misal : sistem DHCP ). Untuk teori lanjut tentang penggolongan nomor IP akan penulis terangkan pada tulisan mendatang yang khusus membahas bentuk penomoran IP secara lebih detil.

Menguji Koneksi LAN

Setelah semua komputer sudah terkoneksi ke LAN melalui kabel dan telah memiliki sebuah penomoran IP yang unik maka langkah selanjutnya adalah melakukan ujicoba apakah koneksi antar komputer dapat dilakukan. Cara yang paling gampang dan sederhana adalah dengan melakukan proses “Ping” antar komputer. “Ping” adalah semacam proses pengiriman sinyal pada sebuah komputer dan jika komputer target menerima sinyal yang Anda kirim maka otomatis akan direspon dengan sebuah sinyal balik ke komputer pengirim. Proses “Ping” dapat dilakukan melalui jendela Command Prompt(WIN) atau Console/Terminal(NIX) dengan mengetikkan sintak :

Ping [nomor IP]
Contoh : ping 192.168.0.18

Koneksi sukses ditandai dengan munculnya pesan “Replay xxx from xxx …..” pada layar dan selanjutnya Anda dapat bereksperimen dengan melakukan aktifitas lain seperti sharing printer, browsing internet dan lainnya.

Pencetak laser atau printer laser

Gary K. Starkweather adalah insinyur dan penemu berkebangsaan Amerika Serikat.

Pada tahun 1969, Starkweather menemukan pencetak laser di pusat penelitian Webster Xerox. Ia bekerja sama dengan sistem pencetak laser yang berfungsi penuh di Xerox PARC pada tahun 1971.

Di Apple Computer pada tahun 1990-an, Starkweather menemukan teknologi pengaturan warna, dan memimpin perkembangan Colorsync . Pada tahun 2004, ia dipilih ke United States National Academy of Engineering.

Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.

Ada pula kabel fleksibel untuk pengiriman sinyal dari prosesor printer ke tinta atau toner. Kabel ini tipis dan fleksibel, namun kuat. Pada bagian belakang printer biasanya ada port paralel atau USB untuk penghubung ke komputer.

Pencetak modem merupakan alat canggih. Perkakasan elektronik yang terdapat dalam sebuah pencetak sama dengan perkakasan elektronik yang terdapat dalam komputer itu sendiri. Pencetak mempunyai 6 jenis yaitu jenis Dot-Matrix, jenis Daisy Wheel, jenis Ink-Jet / jenis Bubble Jet, jenis Chain, jenis Drum dan jenis Laser.

Pencetak laser atau printer laser adalah pencetak untuk komputer yang menggunakan teknologi diode cahaya untuk mendapatkan partikel-partikel kecil toner dari cartridge ke kertas. Alat ini sering lebih ekonomis dibanding menggunakan tinta pencetak tinta.

Proses

Pencetak laser bekerja dengan melibatkan 7 langkah:
1. Pemrosesan Gambar Raster: peosesor dalam pencetak mengubah data untuk dicetak dari format apapun yang ada, ke bitmap halaman untuk dicetak – yang kemudian disimpan dalam memori gambar raster.
2. Pengisian: Sebuah muatan elektrostatik kemudian diproyeksikan ke drum fotosensitif berputar dalam pencetak.
3. Penulisan: Sinar laser diarahkan pada cermin poligon berputar, yang mengalihkan sinar itu ke drum fotosensitif. Data yang dirasterisasi kini dibaca, dan digunakan untuk mengendalikan apakah laser itu menyala atau tidak, karena sinar itu menyapu drum – di mana ketika sinar laser mengenai drum muatannya dibalik, menciptakan gambaran listrik laten di permukaan.
4. Perkembangan: Permukaan drum kemudian dipajankan ke partikel toner bermuatan negatif, yang ditarik ke daerah di mana laser itu menulis gambaran listrik tersimpan. Toner itu akan diusir oleh muatan negatif daerah di drum di mana sinar laser tak mengenainya, dan kemudian menghilangkan muatan.
5. Transfer: Drum sekarang diputar ke kertas, mengubah gambar dari drum ke kertas (untuk membantu proses ini ada pemutar bermuatan positif di belakang kertas, yang mendorong toner dari drum dan ke kertas).
6. Penggabungan: Kertas kemudian dilewatkan melalui penggabung, di mana pemutar itu menyiapkan panas dan tekanan untuk mengikat toner ke kertas.
7. Pembersihan: Sebuah tangkai tak bermuatan listrik dan lampu penembak menghilangkan toner dan semua muatan yang tersisa di drum (semua ini akan terjadi dalam 1 revolusi drum).

DSI- Cheat Engine

CHEAT ENGINE Atau familiar di sebut CE? ialah program cheat untuk menaikan level secara cepat merubah Def menjadi lebih tinggi..
Diantara Kegunaan CHEAT ENGINE
1. Menaikan DEF Sampai 40%
2. Menambah Exp sampai 30%
3. Merubah Poin sampai 200.000

PENGENALAN UCE (universal cheat engine)

UCE adalah cheat engine dan memiliki macam-macam jenis dan kelebihan tentunya dalam hal setting.
dalam game offline kita dapat menggunakan hampir seluruh cheat engine untuk game yang kita mainkan  sesuai dengan ketentuan dan caranya masing-masing.
sedangkan dalam game online kita harus menggunakan cheat engine yang bisa bypass kedalam game online tersebut.
Bypass sendiri adalah keadaan dimana kita dapat menembus sistem game yang dilindungi oleh GameGuard semisal pada Seal Online, mereka menggunakan NProtect sebagai game guard.

kelebihan cheat engine:
-hanya membutuhkan satu program saja minimal untuk semua cheat yang dibutuhkan.
-adress-adress dan value bisa digunakan untuk membuat trainer.
-dapat di-update sehingga memudahkan bypass ke game-game online seluruh dunia.
-rata-rata merupakan freeware dan tidak diperjualbelikan.
-mudah dipergunakan.
-menggunakan sistem scan, sehingga adress yang masuk dapat terus disaring hingga menjadi valid
-berguna sekali bagi yang tidak ingin susah-susah untuk bermain game.
-adress dapat disave dalam format .ct yang dapat digunakan semua cheat engine di dunia.

kekurangan cheat engine:
-penggunaan ALT-TAB yang terlalu sering ketika memainkan game akan lebih cepat menghabiskan memori terutama yang berkapasitas rendah.
-dalam beberapa engine terdapat pula trojan atau virus.
-tingkatan cara penggunaan yang semakin lama semakin rumit akan membuat orang menyerah mempelajarinya.

SETTING

untuk setting biasanya lebih diperlukan untuk masuk kedalam game online.
sedangkan untuk game offline tidak begitu berpengaruh.

gambar setting dari sebuah cheat engine.

PEMBELAJARAN SINGKAT
berikut merupakan contoh apliksai Cheat Engine
dengan game The Sims Makin` Magic dengan spuc3ngine sebagai Cheat Enginenya

berikut cara dan screenshotnya :

-membuka terlebih dahulu cheat engine yang ingin dipergunakan, dalam hal ini sebagai contoh menggunakan spuc3engine.

-masuk ke dalam game yang ingin di-hack dan pastikan kita bisa menggunakan ALT-TAB.

-open process game yang  ingin kita hack dan mulai memainkan game yang kita inginkan.

-mencari value yang ingin kita ubah disini sebagai contoh akan mengubah value simoloens (uang dalam sims).

-tekan ALT-TAB untuk menuju ke Cheat Engine kita lalu scan value simoleons  dengan menekan tombol “first Scan”.

-setelah kita mendapatkan adress yang benar-benar valid(biasanya terdapat lebih dari satu adress, tapi disini  agak beruntung karena hanya menemukan satu adress saja yang berarti itu adalah valid adress.

-mengganti value dari adress tersebut menjadi sesuai dengan yang kita inginkan lalu klik “OK”

-perhatikan dan pastikan bahwa value memang berganti dengan melihat kotak sebelah kiri.

-kembali lagi ke game  dan check hasil tersebut, maka kita tidak perlu rumit-rumit lagi untuk “nge-hack”.

-tekan tombol frozen untuk men-freeze value kita agar semisal kita memakainya tidak akan mnerus berkurang.