browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Enam Anggota Keluarga Bupati Lamongan Menjadi Anggota DPRD

Posted by on April 30, 2014

uploads--1--2014--04--12731-bupati-lamongan-dinasty-1-enam-anggota-keluarga-dipastikan-duduk-di-dprd
Enam anggota keluarga Bupati Lamongan dipastikan lolos sebangai anggota DPRD setempat, setelah jumlah suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mulai diketahui publik.

Caleg jadi yang merupakan keluarga dan ‘orang dekat’ bupati itu diantaranya adalah, Bety Nurfia Puspitarini caleg Partai Demokrat Dapil I Nomor Urut 2,  Debby Kurniawan Caleg Partai Demokrat Nomor 1 dari Dapil Kabupaten Lamongan V,  keduanya anak kandung Fadeli.

Kemudian, Retno Wardhani Caleg Partai Demokrat Dapil II nomor urut 1 dan Nahdliyah Kartika Agustin Caleg Demokrat Dapil IV nomor urut 3. Retno dan Nahdliyah merupakan anak menantu. Nor Fatonah, Caleg Partai Demokrat Dapil III momor urut 3 adalah keponakan Fadeli. Lalu Siti Maskamah Mursyid, Caleg Demokrat Dapil I nomor urut 5 adalah kerabat bupati Fadeli. Siti Maskamah adalah seorang istri pejabat kepala SKPD di Kabupaten Lamongan.

Tampilnya, anak, menantu, keponakan dan kerabat Fadeli sebagai bakal anggota dewan ini mendapat tanggapan miring beberapa kalangan di Kabupaten Lamongan. Pasalnya, proses menuju gedung parlemen ‘dinasti’ Fadeli ini ditempuh dengan cara yang tidak ‘sehat’.

Sebagai bupati, Fadeli memiliki andil besar dalam menggalang dukungan bagi ketujuh anggota keluarganya yang maju sebagai calon legislatif melalui Partai Demokrat itu.

Program-program bantuan untuk warga dan kelompok tani diduga menjadi alat menggalang dukungan untuk memenangkan caleg keluarga Fadeli.

Bebeberapa Kepala UPT Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan mengungkapkan, jauh sebelum pelaksanaan Pileg, mereka dan seluruh jajaran diminta memenangkan caleg Partai Demokrat terutama anak, menantu, kerabat dan orang dekat Fadeli. Bila tidak mendukung, kata sumber lensaindonesia.com ini, para pejabat UPT diancam akan dimutasi atau dipesulit dalam bantuan, terutama alat alat pertanian.

“Memang serba repot. Kita diperintahkan untuk memenangkan anak, kerabat, yang mencalonkan dari Demokrat,” ungkapnya.

Sumber ini juga menyampaikan, selama ini, setiap Dinas Pertanian menyerahkan bantuan alat alat pertanian selama ini  kesejumlah kelompok tani, penerima wajib dijejali kalimat bahwa “ala-alat pertanian tersebut dibeli dari uang pribadi Bupati Fadeli”. Jadi, kelompok tani wajib memenangkan Partai Demokrat di daerahnya masing masing.

Padahal bantuan alat pertanian yang dibagikan itu bersasal dari APBD propinsi maupun Kementrian.

Sumber : lensaindonesia.com