browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Kegiatan ITP FTP UB yang Bernuansa Belanda

Posted by on December 25, 2013

Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) minat studi Nutrisi Pangan kelas D angkatan 2011 mengadakan kegiatan Buffet “CLASSICAL AUTUMN OF NETHERLAND”. Nuansa romatisme klasik dari negeri Belanda diusung ke lobby lantai 1 Gedung F Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Jumat (20/12) pagi.

Nuansa negeri kincir angin ini amat kental terasa melalui dekorasi ruangan, seragam pramusaji dan pakaian maskot penerima tamu. Tengok menu yang dihidangkan dalam buffet ini adalah hidangan khas Belanda dan Eropa. Antara lain, salad buah saus Perancis untuk menu pembuka, Stamppot Belanda dan Golubsty Irlandia untuk menu utama. Serta Palacinky Slovakia untuk hidangan penutupnya.  Juga kudapan asli Spanyol, Curros dan Totila de Pattata yang menggoyang lidah.

http://prasetya.ub.ac.id/files/berita_ub/nonibelandaftp_8876_20131223104515.jpg

Nuansa Belanda pada buffet di ITP FTP-UB

Sedangkan menu di stand minuman menyajikan Cinnamon Hot dari Swedia dan Rainbow Coktail dari Perancis. Selama menikmati menu buffet, hadirin dihibur oleh lagu-lagu berbahasa Belanda. Lengkaplah sudah rasanya atmosfir Netherland dihadirkan.

Kegiatan ini merupakan tugas besar sebagai pengganti Ujian Akhir Semester pada mata kuliah Sistem Manajemen Pelayanan Pangan yang diampu oleh Dr. Ir. Tri Dewanti W., M.Kes; Jaya Mahar Maligan, STP., MP dan Sudarma Dita Wijayanti, STP, M.Sc.

“Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh sivitas akademika FTP dan umum. Dengan konsep dari, oleh, dan untuk mahasiswa. Mahasiswa belajar secara riil untuk mengorganisir perencanan, pelaksanaan, pengontrolan, pengolahan dan penyajian suatu bahan pangan,” ungkap Jaya.

Antusiasme tampak jelas sejak sebelum acara dimulai. Terbukti dari 150 kupon seharga Rp. 30.000,- (umum) atau Rp. 25.000,- (mahasiswa) dengan sistem “All You Can Eat” yang disediakan ludes terjual sejak 3 hari sebelum acara.

Menurut ketua panitia pelaksana Roichatul Janna (ITP 2011), dana kegiatan diperoleh dari swadaya mahasiswa sendiri. Perjuangan mahasiswa mencari dana patut diacungi jempol. Beragam cara dilakukan untuk mendulang rupiah, termasuk iuran wajib Rp.50.000,- per mahasiswa, membantu proyek penelitian dosen, berjualan kue selama sebulan di area kampus dan juga menjual barang bekas milik mahasiswa sendiri. [dse/elr/denok]

Sumber : Prasetya UB