browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Pemira UB Ditunda Dalam Waktu Yang Tidak Ditentukan

Posted by on December 4, 2013

Terhitung mulai hari ini (4/12), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) membekukan sementara waktu rangkaian Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) Universitas Brawijaya (UB) dengan jangka waktu yang tidak ditentukan. Segala aktivitas panitia Pemira maupun Panitia Pengawas (Panwas) dibekukan oleh DPM karena beberapa mekanisme tidak dilalui secara legal. Pemilihan ketua pelaksana panitia Pemira, Panwas, beserta lembaga independen dinyatakan tidak sah karena tidak melalui Pleno DPM.

Ketua DPM, Syahri Ramadhan juga menyatakan, kepanitian Pemira melakukan kesalahan dalam hal administrasi. “Ada beberapa surat yang diberikan oleh panitia mengatasnamakan panitia namun menggunakan stempel DPM,” ujarnya yang juga anggota komisi satu DPM. Artinya tidak ada legalitas untuk panitia menggunakan stempel DPM. “Mekanisme penetapan hari dan tanggal pelaksanaan pemira mulai dari debat tertutup hingga pencoblosan tidak melalui Pleno DPM,” lanjutnya.

Fahmi Katili, anggota komisi dua DPM juga menambahkan bahwa pihaknya tidak paham dengan mekanisme penjaringan calon presiden maupun anggota DPM. “Mulai dari awal sama sekali tidak jelas bagaimana prosedur penerimaannya (calon presiden EM maupun anggota DPM-red.),” ujar pria berkacamata ini. Pihaknya hanya melakukan mekanisme wawancara dengan pendaftar tanpa mengetahui bentuk penilaian yang harus diberikan kepada masing-masing pendaftar.

Pelaksanaan kampanye yang sudah berlangsung sampai saat ini diperbolehkan. Tapi, untuk rangkaian acara selanjutnya seperti debat tertutup dan debat terbuka untuk sementara dibekukan. Untuk selanjutnya, DPM akan melaksanakan Pleno yang dilaksanakan malam ini. Mengenai keputusan akhir yang akan diambil, Syahri mengatakan bahwa hal itu tergantung pada rapat Pleno tersebut. “Persiapan teknis dan non-teknis kami bekukan sementara menunggu hasil rapat Pleno nanti,” lanjut mahasiswa angkatan 2009 ini.

Di lain pihak, Bahrul Ulum selaku anggota komisi dua DPM mengungkapkan pernyataan berbeda. Dirinya mengaku tidak mengetahui perihal pembekuan kepanitiaan ini. “Itu inisiatif ketua DPM sendiri, ngga ngaruh ke kepanitiaan,” ujarnya melalui pesan singkat. Ia menambahkan bahwa ketua DPM tidak mempunyai kewenangan sama sekali untuk membekukan panitia. (van/eff)

Sumber : Pers Mahasiswa UB