browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Ajaibnya Media Youtube

Posted by on August 5, 2011

http://hcd-1.imgbox.com/acrwm4Y0.jpg?st=oU6n12Q5eP5bEpDQZREexQ&e=1386036876

YouTube didirikan pada awal 2005 oleh tiga mantan karyawan PayPal: Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim[1]. Visi YouTube ini sendiri adalah menyuarakan ekspresi, mengembangkan video, dan membuat mitra dan pengiklan berhasil. Sehingga media sosial ini menjadi senjata ampuh untuk menjadi populer di masa ini, terutama beberapa video YouTube yang akhir-akhir ini ditonton di Indonesia.

Seseorang yang bukan siapa-siapa bisa menjadi mendadak terkenal karena peran media sosial. Saya yakin bahwa bukan hal yang asing lagi saat mendengar kata “YouTube”. Sudah b

anyak orang menjadi artis dadakan berkat media sosial berbasis video ini. Laman perusahaan informasi Internet “Alexa” menempatkan YouTube di peringkat ketujuh sebagai laman Internet yang paling banyak dikunjungi di Indonesia[2]. Situs ini memang menjadi salah satu media hiburan bagi orang-orang yang ingin melihat video lucu, cuplikan film atau video klip dari berbagai artis tingkat nasional maupun internasional. Tidak jarang, banyak orang bisa duduk berjam-jam di depan komputer untuk menonton video favorit mereka. Namun tetap saja YouTube ini ada dampak positif dan negatifnya.

Dampak positif dari YouTube yang selama ini bisa dilihat adalah bagi studio rekaman yang ingin melakukan promosi bagi artis-artisnya dan perusahaan periklanan yang ingin mempromosikan suatu produk. Semua ada di media ini. Hanya tinggal memasukkan kata kunci yang dicari, semua video yang memperluas wawasan bisa dilihat dan diunduh

(download) kapan saja. Sedangkan dampak negatif dari YouTube yang paling fenomenal di Indonesia adalah video mesum yang “katanya” mirip Luna Maya, Cut Tari, dan Ariel. Video ini lantas dengan mudah menyebar luas, bukan hanya di kalangan orang dewasa, tetapi juga bisa dinikmati oleh remaja dan anak-anak.

http://hcd-1.imgbox.com/abqo7fZ5.jpg?st=GfPl1n15PNcVHxIxmFFf3A&e=1386036876

Disisi lain, faktor kreativitas dan uniknya kreasi tampaknya menjadi kunci bagi tren popularitas singkat di Indonesia. Seperti halnya video yang sedang booming, tentu kita mengenal sosok Udin Sedunia yang kini benar-benar mendunia dan membawa kekeberkahan padanya. Tidak hanya itu, YouTube juga telah membawa ustadz bernama M Nur Maulana, sejak video ceramahnya yang unik dari rumah kerumah di Sulawesi di upload ke YouTube, sekarang Ustadz M.Nur Maulana menjadi pengasuh program Islam Itu Indah di Trans TV. Selain itu, dari YouTube pula kisah sukses Shinta dan Jojo dengan Keong Racunnya serta Bona Paputungan dengan lagu Andai Aku Gayus[3]. Hanya karena tampil di YouTube, mereka menjadi terkenal. Tak salah jika YouTube itu disebut ajaib. Bagaimana tidak, dalam hitungan hari, situs di dunia maya tersebut berhasil menjadikan mereka sosok terkenal di negeri ini. Bahkan popularitas mereka mengalahkan para selebriti tanah air.

Kesimpulannya, dari beberapa contoh diatas sedikit banyak memberi saya sebuah pemikiran bahwa YouTube juga ikut ambil peran. Mereka bisa terkenal secara instan karena orang-orang melihat video mereka di YouTube.  Namun, hal ini juga karena faktor takdir dan usaha keras  mereka sehingga bisa seperti sekarang ini. Berawal dari “keisengan”, mereka mendapatkan hadiah besar yang tidak semua orang bisa seberuntung mereka. Saat ini mungkin semakin banyak orang yang berlomba-lomba mengunggah (upload) video unik mereka ke YouTube dengan harapan akan bernasib baik seperti beberapa artis diatas. Tetapi, perlu usaha keras dan tekad yang kuat untuk bisa meraih semuanya. Sekedar mengunggah (upload) video di YouTube tidak berarti mereka akan menjadi selebritis yang dikenal masyarakat. Karena menjadi terkenal melalui YouTube itu juga bukanlah perkara mudah.

Sumber Referensi :

  1. http://www.youtube.com/t/faq diakses 28 Juli 2011
  2. http://www.alexa.com/siteinfo/youtube.com diakses 28 Juli 2011
  3. http://mylifemylearning.com/top-list-indonesian-youtube-artist/ diakses 1 Agustus 2011