POSTER BIOLOGI : EKOLOGI BIOTIK DAN ABIOTIK

inmas putri G ekologi biotik abiotik

Assalamualaikum wr. wb

Lingkungan alam dan manusia adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Manusia adalah makhluk yang paling bergantung pada sumber daya alam yang ada di bumi. Namun, tidak dapat dipungkiri saat ini keadaan bumi mulai terganggu dan tidak seimbang dengan adanya berbagai macam aktivitas manusia yang merusak lingkungan. Banyak sekali kegiatan yang berakibat pada terganggunya keseimbangan ekologi biotik dan abiotik, misalnya buang sampah sembarangan yang menyebabkan banjir, pembuangan limbah di sungai atau laut yang menyebabkan kematian biotik laut, eksploitasi hutan secara besar-besaran dan illegal dan masih banyak aktivitas lainnya yang merusak lingkungan.
Pada poster ini, lebih concern pada hutan sebagai salah satu lingkungan yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan juga keseimbangan ekologi biotik dan abiotik dan eksploitasi hutan yang dilakukan manusia. Di negara Indonesia sendiri, menurut penelitian yang dipimpin oleh Matt Hansen dari University of Maryland, menemukan bahwa Indonesia kehilangan 15,8 juta hektar antara tahun 2000 dan 2012, peringkat kelima di belakang Rusia, Brasil, Amerika Serikat, dan Kanada dalam hal hilangnya hutan. Adapun sekitar 7 juta hektar hutan ditanam selama periode tersebut.Namun dari lima negara hutan di atas, berdasarkan persentase, maka Indonesia berada di peringkat pertama dari laju kehilangan hutan yaitu 8,4 persen. Hal ini diperparah dengan kurangnya tindakan untuk melestarikan kembali hutan dengan cara reboisasi sehingga timbul bencana banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan mengeringnya sumber mata air saat kemarau panjang , dan biodiversitas yang habitatnya di hutan menjadi langka seiring jumlah hutan yang semakin berkurang.
Hidup adalah pilihan. Pilihan untuk menjadi baik atau buruk. Oleh sebab itu, dalam poster ini, para generasi muda khususnya dihimbau untuk memilih, akan seperti apakah lingkungan yang akan kalian lihat di masa depan? Kalau kita memilih untuk lebih baik dengan menyelamatkan keadaan bumi khususnya hutan dengan reboisasi dan tidak melakukan eksploitas besar-besaran terhadap hutan, maka yang akan kita lihat nanti adalah seperti gambar di sebelah kiri. Hutan yang ditumbuhi pepohonan hijau yang menyejukkan mata, sumber mata air yang bersih dan jernih, hewan-hewan ang tinggal di hutan tidak punah serta udara yang bersih dan sejuk yang menciptakan suasana damai.
Namun, apabila kita tidak berubah dan tetap tunduk pada ego untuk memenuhi segala kebutuhan manusia dengan mengorbankan lingkungan, maka di masa depan kita akan melihat lingkungan seperti gambar di sebelah kanan. Tanaman-tanaman yang kering , pohon-pohon yang mati ditebang, tanah yang kering, tidak ada sumber mata air serta udara yang panas yang menimbulkan suasana yang kering dan suram.
Kehidupan di masa depan ada di tangan kita para generasi muda. Ingin suasana kehidupan yang damai atau suram? SO, YOUNG GENERATION, DECIDE YOUR FUTURE ENVIROMENT FROM RIGHT NOW! 🙂 -Inmas Putri Rahmawati/ KLS G-

Image

iseng bikin yg kedua , we need each other, earth :’)

we need each other, earth :')Bumi dan Manusia, dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan saling membutuhkan.Bumi adalah tempat manusia berpijak. Bumi adalah tempat manusia melakukan segalanya, segala aktivitas kehidupannya. Tuhan menciptakan bumi dengan segala komponen di dalamnya yang sangat bermanfaat bagi manusia. mulai dari komponen abiotik seperti tanah, air , udara dan komponen biotik tumbuhan , hewan, the invisible friend or enemies (microorganism) serta manusia. Antar komponen biotik dan biotik, abiotik dan abiotik , serta abiotik dan biotik saling berinteraksi sehingga terbentuklah keseimbangan.
Kita sebagai manusia yang merupakan makhluk Tuhan paling beradab , punya akal dan disertai nafsu, adalah makhluk yang paling mengendalikan dan memanfaatkan komponen-komponen yang ada di bumi. Kita sebagai manusia memerlukan air, tanah, udara, tumbuhan hewan mikroorganisme untuk kepentingan hidup dan kebutuhan kita. Makin tambah umur bumi, makin pesat kemajuan manusia , makin banyak kepentingan manusia yang harus dipenuhi dari berbagai bidang. Untuk mencukupi kebutuhan manusia yang seperti tak ada habisnya, kita ambil sumber daya alam secara besar-besaran. Mulai dari eksploitasi hutan untuk ladang, pabrik, pembangunan berbagai macam gedung, penambangan minyak, logam-logam mulia, illegal logging, perburuan hewan secara liar dan lain-lain. Banyak diantaranya yang menyebabkan bumi kita ini menjadi rusak. Saat ini sudah banyak sekali pencemaran atau polusi, mulai dari pencemaran laut/air, pencemaran udara serta pencemaran lingkungan lainnya.
oleh karena itu, bumi saat ini memerlukan kita untuk diselamatkan, dihindarkan dari kerusakan-kerusakan alam karena ulah manusia. Kita sebagai generasi muda sudah seharusnya merawat bumi yang kini kian rentan terhadap kerusakan, banyak yang bisa kita perbuat, mulai dari reboisasi, 3R ( reuse, reduce, recycle), tidak membuang sampah sembarangan dan lain-lain. Bumi memerlukam kita untuk dijaga dan dipelihara , kita-manusia- memerlukan bumi untuk kehidupan kita sehari-hari. WE NEED EACH OTHER , Earth!:)

one of ma fav :)

5 cm .. depan kening kamu

5 cm .. depan kening kamu

salah satu buku favoritku dari jaman kenal yang namanya novel sampai sekarang. pertama kali baca gegara tertarik sama cerita kakak sepupu tetang buku ini.Bilangnya sih pas itu “Aku abis baca buku, sumpah endingnya gak ketebak banget.” terus aku bilang, ” emang bagus, mbak ? cerita tentang apaan?”
” Bagus kok. Ya cerita tentang sahabat-sahabatan ama cinta-cintaan gitu deh.”
” Ohhh,boleh deh, pinjem yee besok.”
hehehe, berawal dari minjem terus jadi jatuh cinta sama ini buku.pertama kali baca 5 cm pas kelas 2 SMP. sampai sekarang gak tau deh udah berapa kali baca karyanya Donny Dhirgantoro satu ini :).
ceritanya sebenarnya simpel , persahabatan. cerita tentang persahabatan yang sampai sekarang aku masih berfikir ” Ada nggak ya yang sahabatan sampai kayak gitu ?” hehe.
jadi ceritanya disini beberapa anak orang yang namanya Genta, Zafran, Ian, Arial dan Riani yang sahabatan dari jaman SMA. ada lagi tokoh penting juga yang gak boleh dilupain,si cantik ibin seksi Arinda, kembarannya Arial. singkatnya, persahabatan mereka yang udah luama banget ini suatu saat mencapai titik jenuh *halah* so mereka akhirnya sepakat buat nggak ketemuan dulu buat3 bulan. biar ada kangen-kangen gimana gitu, biar ada something new yang bisa mereka kerjain diluar “mereka berlima”.
setelah 3 bulan kelar gak saling ketemuan, mereka ketemu lagi tapi dengan cara yang beda. mereka merayakan “setelah 3 bulan gak ketemuan” dengan cara naik gunung. gak tanggung-tanggung, langsung ke gunung tertinggi di Jawa , SEMERU! Nah, dari sinilah perjalanan hati dimulai 🙂 dari mulai naik kereta api kelas ekonomi dari Jakarta-Malang , ketemu supir angkot carteran yang gokil cc: Mas Gembul dwot com :D, sampai di tempat tujuan, awal pendakian gunung semeru. menurutku, semua cerita perjalanan ini 6 anak manusia *Arinda ngikut* dari awal pendakian sampe puncak, semua KEREN. apalagi cerita yang tentang Ian, temennya Deniek dkk yang ceritanya meninggal waktu mendaki Semeru, suratnya Deniek buat alm.Ian itu lho, bikin mata berair terus sesenggukan deh.
kejadian-kejadian waktu mereka sampai di puncak juga so sweet banget (apalagi kalauliat film nya, ugh tambah cinta sama INDONESIA, kayak katanya Ian : ” Yang berani nyela INDONESIA , ribut ama gue!!”)

intinya, setelah baca buku ini, persepsi awal saya salah banget, buku ini gak cuma tentang sahabat atau cinta-cintaan , buku ini juga ngajarin saya tentang Indonesia, tentang ilmu psikologi, tentang E = mc2 (pertama kali tau rumus ini ya di buku 5 cm :D) ngajarin saya tentang mimpi, ngajarin saya tentang jangan putus asa sama keadaan dan masih banyak lagi 🙂 pokoknya yang belum baca buku ini, rugi deh kalau nggak baca. eits, tapi kalo yang nggak terlalu suka baca buku juga udah ada movie nya kok, judulnya 5 cm juga. sama-sama keren, tapi kalau menurut saya tetep kerenan versi bukunya , soalnya ilmunya lebih banyak dibukunya, hehehe. 😀

Quote

“Generation to come will scarce believe that such a one as this, ever in flesh and blood walked up on this Earth.”