iezube

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

  1. TENTANG TAMAN KOTA SECARA UMUM

Secara umum ruang terbuka publik (open spaces) di perkotaan terdiri dari ruang terbuka hijau dan ruang terbuka non-hijau. Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan, tanaman dan vegetasi (endemik maupun introduksi) guna mendukung manfaat ekologis, sosial-budaya dan arsitektural yang dapat memberikan manfaat ekonomi (kesejahteraan) bagi masyarakatnya. Secara fisik RTH dapat dibedakan menjadi RTH alami yang berupa habitat liar alami, kawasan lindung dan taman-taman nasional, maupun RTH non-alami atau binaan yang seperti taman, lapangan olah raga, dan kebun bunga. Bahasan saya kali ini adalah tentang RTH alami yaitu TAMAN KOTA yang berkenaan dengan tugas mata kuliah Pengantar Arsitektur Lanskap oleh Pak Medha.

. 2. FUNGSI TAMAN KOTA

Fungsi untuk kesehatan

Taman dianalogikan dengan paru-paru manusia bagi sebuah lingkungan. Tanaman pada taman tersebut pada siang hari melangsungkan proses simbiose mutualistis dengan manusia. Proses pernafasan menusia diperlukan bagi proses asimilasi pada tanaman, begitu pula sebaliknya.

Fungsi untuk keindahan

Ditengah kondisi kota yang hiruk-pikuk dan polusi tentunya warga kota juga membutuhkan pemandangan yang asri untuk sedikit merefresh pikiran mereka, untuk itulah pentingnya taman kota dibangun. Sisi estetikanya juga dapat membantu para pengunujung untuk sejenak

Taman sebagai peneduh

Penataan taman dengan menggunakan pohon-pohon rindang akan bermanfaat sebagai peneduh untuk areal terbuka seperti tempat parkir, koridor tempat rekreasi, tempat istirahat dan sebagainya.

Taman sebagai pelestari ekosistem

Dengan hadirnya taman di sekitar bangunan yang terdiri dari berbagai tanaman dan pepohonan akan mengundang serangga atau burung sebagai penyebar bibit, penyilang jenis tanaman, penyerbuk dan sebagainya yang akan berperan sebagai pelestari lingkungan.

Taman sebagai fungsi simbolik

Setiap kota tentunya punya semacam landmark atau semacam tempat yang menjadi ciri khas kota tersebut. Terkadang taman kota juga mampu menjadi landmark sebuah kota, misalnya kota Malang dengan bundaran tugunya atau lapangan rampal.

  1. 3. STANDAR TAMAN KOTA PADA UMUMNYA

Berapa luas sesungguhnya standar luas dari taman yang harus dibangun di sebuah kota? Ada yang berpendapat 7-11,5 m2 per orang, ada juga yang berdasar pada luas dan jarak jangkauan dari tempat tinggal. Ada taman kecil yang luasnya kurang dari 2 ha yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari lingkungan rumah. Taman menengah luasnya 20 ha yang terletak 1,5 km dari perumahan dan taman besar yang luasnya minimal 60 ha dengan jarak 8 km dari perumahan. Saat ini memang belum ada standar luas lahan terbuka hijau bagi suatu daerah atau kota, kecuali luas taman. Itu pun tidak baku dan tidak bersifat universal. Menilik dari negara tetangga kita di Malaysia, ditetapkan bahwa standar pemenuhan kebutuhan tamannya adalah 1,9 m2/orang, sementara di Jepang minimal 5 m2/orang. Untuk Indonesia dan kota Solo khususnya berapa luasan taman kota yang ideal tampaknya belum ada patokan.

Kalau dalam penetuan standar taman kota kita berdasarkan luasan taman per orang tentunya standar tersebut sulit dipertahankan sebab jumlah orang didunia ini terus bertambah, sedangkan luasan lahan kosong semakin berkurang. Selain dengan luasn lahan per orang, ada beberapa standar dalam pembuatan taman kota. Beberapa hari sebelum mngerjakan tugas ini, saya sempat membaca literatur yang saya pinjam dari seorang teman mahasiswa jurusan arsitektur buku tersebut judulnya PENGANTAR KEPADA ARSITEKTUR PERTAMANAN karya Michael Laurie. Abang Laurie (sok kenal mode:on) dalam bukunya mengatakan ada beberapa standar dalam pembuatan taman kota. Yang pertama berdasarkan iklim negaranya. Jika iklim negara tersebut hangat maka dianjurkan untuk menyediakan lapangan yang lebih luas agar memungkinkan penanaman pepohonan yang lebih luas.

Selanjutnya dalam buku yang dicetak tahun 1984 tersebut juga dijelaskan bahwa untuk lapangan bermain dianjurkan ditempatkan tidak jauh dari perumahan adapun luas yang dianjurkan adalah 1/8-1/4 acre. Jika taman bermain tersebut letaknya berdampingan dengan sekolah maka luasannya harus mencapai 60% dari luas seluruh lahan sekolah. Standar selanjutnya berhubungan dengan adanya fasilitas tambahan dalam suatu taman kota seperti kolam renang, lapangan tenis lapangan besar harus disediakan juga tempat kegiatan sosial. Idealnya setiap 1 acre taman kota dapat menampung 800 orang penduduk.

4. REVIEW TENTANG TAMAN KOTA

a. Tentang Lapangan Rampal

Setelah membaca tentang taman kota dan standar serta tetek bengeknya diatas tadi, saya mencoba mengajak anda membandingkan dengan contoh taman kota yang ada di Malang. Kebetulan sebelumnya beberapa teman senasib dan sepengangguran saya yaitu Junnia, Farid, Aji, Lingga, Leli, dan Idhayana mengajak saya survey Lapangan Rampal. Mau tahu hasil surveynya???di bawah ini ada beberapa hasilnya.

Di tengah hiruk pikuk kota malang, warga kota tentunya butuh salah satu fasilitas rekreasi yang murah meriah atau bahkan gratis. Lapangan Rampal bisa menjadi salah satu alternatif ruang publik yang bisa , selain murah disana juga tersedia berbagai macam fasilitas olah raga pun tersedia.

salah satu tempat parkir di lapangan Rampal

Untuk masuk lapangan rampal kita hanya dipungut biaya parkir 1000 rupiah. Setelah itu kita bisa menikmati fasilitas yang ada sepuasnya. Selain sebagai sarana rekreasi, lapangan rampal juga menjadi markas KODAM V Brawijaya.

b. Aktivitas pengunjung

Lapangan Rampal memang tak pernah sepi dari pengunjung, mulai pagi, siang, malam selalu ada aktivitas disana. Ketika pagi apalagi di akhir pekan jogging track yang mengelilingi lapangan rampal menjadi tempat yang digemari masyarakat malang untuk berolahraga.

fasilitas jogging track yang dimanfaatkan pengunjung

Agak siang sedikit terlihat ada beberapa penghobi Aeromodelling (baca:mainan pesawat tebang yang pake remote control). Selain di jogging track lapangan rampal pada pagi hari juga digunakan untuk olahraga lain seprti lapangan basket, dan arena wall climbing.

Pada sore hari terlihat ada beberapa aktivitas dari warga yang tak jauh berbeda dengan pada pagi hari. Namun pada saat kami survey kesana juga terlihat kegiatan dari satuan Kodam V Brawijaya yang sedang melakukan senam.

Penggemar Aeromodelling bermain di lapangan Rampal

wall climbing di lapangan rampal

Sebagai ruang publik yang disediakan untuk masyarakat kota malang, tak jarang lapangan rampal juga dijadikan sebagai salah satu tempat diadakannya even-even hiburan seperti konser musik dan lain-lain.

Beberapa aktivitas lain di lapangan Rampal :

pada malam hari lapangan rampal juga sering digunakan untuk even-even hiburan seperti konser musik.

anggota kodam V brawijya melakukan senam di sore hari

Hello world!

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!