Sebagai bentuk komitmen Indosat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, Indosat telah melaksanakan berbagai progam yang kami harapkan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Corporate Social Responsibility yang kami lakukan tidak terbatas hanya pada pengembangan dan peningkatan kualitas masyarakat pada umumnya, namun juga menyangkut tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Kepedulian terhadap pelanggan, pengembangan Sumber Daya Manusia, mengembangkan Green Environment serta memberikan dukungan dalam pengembangan komunitas dan lingkungan sosial. Setiap fungsi yang ada, saling melengkapi demi tercapainya CSR yang mampu memenuhi tujuan Indosat dalam menerapkan ISO 26000 di perusahaan.

Penerapan CSR Indosat mencakup 5 inisiatif, yang dilakukan secara berkesinambungan yaitu:

Organizational Governance
Penerapan tata kelola Perusahaan terbaik termasuk mematuhi regulasi dan ketentuan yang berlaku, berlandaskan 5 prinsip: transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, interpendensi dan kesetaraan.

Consumer Issues
Menyediakan dan mengembangkan produk dan jasa telekomunikasi yang memberikan manfaat luas bagi pemakainya, layanan yang transparan dan terpercaya.

Labor Practices
Mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan antara Perusahaan dan karyawan serta pengembangan sistem, organisasi dan fasilitas pendukung sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi Perusahaan.

Environment
Mengembangkan budaya Peduli lingkungan termasuk upaya-upaya nyata untuk mengurangi penggunaan emisi karbon dalam kegiatan perusahaan.

Community Involvement
Ikut mengembangkan kualitas hidup komunitas dalam hal kualitas pendidikan sekolah dan olahraga, kualitas kesehatan, serta ikut serta dalam mendukung kegiatan sosial komunitas termasuk bantuan saat bencana/musibah.

CSR Goal Indosat
Bertumbuh, mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku serta Peduli kepada masyarakat.

Program CSR di tahun 2008 memiliki tema khusus “Indosat Cinta Indonesia”, yang kemudian pada tahun 2009, tema CSR Indosat berkembang menjadi “Satukan Cinta Negeri” sebagai bentuk refleksi komitmen dan tanggungjawab Indosat sebagai perusahaan di Indonesia yang Peduli atas kesejahteraan masyarakat dan lingkungan, serta upayanya untuk senantiasa berkarya, memberikan manfaat, serta mengajak peran serta seluruh stakeholder untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik, yang merupakan terjemahan  dari keinginan   masyarakat pada umumnya untuk terlibat secara aktif dalam berbagai program sosial Indosat.


Program Indosat “Satukan Cinta Negeri” diterapkan melalui berbagai aktifitas antara lain adalah:



Program yang telah dilakukan akan terus berjalan dan ditingkatkan kualitasnya. Seluruh program CSR yang dilaksanakan oleh Indosat akan terus dievaluasi secara berkala agar betul-betul dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan Bangsa Indonesia sesuai CSR Goal Indosat.

Betapapun besarnya masalah yang dihadapi dunia pendidikan, kesehatan, lingkungan serta permasalahan yang dihadapi masyarakat Indonesia pada umumnya, maka setiap langkah nyata yang dilakukan oleh Indosat merupakan tahapan yang berarti untuk menuju masa depan yang lebih baik.

 

Indonesia Belajar

Berangkat dari pemikiran bahwa generasi muda merupakan tulang punggung masa depan bangsa, sejak tahun 2004 Indosat melaksanakan program CSR yang berfokus pada pendidikan dengan tema INDONESIA BELAJAR. Pendidikan dipilih dengan latar belakang kondisi masyarakat Indonesia yang menurut statistik dan hasil penelitian masih tertinggal jauh dengan negara lain. Padahal kunci peningkatan kualitas kehidupan bangsa terletak pada kualitas pendidikan masyarakatnya, khususnya generasi muda, untuk dapat meraih masa depan yang lebih baik.

ISMS
Indosat Science and Multimedia School

Indosat
Sebagai kelanjutan program Indosat Science and Multimedia School (ISMS) yaitu program bantuan perangkat multimedia untuk 103 sekolah, pada tahun 2010 Indosat menggelar lomba mangajar Guru Fisika ISMS yang diarahkan menjadi kompetisi pemanfaatan perangkat yang telah digunakan dan diikuti oleh perwakilan guru Fisika dari 103 sekolah yang telah mendapatkan perangkat ISMS.
Babak grand final di ikuti oleh 8 guru finalis perwakilan para juara dari regional Indosat di seluruh Indonesia, dimana mereka sebelumnya telah melalui proses seleksi penyaringan di 4 kota besar yaitu : Jakarta, Medan, Makassar dan Surabaya. Penilaian lomba di lakukan oleh dewan juri yang berkompeten di bidang pengajaran Seperti dosen dan pakar pendidikan.

Rangkaian lomba mengajar Guru Fisika ISMS ini merupakan bagian dari kepedulian Indosat untuk meningkatkan kualitas guru pengajar, khususnya mata pelajaran Fisika.

“Indosat telah memberikan sebuah pengalaman tersendiri bagi kami guru guru fisika yang telah menerima paket pembelajaran fisika secara online serta pelatihan bagaimana mengoptimalkan paket tersebut untuk dapat kami implementasikan di sekolah kami, selain itu Indosat telah mengundang kami untuk lomba mengajar yang dapat kami jadikan sebagai ajang uji kemampuan antar sesame guru fisika, bravo Indosat,” ujar Bapak Siswandi Reya’an, Guru Fisika SMAN 1 Barabai, Juara 2 Lomba Mengajar Fisika Indosat Science & Multimedia School.

 


Indosat

Pada tahun 2010, Indosat menyelenggarakan grand final IWIC ke-5 yang merupakan ajang kompetisi dan apresiasi terhadap berbagai karya inovasi wireless generasi muda Indosat.
IWIC yang telah memasuki tahun kelima ini telah menghasilkan 1500 karya kreatif dan inovatif di bidang wireless dan beberapa diantaranya telah berhasil diaplikasikan menjadi layanan yang dapat di nikmati oleh masyarakat, seperti SMSZIP, karya dari Budi Daryatmo, pemenang IWIC 2006.

Grand final IWIC 2010 kali ini berhasil melahirkan 20 nominator muda yang menghadirkan berbagai karya dalam beberapa kategori.
“sebagai salah satu bagian dari CSR Indosat di bidang pendidikan, IWIC telah memberikan banyak manfaat dan pengalaman bagi para peserta khususnya saya sendiri, selain dapat dijadikan sebagai ajang mengasah kemampuan di bidang wireless juga dapat dijadikan sebagai tempat bersosialisasi dengan para sesame penggemar wireless, maju terus Indosat Wireless Innovation contest, Jayalah Indonesia” ujar Sandy Marly Colondam, Juara IWIC tahun 2008, 2009 dan 2010

 

2 (dua) sekolah dasar unggulan untuk masyarakat Nangroe Aceh Darussalam

 Indosat

Sebagai kelanjutan dari program bantuan tanggap darurat bagi para korban bencana nasional tsunami, Pada tahun 2010 ini Indosat tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan masyarakat Aceh.

Dua sekolah dasar di Aceh yang merupakan bantuan dari Indosat yaitu:
1.    Sekolah Dasar Unggulan (SDU) Iqro di Sigli.
2.    Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri, Aceh Besar.

Telah memberikan hasil yang baik bagi pengembangan pendidikan dan menjadikan sekolah unggulan di Kabupaten dan Propinsi. Banyak penghargaan yang telah diperoleh dari kegiatan siswa di kedua sekolah tersebut yang dapat meningkatkan image dan citra Indosat sebagai perusahaan yang peduli terhadap pendidikan di Aceh.

Berbagai kegiatan dan program di kedua sekolah tersebut dilaksanakan dengan baik sejalan dengan program Indonesia belajar dan Indonesia hijau.

Kami bangga bisa bersekolah di SDU Iqro, kami bisa bermain, baca banyak buku, belajar computer dan mempunyai banyak teman, terima kasih indosat atas bantuan dan perhatiannya kepada kami “ ujar M.Fathin Azka, siswa SDU Iqro kelas 6C.

Peningkatan Kompetensi Guru IPA dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Laboratorium Serta Peningkatan Kecerdasan Matematika

Indosat

 

Meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat merupakan salah satu bentuk komitmen Indosat yang diwujudkan melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan salah satunya diwujudkan dalam program Indonesia Belajar yang berfokus pada bidang pendidikan, melalui penyelenggaraan Workshop Peningatan Kompetensi Guru IPA (Fisika, Kimia dan Biologi)

Pada tahun 2010, Program workshop telah memasuki tahun ke-5 yang telah menghasilkan memberikan beasiswa bagi 1024 guru dan 402 SMA dan Madrasyah aliyah Negeri dari 33 Propinsi di seluruh Indonesia.

Program peningkatan Kompetensi Guru IPA dan Matematika diselenggarakan oleh Indosat bekerjasama dengan 3 universitas antara lain Universitas Andalas,Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang sebagai penyedia tenaga pengajar dan juga fasilitas laboratorium.

Program yang telah berjalan selama lima tahun ini ternyata mendapat respon yang cukup baik, terlihat dari tingginnya jumlah peserta yang mengikuti program ini. “Diharapkan program ini dapat meningkatkan penguasaan guru terhadap fasilitas laboratorium dan membuat IPA dan Matematika menjadi pelajaran yang menarik & ditunggu-tunggu siswa”, ujar Prof. Yunazar M berpendapat mengenai program ini.

 

Indonesia Sehat

Program Indonesia sehat adalah suatu program Indosat yang berfokus pada kesehatan, khususnya Ibu hamil, anak-anak serta masyarakat yang berada di sekitar lingkungan operasional Indosat.

Program Indonesia sehat melalui kegiatan mobil klinik memberikan pelayanan kesehatan gratis sejak 2007 dengan 16 armada mobil yang tersebar di 8 regional operasional Indosat bekerjasama dengan mitra yaitu Rumah Zakat, Pos Keadilan Peduli Umat, Bulan Sabit Merah Indonesia dan Dompet Dhuafa.

Aktifitas 16 Unit “Mobil Klinik Sehat Keliling” Indosat
di 16 kota regional

 

 

Berbagai aktifitas dilakukan melalui “Mobil Klinik Sehat Keliling” antara lain:

  1. Pemeriksaan kesehatan
  2. Konsultasi Gizi dan kesehatan
  3. Bantuan obat dan makanan sehat bagi Balita
  4. Pengasapan (jika dibutuhkan)
  5. Pos Layanan Terpadu (untuk Ibu dan Anak)
  6. Mobil Klinik Sehat Keliling Indosat ini dilengkapi dengan alat USG, tabung oxigen, inhalasi, suction   pump, obat-obatan, perlengkapan operasi minor, alat timbang bayi.

 

Adapun cakupan operasi di 8 (delapan) kota di wilayah kerja Indosat, yaitu:

  • Sumatera Bagian Utara (base di Padang dan Medan)
  • Sumatera Bagian Selatan (based di Bengkulu dan Lampung)
  • Jabodetabek (based di Jakarta dan banten)
  • Jawa Barat (base di Bandung dan Tasikmalaya)
  • Jawa Tengah dan DIY (base di Yogyakarta dan Semarang/ Tegal)
  • Jawa Timur (base di Surabaya dan Jember)
  • Kalimantan (base di Banjarmasin dan Pontianak)
  • Sulawesi (base di Makasar dan Jayapura)

Mobil Klinik Indosat beroperasi di 5-10 titik lokasi setiap bulan di setiap kota dengan jadwal dua hingga tiga titik setiap minggunya. Hingga akhir Desember 2010, ke enambelas mobil klinik sehat keliling ini telah melayani 450.715 pasien dengan komposisi 36% melayani anak dan balita, 31% melayani ibu-ibu, dan 33% melayani masyarakat umum (termasuk manula).

 

Ibu Hasanah, seorang Ibu Rumah Tangga di Surabaya telah merasakan manfaat dari adanya kegiatan mobil klinik, dengan adanya mobil klinik bisa periksa USG gratis dan saya jadi tahu jenis kelamin anak saya” ujar Ibu Hasanah.

 

Pada tahun 2010, Indosat kembali meraih penghargaan MetroTV MDG’s Award 2010 untuk tujuan MDGs ke 5 yaitu peningkatan kesehatan Ibu (Improve Maternal Health), sehingga sejak tahun 2008 hingga tahun 2010, Indosat telah mendapatkan 3 penghargaan dari MDG’s Award, dengan mendapatkan penghargaan tersebut semakin mendorong Indosat untuk berkomitmen yang terbaik bagi masyarakat guna tercapainya masa depan yang lebih baik.

 

Indonesia Hijau


Program Indonesia Hijau adalah salah satu bentuk kepedulian dan bakti kami untuk menciptakan pelestarian lingkungan yang lebih baik bagi generasi masa depan. Adapun program yang kami lakukan dalam mendukung hal tersebut antara lain adalah:

  
Penanaman Pohon

Sebagai bentuk komitmen Indosat dalam mendukung program pelestarian lingkungan, mulai tahun 2008 Indosat meluncurkan program sejuta pohon bagi Indonesia yang dalam pelaksanaannya program ini diwujudkan dalam beberapa aktifitas, seperti “tanam dan pelihara pohon bagi karyawan”, kerjasama penanaman dan pemeliharaan pohon di kawasan hutan lindung di Rinjani – Lombok bersama WWF Indonesia, serta menggandeng pemerintah daerah dan perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini total pohon yang telah di tanam sejumlah 200.531 pohon.

Pada tahun 2009, Indosat melaksanakan program penghijauan di Blora, Jawa Tengah yang disebut dengan Kampung Jati Indosat, dengan menanam 10.000 pohon jati di desa Tawangrejo, Blora. Jawa tengah untuk menghijaukan kawasan perbukitan.

Pada tahun 2010, Indosat berpartisipasi dalam program pemerintah yaitu “Penanaman Satu milyar pohon Indonesia” dengan memberikan 43.000 pohon bekerjasama dengan Departemen Kehutanan dan mitra Indosat. Pelaksanaan program dilaksanakan di waduk Jatiluhur sebagai resapan air melalui program menanam dan memelihara dan pelaksanaan program daerah aliran sungai yang terletak di sepanjang sungai Citarum , Cisadane, Ciapus dan Cihedeung.

 


Aksi Internal Ramah Lingkungan

Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan ramah lingkungan, Indosat menggalakkan budaya dan perilaku sadar-lingkungan di kalangan karyawan dengan melaksanakan 8 aksi internal Pro-lingkungan yang meliputi :

  1. Hemat Kertas Menuju ‘Paperless’
  2. Hemat Air
  3. Hemat Listrik
  4. Pemilahan Sampah Organik dan Non Organik
  5. Tidak Merokok di Tempat Kerja
  6. Pembuatan Biopori di Lingkungan Kantor
  7. Penggunaan Energi Alternatif Bagi BTS
  8. Green Office

Indosat juga berinisiatif untuk membuat lebih dari 400 lubang biopori di area kantor Indosat Daan Mogot, serta tempat pengolahan Kompos secara mandiri dan Apotik Hidup.

 

Berbagi Bersama Indosat

  

Merupakan program CSR Indosat dalam mengajak para pelanggan untuk turut menyumbangkan donasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, baik melalui sms, melalui percakapan telepon serta layanan Indosat lainnya. Program berbagi bersama Indosat ini terwujud dalam berbagai aktivitas antara lain:

  • Bantuan korban Bencana
    PT. Indosat selalu memberikan kepedulian kepada masyarakat yang terkena musibah bencana. Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, Perusahaan langsung menurunkan tim SAR untuk memberikan bantuan evakuasi kepada masyarakat. Bantuan berupa makanan dan obat-obatan juga diberikan terutama untuk wilayah-wilayah pengungsian, dimana 2 bahan pokok tersebut merupakan kebutuhan vital yang harus ada secara terus menerus.

  • SMS Cinta Dhuafa
    Program SMS Cinta Dhuafa dilaksanakan di bulan Ramadhan, dengan mengetik CDF kirim ke 5000, para pelanggan Indosat dapat berpartisipasi untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi mereka yang membutuhkan di Bulan puasa Ramadhan. Hasil dari SMS tersebut disalurkan kepada yayasan dan lembaga yang membutuhkan bantuan.

  • SMS Donasi Korban Bencana
    Dalam program Donasi Korban bencana, pelanggan Indosat dapat memberikan donasi bantuan melalui sms. Dana yang terkumpul akan diberikan kepada para korban yang membutuhkan bantuan untuk kebutuhan mereka pasca bencana.

Pemberian kontribusi langsung kepada masyarakat

  • Program Ramadhan
    Tahun 2010, Indosat memberikan bantuan 3010 Al-qur’an dan hadist yang dibagikan kepada masyarakat sekitar di 8 regional dan 35 kantor cabang Indosat, dengan tujuan untuk meningkatkan pendidikan/pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat sekitar.
  • Bantuan kepada masyarakat
    Bantuan diberikan kepada masyarakat yang berada disekitar BTS, hal ini dilakukan melalui bantuan sosial, bantuan peringatan hari besar nasional, serta aktifitas lainnya. Selain itu, Indosat juga memberikan bantuan kepada masyarakat (bantuan sosial, kesehatan, dll), dan juga dukungan kepada pemerintah daerah di wilayah kerja Indosat (35 cabang) untuk membangun dan turut berkontribusi dalam memperbaiki tatanan hidup masyarakat (ie. penyelenggaraan taman kota, MCK, pemberantasan buta huruf, rumah baca, dll)

 

Indosat Peduli

 

Merupakan program Indosat dalam memberikan bantuan tanggap darurat bagi korban bencana dan juga kegiatan pembinaan komunitas di daerah yang rawan bencana.

Penanganan dan Pemulihan Pasca Bencana

    

Kegiatan cepat tanggap Indosat dalam membantu masyarakat sebagai bagian dari program CSR Indosat. Di bawah payung Indosat Peduli, perusahaan berupaya memberikan bantuan sosial, pendidikan dan kesehatan yang bersifat philanthropy kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang diperuntukkan membantu masyarakat di wilayah bencana ini, telah dilaksanakan sejak dahulu antara lain dalam bentuk bantuan makanan, pakaian dan kebutuhan primer lainnya, layanan kesehatan, dan juga dukungan telekomunikasi gratis bagi para korban.

Hingga kini Indosat terus berupaya menghadirkan dan membantu masyarakat, seperti pada saat terjadi bencana tsunami di Aceh dan Pangandaran, gempa di Jogyakarta, Padang, dan Bengkulu, banjir di Jakarta, Morowali, Bojonegoro, Ngawi, bencana Situ Gintung di Tangerang, gempa di Tasikmalaya dan di Sumatera Barat, bencana banjir di Baleendah di Bandung Selatan, serta bencana longsor di Ciwidey.

Dalam pelaksanaan tanggap bencana, Indosat sudah memiliki “team task force” penanganan pasca terjadi bencana, dimana team ini bertugas untuk memulihkan asset perusahaan, meliputi karyawan dan infrastruktur perusahaan, serta membantu masyarakat yang berada dekat dengan infrastruktur perusahaan.

Salah satunya adalah dengan menerjunkan Mobil Klinik Sehat Keliling dan Tim SAR Indosat ke wilayah terjadinya bencana, sesaat setelah terjadinya bencana.  Layanan tersebut diturunkan sebagai bagian dari kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang terkena bencana.  Sebagai contohnya adalah saat terjadinya gempa yang terjadi di Sumatera Barat, guna menolong para korban gempa, Indosat menurunkan 3 (tiga) mobil klinik langsung ke wilayah terjadinya gempa, yakni 2 unit di kota Padang dan 1 unit di kota Pariaman, yang dilanjutkan dengan dengan mendirikan Posko kesehatan yang bertempat di Korong Gadang, dekat Polsek Kuranji, Padang dan di Jalan Pasir Kota, Pariaman, untuk memberikan bantuan kesehatan dan pengobatan bagi para korban yang terluka.  Pada H+1 Indosat juga langsung mendirikan Posko Indosat Peduli yang meliputi layanan telepon gratis bagi para korban untuk dapat melakukan panggilan keluar menghubungi sanak saudara untuk mengabarkan keadaan mereka dan tersedia juga pertolongan medis bagi para korban. Posko Indosat Peduli ini berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman No 68, Padang (Kantor Indosat cabang Padang), serta 4 posko telepon gratis di beberapa lokasi lainnya.  Sedangkan anak perusahaan Indosat, IM2,  juga akan menyiapkan media center dan bantuan backbone untuk  fasilitas komunikasi tanggap darurat gempa Sumatra Barat yaitu berupa 1 unit mobil Vsat, 1 set terminal Vsat Ku-band, AP dan perangkat support lainnya untuk membantu koordinasi di lapangan.

Melanjutkan bentuk kepedulian yang sudah dilakukan sejak hari pertama paska gempa di Sumatera Barat, hari ini Indosat kembali menyerahkan bantuan senilai lebih dari Rp 2 Milyar, baik dalam bentuk uang tunai, barang, fasilitas telekomunikasi gratis, fasilitas kesehatan cuma-cuma serta program-program khusus untuk pelanggan IM3 dan Mentari di Padang, dalam upaya membantu para korban serta mempercepat upaya pemulihan paska gempa. Seluruh bantuan diserahkan jajaran direksi Indosat yang dipimpin langsung oleh President Director & CEO Indosat Harry Sasongko, beserta Komisaris Rachmat Gobel. Bantuan diterima masing-masing oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar H. Firdaus K SE Msi dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Prof. Firman Hasan SH. Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan yang berasal dari komunitas pelanggan BlackBerry Indosat berupa dana tunai yang terkumpul dari para anggota komunitas BlackBerry, sebagai bentuk kepedulian pelanggan Indosat terhadap bencana di Sumbar.

”Atas nama manajemen dan karyawan kami menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban gempa ini. Semoga berbagai bentuk kepedulian yang telah kami berikan dapat turut membantu meringankan beban para korban serta mendukung upaya pemulihan paska gempa sehingga kondisi kehidupan masyakarat dapat segara pulih dan normal kembali,” demikian disampaikan President Director & CEO Indosat Harry Sasongko.

Bantuan  senilai lebih  dari Rp 2 Milyar  tersebut terdiri dari bantuan uang tunai senilai Rp 500 juta yang diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat, bantuan senilai Rp 400 juta berupa barang-barang sesuai kebutuhan di lokasi bencana diserahkan dan disalurkan melalui Satkorlak Sumatera Barat, bantuan berupa 200 unit StarOne dengan pulsa bagi para relawan, Pemerintah Daerah dan Rumah Sakit, fasilitas kesehatan cuma-cuma melalui Mobil Klinik Keliling Indosat, posko telekomunikasi yang menyediakan fasilitas telekomunikasi gratis di 5 posko/titik, serta program layanan bagi pelanggan IM3 dan Mentari berupa perpanjangan masa aktif, bonus 60 SMS dan 60 menit percakapan.

Khusus untuk pelanggan IM3 dan Mentari dengan HLR Padang, Indosat memberikan secara cuma-cuma perpanjangan masa aktif hingga 15 hari sejak 5 oktober 2009, bonus 60 SMS dan 60 menit percakapan. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan pelanggan mengalami kesulitan dalam melakukan isi ulang selama masa paska musibah gempa.

Sementara itu Indosat juga mengajak para pelanggannya untuk turut berpartisipasi memberikan kepedulian kepada para korban gempa melalui SMS Donasi peduli bencana Tasikmalaya dan  Sumatera Barat.  Jumlah donasi yang terkumpul untuk program ini adalah Rp 21.802.365,- (untuk gempa di Tasikmalaya) dan Rp 995.300.460,- (untuk gempa di Padang) dan keseluruhan donasi tersebut sudah dialokasikan kepada Komunitas Postel untuk pembangunan dan perbaikan sarana serta prasarana pendidikan di kedua wilayah tersebut.