Redenominasi nilai rupiah

Redenominasi nilai rupiah adalah

Redenominasi :
Rupiah Baru Rp.1 setara dengan nilai Rp1.000,-
Disamping uang rupiah yg beredar saat ini, Pemerintah & BI merencanakan menerbitkan rupiah baru agar mata uang kita lebih kompetitif dan lebih dihargai di dunia internasional serta mengurangi ekspektasi inflasi.


Redenominasi berbeda dengan sanering? Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang rupiah tanpa mengurangi nilainya, sedangkan sanering adlh pemotongan nilai uang.Redenominasi  rupiah direncanakan pemerintah dengan memangkas 3 angka nol disetiap uang rupiah yang beredar. Misal harga Bensin Premium sebelum kita bayar seharga Rp4.500, dgn rupiah baru kita cukup membayar Rp4,5.

Sosialisasi direncanakan mulai bulan Desember 2012.

Masyarakat sudah bisa menikmati Rupiah Baru mulai tahun 2013 dengan gambar dan warna yang identik dengan Rupiah yang ada saat ini, namun dengan pengurangan 3 angka nol.

Thn 2013 hingga 2015 disebut masa transisi, dimana harga harga barang di toko-toko mencantumkan dua harga misalkan harga barang Rp10.000, harus ditulis harga Rp10.000/Rp10.

Dimasa transisi ini BI tetap menerbitkan 2 jenis uang yaitu “Rupiah” lama dan “Rupiah Baru”.

Seiring dengan minat masyarakat terhadap rupiah lama akan semakin berkurang karena repot mengantongi uang banyak, maka secara perlahan rupiah lama akan dikurangi penerbitannya (Periode tahun 2016 – 2018).

Diperkirakan tahun 2019 sudah tidak ada ada lagi rupiah lama dan berganti dengan rupiah baru.

Mohon bantuan untuk mensosialisasik­an kebijakan ini

About Sam

Mahasiswa di Jurusan Teknik Informatika Univ Brawijaya