Berawal Dari Krisis Hingga Jadi Budaya

Apa sih yang Unik dan menjadi Budaya di Belanda?

yah jawaban anda salah…hehehe

Budaya ini sudah terkenal dan sudah menjadi ikon di Belanda, yaitu  bersepeda, mulai yang anak-anak di sekolah dasar hingga orang tua semuanya menggunakan sepeda untuk aktifitas sehari harinya, baik ke kantor, sekolah, belanja atau sekedar bertandang ke rumah kawan. dan juga sebagai alat transportasi utama, juga tampak sudah benar benar membudaya sekali… so jangan gengsi jika berada di negara ini membawa sepeda.


Di negeri ini, jumlah sepeda melebihi jumlah penduduknya. Statistik menunjukkan ada sekitar 18 juta sepeda untuk sekitar 16 juta penduduk. Kepemilikan ini berbanding lurus dengan penggunaan. Belanda menempati posisi negara pesepeda nomor satu di dunia: 27 persen dari seluruh mobilitas penduduknya dilakukan dengan sepeda. Bandingkan dengan Amerika Serikat, dengan “budaya mobil”-nya: hanya satu persen transportasi dilakukan dengan sepeda.

 

Patung Queen Beatrix dibuat oleh Daphné du Barry, saat Queen Beatrix sering bersepeda waktu mudanya.
 































parkir Sepeda lebih luas daripada parkir mobil







 

Mengapa Sepeda ?

Ya Terdapat cerita yang cukup panjang untuk mendapatkan julukan “negerinya para pesepeda” ini. Setelah Perang Dunia II, Belanda membangun kembali negaranya yang kemudian ekonomi meningkat pesat (ledakan ekonomi) dan diikuti oleh peningkatan pesat jumlah mobil yang beredar di negara tersebut. Dengan banyaknya mobil yang beroperasi membutuhkan akomodasi yang tinggi pula.

 

Pada tahun 1970-an, Belanda mengalami krisis energi, krisis ekonomi dan terjadi hal yang sangat menakutkan yakni banyak anak-anak yang sekarat karena kondisi yang tidak memungkinkan inilah yang mendorong masyarakat Belanda lebih memilih bersepeda dengan pergerakan massa secara serentak., sepeda menjadi solusi alternatif Belanda untuk menjadi moda transportasi utama dan hingga sekarang menjadi favorit penduduknya. Tak tanggung-tanggung pemerintah Belanda mengeluarkan jutaan Euro untuk memfasilitasi masyarakatnya untuk bersepeda, mulai dari kenyamanan , infrastruktur, jalan, tempat parkir, dan sistem keamanan. 

 

Belanda juga sedikit memaksa, bagaimana tidak?

Demi menjaga keasrian kota ini, pemerintahnya tak segan membandrol tarif parkir mobil dengan harga tinggi, serta menutup beberapa ruas jalan untuk mobil atau membuat jalur satu arah. yang intinya itu pemerintah belanda menggiring masyarakatnya untuk bersepeda dengan cara mempersulit akses mobil dan mempermudah akses sepeda ke pusat kota. sehingga masyarakatnya harus berfikir dua kali untuk menggunakan mobil.

 

Faktor penentu keberhasilan menciptakan budaya bersepeda di Belanda dimulai dari sistem pendidikan dasarnya. Cara bersepeda yang aman dan nyaman sudah menjadi pelajaran sejak di bangku sekolah dasar. kemudian pada umur 11 tahun, anak-anak akan diuji kemampuannya dengan bersepeda keliling kota. Jika dinyatakan lulus, mereka akan mendapatkan sertifikat dari Dewan Kota yang akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka.

Kemudian faktor geografis,  dataran yang rata dan iklimnya mendukung sekali uintuk bersepeda, tidak seperti di indonesia yang bikin basah keringat kalau bersepeda setiap hari

Karena Belanda adalah negara yang wilayahnya tergolong sempit dan padat, Dari sini juga menjadi faktor  sepeda menjadi budaya di belanda Karena Bersepeda menjadi pilihan yang rasional , sehat, ramah lingkungan juga murah. 

kesuksesan pemerintah belanda ini membawa pengaruh yang besar pada masyarakatnya, sehingga mereka lebih memilih sepeda sebagai alat transportasi utamanya.

 

 

About Sam

Mahasiswa di Jurusan Teknik Informatika Univ Brawijaya