Newest Posts

Insentif untuk Kerja dari Rumah

Man With Hand on Temple Looking at Laptop

Pemerintah berencana untuk menaikkan pajak kendaraan. Apakah itu akan berdampak untuk mengurangi volume kendaraan dan berefek pada kurangnya kemacetan, setelah kenaikan harga bensin tidak banyak memberi pengaruh padatnya jalanan? Kita lihat saja nanti.

Bicara tentang mengurangi kemacetan, seharusnya ada usaha push and pull. Sementara pajak kendaraan dinaikkan, sekalian naikkan tarif yang lain: tol, parkir, masuk jalan protokol dan sebagainya. Kemudian perluas wilayah 3-in-1, berlakukan pembatasan dengan plat nomor kendaraan tertentu di hari tertentu pula. Pokoknya segala cara agar orang dibuat malas bawa kendaraan.

Tetapi di sisi lain, kualitas transportasi publik juga harus ditingkatkan, menjadi lebih aman dan nyaman. Pemasukan yang didapatkan dari pajak kendaraan, tol, parkir, dan sebagainya itu bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas transportasi publik ini.

Dan kalau jalanan lengang, mustinya jadi tepat waktu. Dan karena jalanan lengang pula serta bertambahnya calon penumpang, para pengendara kendaraan umum tidak perlu ugal-ugalan untuk menyalip kendaraan lain dan berebut penumpang. Hasilnya adalah jalan raya yang lebih aman bagi seluruh penggunanya.

Dan ide menarik yang lain adalah pemerintah memberi insentif bagi perusahaan yang mendorong karyawannya untuk bekerja dari rumah.

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan pemerintah dari hal ini. Yang paling jelas adalah penghematan penggunaan daya listrik dan penurunan emisi karbon kendaraan bermotor. Penghematan daya listrik tentunya sesuai dengan situasi saat ini.

Selanjutnya perusahaan mengembalikan insentif tersebut bagi karyawannya yang bekerja dari rumah. Jika karyawannya bekerja dari rumah, si karyawan bisa bekerja dengan lingkungan yang baginya sudah nyaman dan kondusif untuk bisa melakukan pekerjaannya secara lebih efektif.

Ini juga berguna untuk mendidik perusahaan-perusahaan supaya lebih berorientasi kepada hasil pekerjaan, bukan proses pekerjaannya.

Silakan post komentar. Saya terbuka untuk saran dan kritik.

Baca juga :

Mendekati Era Zettabyte

Silver Hard Drive Interals

Setelah data dan suara, jaringan internet kini memasuki era visual, atau disebut dengan visual networking. Yang mendorong era baru ini adalah video. Lalu-lintas internet di dunia kini dipenuhi oleh video. Jika sebelumnya peran jaringan hanya bisa dirasakan, kini jaringan menjadi lebih “terlihat.” Dan menurut sejarah, medium yang mampu menampilan audio dan video secara bersamaan akan menarik banyak perhatian, seperti halnya televisi di waktu lampau.

YouTube sebagai situs jejaring sosial yang memfasilitasi pengguna untuk berbagi video, hanyalah salah satu pemicu lonjakan lalu-lintas internet. Selain situs jejaring sosial terdapat kebutuhan lain akan video, seperti video conference (dari video conference sederhana sampai Cisco TelePresence yang memberikan sensasi temu muka sesungguhnya), video surveillance berbasis IP, konten yang dipancarkan ke digital media signage, Video on Demand, pelatihan on-line dan lainnya.

Saat ini konsumsi video masih lebih banyak dinikmati lewat komputer. Tetapi kita juga tahu teknologi 3G memberikan mobilitas tatap muka. Dan ke depannya diperkirakan internet lebih banyak masuk ke televisi lewat IPTV, sehingga pemirsa televisi memiliki kebebasan untuk mengatur apa yang akan ditonton dan waktu untuk menonton.

Hasil riset dari Cisco Visual Networking Index sudah memperlihatkan tanda-tanda tersebut. Dalam empat tahun ke depan diperkirakan lalu-lintas IP di seluruh dunia akan mencapai setengah zettabyte, karena pemanfaatan video yang masif lewat internet. Sebagai perbandingan, 1 zettabyte setara dengan 1 triliun gigabyte; setara dengan 1 milyar terabyte; setara dengan 1 juta petabyte; setara dengan 1.000 exabyte; atau setara dengan 250 miliar keping DVD. Para operator telekomunikasi, penyedia jasa internet dan service provider di belahan dunia mana pun harus bersiap menghadapinya.

Baca juga :

HOBI JADI BISNIS ATAU BISNIS JADI HOBI????

Person Holding Banknote

Ada sebuah iklan yang tayang beberapa tahun yang lalu katanya begini “Saatnya jadikan hobimu jadi profesi”. Iklan tersebut sangat asik didengar apalagi kalo punya hobi yang aneh-aneh kemudian bisa menjadi sumber penghasilan tak terbayangkan betapa indahnya hidup ini😀 , tapi yang paling menyedihkan dan paling pahit rasanya ketika sebuah ucapan tidak semudah dan sesederhana mengucapkannya. Apapun itu cobalah menikmati dan mensyukuri hidup ini.

Berbicara masalah hobi, setiap makhluk yang Dibekali akal dan pikiran pasti memilikinya dan berbeda-beda, menurut pakar (jadi lupa pakar dibidang apa yang pasti benar-benar lupa) katanya kalo hobi itu dijadikan profesi akan lebih menyenangkan dan yang pasti akan menjadi sebuah ladang uang yang menjanjikan dibandingkan profesi dengan tuntutan ekonomi. Benarkah?? Jawabannya ada di google cari aja sendiri ya😀

Saya sepakat kalo hobi dijadikan bisnis akan lebih menyenangkan, tapi apakah semua hobi bisa dijadikan profesi kemudian menghasilkan uang dan bisa memperkerjakan orang lain terus bisnisnya maju dan diwariskan kepada anak-anaknya?? berdasarkan sebuah artikel yang pernah saya baca memang tidak semua hobi bisa dijadikan bisnis tapi bisnis bisa dijadikan hobi.

Beberapa hobi yang bisa dijadikan ladang uang misalnya hobi membuat kerajinan. Ada beberapa yang memiliki hobi membuat kerajinan-kerajinan terkadang sia-sia saat menyadari susahnya pasar menerima karya mereka. Karya dengan nilai seni dan bernilai jual akan mudah diterima pasar apalagi harganya masuk akal disinilah butuh keseimbangan antara jiwa seni dan jiwa dagang. Cara berpikir seniman dan pedagang itu sangat berbeda jadi cerdaslah memahami pasar. Di Aceh sendiri banyak praktisi seni yang memilih mencari tempat dimana pasar menghargai karya mereka yang pasti bukan di Aceh.

Jadi, diakhir kata kami dari blog ini mengajak kalian yang punya hobi bidang kerajinan untuk memikirkan konsep bisnis menghasilkan karya yang bernilai jual dan diterima dipasar. Untuk kalian yang bisa desain cover makalah dan atau sudah bisa menghasilkan produk kecil-kecilan tapi buntu dalam hal memasarkan kami siap mengajak menjalin kerjasama.

Silakan kontak kami melalui email di goget100000@gmail.com ya 🙂

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) Seri 010 Tawarkan Timbal Hasil Cukup Tinggi

Image result for obligasi ritel indonesia

Pemerintah berencana menerbitkan Obligasi Ritel Indonesia seri 010 senilai Rp.20 triliun. Masa penawaran akan dimulai dari 20 September hingga 4 Oktober mendatang. Dan untuk kupon akan di tetapkan pada tanggal 18 September. ORI 010 ini memiliki masa tenor (masa pelunasan hutang) selama 3 tahun, dengan MHP (Minimum Holding Period) selama 1 kali pembayaran kupon.

Karena adanya tekanan inflasi pasa tahun ini, akan membuat bunga kupon ORI seri 010 lebih tinggi dibandingkan dengan bunga kupon ORI seri sebelumnya. Sebagai catatan, ORI 009 yang diterbitkan pada tahun 2012 lalu memiliki tingkat bunga sebesar 6.25% per tahun.

Diprediksi tingkat bunga kupon ORI seri 010 akan mencapai level 7%. Apabila benar mencapai 7%, maka ORI seri terbaru ini memiliki tingkat bunga yang lebih besar ketimbang bunga deposito yang hanya sekitar 5%. Jika bunga deposito dikenai biaya pajak sebesar 20%, untuk bunga ORI hanya dikenai biaya pajak sebesar 15%. Untuk menjual ORI 010 ini, Dengan tingkat bunga yang lebih tinggi dibanding bunga deposito, dan biaya pajak yang lebih rendah, ORI 010 menawarkan timbal hasil lebih tinggi bagi para investor.

Image result for obligasi ritel indonesia

Direktorak Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementrian Keuangan, telah menetapkan 20 calon agen penjual Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 010.

20 Calon Agen Penjual ORI 010 :

  • Citibank N.A
  • PT Bank ANZ Indonesia
  • PT Bank Bukopin Tbk
  • PT Bank Central Asia Tbk
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk
  • PT Bank Internasional Indonesia Tbk
  • PT Bank Mandiri Tbk
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk
  • PT Bank OCBC NISP Tbk
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
  • PT Bank Panin Tbk
  • PT Bank Permata Tbk.
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
  • PT Bank UOB Indonesia
  • PT Danareksa Sekuritas
  • PT Mandiri Sekuritas
  • PT Trimegah Securities Tbk
  • Standard Chartered Bank
  • HSBC

Ke-20 calon agen penjual ORI seri 010 telah ditetapkan sejak Mei lalu. Berlaku mulai 31 Mei hingga masa sanggah (5 hari sebelum penetapan). Apabila selama masa itu tidak ada sanggahan, maka calon agen penjual ORI 010 tersebut akan secara resmi ditunjuk sebagai agen yang menjual ORI 2013 ini.

Baca juga :