Sistem Penilaian Tergantung DOSEN.

Perkuliahan dengan metode SKS memungkinkan kita untuk lulus lebih cepat daripada sistem blok atau paketan. Kita dapat dengan bebas memilih mata kuliah sesuai dengan IP yang kita peroleh. Maksimum mengambil 24 sks dan dengan jumlah sks yang semakin banyak, kita dituntut untuk fokus. Nah,kebetulan saya kulaih di fakultas peternakan yang terkenal akan praktikumnya yg menyita waktu sekali. Dengan mengambil 24 sks, tentu banyak waktu yang dihabiskan untuk kuliah.

berhubung judulnya sistem penilaian bergantung dosen, saya ga akan mengulas tentang kelebihan dan kelemahan sistem SKS. Saya akan mengulas tentang permasalahan yang sering terjadi di kampus, tidak hanya di UB saja namun di universitas lain. Nilai adalah sesuatu yang krusial karena mempengaruhi IP dan IPK kita. Kita sudah berusaha mati-matian untuk mendapatkan nilai yang bagus namun seringkali hasil yang didapatkan tidak sepadan. Hal ini saya alami sendiri. Saat semester pertama, saya aktif bertanya di kelas dan selalu mengerjakan tugas dari dosen, dan saya juga mampu menjawab soal-soal baik UTS maupun UAS. Namun saat nilai matkul itu kluar, nilainya tidak sesuai dengan bayangan saya. sya mendapatkan nilai lebih rendah daripada teman saya yg tidak aktif. Padal saat penyajian RKPPS di awal perkuliahan, dosen tersebut menyebutkan nilai keaktifan memiliki persentase nilai hingga 30%.

So, siapa yang salah? saya? akademik fakultas? atau dosen yang bersangkutan?
dunno -,- saya pasrah saja dan ya bersyukur masih diluluskan di mata kuliah tersebut.

Ada berbagai macam tipe dosen yang saya ketahui.
tipe 1 : dosen PHP

Dosen tipe ini amat sangat PHP. Di awal perkuliahan menjanjikan nilai matkul anda pasti dapet A dan ternyata pada akhirnya nilai C juga yg keluar -.- PHP abis!

tipe 2 : Dosen hem dosen yang mengutamakan Tuhan
Dosen tipe ini memberikan nilai A untuk Tuhan, B untuk dosen dan guru besar, dan nilai C untuk mahasiswa yang mampu aja. Jadi secerdas2nya anda, ya pasti dapet nilai C di matkul ini -__-

tipe 3 : dosen idealis

Kalo berhadapan dengan dosen tipe ini, kalian semua harus nyatet setiap ata2 yg keluar dari mulut beliau. Kalo anda salah perkataan, ya nilai ujian anda dipastikan jelek. dam kita harus menempatkan diri sebagai dosennya.

tipe 3: dosen tugas

Dosen tipe ini paling enak untuk mendapatkan nilai bagus. cukup kumpulin tugas, dicheck-list sama beliau, jreng-jreng nilai anda bakalan bagus. serius.

karena saya masih maba, jadi belum banyak pengalaman hehe^^
terima kasih. sekian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>