Hello world!

Posted: 19th March 2010 by Hermand Michael in Uncategorized

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!

>tugas I — e-commerce hermand0610220108

Posted: 11th March 2010 by Hermand Michael in Uncategorized
Comments Off on >tugas I — e-commerce hermand0610220108

>

Electronic Commerce

1. Definisi Umum

—-E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalahpenyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistemelektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

***E-commerce dapat didefinisikan dari beberapa perspektif:
a. Komunikasi: pengiriman barang, jasa, informasi, atau pembayaran melaluijaringan komputer atau sarana electronik lainnya
b. Perdagangan: penyediaan sarana untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi melalui Internet atau fasilitas online lainnya

c. Proses Bisnis: menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui jaringanelektronik, menggantikan proses bisnis fisik dengan informasi
d. Layanan: cara bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untukmemangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus meningkatkan mutu dankecepatan layanan bagi konsumen

e. Pembelajaran: sarana pendidikan dan pelatihan online untuk sekolah, universitas, dan organisasi lain termasuk perusahaan
f. Kolaborasi: metoda kolaborasi antar dan intra organisasi
g. Komunitas: tempat berkumpul (mangkal) bagi anggota suatu masyarakatuntuk belajar, mencari informasi, melakukan transaksi, dan berkolaborasi

2. Cakupan E-Commerce

—-Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasidan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksikomersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupanlebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup jugapengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdataatau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), danbentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengirimanbarang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini. e-business

Katagorisasi E-Commerce

a. Pure vs. Partial EC tergantung dari derajat digitasi (transformasi dari fisik ke digital):
produk (jasa) yang dijual;
proses bisnis; dan
agen penyalur (dengan digital intermediary)
b. Perusahaan Brick & Mortar yaitu perusahaan model “ekonomi lama” yang melakukan sebagian besar aktivitas bisnisnya secara manual (off-line), menjual produk fisik melalui agen penyalur fisik
c. Perusahaan Virtual (pure-play) semua aktivitas bisnis dilakukan online
d. Perusahaan Click & Mortar melakukan aktivitas EC, tetapi aktivitas bisnis utama dilakukan di dunia fisik
e. Pasar elektronik (e-marketplace) pasar online dimana pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar produk, jasa, uang, atau informasi

Klasifikasi EC menurut Pola Interaksi/Transaksi
a. B2B dan B2C
—-business-to-business-to-consumer (B2B2C): model EC dimana suatu perusahaan menjual produk atau jasa kepada perusahaan lain yang memiliki konsumennya sendiri
b. Consumer-to-business (C2B):
—-model EC dimana individu menggunakan Internet untuk menjual produk atau jasa kepada perusahaan atau individu, atau untuk mencari penjual atas produk atau jasa yang diperlukannya
c. consumer-to-consumer (C2C):
—-model EC dimana konsumen menjual (bertransaksi) langsung kepada konsumen lain
peer-to-peer (P2P): teknologi yang memungkinkan sesama komputer pada suatu jaringan untuk bertukar data dan proses secara langsung; dapat digunakan untuk C2C, B2B, dan B2C
d. mobile commerce (m-commerce):
—-transaksi dan aktivitas EC dilakukan dengan teknologi wireless (misal telepon selular)
e. location-based commerce (l-commerce)
—-transaksi m-commerce yang ditargetkan pada individu di lokasi dan waktu tertentu
f. intrabusiness EC
—-kategori EC untuk aktivitas internal suatu organisasi yang melibatkan pertukaran barang, jasa, atau informasi antara berbagai bagian dan individu dalam perusahaan
g. business-to-employees (B2E)
—-model EC dimana organisasi menyediakan jasa, informasi, atau produk kepada individu
h. karyawannya collaborative commerce (c-commerce)
—-model EC dimana beberapa individu atau kelompok berkomunikasi dan berkolaborasi secara online
i. e-learning
—-penyampaian informasi secara online untuk tujuan pelatihan dan pendidikan
j. exchange (e-exchange)
—-pasar elektronik untuk umum yang beranggotakan banyak pembeli dan penjual
k. exchange-to-exchange (E2E)
—-model EC dimana beberapa e-exchange berhubungan satu sama lain untuk pertukaran informasi
l. e-government
—-model EC dimana organisasi pemerintah membeli atau menyediakan produk, jasa, atau informasi bagi perusahaan atau individu warganegara

3. Peluang E-Commerce di Indonesia

Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net (www.dnet.net.id) sebagaiperintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mal online yang disebutdiakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 tokoProduk yang dijual bermacammacam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture. Selain itu, berdiri pulahttp://www.ecommerce-indonesia.com/, tempat penjualan online berbasisinternet yang memiliki fasilitas lengkap seperti adanya bagian depan tokodan shopping cart (keranjang belanja). Selain itu, ada jugaberalamat di http://isp.commerce.net.id/. Sebagai Commerce Service Provider (CSP) pertama di Indonesia, Commerce Net Indonesia menawarkan kemudahan dalam melakukan jual beli di internet. Commerce Net D-Mall ( (storefront) Commerce Net Indonesia – yang online/merchant.


Indonesia sendiri telah bekerjasama dengan lembagalembaga yang membutuhkan e-commerce, untuk melayani konsumen seperti PT Telkom danInternational Indonesia. Selain itu, terdapat pula tujuh situs yang menjadianggota Commerce Net Indonesia, yaitu Plasa.com, Interactive Mall 2000, Officeland, Kompas Cyber Media, Mizan Online Telecommunication Mall danTrikomsel. Bank


Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunyamenguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsendan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapatdilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.

E-commerce sebetulnya dapat menjadi suatu bisnis yang menjanjikan diini tak lepas dari potensi berupa jumlah masyarakat yang besardan adanya jarak fisik yang jauh sehingga e-commerce dapat dimanfaatkandengan maksimal. Sayangnya, daya beli masyarakat yang masih rendah daninfrastruktur telekomunikasi yang tidak merata di daerahdaerah lainnyamembuat e-commerce tidak begitu populer. Hal ini tak lepas dari jumlahpengguna internet di Indonesia yang hanya sekitar 8 juta orang dari 215 jutapenduduk. Selain itu, e-commerce juga belum banyak dimanfaatkan olehperusahaanperusahaan di Indonesia. Indonesia. Hal


Meskipun relatif banyak perusahaan yang sudah memasang homepage, hanyasedikit yang memfungsikannya sebagai sarana perniagaan/perdagangan online. Sebagian besar homepage itu lebih difungsikan sebagai media informasi danpengenalan produk. Menurut Adji Gunawan, Associate Partner dan Technology Competency Group Head Andersen Consulting, secara umum ada tiga tahapanmenuju e-commerce, yakni: presence (kehadiran), interaktivitas dan transaksi. Saat ini, kebanyakan homepage yang dimiliki perusahaan Indonesia hanyamencapai tahap presence, belum pada tahap transaksi. Pada akhirnya, perkembangan teknologi dan peningkatan pengguna internet di Indonesia akanmembuat e-commerce menjadi suatu bisnis yang menjanjikan.

Peluang E-Commerce di Indonesia adalah

1. Toko buku On-line dimana E-Commerce tersebut berisi tentang bukubuku terbaru (up to date), populer dan informasi daribuku tersebut serta dapat memperjualbelikan buku tersebut melalui internet

2. UKM yang menggunakan E-Commerce sebagai sarana promosi, dapatmemperkenalkan produknya sehingga dapat memudahkan dalam proses penjualan

3. Internet Banking, sebagai sarana nasabah untuk mempermudah proses transaksi pembayaran (transfer antar rekening) segala transaksimisalnya, pembayaran rekening tagihan listrik,PDAM, pulsa, dan kartu kredit dll, dan ceksaldo.

Daftar Pustaka
Gefen, David (2002), Customer Loyalty in E-Commerce, Journal of the Association for Information Systems Volume 3d 2002, p. 2 P51
Srini S.Srinivasan ,Rolph Anderson ,Kishore Ponnavolu (2002), Customer loyalty in e- commerce: an exploration of its antecedents and consequences, Journal of Retailing 78 2002, p41–50
Stephen S.Standifird (2001), Reputation and e-commerce: eBay auctions and the asymmetrical impact of positive and negative ratings ,Journal of Management 27 (2001), p279-295
Yu-Ting Caisy Hung , Wei-chang Kong (2006), Modeling Initial and Repeat Online Trust in B2C E-commerce, Proceedings of the 39th Hawaii International Conference on System Sciences – 2006
YannisBakos (2001), The Emerging Landscape for Retail E-Commerce, The Journal of Economic Perspectives,Vol.15,No.1.(Winter,2001), pp.69-80.