Penyebab Diare Pada Anak

anak diare
Anak Diare

Jangan pernah meremehkan diare karena diare bisa jadi sangat membunuh. Apalagi diare yang menjangkiti anak-anak. Makin belia usia anak-anak, makin rentan tubuh mereka terhadap dehidrasi. Bayi contohnya, dia harus mendapat asupan air setiap jam jika tidak akan dehidrasi dan bisa berujung kematian jika sampai mengganggu metabolisme ke otak. Karena itu jika anda atau anak anda mengalami diare maka harus segera ditangani dengan serius. Minimal sambil menunggu pengobatan medis, anda bisa terus minum dan makan untuk mengurangi kekurangan cairan dan nutrisi pada tubuh. Meskipun demikian pertolongan medis sebaiknya tetap dilakukan sepanjang diare tidak dapat berhenti.

Diare yang sangat akut tidak dapat ditangani dengan obat penghenti mencret yang bisa didapat eceran di toko-toko obat dan apotek. Tingkat dehidrasinya sangat cepat dan harus segera ditangani dengan rekayasa medis. Biasanya rumah sakit segera memberi asupan cairan berupa infus pada penderita diare. Ini demi menghentikan dehidrasi dan meningkatkan kebugaran. Karena jika dehidrasi terus terjadi seorang anak yang diare bisa kolaps, tidak sadar dan meninggal.

Sebelum itu terjadi anda harus mulai waspada jika anak anda merasa mules pada perut. Jika hanya mules-mules saja mungkin bukan diare, bisa jadi hanya salah makan. Anda bisa memperbanyak minum dan ngemil makanan berbahan dasar tepung non gorengan. Itu akan membantu pencernaannya supaya lebih tenang dan stabil. Jika mules-mulesnya menghilang maka anda tidak perlu khawatir pada anak anda, dia akan kembali sehat dengan segera.

Namun, jika mules bertambah dengan mual apalagi muntah maka anda harus waspada. Ini bukan sekedar sakit perut karena salah makan. Apalagi jika disertai mencret tak henti-henti. Itu adalah gejala diare. Banyakin minum supaya tidak dehidrasi, tetap ngemil, minum oralit dan obat penghenti mencret. Segera bawa anak anda ke layanan medis untuk mendapatkan pengobatan lebih intensif.

Penyebab diare pada anak bermacam-macam, selama ini diyakini makanan dan minuman yang kotor adalah penyebab diare. Itu tidak salah, makanan dan minuman yang kotor biasanya dibeli anak-anak kita di pinggir jalan. Di sana jajanan itu terkontaminasi dengan bakteri jahat yang terbawa oleh debu. Saat bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh bersama makanan berdebu tersebut, tubuh bereaksi dan timbullah mules-mules. Jika anak anda tidak dalam keadaan bugar, bisa jadi berlanjut menjadi diare.

Penyebab lain adalah parasit yang menempel pada tangan anak-anak. Parasit bisa didapat darimana saja seperti parasit air bernama giardia bisa menempel dan bersembunyi dibawah kuku selama berbulan-bulan dan tetap mampu menginfeksi anak-anak kita. Parasit guardia biasanya didapat dari aquarium, got, sawah atau sungai. Parasit ini biasanya bersembunyi di bawah kuku. Karena itu setelah bermain atau sebelum makan biasakan anak-anak mencuci tangan menggunakan sabun. Itu akan membantu anak-anak terbebas dari parasit jenis ini.

Penyebab diare lainnya pada anak-anak adalah makanan dan minuman yang belum matang. Makanan mentah mengandung bakteri, jika tidak dimasak sampai matang akan ada bakteri hodup yang tersisa. Jika berkembang biak dalam tubuh akan menimbulkan diare.

Comments are closed.