Nikmatnya Bakso Presiden Malang

Malang tidak hanya memiliki deretan tarik keren-keren, tapi ada wisata kuliner terkenal di seluruh nusantara. bakso makanan ringan kuliner adalah salah satu yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia, serta warga Malang bingung oleh banyak bakso kiosnya yang menawarkan citra rasa yang lezat, tapi masih hanya salah satu kuliner yang paling populer ada bakso bakso Presiden Malang, Jawa Timur. Namanya terkenal karena kelezatan bakso dan memiliki lokasi yang unik di pinggir jalan warung yang rel kereta api, serta namanya menggunakan istilah “Presiden”. Hal-hal yang menjadi penyebab utama, sampai sekarang Malang kuliner selalu dibanjiri pengunjung setiap hari itu.
Setiap hari wisata kuliner bakso Presiden selalu ramai pengunjung, sampai ada kemungkinan untuk membuat konsumen harus dibuat bersedia menunggu dalam antrean untuk merasa kelezatan nya. Menurut informasi yang diperoleh oleh editor datawisata.com, banyak seniman berkunjung ke sana termasuk Tommy Kurniawan, Jessica Iskandar, Momo Geisha, Tora Sudiro, Duta Besar Shiela On 7 dan lain-lain. Mengingat tingginya permintaan masyarakat terhadap presiden di daerah toko buku mahasiswa bakso Pujasera, Pulosari, Sulfat dan Pandean, semua presiden bakso cabang ini adalah di Malang.

Menu ini cukup bervariasi Presiden bakso mulai dari bakso udang, bakso polos, bakso bakar, bakso urat, telur bakso, dan ada beberapa menu tambahan lain yang pangsit basah, kue kering, mie, kue, kue beras, empla ati dan keluar. Sepertinya warung bakso yang buruk di Malang cukup lengkap, sehingga menjadi salah satu pelopor bakso Malang lengkap.

Warung bakso Malang kota sedang mempersiapkan dua tempat makan yaitu indoor dan outdoor. Secara umum, pengunjung lebih suka makan di udara terbuka (outdoor), karena ada pengunjung dapat bersantap di samping jalur kereta api dan suasana dingin nya. Malang Travel bakso Presiden menjadi kegemaran untuk semua orang dari anak-anak sampai orang tua, mulai dari biasa-biasa saja untuk tas berat, karena ada harga bakso cukup terjangkau.

Sejarah bakso Presiden memiliki sejarah panjang dan menarik. Pada awal tahun 1977, ketika paket Sugito menawarkan bakso dengan cara berkeliling dari desa ke desa lain. Pada saat itu, bakso dari arah Sugito, cukup diminati oleh penduduk desa, sampai pada tahun 1982 pak Sugito menjual sekitar lagi karena sudah mampu mendirikan kios-kios mereka sendiri.

Pada saat itu, abah Sugito belum menentukan nya warung nama bakso yang dimiliki. Dia mulai memberikan warung sederhana namanya bernama Bakso Presiden. Nama ini diambil dari nama presiden bioskop yang berdiri tepat di belakang warungnya. Bakso daftar menu pada waktu itu masih standar seperti bakso / bola, pangsit basah, kue kering basah dan tahu bakso. Namun seiring waktu, Pak Sugito menambah variasi untuk menjadi seperti sekarang. Dari sekian banyak menu, menu dari kenikmatan paling populer dan dirasakan adalah wajib bakso bakar.

Dalam satu porsi terdiri dari dua panggang tusuk sate bakso bakso setiap tusukan terdiri dari tiga item. bakso bakar Presiden miskin memiliki rasa gurih, manis dan sedikit pedas bumbu dalam bakso coklat dioleskan. Karena proses manufaktur dibakar, maka bakso bakar rasa lezat di luar tapi lembut di dalam dirinya.