TAMAN KOTA

October 31st, 2010

HUTAN KOTA MALABAR MALANG

Malang merupakan satu kota yang kerap sekali disapa dengan “KOTA BUNGA” . Kondisi alam yang hijau dan cuaca yang mengantarkan kenyamanan pada sendi-sendi kehidupan yang berada didalamnya. Tak bisa dipungkiri bahwa banyak wisatawan domestik maupun nasional yang sering berkunjung ke Kota Bunga ini. Banyak sekali pesona alam yang memberikan kenyamanan dan kesenganan pada mereka. Selain itu, juga terdapat suatu taman publik yaitu Taman Hutan Kota Malabar. Taman ditengah kota yang bernuansa alam.

Ruang terbuka hijau ditengah-tengah Kota Malang, Jawa Timur, ini terletak pada jalan Malabar, arah timur dari gereja jalan Ijen. Kawasan yang rindang dan hijau ini biasa di sebut dengan “ HUTAN KOTA MALABAR atau HUTAN MALABAR”. Hutan ini merupakan peninggalan dari pemerintah kolonial Belanda yang berfungsi sebagai kawasan resapan air sekaligus berfngsi publik (sebagai tempat wisata alam, olahraga, rekreasi dan menghilangkan kepenatan setelah beraktifitas).

Hutan Malabar ini memiliki luas kawasan sebesar 16.718 meter persegi dengan 61 jenis pohan yang ada didalamnya. Baik pohon yang sering dijumpai disekitar kita maupun pepohonan yang langka keberadaannya, yang hanya tumbuh di beberapa daerah saja.

Tanaman yang tumbuh di hutan ini antara lain pohon asam belanda, agave, beringin putih, bisbul, bintaro, bungur, dewandana, elo, filicium, gembilina, gayam, juwet, keben, matoa, mindi, tanjung, dan soka.

Selain pepohonan yang ada diwilayah tama hutan malabar ini ternyata juga terdapat kolam air yang di isukan sebagai sumber untuk mengairi taman-taman di kota malang.

Ketika masuk ke dalam hutan kota malabar ini, akan mulai terasa hawa sejuk dan nyaman serta terdengar kicauan burung-burung yang bertengger di kawasan hutan ini.

Pepohonan yang berdaun lebat dan tebal ini memberikan nuansa alam yang sesungguhnya meski kita berada di dalam kota.

Warna-warni bunga yang bermekaran dalam hutan kota malabar ini menjadi penghangat dan pelengkap penikmat kawasan hutan malabar.

Sehingga kejenuhan otak akan tercuci setelah menikmati keindahan dan keasrian hutan kota malabar ini. Pasti setelah pulang dari kawasan ini suasana hati akan lebih riang dan tenang.

“ Saya sering mengunjungi taman kota malabar ini meski terkadang hanya bisa menghabiskan waktu satu jam saja, seminggu sekali. Ini bermanfaat sekali untuk menyegarkan pikiran saya setelah bergelut dengan aktifitas-aktifitas kuliah” tutur salah seorang mahasiswa salah satu universitas di kota malang.

Sejalan dengan perkembangan wilayah Kota Malang ternyata tidak hanya berdampak positif pada pengembangan lanskap wilayah ini. Dengan adanya pertokoan yang berdiri diwilayah Malang ini yang tak terkendali, banyaknya pengguna kendaraan bermotor yang berlalu-lalang disepanjang jalan raya dan juga merambahnya pedagang kaki lima di wilayah kota Malang ini. Hal ini berefek negatif pada luasan penggunaan lahan untuk kawasan alam Kota Malang semakin menyempit. Kawasan yang difungsikan sebagai paru-paru oksigen kota mulai berkurang sehingga polusi merebak dimana-mana.

Eksistensi kota malang sebagai wilayah yang “DINGIN” kini tak lagi disandang dengan sempurna karena wilayah Kota Malang saat ini relatif “PANAS”. Maka dari itu pemkot Kota Malang menyisihkan sebagian wilayahnya sebagai wilayah yang memberikan seribu kesejukan yaitu wilayah MALABAR. Dengan perkembangan wilayah Kota Malang yang semakin eksis maka Pemkot Malang menjadikan Hutan Kota Malabar ini sebagai Hutan Kota.

Taman Hutan Malabar ini sudah dikenal oleh berbagi wilayah. Selain terkenal, taman Hutan Malabar ini memiliki 5 fungsi penting dalam sebuah taman kota yaitu:

  1. Sebagai pengatur hidrologi, melalui adanya pepohonan dalam taman kota yang memiliki perakarannya yang dalam dan mampu meresapkan air ke dalam tanah.
  2. Sebagai tapak ekologi, pepohonan juga dapat berfungsi sebagai penyediaan oksigen bagi kehidupan manusia.
  3. Sebagai refleksi kesehatan, taman hutan sebagai filter berbagai gas pencemar dan debu, pengikat karbon yang ada diudara akibat banyaknya asap kendaraan dan limbah pabrik.
  4. Sebagai tempat rekreasi, dengan banyaknya tanaman yang tumbuh taman menjanjikan pemandangan yang cukup indah untuk dinikmati oleh seluruh warga kota taman juga dapat sebagai tempat belajar dan bermain.
  5. Sebagai sumber estetika, dengan berbagai macam tanaman dan bunga-bungaan yang ada ditaman yang ditata dengan sangat rapi bisa menjadi daya tarik tersendiri dan membuat pengunjung betah berlama-lama ditaman tersebut.

Andaikan saja pemkot kota malang memberikan fasilitas tambahan ketika kita memasuki wilayah ini seperti adanya warung-warung makanan yang bernuansa alam dengan menu-menu tradisioanal. Ini pasti akan menambah wisatawan yang akan berkunjung ke wilayah ini.

Jadi inilah keunikan kota malang yang masih mampu memberikan kenyaman ditengah perkembangan dan perubahan wilayah malang. Jadi tak heran taman hutam malabar ini dijadikan alternatif pertama rekreasi dalam kota.

Disusun oleh Umi Hanik (0810440288)

Mata Kuliah Pengantar Arsitertur lanskap. Kelas C

Universitas Brawijaya

Fakultas Pertanian

Program Studi Agribisnis

Malang

2010

Hello world!

October 31st, 2010

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!