Posts Tagged ‘universitas brawijaya’

KEDOKTERAN HEWAN JUARA UMUM II DI AJANG GFT 2011

Wednesday, December 28th, 2011

Budaya Tradisional

Kamis lalu (15/12/11),Program Kedokteran Hewan berhasil meraih juara dua umum di ajang Gebyar Festival Tari (GFT) di Samantha Krida Universitas Brawijaya.Acara bergengsi ini diikuti oleh seluruh fakultas (13 fakultas) yang ada di UB dalam rangka mempertahankan budaya leluhur khususnya di dalam dunia tari.

Peringkat satu umum diraih oleh Fakultas Teknology Pertanian (FTP) kemudian menyusul PKH dengan ‘Nilon’nya yang mempesona juri. Nilon mengisahkan tentang kecantikan atau ketampanan seseorang tidak diukur dari luarnya saja tapi juga dilihat dari hatinya. Sak ayu ayune manungso,yendarbeni sifat lan tindak laku kang orang becik,panggah katon ala tumrap wong liyo,tumilon ora mung gawe niloning ati.Keindahan,keelokan dan keanggunan hanyalah maya.

Peringkat ini diraih Karena berhasil masuk dalam dua nominasi ,yaitu koreografer terbaik dan penampilan panggung terbaik. Nilon dikoreografikan oleh Reka Ayu P. dan Ihda Nur K.D yang berasal dari Universitas Negeri Malang (UM) jurusan seni tari. Sedangkan penari yang dilatih semuanya mahasiswi Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya yaitu Adinda Darayani Azhar,Anita Wanda Setyowati,dkk.

Grup tari yang dikomposeri oleh Ahmad Khairul ini membuktikan bahwa Kedokteran Hewan bisa bersaing walaupun baru berdiri 4 tahun silam. Prestasipun bukan hanya di bidang medik tapi juga diluar bidang tersebut.

Official grup Nilon,Hendra Satriawan menyatakan : “kemenangan ini berkat kerjasama kita semua,hari ini kita bisa membuktikan bahwa mahasiswa dengan latarbelakang medis bisa bersaing di bidang lainnya. Itu semua tergantung usaha kita”

Faisal Agung selaku presiden baru terpilih BEM PKH menambahkan : “Ini merupakan peningkatan drasitis,tahun lalu kita tidak mendapatkan satupun nominasi,sekarang berhasil menduduki posisi dua umum,Luar biasa!.Tapi tantangan kita berikutnya telah menunggu yaitu bagaimana kita mempertahankannya dan kalau bisa ditingkatan! Semangat!”.

Selain itu,supporterpun menyumbangkan apresiasinya di ajang ini,terbukti meraih juara dua kategori supporter terheboh diantara 13 fakultas lainnya. Akhirnya berhasil membawang pulang bingkisan khusus yang disediakan panitia serta didalamnya ada sebuah ponsel nokia.(hp)

Penundaan SPP (Eka Tjipta Foundation)

Wednesday, December 21st, 2011

 

Eka Tjipta Foundation (ETF) merupakan salah satu lembaga yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa baru termasuk di dalamnya Brawijaya University. Akan tetapi,keterlambatan administrasi dari pihak Eka Tjipta membuat pengurusan beasiswa bagi mahasiswa penerima beasiswa cukup rumit dan sangat komplek.Akan tetapi,hari ini teman-teman tidak perlu lagi mengurus surat penundaan yang ribet,minta tanda-tangan orang tua nan jauh,apalagi saya yang harus ke Padang dulu.hahaha

Adapun cara mengurus yang mudah sebagai berikut :

Download Corner :

Sebelum mengikuti instruksi saya,teman-teman harus mendownload file-file berikut : (khusus untuk semester III atau angkatan 2010).

  1. Draft Surat Permohonan Penundaan Pembayaran SPP ,klik disini!
  2. 3 Lampiran : Lampiran 1 ( klik disini! ), Lampiran 2 ( klik disini! ), dan Lampiran 3 ( klik disini! )

Peng-editan Draft Surat Permohonan Penundaan

  1. Buka file Surat Penundaan Pembayaran SPP
  2. Bagian nomor surat dikosongkan saja, (tapi diisi pihak fakultas masing-masing)
  3. Lampiran disini 3 lampiran ( karena ada 3 lampiran yaitu : lampiran 1,lampiran 2 dan lampiran 3)
  4. Kemudian isi data yang diminta seperti Nama,NIM,Fakultas dan Jurusan
  5. Di bagian penutup, isikan nama Pembantu Dekan 2 / PD 2 masing-masing fakultas (Termasuk NIP)
  6. Terakhir, isikan juga namamu (pemohon) beserta NIM masing-masing
  7. Print sebanyak 3 kali (catatan : 1 untuk kita (arsip),1 untuk fakultas dan 1 untuk dikumpulkan ke koordinator masing-masing tingkat).

Lampiran

  1. Lampiran yang sudah di download di atas langsung di print 3 kali (ketentuan sama dengan di atas)
  2. Kemudian di lampirkan di belakang masing-masing surat permohonan penundaan secara urut yaitu Surat permohonan,lampiran 1,lampiran 2 dan lampiran 3

Alur pengumpulan

  1. Pertama,tanda-tangani kolom pemohon
  2. Kemudian minta tanda tangan PD2 masing masing fakultas
  3. Setelah mendapatkan tanda tangan langsung di legalisir
  4. Setelah surat berstatus resmi langsung dikumpulkan kepada koordinator setiap tingkat.

NB : Untuk angkatan 2010,dikumpulkan hari Senin tanggal 26 Desember 2011. Di depan rektorat (Koordinator : Habyb Palyoga)

Ok,mungkin itu saja alurnya. Mudah-mudahan bisa membantu. Jika ada pertanyaan bisa langsung hubungi saya Habyb Palyoga : 0856 3538 339 (koordinatro angkatan 2010).

 

Kampusku Malang Nyawanya Hilang

Monday, December 19th, 2011

Dilarang Merokok

Universitas Brawijaya merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Perlahan tapi pasti,mulai menapakkan langkahnya di kancah international melalui kerjasama-kerjasama yang beragam di setiap kampus,fakultas maupun tingkat lebih rendah. Ikatan itupun mulai beragam dari masalah kampus,kepemudaan sampai ikatan hobi dan kreatifitas lainnya.

Salah satu kreatifitas yang didukung penuh UB adalah tari,terbukti UB selalu melaksanakan kegiatan Gebyar Festival Tari (GFT) tingkat universitas dalam rangka mempertahankan budaya luhur khususnya di dunia tari. Universitas mengharapkan keberlanjutan budaya yang eksotis ini tetap ada sampai kiamat,agar anak cucu kelak masih bisa menikmati pesona kreatifitas budaya leluhurnya.

Selain itu acara itu dilakukan agar perilaku dan perbuatan pemuda khususnya masyarakat UB bisa terkendali sesuai dengan pesan moral yang diberikan oleh penari.Kemudian selalu bersikap positif dan mengenyampingkan kegiatan-kegiatan yang tidak berguna bahkan terkesan menghambur-hamburkan uang atau istilah dalam islam dikenal dengan kata mubazir.

Akan tetapi,dibalik kelebihan diadakan GFT itu,ada beberapa hal yang penulis sayangkan disana (Gedung diadakan GFT),acara yang seharusnya berjalan lancar dan nyaman harus diracuni oleh kepulan asap para perokok. Dan ironisnya,asap itu berasal dari mulut-mulut petinggi UB yang duduk dibarisan depan.

Seakan-akan kami dibuat bingung dengan tingkah laku mereka. Kami digembar-gemborkan agar hidup sehat dan selalu melakukan kegiatan positif,akan tetapi ketika kami melakukannya,malah begini akibatnya. Harus segera konsultasi ke dokter dan berita acaranya “Dampak yang kami dapatkan setelah menonton GFT di samantha krida Malang”. Memang tidak enak bunyinya,tapi itulah yang akan terjadi jika hal itu tetap dilanjutkan dan tidak adanya larangan merokok di tempat umum di kawasan UB.

Rokok merupakan permasalahan yang cukup rumit dan sulit dalam pemecahannya. Larangan merokok seakan-akan hanya sekedar hitam di atas putih,tidak ada ketegasan dalam melakukannya. Tragisnya,hal tersebut bisa terjadi mengingat yang membuat aturan jugalah perokok.

Gazebopun juga tidak luput jadi tempat penyebaran kanker paru-paru. Asap terbang kesana kemari,dari satu meja ke meja lainnya. Contohnya hari ini (19/12/11) di gazebo depan perpustakaan UB,disaat penulis menulis artikel ini. Asap rokok begitu sesak di dalam dada,sehingga konsentrasi penulis cukup terganggu dan tidak betah di area gazebo yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan menyehatkan agar pelajaran ataupun materi kuliah bisa disera ketika udara fresh dan segar.

Harapannya,UB menyeleksi tempat-tempat yang sekiranya dijadikan tempat larangan merokok,seperti gazebo,ruangan resmi,dan di dalam kelas. Aturan dendapun bisa dimanfaatkan agar aturan itu bida diterapkan. Akan tetapi,aturan ini harus disetarakan bagi semua masyarakat UB,baik petinggi,kariawan,maupun mahasiswanya sekalipun. Agar tidak ada pihak yang merasa dikecewakan.

Semangat! buat UB yang bebas asap rokok!