Posts Tagged ‘rugi’

Smoker,Golongan yang Mudah Ditipu

Thursday, December 15th, 2011

Indonesia merupakan negara penghasil tembakau terbaik di dunia. Tembakau hampir tumbuh di sepanjang wilayah Indonesia tanpa terkecuali. Sehingga usaha rokok di Indonesia cukup menjanjikan dan menguntungkan. Baik bagi pemilik usaha,masyarakat sekitar dan pendapatan negarapun menjadi naik karenanya.

Akan tetapi,efek samping perusahaan rokok yang mengakar di seluruh pulau di Indonesia,menjadi titik tumpu bagi oknum-oknum tertentu menjual rokok secara besar-besaran,dan tidak terkendali. Sehingga anak-anak dibawah umurpun bisa dengan mudah membeli rokok di negara yang lucu ini. Kita pasti masih ingat dengan salah satu bocah di Sumatera Selatan yang sangat fasih menghisap rokok dikepit dikedua jarinya.

Promosi yang terkesan berlebihanpun dinilai berhasil dalam menggembor para perokok Indonesia dalam mengosumsi alat hisap ini. Kesan perkasa dan jantan menjadi latar belakang komunitas perokok Indonesia mengosumsi rokok. Awalan mencoba-coba sampai ketagihan tidak bisa dihindarkan lagi. Kebanyakan iklan rokok si televisi memanfaatkan aktor nan gagah,berotot,dan kuat. Dengan beberapa pengaturan sedemikian rupa akhirnya terjadilah aksi-aksi yang “wah” ala pemeran iklan. Sehingga terciptalah anggapan positif terhadap rokok,”Keren!” imbuh salah satu siswa SMP yang kami tanyai.

Tapi,apakah benar rokok itu membuat kita kuat,maskulin dan perkasa? Jawabannya adalah TIDAK!. Kita pasti masih ingat label kecil di belakang bungkus rokok? Merokok dapat menyebabkan kanker,serangan jantung,gangguan kehamilan dan janin. Tapi kenapa masih banyak yang merokok?

Pria perkasa dan jantan pada iklan di tv itu hanyalah bualan belaka,para perokok sudah tertipu dibuatnya. Logikanya,para pria yang jantan dan perkasa salah satu syaratnya adalah kuat dalam bekerja dan pastinya harus hebat di ranjang. Benar bukan?

Banyak sekali kita lihat para perokok aktif tidak menyukai olahraga lari,malas malasan dan banyak makan.Itu semua terjadi karena paru-paru mereka sudah tidak bekerja maksimal. Sehingga pertukaran oksigen di darah berkurang,sehingga kemampuan jantung memompa darah berkurang sehingga sel-sel tidak mampu menghasilkan energi secara maksimal,karena kekurangan energi itulah perokok menjadi cepat lelah.Bahayanya,kalau pengguna rokok tetap memaksakan pekerjaannya itu akan berakibat fatal,bisa-bisa berujung kematian.

Sejalur dengan hal di atas,karena jantung sudah kewalahan menyuplai darah keseluruh tubuh tapi tidak mendapatkan energi yang cukup,membuat suplai darah ke alat vital bisa terganggu atau tidak sama sekali. Hal itu menyebabkan tidak mampunya alat vital pria ereksi dengan sempurna. Sehingga istilah jantan di ranjang tidak bisa diberikan kepada pecandu rokok lagi.

Dapat disimpulkan,bahwa perokok adalah golongan orang-orang yang mudah ditipu melalui promosi yang sedimikian rupa. Bahasa gaul anak sekarang :”Korban Iklan…” Jadi bagaimana teman-teman? Apakah masih mau merokok atau keperkasaanmu hilang? Tinggal pilih.