Posts Tagged ‘gombal’

Reinkarnasi si Gombal

Saturday, November 19th, 2011

“Cowok : Neng,tau ngga kenapa bakso itu pedes? Cewek : kenapa bang? Cowok : karena yang manis itu kamu neng…”Ungkap seorang pacar kepada kekasihnya.Pipi memerah dan senyam-senyum sendiri merupakan efek yang timbul dari kata-kata “sampah” ajaib di atas, tapi sangat membantu menghangatkan suasana.

Kalimat di atas dinamakan kalimat gombalan,Gombal berasal dari bahasa Indonesia yang berarti kalimat yang tidak penting.Berfungsi untuk merayu,menggoda dan mengganggu orang lain,dan kebanyakan di praktekan oleh seorang cowok kepada kekasihnya.

Gombalan dulu dipopulerkan oleh Benyamin S dalam perannya untuk merayu seorang cewek yang ditaksirnya,tapi seiring perkembangan zaman,gombalanpun sudah dianggap sebagai kalimat kolot yang hanya diuangkapkan oleh orang tua yang kolot dan tidak tahu perkembangan zaman.

Baru-baru ini,kemunculan grup komedi OVJ (Opera Van Java) membawakan tren baru buat masa kini,gombalan-gombalan yang sudah direvisi kemudian ditampilkan lagi oleh rekan-rekan pelawak diantara Sule,Andre,Ajis bahkan Parto sebagai dalang di acara opera tersebut. “Neng,papanya TNI ya?” tanya Andre kepada bintang tamu (cewek cantik) “kok tau bang?” jawab cewek cantik itu penuh penasaran. “karena kau telah mengebom hati abang” kalimat mutakhir yang dikeluarkan Andre.Langsung riak-riuh tepuk tangan membahana di dalam studio.

Bagaikan BOM atom,tren inipun menyeruak kedalam kehidupan sehari-hari,terutama anak muda yang selalu cepat dalam menerima informasi berupa berita terkini.Hal inipun berdampak dalam pergaulan sehari-hari mereka. Bahkan,gombalan tidak lagi hanya untuk pasangan kekasih,tetapi juga telah diterapkan dalam obrolan bersama teman,dengan adik,orang yang baru dikenal maupun kepada mbak-mbak penjaga kantin sekalipun,dalam upaya mendapatkan makan siang gratis. Hal inilah yang menjadi inspirasi Habyb Palyoga,mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya dalam menjalankan modusnya : “Mbak,tau ngga kenapa pecel ini pedes? Kenapa? Karena yang manis itu mbak…” langsung mbak penjaga kantin tersipu malu,dan mengatakan “Byb,hari ini kamu ngga usah bayar karena kamu telah menyenangkan hati mbak” sambil berbisik kepadanya.

Gombalan pada saat ini sudah lebih dari pada rayuan semata,tetapi sudah mengarah kepada kebutuhan. 7 dari 10 mahasiswa Brawijaya memiliki kalimat gombalan sendiri untuk menghangatkan persahabatan yang mereka jalani,idenyapun beragam,mulai dari searching di internet,maupun berdasarkan pengalaman pribadi. Gombalannyapun sangat beragam,mulai dari profesi orang tua,makanan,bahkan semua benda sudah diracik sedemikian rupa menjadi kalimat gombalan yang belum pernah didengarkan orang.Seakan-akan gombalan akan berpengaruh pada kedudukan mereka di mata teman-temannya.

Sehingga fungsi dari gombalanpun sudah semakin luas,tidak hanya untuk merayu,ataupun menggoda. Tetapi sudah dimanfaatkan untuk menghangatkan suasana obrolan bersama teman,menjadi kalimat sindiran,upaya mendapatkan pacar dan lain sebagainya.

Sudah dapat dipastikan,di masa yang akan datang gombalan akan menggantikan peran gadget yang membuat generasi muda seakan-akan autis dengan gadget yang mereka punya,dan kembali lagi bersosialisasi dengan teman-temannya. Kehangatan persahabatan sudah pasti kembali terjaga setelah dibekukan oleh keasyikan dengan gadget yang bersifat merusak hubungan sosial.Secara tidak langsung,gombalan akan memperbaiki kualitas sosial dari pemuda itu sendiri.Bagaimana? Sudahkah siap dengan kalimat gombalanmu?(hp)