Archive for December, 2011

HIPERSENSITIFITAS

Friday, December 30th, 2011

 Pengertian

Hipersensitifitas merupakan peningkatan reaktifitas atau sensitifitas terhadap antigen yang pernah dipanjakan atau dikenal sebelumnya (Ratna Sitompul,2009).

Hipersensitifitas (atau reaksi hipersensitiftas) adalah reaksi berlebihan,tidak diinginkan (merusak,menghasilakan ketidaknyamanan,dan terkadang berakibat fatal) yang dihasilkan oleh sistem kekebalan normal (Abdul Gafar,2010)

Pembagian Reaksi Hipersensitifitas

                Reaksi hipersensitiftas dapat dibagi menjadi 2 bagian,antara lain : reaksi hipersensitiftas menurut waktu timbulnya reaksi (Reaksi cepat,reaksi intermediet dan reaksi lambat) dan reaksi hipersensitifitas menurut Gell dan Coombs (Tipe I,Tipe II,Tipe II dan Tipe IV).

A.Reaksi Hipersensitiftas Menurut Waktu Timbulnya Reaksi

Menurut waktu timbulnya,reaksi hipersensitiftas terdiri dari 3 bagian yaitu : reaksi cepat,reaksi intermediet dan reaksi lambat.

1.Reaksi Cepat 

Reaksi yang terjadi dalam hitungan detik,menghilang dalam waktu 2 jam. Ikatan silang antara alergen dan IgE pada permukaan sel mast menginduksi pelepasan mediator vasoaktif.Manifestasi reaksi cepat berupa anafilaksis sistemik atau anafilaksis lokal.

2.Reaksi Intermediet

                Reaksi intermediet terjadi setelah beberapa jam dan akan menghilang dalam 24 jam. Reaksi ini melibatkan pembentukan kompleks imun IgG dan kerusakan jaringan melalui aktifitas komplemen dan atau sel NK/ADCC.Manifestasi reaksi intermediet dapat berupa :

                i.Reaksi transfusi darah,eritroblastosis fetalis dan anemia hemolitik autoimun.

ii.Reaksi Arthus lokal dan reaksi sistemik seperti serum sickness,vaskuilitis nekrotis,glomerulonefritis,artritis reumatoid dan LES.

3.Reaksi Lambat

                Reaksi lambat terlihat sampai sekitar 48 jam setelah pajanan dengan antigen yang terjadi oleh aktifitas sel Th. Pada DTH,sitokin yang dilepas sel T mengaktifkan sel efektor makrofag yang menimbulkan kerusakan jaringan.

                B.Reaksi Hipersensitifitas Menurut Gell dan Coombs

                Menurut Robert Coombs dan Philip HH Gell (1963),reaksi hipersensitiftas dibagi menjadi 4 tipe reaksi yaitu tipe I,tipe II,tipe III dan tipe IV.

Tipe I

Tipe II

Tipe III

Tipe IV

Reaksi IgE

Reaksi Sitotoksik (IgG atau IgM)

Reaksi Kompleks Imun

Reaksi Selular

Ikatan silang antara antigen dan IgE yang diikat sel mast dan basofil melepas mediator vasoaktif Ab terhadap antigen permukaan sel menimbulkan destruksi sel dengan bantuan komplemen atau ADCC Komplemen Ag-Ab mengaktifkan komplemen dan respons inflamasi melalui infiltrasi masif neutrofil Sel Th1 yang disen- sitasi melepas sitokin yang mengaktifkan makrofag atau sel Tc yang berperan dalam kerusakan jaringan. Sel Th2 dan Tc menimbulkan respon.
Manifestasi khas : anafilaksis sistemik dan lokal seperti rinitis,asma,urtikaria,alergi makanan dan ekzem Manifestasi khas : reaksi transfusi,eritroblastosis fetalis,anemia hemolitik autoimun Manifestasi khas : reaksi lokal seperti arthus dan sistemik seperti serum sickness,vaskulitis dengan nekrosis,glomerulonefritis, Ar dan LES Manifetasi khas : dermatitis kontak,lesi tuberkulosis dan penolakan tandur.

(Ratna Sitompul,2009)

Hipersensitifitas Gell dan Coombs Tipe I (disebut juga reaksi cepat)

Hipersensitifitas tipe I yaitu respon imun dimediasi oleh sel TH2, antigen IgE, dan sel mast yang pada akhirnya akan mengeluarkan mediator inflamasi. Tipe 1 ini merupakan suatu respon yang cepat setelah terjadi interaksi antara alergen dengan antibodi IgE yang sebelumnya berikatan pada permukaan sel mast dan basofil pada bakteri yang tersensitasi. Bergantung pada jalan masuknya, hipersensitifitas tipe 1 dapat terjadi sebagai reaksi lokal yang berpuncak pada suatu gangguan sistemik yang fatal (anafilaksis). Mekanisme dari immediate hipersensitifity sendiri sebagai berikut:

Antigen yang berasal dari lingkungan à terdiferensiasi dan polimerasi dari CD4 dan TH2 àIgM à switching antibody à IgE à berikatan dengan reseptor fc pada sel mast dan basophils à berikatan lagi dengan reagen à sel mast aktif à Sel mast melepaskan mediator.

 

Urutan kejadian reaksi hipersenstifitas tipe 1 adalah sebagai berikut :

  • Fase sensitasi

Yaitu waktu yang dibutuhkan untuk pembentukan IgE samapi diikatnya oleh reseptor spesifik (Fc-R) pada permukaan sel mast dan basofil.

  • Fase aktivasi

Yaitu waktu yang diperlukan antara pajanan ulang dengan antigen yang spesifik dan sel mast melepas isinya yang berisikan granul yang menimbulkan reaksi.

  • Fase efektor

Yaitu waktu terjadi respons yang kompleks (anafilaksis) sebagai efek mediator-mediator yang dilepas sel mast dengan aktivitas farmakologik.

Banyak reaksi tipe 1 yang terlokalisasi mempunyai dua tahap yang dapat ditentukan secara jelas:

  • Respon awal, diatandai dengan vasodilatasi, kebocoran vascular, dan spesme otot polos, yang biasanya muncul dalam rentang waktu 5 hingga 30 menit stelah terpajan oleh allergen dan menghilang setelah 60 menit.
  • Reaksi fase lambat, yang muncul 2 hingga 8 jam kemudian dan berlangsung selama beberapa hari. Reaksi fase lambat ini ditandai dengan infiltrasi eosinofil serta sel radang akut dan kronis lainnya yang lebih hebat pada jaringan dan juga ditandai dengan penghancuran jaringan dalam bentuk kerusakan sel epitel mukosa.

Mediator Primer

Setelah pemicuan IgE,  mediator primer (praformasi) di dalam granula sel mast dilepaskan untuk memulai tahapan awal reaksi hipersensitivitas tipe 1. Histamin, yang merupakan mediator praformasi terpenting, menyebabkan meningkatnya permeabilitas vascular, vasodilatasi, bronkokonstriksi, dan meningkatnya sekresi mukus. Mediator lain yang segera dilepaskan meliputi adenosine (menyebabkan bronkokonstriksi dan menghambat agregasi trombosit) serta factor kemotaksis untuk neutrofil dan eosinofil. Mediator lain ditemukan dalam matriks granula dan meliputi heparin serta protease netral (misalnya triptase). Protease menghasilkan kinin dan memecah komponen komplemen untuk menghasilkan factor kemotaksis dan inflamasi tambahan (misalnya), C3a).

Mediator Sekunder

Mediator ini mencakup dua kelompok senyawa : mediator lipid dan sitokin. Mediator lipid dihasilkan melalui aktivasi fosfolipase A­­2, yang memecah fosolipid membrane sel mast untuk menghasilkan asam arakhidonat. Selanjutnya, asam arakhidonat merupakan senyawa induk untuk menyintesis leukotrien dan prostaglandin.

  • Leukotrien berasal dari hasil kerja 5-lipooksigenase pada precursor asam arakhidonat dan sangat penting dalam pathogenesis hipersensitivitas tipe 1. Leukotrien tipe C4 dan D4 merupakan vasoaktif dan spasmogenik yang dikenal paling poten; pada dasar molar, agen ini ada beberapa ribu kali lebih aktif daripada histamin dalam meningkatkan permeabilitas vaskular dan dalam menyebabkan kontraksi otot polos bronkus. Leukotrien B4 sangat kemotaktik untuk neutrofil, eosinofil dan monosit.
  • Prostaglandin D2 adalah mediator yang paling banyak dihasilkan oleh jalur siklooksigenasi dalam sel mast. Mediator ini menyebabkan bronkospasme hebat serta meningkatkan sekresi mucus.
  • Faktor pengaktivasi trombosit merupakan mediator sekunder lain, mengakibatkan agregasi trombosit, pelepasan histamin, dan bronkospasme. Mediator ini juga bersifat kemotaktik untuk neutrofil dan eosinofil. Meskipun produksinya diawali oleh aktivasi fosfolipase A2, mediator ini bukan produk metabolism asam arakhidonat.
  • Sitokin yang diproduksi oleh sel mast (TNF, IL-1, IL-4, IL-5, dan IL-6) dan kemokin berperan penting pada reaksi hipersensitivitas tipe 1 melalui kemampuannya merekrut dan mengaktivasi berbagai macam sel radang. TNF merupakan mediator yang sangat poten dalam adhesi, emigrasi, dan aktivasi leukosit. IL-4 juga merupakan faktor pertumbuhan sel mast dan diperlukan untuk mengendalikan sintesis IgE oleh sel B.

Hipersensitifitas Tipe II atau sitotoksik atau sitolitik

                Reaksi ini terjadi karena dibentuknya antibodi jenis IgG atau IgM terhadap antigen yang merupakan bagian sel inang.Reaksi diawali dengan reaksi antara antibodi dan determinan antigen yang merupakan bagian dari membran sel.Reaksi selanjutnya tergantung kepada komplemen dan molekul aksesorisnya. Contoh : Aktifasi komplemen ikatan C3b à opsonisasi fagositosis yang akan menimbulkan anemia hemolitik

                Secara sederhana,Hipersensitiftas tipe II ada tiga jenis :

  1. Opsonization dan phagositosis

Mekanismenya : Antigen terdeteksi à aktfifasi ikatan C3b oleh komplemen à terjadi ikatan antara sel fagosit dengan antigen à sel mengalami opsonisasi à phagositosis

  1. Complement dan Fc receptor – mediated inflamation

 

 

Mekanismenya : Antigen berikatan dengan FC receptor dan Komplemen à Terproduksinya C5a dan C3a à Neutrophil teraktifasi à Terjadi inflamasi dan jaringan injury.

  1. Respon fisiology tidak normal

Mekanismenya : Antigen à antibody à antibody abnormal à menempel pada sel/protein lain à abnormalitas pada sel/protein yang diikat.

Hipersensitifitas Tipe III atau kompleks imun

                Dalam keadaan normal kompleks imun dalam sirkulasi diikat dan diangkut eritrosit ke hati,limpa dan di sana dimusnahkan oleh sel fagosit mononuklear,terutama di hati,limpa dan paru tanpa bantuan komplemen.

Reaksi tipe III mempunyai 2 bentuk reaksi yaitu lokal dan sistemik. Reaksi lokal atau fenomena Arthus yaitu keadaan normal di atas mengalami sedikit penyimpangan dimana sel fagosit menempel pada bagian endotel vascular dan bermigrasi ke jaringan kompleks imun diendapkan.Reaksi yang timbul berupa kerusakan jaringan lokal dan vaskular akibat akumulasi cairan (edem) dan SDM (eritema) sampai nekrosis.Sedangkan reaksi sistemik atau serum sickness serupa dengan reaksi lokal tapi reaksi ini terjadi karena injeksi protein heterolog atau asing atau serum.Reaksi ini merupakan reaksi sekunder untuk pemberian obat nonprotein.

Hipersensitifitas Tipe IV atau reaksi seluler

Pada reaksi hipersensitivitas tipe I, II dan III yang berperan adalah antibodi (imunitashumoral), sedangkan pada tipe IV yang berperan adalah limfosit T atau dikenal sebagai imunitasseluler. Imunitas selular merupakan mekanisme utama respons terhadap berbagai macammikroba, termasuk patogen intrasel seperti Mycobacterium tuberculosis dan virus, serta agenekstrasel seperti protozoa, fungi, dan parasit. Namun, proses ini juga dapat mengakibatkankematian sel dan jejas jaringan, baik akibat pembersihan infeksi yang normal ataupun sebagairespons terhadap antigen sendiri (pada penyakit autoimun).  Hipersensitivitas tipe IV diperantarai oleh sel T tersensitisasi secara khusus bukan antibodi dan dibagi lebih lanjutmenjadi dua tipe dasar:

  • hipersensitivitas tipe lambat, diinisiasi oleh sel T CD4+,
  • sitotoksisitas sel langsung, diperantarai oleh sel T CD8+.
  •  Pada hipersensitivitas tipe lambat, selT CD4+ tipe T

 menyekresi sitokin sehingga menyebabkan adanya perekrutan sel lain, terutamamakrofag, yang merupakan sel efektor utama. Pada sitotoksisitas seluler, sel T CD8+ sitoksik menjalankan fungsi efektor. Contoh klasik DTH adalah reaksi tuberkulin. Delapan hingga 12 jam setelah injeksituberkulin intrakutan, muncul suatu area eritema dan indurasi setempat, dan mencapai puncaknya (biasanya berdiameter 1 hingga 2 cm) dalam waktu 24 hingga 72 jam (sehinggadigunakan kata sifat delayed [lambat/ tertunda]) dan setelah itu akan mereda secara perlahan.secara histologis , reaksi DTH ditandai dengan penumpukan sel helper-T CD4+ perivaskular (“seperti manset”) dan makrofag dalam jumlah yang lebih sedikit. Sekresi lokalsitokin oleh sel radang mononuklear ini disertai dengan peningkatan permeabilitasmikrovaskular, sehingga menimbulkan edema dermis dan pengendapan fibrin; penyebab utamaindurasi jaringan dalam respons ini adalah deposisi fibrin. Respons tuberkulin digunakan untuk menyaring individu dalam populasi yang pernah terpejan tuberkulosis sehingga mempunyai sel Tmemori dalam sirkulasi. Lebih khusus lagi, imunosupresi atau menghilangnya sel T CD4+(misalnya, akibat HIV) dapat menimbulkan respons tuberkulin yang negatif, bahkan bila terdapatsuatu infeksi yang berat.

Granulomatosa adalah bentuk khusus DHT yang terjadi pada saat antigen bersifat persisten dan/ atau tidak dapat didegradasi. Infiltrate awal sel T CD4+ perivaskular secara progresif digantikan oleh makrofag dalam waktu 2 hingga 3 minggu; makrofag yangterakumulasi ini secara khusus menunjukkan bukti morfologis adanya aktivitas, yaitu semakinmembesar , memipih, dan eosinofilik (disebut sebagai sel epiteloid ). Sel epiteloid kadang kadang bergabung di bawah pengaruh sitokin tertentu (misalnya, IFN-γ) untuk membentuk suatu sel raksasa ( giant cells) berinti banyak. Suatu agregat mikroskopis sel epiteloid secara khususdikelilingi oleh lingkaran limfosit, yang disebut granuloma, dan polanya disebut sebagai inflamasi granulomatosa. Pada dasarnya, proses tersebur sama dengan proses yang digambarkanuntuk respons DHT lainnya. Granuloma yang lebih dahulu terbentuk membentuk suatu sabuk rapat fibroblast dan jaringan ikat. Pengenalan terhadap suatu granuloma mempunyai kepentingandiagnostik karena hanya ada sejumlah kecil kondisi yang dapat menyebabkannya.

Sitotoksisitas Yang Diperantarai Sel T

Pada pembentukan hipersensitivitas tipe IV ini, sel T CD8+ tersensitisasi membunuh seltarget yang membawa antigen. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, molekul MHC tipe I berikatan dengan peptida virus intrasel dan menyajikannya pada limfosit T CD8+. Sel efektor CD8+, yang disebut limfosit T sitotoksik (CTL,cytotoxic T-lymphocytes), yang berperan pentingdalam resistensi terhadap infeksi virus. Pelisisan sel terinfeksi sebelumnya terjadi replikasi virusyang lengkap pada akhirnya menyebabkan penghilangan infeksi. Diyakini bahwa banyak peptidayang berhubungan dengan tumor muncul pula pada permukaan sel tumor sehingga CTL dapat pula terlibat dalam imunitas tumor.Telah terlihat adanya dua mekanisme pokok pembunuhan oleh sel CTL: (1) pembunuhanyang bergantung pada perforin-granzim dan (2) pembunuhan yang bergantung pada ligan Fas-Fas. Perforin dan granzim adalah mediator terlarut yang terkandung dalam granula CTL, yangmenyerupai lisosom. Sesuai dengan namanya, perforin melubangi membran plasma pada seltarget; hal tersebut dilakukan dengan insersi dan polimerisasi molekul perforin untuk membentuk suatu pori. Pori-pori ini memungkinkan air memasuki sel dan akhirnya menyebabkan lisiosmotik. Granula limfosit juga mengandung berbagai protease yang disebut dengan granzim, yang dikirimkan ke dalam sel target melalui pori-pori perforin. Begitu sampai ke dalamsel, granzim mengaktifkan apoptosis sel target. CTL teraktivasi juga mengeluarkan ligan Fas (suatumolekul yang homolog dengan TNF), yang berikatan dengan Fas pada sel target. Interaksi inimenyebabkan apoptosis. Selain imunitasvirus dan tumor, CTL yang diarahkann untuk melawanantigen histokompatibilitas permukaan sel juga berperan penting dalam penolakan graft.

Autoimun desease

adalah  Salah satu keabnormalan dari sistem imun karena adanya suatu kesalah mekanisme dari sistem imun yang tidak mampu mengenali patogen dan kompleks imun itu sendiri (self tolerance).

KTM-mu jelek?

Thursday, December 29th, 2011

Teman-teman,khususnya angkatan 2010. Katanya separuh dari KTM kita merupakan ‘produk gagal’,alias kualitasnya bukan yang terbaik. Jadi sangat rawan rusak jika menyimpannya asal-asalan,apalagi terkena air dan selalu digunain buat promosi dan kampanye kemarin. Pasti membuatnya lusuh dan sangat jelek. Apalagi badan KTM sama plastik pembungkusnya berpisah,sehingga tidak ada manfaatnya lagi. Boro-boro untuk meminjam buku di perpus,buat masuk perpus saja,barcodenya sudah tidak terdeteksi lagi.

Kartu Tanda Mahasiswa atau KTM merupakan salah satu pengenal yang dikeluarkan instansi khususnya mahasiswa dalam mengidentifikasi mahasiswa yang bersangkutan,selain itu di Universitas Brawijaya juga dimanfaatkan sebagai pass masuk perpustakaan,syarat peminjaman buku dan lain-lain.

Rusaknya KTM berarti aktifitas mahasiswa akan suram karena tidak bisa menikmati fasilitas-fasilitas yang seharusnya gratis tersebut,terutama peminjaman buku yang sangat vital bagi mahasiswa.

Berikut cara mengubah KTM jelekmu menjadi kinclong lagi (Khusus mahasiswa Brawijaya) :

  1. Bawa KTM jelekmu ke Gedung Rektorat lantai 2
  2. Dari lift utama belok kiri dan terus sampai ke ruangan pembuatan KTM
  3. Masuk ke ruangan tersebut,dan sebutkan keluhanmu.
  4. Setelah itu,staf yang profesional akan mengganti KTMmu dengan yang baru dan semuanya FREE!!!
  5. Selesai,dan pulang

Tapi bagaimana KTM yang hilang?

Kalau KTMmu ilang,maka harus melengkapi beberapa persyaratan,yaitu surat keterangan dari polisi,surat dari akademik dan lain-lain,kemudian kamu harus membayar Rp.75.000 untuk membuatnya. Jangan harap dapat gratis… 😛

Tips menjaga KTM agar awet :

  1. Usahakan simpan di tempat kartu / card wallet
  2. Kalau terpaksa meletakkan di dompet,carilah celah yang agak lapang dan mulus,agar sewaktu menariknya keluar tidak bergesekan dulu sehingga akan membuat tintanya dan plastik pembungkusnya pudar dan rusak.
  3. Jauhkan dari api,air
  4. Jangan gunakan ktmmu sebagai cantolan,
  5. Kurangi memanfaatkan KTM untuk hal yang tidak bermanfaat,seperti mengumpulkan KTM sebagai pendukung organisasi lain.
  6. Jangan pinjamkan KTMmu ke siapapun juga
  7. Jangan dihilangkan! hahaha
  8. Yang penting,niatkan menyimpannya dengan baik

Mudah-mudahan membantu 🙂

www.blog.ub.ac.id/habybpalyoga

KEDOKTERAN HEWAN JUARA UMUM II DI AJANG GFT 2011

Wednesday, December 28th, 2011

Budaya Tradisional

Kamis lalu (15/12/11),Program Kedokteran Hewan berhasil meraih juara dua umum di ajang Gebyar Festival Tari (GFT) di Samantha Krida Universitas Brawijaya.Acara bergengsi ini diikuti oleh seluruh fakultas (13 fakultas) yang ada di UB dalam rangka mempertahankan budaya leluhur khususnya di dalam dunia tari.

Peringkat satu umum diraih oleh Fakultas Teknology Pertanian (FTP) kemudian menyusul PKH dengan ‘Nilon’nya yang mempesona juri. Nilon mengisahkan tentang kecantikan atau ketampanan seseorang tidak diukur dari luarnya saja tapi juga dilihat dari hatinya. Sak ayu ayune manungso,yendarbeni sifat lan tindak laku kang orang becik,panggah katon ala tumrap wong liyo,tumilon ora mung gawe niloning ati.Keindahan,keelokan dan keanggunan hanyalah maya.

Peringkat ini diraih Karena berhasil masuk dalam dua nominasi ,yaitu koreografer terbaik dan penampilan panggung terbaik. Nilon dikoreografikan oleh Reka Ayu P. dan Ihda Nur K.D yang berasal dari Universitas Negeri Malang (UM) jurusan seni tari. Sedangkan penari yang dilatih semuanya mahasiswi Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya yaitu Adinda Darayani Azhar,Anita Wanda Setyowati,dkk.

Grup tari yang dikomposeri oleh Ahmad Khairul ini membuktikan bahwa Kedokteran Hewan bisa bersaing walaupun baru berdiri 4 tahun silam. Prestasipun bukan hanya di bidang medik tapi juga diluar bidang tersebut.

Official grup Nilon,Hendra Satriawan menyatakan : “kemenangan ini berkat kerjasama kita semua,hari ini kita bisa membuktikan bahwa mahasiswa dengan latarbelakang medis bisa bersaing di bidang lainnya. Itu semua tergantung usaha kita”

Faisal Agung selaku presiden baru terpilih BEM PKH menambahkan : “Ini merupakan peningkatan drasitis,tahun lalu kita tidak mendapatkan satupun nominasi,sekarang berhasil menduduki posisi dua umum,Luar biasa!.Tapi tantangan kita berikutnya telah menunggu yaitu bagaimana kita mempertahankannya dan kalau bisa ditingkatan! Semangat!”.

Selain itu,supporterpun menyumbangkan apresiasinya di ajang ini,terbukti meraih juara dua kategori supporter terheboh diantara 13 fakultas lainnya. Akhirnya berhasil membawang pulang bingkisan khusus yang disediakan panitia serta didalamnya ada sebuah ponsel nokia.(hp)

Perokok Bukanlah Calon Suami/Istri yang Baik

Monday, December 26th, 2011

Bagi anda yang sedang mencari suami/istri atau sudah ada dan ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya,hal ini harus dipertimbangkan kelak. Perokok bukanlah calon Suami/Istri yang baik. kok bisa begitu? Jawabannya adalah sebagai berikut :

Perokok itu jorok

Perokok merupakan salah satu kelompok yang terindikasi jorok dalam hidupnya. Membawa berbagai macam kandungan berbahaya dalam genggamannya,asap yang mengotori horden dan loteng rumah menjadi warna kuning,abu rokok yang berceceran dimana-mana seperti di karpet,di tempat tidur dan ditempat lainnya. Sehingga,bagi anda yang punya suami atau istri perokok jangan harap mempunyai rumah/mobil yang bersih serta segar.

Satu pengalaman yang penulis alami,mempunyai teman perokok. Setiap sesudah makan,dia selalu menghidupkan rokoknya dan mencari barang-barang yang menyerupai mangkuk untuk abu rokoknya,selain ruangan jadi pengap dan tidak betah,abunya berceceran kemana-mana,jadi bagaimana menurut anda?

Perokok susah berhemat

Ok,selanjutnya marilah kita berhitung matematika dan ekonomi. Perokok merupakan orang yang paling boros di dunia,membelikan hasil jerih payahnya hanya untuk membakar kertas dan meniupkannya kembali,tanpa ada yang didapat,kecuali rasanya saja.

Bayangkan 1 kotak rokok harganya Rp.10.000 Beberapa teman penulis,mengatakan mereka menghabiskan 1 kota perharinya. Jadi Rp.10.000 perhari jika kita lihat sebulan maka 10.000 dikali 30 sama dengan Rp.300.000 Bagaimana rekan-rekan? Apakah opsi lain yang teman-teman bisa lakukan dengan Rp. 300.000 selain hanya untuk dibakar?

Perokok orang yang egois

Bagaimanapun sosialisnya seorang perokok,tetapi menurut penulis mereka tetap egois. Karena berlaku seenaknya saja terhadap kesehatan orang lain. Merokok di tempat umum merupakan suatu bencana yang sangat besar bagi para perokok pasif. Karena antibodi perokok pasif tidak siap dengan kehadiran asap dan racun dari seorang perokok. Benar-benar egois bukan? Hanya untuk kesengan mereka,kita jadi korban? Apakah masih mau punya istri/suami seperti itu?

Mempunyai suami/istri perokok siap-siap jadi Duda/Janda muda!

Loh? kenapa? Jawabannya mudah saja. Pasti teman-teman semua sudah tahu dampak negatif merokok? Yap! paling utama dan sering terjadi adalah penyakit paru-paru atau alat pernafasan. Sehingga rokok mempercepat umur seseorang. Kok bisa? Jawabannya mudah saja,masih ingat pelajaran biologi? sistem pernafasan dan darah? Kalau masalah kita pada paru-paru,kemudian O2 yang masuk ke tubuh menjadi terganggu,sehingga menyebabkan jantung susah mendapatkan energi dan tidak bisa bekerja maksimal. Akan tetapi,seluruh tubuh membutuhkan energi untuk beraktifitas,sehingga jantung terpaksa menggunakan tenaganya secara berlebihan,sehingga akan membuat jantung memompa sekuat-kuatnya. Sehingga arteri di jantung kemungkinan pecah dan wassalam… Ya mati. Itu hanya 1 kemungkinan loh,masih banyak yang lainnya,mungkin kena kanker,infeksi saluran pernafasan,asma,dan lain-lain.

Perokok merupakan calon ibu/ayah yang buruk

Orang tua mana yang tidak sayang dengan anaknya,tapi apakah bagi perokok juga bisa dibilang begitu? Jawabannya adalah perokok merupakan orang tua yang paling buruk bagi anak-anak. Mungkin teman-teman masih ingat dengan artikel saya sebelumnya,ternyata pecandu rokok kemungkinan besar punya anak perokok,klik disini! Selain fakta-fakta yang saya kemukakan di blog beberapa waktu yang lalu,peneliti di harvard juga menyatakan : “Beberapa gangguan yang dialami anak-anak jika terpapar asap rokok antara lain 8% mengalami gangguan belajar,6% menderita ADHD dan hampir 4% mengalami gangguan tingkah laku seperti agresif dan suka menantang.

Selain sifat-sifat yang berubah,kesehatan mereka juga akan terpengaruh. Karena anak-anak masih dalam pertumbuhan. Dengan sedikit paparan rokok saja,kemungkinan besar pertumbuhan anak akan terganggu,mulai dari kurang optimalnya pertumbuhan otak,kerusakan saluran pernafasan,antibodi yang melemah sehingga anak-anak sangat rentan terhadap penyakit.

Jadi bagaimana pilihan anda? tetap memilih perokok atau berpaling ke yang lebih menjanjikan?

Thats your choise!

habybpalyoga.

www.habybpalyoga.blogspot.com

www.blog.ub.ac.id/habybpalyoga

Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI : Entrepreneur

Friday, December 23rd, 2011

Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengangguran terbesar se-ASEAN. Memasuki 2011 jumlah pengangguran di Indonesia pada angka 9,25 juta jiwa sehingga roda-roda perputaran ekonomi di Indonesia luamayan tersendat. Hal itupun diperparah oleh lowongan kerja yang terpusat,maksudnya hanya kota besar saja yang menyediakan banyak lowongan kerja sedangkan di daerah pinggiran hanya sedikit malahan tidak sama sekali. Sehingga sudah bisa dipastikan,jumlah jiwa yang pindah atau merantau ke kota besar makin meningkat setiap tahunnya dan memperparah keadaan kota besar dituju. Seperti Jakarta,dimana kemacetan bertambah,pemukiman liar tumbuh dimana-mana,pengemis kiriman makin banyak dan keamanan kota yang jauh dari titik aman.Sehingga kesejahteraan setiap individu terancam dan tidak ada lagi tempat yang aman walaupun di tempat ibadah sekalipun.

Kalau saya menjadi anggota DPD RI,yang pertama kali yang saya lakukan adalah membangun jiwa entrepreneur di masyarakat. Saya berusaha menanamkan pribadi yang mandiri dari sekolah dasar dengan membentuk muatan lokal entrepreneur yang wajib di setiap sekolah yang saya bawahi. Hal itupun saya terapkan di tingkat di atasnya,baik SMP/ MTs,SMA/MA sampai tingkat pendidikan paling tinggi tidak boleh luput dengan materi ini.

Apapun hal yang berhubungan dengan entrepreneur pastilah saya dukung selama itu masih di jalan yang benar dan sah menurut perundangan di Indonesia. Baik usaha kecil-kecilan,sedang sampai yang besar sekalipun jika mereka butuh. Tidak sampai disitu,saya akan mengadakan acara yang berhubungan dengan entrepreneur secara berkala setiap tahunnya. Dengan acara itu,saya harap lahir beberapa entrepreneur muda yang siap terjun ke masyarakat.Logikanya,kalau saya menghasilkan 1 entrepreneur muda setiap tahunnya,bayangkan berapa lowongan kerja yang akan tercipta jika dia mengajak teman-temannya yang lain untuk membuka cabang dan sebagainya.

Itu semua saya lakukan karena saya punya pandangan yang jauh kedepannya. Walaupun pergerakan entrepreneur itu tidak secepat yang ditargetkan pemerintah “2014 pengangguran akan tiada” tapi metode inilah yang saya pilih. Kata pepatah ” Lebih baik menghasilkan 1 tapi pasti,dibandingkan banyak tapi semu” .Jadi,saya pilih jalan pasti walaupun dampaknya terjadi sampai masa jabatan saya habis.

Tak sampai disitu, “Keberhasilan seorang pemimpin,diukur dari penerusnya”. Bagaikan presiden yang terus berganti,saya berusaha mengajak semua kalangan agar terlibat di visi ini,harapannya patah tumbuh hilang berganti ,jika saya lepas,maka masih ada penerus yang akan melanjutkan langkah saya. Sehingga cikal bakal yang telah saya bentuk selama masa jabatan tidak akan pudar begitu saja,seiring lepasnya jabatan saya.Akan tetapi,walau masa jabatan sudah habis,tapi kegiatan meneriakkan mandiri!  tidak akan pernah pudar,sampai hayat menjemput saya.

Kenapa saya mau melakukan itu? Jawabannya karena itulah tanggung jawab saya sebagai DPD. Yaitu memajukan daerah yang saya pimpin. Harapannya, beberapa tahun kedepannya,daerah yang saya pimpin menjadi daerah percontohan dengan ke-entrepreneurannya yang membara. Saya yakin,para perantau kembali ke daerahnya masing-masing.Pengemis sudah memiliki pekerjaan dikampungnya.Otomatis kepadatan ibukota mulai teratasi,dari kiriman sekelompok perantau dari daerah saya. Saya yakin,jika sudah mempunyai pekerjaan,niat untuk berbuat jahat akan sedikit sirna di mindset masyarakat. Maka terciptalah daerah kami yang aman dan sejahtera.

Mungkin saya,suatu saat kelak,daerah lain meniru gerakan yang kami lakukan didaerah,sehingga penyebaran lowongan kerja merata di seluruh Indonesia,dengan demikian tidak ada lagi namanya kota besar,tapi tinggal kota/kabupaten tanpa imbuhan besar. Dengan begitu,masalah tata kota dan daerah lebih bisa dikendalikan untuk menjadi Indonesia yang lebih baik. Indonesia bisa! Salam wirausaha.

ANDAI SAYA MENJADI ANGGOTA DPD RI : SUMBAR

Wednesday, December 21st, 2011

Sumatera Barat sangat terkenal dengan masakannya yang cocok dengan semua lidah masyarakat Indonesia. Sehingga tidak heran,dari sabang sampai merauke ada rumah makan Padang,Minimal 1 rumah makan di tiap kota di seluruh Indonesia.

Andai saya menjadi anggota DPD RI khususnya daerah Sumatera Barat. Pertama yang harus saya perbaiki adalah kebiasaan Ka pajak (Ke warung kopi). Masyarakat minangkabau,khususnya kaum laki-laki Padang pasti melakukan rutinitas ini (sebagian besar). Bangun pagi,cuci muka langsung terbang ke warung langganan mereka tiap pagi. Mulai dari jam 07.00 WIB sampai jam 11.00 WIB malahan sampai ba’da zhuhur.

Kebiasaan buruk inilah yang semakin menjadi-jadi di Tanah Andalas. Hal inipun mendoktrin pemuda minangkabau agar meneruskan perjalanan leluhurnya untuk malas-malasan di pajak (warung kopi). Secara tidak langsung,kebiasaan ini menyuruh kaum muda menjadi pamaleh (pemalas), hanya memanfaatkan setengah hari buat bekerja malahan mereka berkata “lah tangguang..” (sudah nanggung).

 Cara yang saya lakukan pertama kali adalah dengan pendekatan secara emotional ke konsumen atau pelaku kebiasaan ka pajak tersebut. Kalau seandainya belum berhasil, opsi yang saya lakukan berikutnya dengan membangun dan men-support penuh komunitas “istri sayang suami” dimana kegiatan istri pada pagi hari adalah membuatkan kopi atau makanan kesukaan suami. Karena di Padang aktifitas ini sangat jarang dilakukan. Kalau masih belum bisa mengentikan kebiasaan itu,saya mulai melakukan tindakan yang “agak” keras,yaitu memberikan pilihan kepada pemilik warung kopi,agar buka lapak ba’da zhuhur atau malam hari.

Kenapa saya melakukan hal yang sepele ini sampai sekeras itu? Jawabannya begitu mudah. Ibarat pepatah “rezki dipatok ayam” hal itulah rasanya harus dihilangkan di Padang. Dimana pada pagi hari,kegiatan suami seharunya bekerja,baik ke kantor maupun ke sawah. Sayangnya di padang yang bekerja kebanyakan perempuan,baik di sawah,menjadi guru dan kegiatan kantor lainnya. Lalu kemana para laki-laki dan pemuda Padang? Jawabannya hanya dua kalau tidak merantau ya di pajak.

Nah,latarbelakang di ataslah yang membuat saya begitu antusias dengan gerakan ini (Gerakan anti ka pajak ).Harapannya 10 tahun setelah gerakan ini bisa merubah Sumatera Barat menjadi provinsi yang disiplin,pemuda melakukan hal yang positif,para pria bekerja pagi hari dan kegiatan lainnya. Tapi,para penyedia warung kopi saya coba pindahkan jamnya,yaitu pada jam ba’da zhuhur atau malam. Karena saya yakin,warung kopi merupakan salah satu tempat bersosialisasi yang baik. Kita membicarakan hal apapun bisa di warung kopi,mulai dari obrolan ringan sampai pembicaraan bisnis bisa dilakukan disini.

Walaupun gerakan yang saya lakukan tidak “wah”,tapi saya harapkan hal ini bisa merubah kebiasaan pamaleh masyarakat minangkabau bisa diatasi. Karena saya yakin,dengan kedisiplinan otomatis semua kincir-kincir mata pencaharian akan jalan stabil dan bisa meningkatkan kesejahteran semua orang.

Salam disiplin!

Penundaan SPP (Eka Tjipta Foundation)

Wednesday, December 21st, 2011

 

Eka Tjipta Foundation (ETF) merupakan salah satu lembaga yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa baru termasuk di dalamnya Brawijaya University. Akan tetapi,keterlambatan administrasi dari pihak Eka Tjipta membuat pengurusan beasiswa bagi mahasiswa penerima beasiswa cukup rumit dan sangat komplek.Akan tetapi,hari ini teman-teman tidak perlu lagi mengurus surat penundaan yang ribet,minta tanda-tangan orang tua nan jauh,apalagi saya yang harus ke Padang dulu.hahaha

Adapun cara mengurus yang mudah sebagai berikut :

Download Corner :

Sebelum mengikuti instruksi saya,teman-teman harus mendownload file-file berikut : (khusus untuk semester III atau angkatan 2010).

  1. Draft Surat Permohonan Penundaan Pembayaran SPP ,klik disini!
  2. 3 Lampiran : Lampiran 1 ( klik disini! ), Lampiran 2 ( klik disini! ), dan Lampiran 3 ( klik disini! )

Peng-editan Draft Surat Permohonan Penundaan

  1. Buka file Surat Penundaan Pembayaran SPP
  2. Bagian nomor surat dikosongkan saja, (tapi diisi pihak fakultas masing-masing)
  3. Lampiran disini 3 lampiran ( karena ada 3 lampiran yaitu : lampiran 1,lampiran 2 dan lampiran 3)
  4. Kemudian isi data yang diminta seperti Nama,NIM,Fakultas dan Jurusan
  5. Di bagian penutup, isikan nama Pembantu Dekan 2 / PD 2 masing-masing fakultas (Termasuk NIP)
  6. Terakhir, isikan juga namamu (pemohon) beserta NIM masing-masing
  7. Print sebanyak 3 kali (catatan : 1 untuk kita (arsip),1 untuk fakultas dan 1 untuk dikumpulkan ke koordinator masing-masing tingkat).

Lampiran

  1. Lampiran yang sudah di download di atas langsung di print 3 kali (ketentuan sama dengan di atas)
  2. Kemudian di lampirkan di belakang masing-masing surat permohonan penundaan secara urut yaitu Surat permohonan,lampiran 1,lampiran 2 dan lampiran 3

Alur pengumpulan

  1. Pertama,tanda-tangani kolom pemohon
  2. Kemudian minta tanda tangan PD2 masing masing fakultas
  3. Setelah mendapatkan tanda tangan langsung di legalisir
  4. Setelah surat berstatus resmi langsung dikumpulkan kepada koordinator setiap tingkat.

NB : Untuk angkatan 2010,dikumpulkan hari Senin tanggal 26 Desember 2011. Di depan rektorat (Koordinator : Habyb Palyoga)

Ok,mungkin itu saja alurnya. Mudah-mudahan bisa membantu. Jika ada pertanyaan bisa langsung hubungi saya Habyb Palyoga : 0856 3538 339 (koordinatro angkatan 2010).

 

Kampusku Malang Nyawanya Hilang

Monday, December 19th, 2011

Dilarang Merokok

Universitas Brawijaya merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Perlahan tapi pasti,mulai menapakkan langkahnya di kancah international melalui kerjasama-kerjasama yang beragam di setiap kampus,fakultas maupun tingkat lebih rendah. Ikatan itupun mulai beragam dari masalah kampus,kepemudaan sampai ikatan hobi dan kreatifitas lainnya.

Salah satu kreatifitas yang didukung penuh UB adalah tari,terbukti UB selalu melaksanakan kegiatan Gebyar Festival Tari (GFT) tingkat universitas dalam rangka mempertahankan budaya luhur khususnya di dunia tari. Universitas mengharapkan keberlanjutan budaya yang eksotis ini tetap ada sampai kiamat,agar anak cucu kelak masih bisa menikmati pesona kreatifitas budaya leluhurnya.

Selain itu acara itu dilakukan agar perilaku dan perbuatan pemuda khususnya masyarakat UB bisa terkendali sesuai dengan pesan moral yang diberikan oleh penari.Kemudian selalu bersikap positif dan mengenyampingkan kegiatan-kegiatan yang tidak berguna bahkan terkesan menghambur-hamburkan uang atau istilah dalam islam dikenal dengan kata mubazir.

Akan tetapi,dibalik kelebihan diadakan GFT itu,ada beberapa hal yang penulis sayangkan disana (Gedung diadakan GFT),acara yang seharusnya berjalan lancar dan nyaman harus diracuni oleh kepulan asap para perokok. Dan ironisnya,asap itu berasal dari mulut-mulut petinggi UB yang duduk dibarisan depan.

Seakan-akan kami dibuat bingung dengan tingkah laku mereka. Kami digembar-gemborkan agar hidup sehat dan selalu melakukan kegiatan positif,akan tetapi ketika kami melakukannya,malah begini akibatnya. Harus segera konsultasi ke dokter dan berita acaranya “Dampak yang kami dapatkan setelah menonton GFT di samantha krida Malang”. Memang tidak enak bunyinya,tapi itulah yang akan terjadi jika hal itu tetap dilanjutkan dan tidak adanya larangan merokok di tempat umum di kawasan UB.

Rokok merupakan permasalahan yang cukup rumit dan sulit dalam pemecahannya. Larangan merokok seakan-akan hanya sekedar hitam di atas putih,tidak ada ketegasan dalam melakukannya. Tragisnya,hal tersebut bisa terjadi mengingat yang membuat aturan jugalah perokok.

Gazebopun juga tidak luput jadi tempat penyebaran kanker paru-paru. Asap terbang kesana kemari,dari satu meja ke meja lainnya. Contohnya hari ini (19/12/11) di gazebo depan perpustakaan UB,disaat penulis menulis artikel ini. Asap rokok begitu sesak di dalam dada,sehingga konsentrasi penulis cukup terganggu dan tidak betah di area gazebo yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan menyehatkan agar pelajaran ataupun materi kuliah bisa disera ketika udara fresh dan segar.

Harapannya,UB menyeleksi tempat-tempat yang sekiranya dijadikan tempat larangan merokok,seperti gazebo,ruangan resmi,dan di dalam kelas. Aturan dendapun bisa dimanfaatkan agar aturan itu bida diterapkan. Akan tetapi,aturan ini harus disetarakan bagi semua masyarakat UB,baik petinggi,kariawan,maupun mahasiswanya sekalipun. Agar tidak ada pihak yang merasa dikecewakan.

Semangat! buat UB yang bebas asap rokok!

Smoker,Golongan yang Mudah Ditipu

Thursday, December 15th, 2011

Indonesia merupakan negara penghasil tembakau terbaik di dunia. Tembakau hampir tumbuh di sepanjang wilayah Indonesia tanpa terkecuali. Sehingga usaha rokok di Indonesia cukup menjanjikan dan menguntungkan. Baik bagi pemilik usaha,masyarakat sekitar dan pendapatan negarapun menjadi naik karenanya.

Akan tetapi,efek samping perusahaan rokok yang mengakar di seluruh pulau di Indonesia,menjadi titik tumpu bagi oknum-oknum tertentu menjual rokok secara besar-besaran,dan tidak terkendali. Sehingga anak-anak dibawah umurpun bisa dengan mudah membeli rokok di negara yang lucu ini. Kita pasti masih ingat dengan salah satu bocah di Sumatera Selatan yang sangat fasih menghisap rokok dikepit dikedua jarinya.

Promosi yang terkesan berlebihanpun dinilai berhasil dalam menggembor para perokok Indonesia dalam mengosumsi alat hisap ini. Kesan perkasa dan jantan menjadi latar belakang komunitas perokok Indonesia mengosumsi rokok. Awalan mencoba-coba sampai ketagihan tidak bisa dihindarkan lagi. Kebanyakan iklan rokok si televisi memanfaatkan aktor nan gagah,berotot,dan kuat. Dengan beberapa pengaturan sedemikian rupa akhirnya terjadilah aksi-aksi yang “wah” ala pemeran iklan. Sehingga terciptalah anggapan positif terhadap rokok,”Keren!” imbuh salah satu siswa SMP yang kami tanyai.

Tapi,apakah benar rokok itu membuat kita kuat,maskulin dan perkasa? Jawabannya adalah TIDAK!. Kita pasti masih ingat label kecil di belakang bungkus rokok? Merokok dapat menyebabkan kanker,serangan jantung,gangguan kehamilan dan janin. Tapi kenapa masih banyak yang merokok?

Pria perkasa dan jantan pada iklan di tv itu hanyalah bualan belaka,para perokok sudah tertipu dibuatnya. Logikanya,para pria yang jantan dan perkasa salah satu syaratnya adalah kuat dalam bekerja dan pastinya harus hebat di ranjang. Benar bukan?

Banyak sekali kita lihat para perokok aktif tidak menyukai olahraga lari,malas malasan dan banyak makan.Itu semua terjadi karena paru-paru mereka sudah tidak bekerja maksimal. Sehingga pertukaran oksigen di darah berkurang,sehingga kemampuan jantung memompa darah berkurang sehingga sel-sel tidak mampu menghasilkan energi secara maksimal,karena kekurangan energi itulah perokok menjadi cepat lelah.Bahayanya,kalau pengguna rokok tetap memaksakan pekerjaannya itu akan berakibat fatal,bisa-bisa berujung kematian.

Sejalur dengan hal di atas,karena jantung sudah kewalahan menyuplai darah keseluruh tubuh tapi tidak mendapatkan energi yang cukup,membuat suplai darah ke alat vital bisa terganggu atau tidak sama sekali. Hal itu menyebabkan tidak mampunya alat vital pria ereksi dengan sempurna. Sehingga istilah jantan di ranjang tidak bisa diberikan kepada pecandu rokok lagi.

Dapat disimpulkan,bahwa perokok adalah golongan orang-orang yang mudah ditipu melalui promosi yang sedimikian rupa. Bahasa gaul anak sekarang :”Korban Iklan…” Jadi bagaimana teman-teman? Apakah masih mau merokok atau keperkasaanmu hilang? Tinggal pilih.

Opini : Pemira UB

Sunday, December 11th, 2011

PEMIRA atau Pemilihan Mahasiswa Raya merupakan suatu acara besar Universitas dalam memilih presiden Eksekutif Mahasiswa yang akan memimpin buat setahun tahun kedepannya. Sehingga,pemilihan yang jujur dan adil harus diterapkan supaya hasil yang didapat bisa dipertanggung jawabkan kedepannya.

Beberapa hari lagi,Universitas Brawijaya akan melaksanakan pesta besar ini.Akan tetapi,kontroversi yang beredar sungguh membuat gempar mahasiswa dan sulit dalam menentukan pilihan. Ada beberapa pihak yang menggembar gemborkan “Calon no X jangan dipilih! dia didalangi oleh bla bla bla…” di salah satu jejaring sosial yang tenar di kalangan masyarakat UB. Belum lagi perlawanan,dan jawaban yang disampaikan pihak tertuduh “Jangan percaya,dia itu ingin kalian memilih nomor z agar UB menjadi  bla bla…”

Memang bukan rahasia lagi,kalau politik di Indonesia memang penuh dengan kontroversi. Tapi sikap saling menyalahkan di kedua pihak adalah suatu kebodohan yang dilakukan mereka. Debat pendapat memang hobi petinggi-petinggi di Indonesia baik secara langsung maupun via media-media sosial yang anyar saat ini.

Dari salah satu akun twitter (@ub_unofficial) menggembar gemborkan agar jangan memilih calon EM dari komunitas KAMMI “Admin mendukung seluruh calon presiden EM kecuali dari KAMMI”.Kicauan itu secara terang-terangan dilontarkan di situs tersebut. Sedangkan di beberapa teman dari KAMMI menyatakan :”Kalian jangan langsung percaya,mungkin saja admin akun itu bagian dari calon lain”.

Saya sangat bingung,kayaknya golput saja” ungkap salah satu rekan dari Kedokteran Hewan. Dia menambahkan “Sudah 3 tahun Kedokteran Hewan berdiri,belum ada manfaat dari presiden EM yang kita rasakan,jadi apa manfaatnya buat memilih? “

Cukup kompleks memang,bagaimana mungkin ini bisa terjadi di Almamater tercinta? 3 suara berbeda dan saling menyalahkan. Tim sukses dan para calon saling menyalahkan,sedangkan yang memilih tidak ada? bagaimana ini?

Salah satu teman dari FISIP menyatakan : “Kayaknya EM hanya dipilih oleh MABA,biasalah…MABA merupakan mangsa yang empuk untuk di doktrin”. Apakah itu yang dinamakan politik yang bersih,bebas jujur dan adil? Kayaknya masih perlu evaluasi yang berkepanjangan.

Solusi

Ketidakpercayaan Mahasiswa di Universitas Brawijaya terhadap EM diawali oleh janji-janji belaka dari EM dan tidak bisa diwujudkan. Sampai sekarang masih banyak aspirasi yang tidak didengarkan,contohnya masalah SPP proposional yang tidak tepat dan mahalnya biaya kuliah sebagai kampus negri.Ditambah oleh penyelewengan dana yang tidak pernah di usut.

Lantas,kalau tidak bisa menjalankan aspirasi,buat apa kami punya pemimpin? lirih salah satu mahasiswa yang penulis tanyakan.Jadi calon presiden EM,kalian harus kurangi TOA kalian membunyikan sirine dan langkahkan kaki,dan kerjakan apa yang kalian bisa.

Kemudian,debat yang tidak perlu sebaiknya di buang jauh-jauh. Percuma saja kan,kalau seorang pemimpin saling menjatuhkan di depan umum,apalagi di twitter,sebagai jejaring sosial sejuta umat.Yang tahu masalah intra kampus bukan hanya UB,tapi juga teman-teman dari Universitas Lainnya bahkan belahan dunia lain. Malu bukan?

Jadi tinggalkan debat kalian,tapi cukup buktikan apa yang kalian lakukan.

Terakhir,datang dari beberapa issue,katanya salah satu logo calon plagiat dari salah satu bank yang terkenal di Jawa Timur. Usahakanlah seorang pemimpin tidak melakukan hal yang sehina itu,bayangkan saja sejuta umat tau,kalian melakukan hal itu. Buat apa kami memilih si presiden yang tukang contek? Kami lebih menghargai karya yang jelek,daripada bagus tapi plagiat! Hina!

Talk less do more! Selamat memilih!