Analisis Public Relations

March 26th, 2020

Nama: Guido Seno Danardanto

NIM: 195120200111049

Prodi: Ilmu Komunikasi

Kelas: B.Kom.2, Kamis, 07.00.

1. Jelaskan mengapa Public Relations mesti lebih berfokus pada publisitas daripada iklan!

Jawaban:

Public relations dan publisitas merupakan dua hal yang saling berkaitan. Tujuan public relations adalah untuk membangun citra positif di mata publiknya. cara yang dapat dilakukan untuk membangun citra positif di mata publiknya adalah dengan memberikan ketercukupan informasi kepada publiknya mengenai perusahaan.

Kegiatan publisitas adalah penyampaian informasi yang dilakukan seorang PR dengan perantara media massa. Media massa memiliki dampak yang besar dalam mempengaruhi pola pikir masyarakat. Dalam konteks PR masyarakat dikatakan sebagai publik dari perusahaannya, sehingga dengan menggunakan perantara media massa untuk publisitas diharapkan akan membentuk persepsi publik yang lebih kredibel karena bukan perusahaan yang menceritakan dirinya, melainkan media

Dalam hal publisitas, media tidak menarik harga untuk menempatkan informasi dalam halaman surat kabar atau dalam slot waktu radio dan televisi. Karena itu dimuat atau tidak adalah sepenuhnya hak media. Sumber penyampai informasi yang dalam hal ini PR tidak dapat mengontrol atau menentukan agar dimuat.

Jika informasi perusahaan diliput dan diberitakan oleh media, maka informasi tersebut akan tersebar ke publik. Publisitas juga lebih efektif dari segi finansial karena untuk mendapatkannya tidak perlu mengeluarkan uang.

Karena pada prinsipnya media dan public relations layaknya simbiosis mutualisme. Public relations butuh media dalam rangka penyebaran informasi mengenai perusahaan. Media sejatinya juga butuh public relations, karena dapat membantu mereka dalam pencarian berita, untuk memenuhi hak masyarakat akan informasi. Dari penjelasan tersebut, meskipun publisitas memiliki kekurangan, namun jika public relations bisa memanfaatkan kekurangan tersebut untuk ditanggulangi, hal itu malah akan menjadi titik point untuk memaksimalkan kelebihan-kelebihan dari publisitas.

Dampak publisitas terhadap mengenai suatu produk semisal akan lebih baik dengan langsung terbangunnya kredibilitas akan perusahaan atau produknya, karena kredibilitas publisitas lebih baik, yang berarti orang akan lebih pecaya atas informasi yang diberitakan, ketimbang iklan yang memiliki tingkat kredibilitas yang lebih rendah dari publisitas. Selain itu, publisitas akan memungkinkan untuk memberikan infromasi lebih detail mengenaik perusahaan atau produknya. Disini berlaku prinsip awal tujuan public relations untuk menciptakan citra positif dimana citra positif terbangun dengan ketercukupan informasi mengenai perusahaan, dengan publisitas informasi yang diberikan akan detail dan ketercukupan infromasi pun akan terpenuhi.

2. Bagaimana iklan seharusnya dibuat oleh PR?

Iklan adalah suatu pesan yang terdiri atas kata-kata dan gambar, symbol, warna, bentuk, lagu, dan lainnya yang biasanya bersifat persuasif dan menjual, ditampilkan oleh media-media, disponsori oleh perusahaan tertentu.
Pertama kali, iklan sebenarnya hanya berupa tulisan yang disebarkan. Namun seiring dengan berkembangnya jaman, ide, dan kreatifitas manusia, mulailah orang-orang membuat iklan beserta gambarnya. Dan dengan perkembangan teknologi yang kian canggih, iklan bisa disebarkan tidak hanya melalui media cetak namun juga media elektronik seperti radio, televisi, dan internet. Iklan memiliki fungsi informatif bagi para pembaca/penontonnya/pendengarnya, namun juga bersifat persuasif sehingga bisa mempengaruhi pola pikir/persepsi mereka dan perilaku mereka terhadap sebuah produk, jasa, atau perusahaan. Iklan dibuat semenarik mungkin agar bisa menarik perhatian masyarakat. Selain itu, iklan juga secara tidak langsung menampilkan image sebuah perusahaan dan produk kepada masyarakat.

Public Relations, memiliki fungsi yang mirip seperti iklan, yaitu menampilkan image perusahaan. Public relation adalah proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak, dan menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik, bertujuan menanamkan keinginan baik, kepercayaan saling adanya pengertian, dan citra yang baik dari publiknya. Namun sebenarnya Public Relation tidak melulu tentang hubungan perusahaan pada masyarakat atau publik, namun juga hubungan internal perusahaan.
Public relation adalah fungsi khusus manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi bersama, pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik, melibatkan masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon opini publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara yang layak dalam komunikasi sebagai alat utama.
Peran Public Relation sangat dibutuhkan, terutama apabila terjadi isu-isu yang mencoreng nama baik perusahaan. Seorang Public Relation harus berupaya untuk membersihkan nama dan image perusahaan namun tetap dengan cara yang professional. Kita bisa melihat contoh nyatanya pada kasus perusahaan snack ternama Amerika , yang waktu itu sempat buruk imagenya di mata masyarakat karena isu yang beredar kalau mereka menggunakan formalin dalam produknya. Public Relation perusahaan tersebut lalu memecahkan masalah ini dengan mengundang pers dan masyarakat lainnya untuk datang langsung ke perusahaan mereka dan melihat proses pembuatan biskuit mereka . Dengan begitu, orang-orang diyakinkan dengan hasil produk biskuit mereka dan mereka kembali percaya dengan kualitasnya, sehingga image perusahaan biskuit mereka pun kembali baik di mata masyarakat.

3.Prinsip utama PR adalah tell the truth. Jelaskan kaitan prinsip ini dengan prinsip lainnya bahwa PR based on fact!

Prinsip atau pilar pertama etika public relations sebagai industri komunikasi adalah menyampaikan kebenaran. Sebagai sebuah prinsip etika, konsep veracity (to tell the truth) atau mengatakan atau menyampaikan kebenaran merupakan tahap awal bagi dasar-dasar asumsi tentang berperilaku etis.

Konsep non-maleficence (to do no harm) merupakan prinsip dasar perilaku moral. Sebagai salah satu pilar atau prinsip etika dalam bidang public relations, prinsip ini menyediakan satu analisis pertanyaan dari berbagai keputusan yang telah dipilih oleh organisasi sebelum organisasi tersebut memutuskannya.

4. Jelaskan prinsip menulis berita berdasarkan objektivitas!

Jurnalistik adalah salah satu ilmu yang berkaitan dengan penulisan berita baik di media cetak, elektronik, ataupun online. Dalam penulisan berita, terdapat beberapa prinsip yang harus diketahui dengan baik oleh jurnalis. Prinsip ini harus dipegang dan diterapkan dalam setiap penulisan berita atau informasi yang akan disampaikan kepada massa.

Jurnalistik pun juga harus dipahami oleh seorang praktisi PR. Jurnalistik akan sangat membantu dalam pelaksanaan pekerjaan yang berkaitan dengan PR.

Kebenaran adalah hal yang sangat mahal dan tidak bisa dibeli dengan uang. Hal inilah yang harus disampaikan oleh jurnalis ketika membuat sebuah informasi. Kebenaran yang ada dalam informasi tersebut harus sesuai dengan kebenaran yang sesungguhnya terjadi.

Seorang penulis berita harus rajin dan disiplin dalam melakukan verifikasi informasi yang ia dapatkan. Ini merupakan prinsip dalam jurnalistik yang sangat penting. Verifikasi yang dilakukan hendaknya juga berulang kali untuk mendapatkan kepastian kebenaran informasi tersebut.

Independen adalah kebebasan dari pihak yang mengekang atau mengarahkan informasi tertentu. Seorang jurnali haruslah independen dan terbebas dari rasa kekangan atau ketakutan dalam menyampaikan kebenaran.

5.┬áJelaskan strategi media relations yang bisa dilakukan PR! Read the rest of this entry »

Hello world!

March 24th, 2020

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!