RSS
 

macam macam utility tools pada windows

25 Mar
  • Control Panel

I. Dalam OS :

1. Tema dan Penampilan
Dalam kategori tema dan penampilan ada tiga fungsi control yang bisa dilakukan, yaitu :
• Display properties
• Taskbar and Start menu
• Folder Option

1.1 Display
Untuk mengakses Display properties dapat dilakukan melalui control panel – Appearance and Themes – Display. Atau dapat dilakukan dengan klik kanan pada desktop kemudian pilih properties. Dalam display properties kita dapat melakukan modifikasi terhadap tampilan windows antara lain : Theme, Desktop, Screen Saver, Apperance, dan Setting.

1.1.a Themes
Pada tab themes ini untuk  mengganti tema yang diinginkan untuk windows. Caranya dengan memilih themes yang ada pada combo box yang ada kemudian klik apply atau ok.

1.1.b Desktop
Pada tab desktop kita dapat melakukan pengaturan yang berkenaan dengan tampilan desktop. Pengaturan yang dapat dilakukan antara lain; setting background, position, color, dan costumize desktop.
Untuk mengganti background kita dapat melakukannya dengan memilih background yang ada pada listbox background atau menggunakan background yang sudah tersimapan di hard disk dengan mengklik Browse. Posisi background juga dapat disesuaikan dengan memilihnya pada combobox position (center/tile/stretch). Sedangkan color digunakan untuk merubah warna latar desktop kita.

Button costumize desktop digunakan untuk melakukan perubahan-perubahan pada desktop seperti mengganti icon, melakukan pembersihan pada desktop serta menampilkan webpage pada desktop(melalui tab Web).

1.1.c Screen Saver
Pada tab screen saver ini kita dapat memilih screen saver untuk windows kita dengan cara memilih screen saver pada combobox kemudian klik OK. Screen saver yang kita pilih juga dapat kita arur dengan menekan button setting. Untuk melihat tampilan screen saver dapat dilakukan dengan menekan tombol preview.

1.1.d Appearance
Pada tab ini kita dapat melakukan setting terhadap button pada themes, warna dan ukuran font dengan memilih pada combox yang ada. Selain itu kita dapat memilih efek yang ada dengan menekan tombol effects. Dan melakukan perubahan pada settingan penampilan dengan menekan tombol advanced.

1.1.e Settings
Pada tab ini kita dapat melakukan pengaturan terhadap tampilan, resolusi layar, kualitas warna serta melakukan troubleshooting jika terjadi ketidak sesuaian pada tampilan.

*Tampilan pada display properties tab appearance dan pada tab setting

1.2 Taskbar and Start Menu
Untuk mengakses Taskbar and Start menu ini dapat dilakukan melalui Control Panel – Appearance and Themes – Taskbar and Start Menu. Disini kita dapat melakukan perubahanyang berkenaan dengan Taskbar dan Start Menu. Disini terdapat dua tab yaitu tab Taskbar dan Start Menu.

1.2.a Taskbar
Pada tab ini kita dapat melakukan kostumisasi pada taskbar kta dengan melakukan chek atau unchek pada tempat yang disediakan,. Yang dapat kita lakukan antara lain; Lock the taskbar, Auto hide, keep taskbar on top of other windows, group similar taskbar button, show quick launch, show clock, dan hide inactive icons.

1.2.b Start Menu
Pada tab ini kita dapat memilih menggunakan start menu atau classic start menu. Selain itu kita dapat melakukan kostumusasi dengan klik Costumize. Kostumisasi yang dapat dilakukan antara lain; memilih ukuran icon, banyaknya program pada start menu, setting start menu item, start menu setting, dan list most recent document setting.

1.3 Folder Option
Untuk mengakses Folder Option dapat dilakukan dengan Control Panel – Appearance and Themes – Folder Option. Dalam kotak dialog folder option terdapat 4 tab yaitu; General, View, File Types, dan Offline Files.

1.3.a General
Pada tab general dapt dilakukan setting Task (Show common task in folders or Use Windows classic folder), Browsw folders(Open each folder in the same window or Open each folder in its own window), Click items as follows(Single-click to open an item or Double-click to open an item).

1.3.b View
Pada tab view dapat dilakukan setting yang berhubungan dengan tampilan folder(tentang apa-apa saja yang harus ditampilkan dan bagaimana penapilannya).

1.4.c File Types
Disini dilakukan registrasi terhadap tipe file serta extensinya.

1.4.d Offline Files
Di tab ini terdapat keterangan yang berhubungan dengan offline files.

1.5 Network and Internet Connections
- Internet Options
Untuk mengakses internet options dapat dilakukan melalui control Panel – Network and Internet Connections – Internet Options. Dalam Internet Options terdapat 7 tab yaitu; General, Securit, Privacy, Content, Connections Programs, Advanced

-Network Connections
Network Connection merupakan pengaturan yang dapat menghubungkan komputer kita ke Jaringan internet ataupun ke komputer lain.

1.6 Add or remove Programs
Add or remove Programs digunakan untuk menambah atau menghapus program ke dalam komputer kita. Disini juga dapat menambah atau membuang komponen pada windows. Serta mengubah default akses untuk program lain. Untuk mengakses Add or remove Programs dapat dilakukan melalui Control Panel – Add or Remove Programs.

1.7 Date, Time, Language, and Regional Options.
- Date and Time
Date and time dapat mengatur tanggal dan waktu , serta Zona Waktu pada komputer.
-Time Zone.
Untuk mengubah Lokasi Regional, Bahasa, Penomoran, Waktu, serta Tanggal.
-Internet Time
Untuk mengsinkronisasikan waktu pada komputer dengan internet.

1.8 Accsessibility Options
Mengatur kemempuan komputer untuk mendengar, melihat dan mobilitasnya.

1.9 Performance and Maintenance
a. Administrative Tools.
Mengatur administrasi pada computer kita.

b. Indexing Options.
Mengatur bagaimana file – file pada HardDisk akan di buatkan index sehingga                                                         mempunyai akses yang cepat saat membacanya.

c. Power Options.
Untuk mengatur penghematan energi pada computer kita.

d. Scheduled Tasks.
Menentukan perintah – perintah apa saja yang dapat dijalankan secara otomatis.

e. System.
Melihat informasi mengenai system computer anda, system restore, remote desktop, remote assistance, mengubah setingan pada hardware, performa computer dan update otomatis.

1.10 Security Center
Untuk melihat bagaimana status pengamanan pada computer anda saat ini, serta mengakses setingan penting untuk mengamankan computer anda.

1.11 User Accounts
Untuk merubah settingan account, dapat juga membuat account baru dan menghapus account yang lama.

II. Berkaitan Dengan Sistem Komputer – Hardware

2. Print and Other hardware
Pada print and Other hardware terdapat 6 task yaitu; Game Controllers, Mouse, Printers and Faxes, Keyboard, Phone and Modem Option, Printers and Faxes, Scanners and Cameras. Untuk mengakses Print and Other hardware dilakukan melalui Control Panel – Print and other hardware.

2.1 Game Controllers
Digunakan untuk melakukan control terhadap game controller baik itu yang sudah terinstall maupun yang akan di install.

2.2 Keyboard
Keyboard properties digunakan untuk melakukan setting terhadap penggunaan keyboard . Pada keyboard properties terdapat 2 tab yaitu;Speed dan Hardware.

2.2.a Speed
Pada tab speed kita dapat melakukan settting terhadap delay repeat, repeat rate dan cursor blink rate

2.2.b Hardware
Pada tab hardware ini diberitahukan informasi tentang device(keyboard) yang digunakan  beserta device propertiesnya. Jika terjadi masalah, kita dapat melakukan troubleshooting dengan klik pada button troubleshoot.

2.3 Mouse
Mouse Properties merupakan tempat dimana kita dapat mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan mouse. Terdapat 6 tab pada mouse properties yaitu; buttons, pointers, pointer option, wheel, hardware.

2.3.a Buttons
Pada Tab buttons ini kita dapat mengatur bitton configuration, Double click speed, dan clicklock.

2.3.b Pointers
Pada tab pointers ini yang dapat diatur adalah scheme beserta kostumisasinya. Kita juga dapat mengaktifkan bayangan apda pointer di tab ini.

2.3.c Pointer option
Pointer option merupakan media untuk kita dapat mengatur motion pada pointer,snap to, dan visibility.

2.3.d Wheel
Wheel merupakan tab pada mouse option untuk mengatur scrolling.

2.3.e Hardware
Berisi tentang informasi device yang digunakan (mouse yang digunakan).
Berikut tampilan pada mouse properties pada tiap tab.

2.4 Sound,Speech and Audio devices.

2.4.a Realtek HD Sound Effect Manager
Digunakan untuk mengatur suara pada hardware.

2.4.b Speech
Digunakan untuk mengatur bahasa serta input audio.

2.4.c Sounds and Devices
Digunakan untuk pengaturan suara internal, efek-efek suara, dan terdapat pula keterangan tentang audio hardware yang terhubung dengan komputer.

2.5 Phone and Modem Options
Phone and Modem Options merupakan media yang digunakan untuk melakukan pengaturan terhadap Modem dan Teleppon yang dihubungkan dengan computer. Untuk mengakses Phone and modem Optionsdapat dilakukan melalui Control Panel – Printers and Other Hardware – Phone and Modem Option.

2.6 Printers and Faxes
Printer and Faxes digunakan untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan printer dan fax. Untuk mengaksesnya dapat dilakukan melalui Control Panel – Printers and Other Hardware – Printers and Faxes.

2.7 Scanners and Cameras
Scanners and Cameras digunakan untuk mengakses serta melakukan setting terhadap scanner dan kamera yang dihubungkan dengan computer. Untuk mengaksesnya dapat dilakukan melalui Control Panel – Printers and Other Hardware – Scanners and Cameras.

  • Character Map

Character Map  : utility yang disertakan dengan sistem operasi Microsoft Windows dan digunakan untuk melihat karakter dalam font yang telah terinstal, untuk memeriksa apa yang di input keyboard (Alt code) dan digunakan untuk memasukkan karakter-karakter, dan karakter untuk menyalin ke clipboarb, biasa digunakan untuk menyisipkan special character.

Lanjutan tampilan kotak centang dapat digunakan untuk memeriksa rangkaian karakter dalam font sesuai dengan encoding yang berbeda (halaman kode), termasuk kode Unicode range, untuk mencari karakter tertentu oleh titik kode Unicode dan untuk mencari karakter  nama Unicode. Untuk Unicode font, karakter  dapat dikelompokkan oleh subrange Unicode.
Aplikasi Character Map dapat dimulai dengan:

Start → Run → charmap.exe…

  • Disk Defragmenter

Disk defragmenter adalah suatu program yang berinduk pada sistem operasi komputer (OS) yang berguna untuk menata kembali file – file yang telah diacak – acak baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
Jika kita buka file apapun itu maka secara otomatis windows akan bekerja atau mengambil ruang secara otomatis dalam penempatan space atau jeda partisi dalam hardisk.

Nah, selain untuk menata file, defragmenter ini juga mempunyai fungsi menjaga kestabilan dan kondisi hardisk karena defragmenter mampu mengakomodasi dan men-fix kan boot sector dalam hardisk ataupun error program, jadi windows yang kita pake sekarang ini sangat baik terhadap penggunanya dengan tool – tool yang berguna dalam menjaga hardware.

logikanya begini, windows tidak dapat menata kembali secara otomatis (tanpa bantuan defragmenter) file yang telah di delete, di copy maupun dibuka. Maka dengan itu windows menyediakan recent documents (open file history) dan system restore point untuk menanggulangi jika dalam proses defragmenting tidak dapat ditata kembali.

  • Disk Clean Up

Disk Clean Up Adalah Aplikasi Operasi Sistem Windows yang berguna untuk membersihkan file – file yang sudah tidak berguna lagi. Seperti : Cookies, Temporary File, Web History dan lain – lain. Ini harus dilakukan minimal 2 kali sebulan karena file – file tersebut memakan memory harddisk.
File – file ini tidak usah dikembalikan lagi. Karena file – file ini dengan kata lain file – file sampah.

  • Private Character Editor

Pernahkah Anda mendengar tentang utiliti bernama Eudcedit? Bisa dipastikan kurang dari setengah pengguna Windows tidak pernah mengenal tool untuk membuat karakter sendiri ini. Padahal, dalam setiap Windows, utiliti yang sangat berguna ini sudah terdapat. Hanya saja memang tidak ditampilkan pada deretan menu. Bahkan utiliti-utiliti seperti ini tidak pernah dimunculkan dalam manual atau fitur Help.

Eudcedit.exe: Menciptakan Karakter Sendiri
Windows 2000, XP

Fungsi: Eudcedit nama aslinya adalah Microsoft Private Character Editor. Dari nama aslinya bisa diketahui fungsinya, yakni editor karatkter. Namun, lebih dari itu, tool yang hanya bisa ditemukan di Windows XP dan 2000 ini memungkinkan Anda untuk membuat karakter tersendiri dan disimpan dalam koleksi font di Windows.

Penggunaan: Eudcedit bisa diaktifkan dengan membuka Start | Run dan mengetikkan “eudcedit” (tanpa tanda kutip). Saat membuka Eudcedit, Anda akan berhadapan dengan sebuah screen. Klik salah satu kotak kecil di dalamnya dan klik OK. Setelah itu akan terbuka sebuah bidang kerja yang mirip dengan MS Paint. Hanya saja tampilannya hitam putih. Tersedia banyak bidang putih bergaris. Anda tinggal menentukan pada kotak mana yang diberi warna hitam sehingga tercipta sebuah karakter. Setelah selesai, simpan dan masukkan dalam kategori font yang sesuai dengan keinginan Anda.

  • System Restore

System restore pertama dibuat oleh Microsoft mulai dari OS Windows ME (MILLENNIUM EDITION).

Fungsi utama System Restore ini adalah sebagai program backup Windows, agar bila terjadi masalah yang tidak diinginkan sistem bisa kembali normal. Karena fungsinya mem-backup sistem, tentunya program ini sangat penting untuk kelancaran sistem Windows Anda..

Kalau dimatikan tentu saja anda akan kerepotan jika system anda rusak, otomatis harus di install ulang OS-nya.

  • Task Scheduler

Task scheduler1.0 adalah yang telah disertakan dalam Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003. program ini berjalan sebagai Windows Service, dan task schedule disimpan dalam biner. Pekerjaannya file. Setiap tugas sesuai dengan satu tindakan. Pada Windows 95, Windows 98 dan Windows Me, Penjadwal Tugas berjalan sebagai sebuah aplikasi (mstask.exe). Program ini juga menampilkan status ikon dalam area notifikasi pada Windows 95 dan Windows 98 dan berjalan sebagai aplikasi tersembunyi pada Windows Me. Pada Windows NT keluarga sistem operasi, task scheduler diimplementasikan sebagai layanan Windows. Task scheduler menghadapkan 1,0 pemrograman API untuk membuat tugas. Ini diakses melalui antarmuka COM ITaskScheduler.

Task scheduler 2.0 diperkenalkan dengan Windows Vista dan termasuk dalam Windows Server 2008 juga. Task Scheduler didesain ulang antarmuka pengguna sekarang didasarkan pada Management Console. Selain menjalankan tugas-tugas pada jadwal waktu atau interval tertentu, Task Scheduler 2.0 juga mendukung kalender dan memicu berdasarkan aktivitas, seperti memulai tugas ketika peristiwa tertentu login ke aktivitas log, atau ketika kombinasi peristiwa telah terjadi. Juga, beberapa tugas yang dipicu oleh peristiwa yang sama dapat dikonfigurasi untuk menjalankan baik secara bersamaan atau pra-ditentukan urutan dirantai serangkaian tindakan, daripada harus membuat banyak tugas dijadwalkan. Tugas juga dapat dikonfigurasi untuk dijalankan berdasarkan pada status sistem seperti menjadi siaga untuk pra-konfigurasi jumlah waktu, pada startup, logoff, atau hanya pada saat atau selama waktu tertentu. Ekspresi XPath dapat digunakan untuk menyaring peristiwa-peristiwa dari Windows Event Log. Tugas juga dapat ditunda untuk waktu tertentu setelah peristiwa pemicu telah terjadi, atau mengulangi sampai beberapa peristiwa lain terjadi. Tindakan yang perlu dilakukan jika gagal tugas juga dapat dikonfigurasi. Tindakan yang dapat diambil sebagai respon terhadap pemicu, baik berdasarkan aktivitas serta berdasarkan waktu, bukan hanya mencakup meluncurkan aplikasi tetapi juga mengambil sejumlah tindakan kustom. Penjadwal Tugas mencakup sejumlah tindakan built-in, mencakup sejumlah aplikasi, termasuk mengirim e-mail, menunjukkan kotak pesan, atau kebakaran COM penangan bila dipicu. Tindakan custom juga dapat ditentukan menggunakan task scheduler API. Sejarah  task scheduler menyimpan log dari semua rincian pelaksanaan semua tugas. Sebuah utilitas baris perintah untuk menggunakan task scheduler juga diberikan dalam bentuk perintah schtasks.exe.

 
14 Comments

Posted in study

 

tugas MaTek

12 Mar

Sebelum kita membahas mengenai PD eksak ada baiknya jika kita mengingat kembali mengenai PD linear orde satu dengan PD homogen, yakni:

  1. 1. PD yang dapat dipisah peubahnya

Bentuk Umum :  M (x,y) dx + N (x,y) dy = 0  dengan M (x,y) dan N (x,y)

bisa difaktorkan atas faktor-faktor yang memuat x saja dan/atau y saja.

  1. 2. PD Homogeen.

Cirinya :  M (x,y) dan N (x,y)  homogeen dengan derajat yang sama.

Penyelesaiannya :  substitusi   y = ux ;

maka  dy = u dx + x du

Selanjutnya PD bisa dipisah peubahnya.

3.    M dan N adalah linear, tetapi tidak homogeen

Jadi PD  yang berbentuk   :

M dx + N dy  = 0 menjadi (a1 x +b1 y +c1) dx + (a2 x +b2 y +c2 )dy = 0

PD EKSAK dan reduksi ke bentuk tersebut.

Pd eksak : M dx + N dy = 0 dengan ciri:

PD bisa ditulis sebagai :  d µ = M dx + N dy = 0,     dengan

Kedua µ ini identik;   selanjutnya bisa dicari  k(x) atau  k(y).

Kemudian didapat  µ

Penyelesaian PD :        µ  = C

2.2.  Dengan mengalikan faktor integrasi  F

PD yang tidak eksak menjadi Eksak.

PD  :  M dx + N dy = 0 tidak eksak

dan   PD  :  MF dx + FN dy =0 menjadi eksak.

(i) Apabila

Maka:

(ii)  Apabila

Maka:

2.3.    Apabila

M dx + Ndy = 0 PD homogeny

Maka:


2.4.    Apabila

maka


2.5.   Apabila

CONTOH PENYELESAIAN PD EXACT

Mencari persamaan umum pada persamaan diferensial berikut :

Kita anggap P = 4x +5y dan Q = 8x + 4y.

Kita lihat teori,

Dari persamaan P dan Q, kita mencari :

Sehingga PD ini merupakan PD exact karena :

Sehingga persamaan tersebut pasti berasal dari suatu persamaan dan selanjutnya kita cari nilai a,b dan c.

setelah kita menemukan nilai masing2 konstanta maka persamaan umunnya adala:

SUMBER SUMBER :

Dafi

Drs. Dafik, M.Sc, Ph.D.

Universitas Jember

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Jember

ttp://paulusharsono.wordpress.com/2009/07/28/persamaan-diferensial/

Sehingga, persamaan tersebut  pasti berasal dari sebuah persamaan yaitu

 
No Comments

Posted in study

 

super computer

11 Mar

SUPER COMPUTER

PENGERTIAN SUPER COMPUTER

Supercomputer adalah manipulator angka berkecepatan sangat tinggi yang digunakan terutama untuk aplikasi-aplikasi ilmiah dan rekayasa. Generasi baru dari superkomputer berbeda dari komputer mainframe konvensional dalam penggunaan pemroses paralel. Sebuah komputer bisnis memproses perintah satu persatu dalam sebuah CPU tunggal. Pemrosesan paralel mencakup penggunaan dari ribuan CPU kecil untuk memproses secara simultan bagian-bagian dari tugas matematika yang telah dipecah menjadi banyak sub tugas. Perbedaannya adalah seperti meminta seseorang untuk menemukan semua nama di dalam sebuah direktori telepon yang nama pertamanya adalah James.

Sebuah komputer konvensional akan mulai dengan huruf A, kemudian bergerak dari halaman ke halaman hingga Z. Sebuah mesin yang memproses secara paralel akan mengalokasikan halaman 1 ke mikroprosessor 1, halaman ke 2 ke mirkroprosessor 2 dan seterusnya.

SEJARAH SUPER COMPUTER

“Komputer di masa depan beratnya tidak akan lebih dari 1,5 ton.”
- Popular Mechanics (1949)


Superkomputer Dulunya

Apa yang dijadikan contoh pertama yang sebenarnya dari sebuah komputer masih menjadi perdebatan: beberapa menyebutkan mesin Abacus, lainnya Antikythera, dan bahkan ada yang menyebutkan mesin Charles Babbage dari tahun 1800. Tapi darimanapun asalnya, dengan munculnya era digital, komputer makin berkembang secara dahsyat.

Salah satu superkomputer yang pertama adalah dari jajaran mesin-mesin Konrad Zuse. Dibuat tahun 1930-an dan 40-an, merupakan komputer-komputer pertama yang bisa diprogram sekaligus multi-function.

Konrad Zuse juga jago melukis – dengan menggunakan nama samaran Kuno See, Segera setelahnya, Inggris, yang butuh mesin pemecah angka serius selama dalam perang, membangun mesin bernama Colossus – langsung dirahasiakan ketika rampung. Tidak ketinggalan Amerika, mereka punya jajaran mesin sendiri yang powerful. Yang pertama adalah Model K, lalu ABC, diikuti oleh Automatic Sequence Controlled Calculator, dan kemudian muncul sang legenda, ENIAC. ENIAC disebut sebagai suatu karya seni, otak elektronik sejati yang mampu melakukan perhitungan dengan luar biasa. Di masa kini kita dapat melakukan hal yang sama hanya dengan sebuah kalkulator murah. Tapi di tahun 1943, ENIAC adalah rajanya.

Setelah ENIAC datang EDVAC, dengan perubahan yang lebih banyak dari sekedar huruf-huruf. Didesain oleh si brilian John von Neumann, jajaran komputer-komputer ini merupakan lompatan monumental dalam kemampuan komputasi, fleksibilitas, dan kecepatan. Dalam catatan lain, awal 1945, mesin-mesin ini memunculkan terminologi “bug” untuk suatu masalah di mesin. Gara-garanya Grace Hopper, benar-benar memang menemukan serangga di sirkuitnya. Mesin yang Semakin Besar dan Semakin Pintar

Tahun 60-an, eranya transistor, memunculkan mesin-mesin komputer yang lebih besar dan lebih pintar. Dipimpin pabrikan-pabrikan utama seperti IBM, mesin-mesin ini menjadi raksasa lampu-lampu yang berkedip dan gulungan tape yang berputar, mampu menangani kekacauan prediksi cuaca sekaligus data-data pajak dengan segala kemudahannya.

Untuk diketahui, hingga November 2008 superkomputer tercepat di dunia saat ini masih dipegang oleh IBM Roarunner yang didesain untuk menangani proses hingga 1,7 petaflops. Ditenagai dua jenis prosesor yaitu dari AMD Opteron 2210 dan IBM PowerXCell 8i. Mesin ini dibentuk oleh clustering 3240 komputer, masing-masing dengan 40 prosesor.

Daftar superkomputer yang pernah menjadi yang paling kencang di muka bumi :
* IBM Roadrunner (sejak Juni 2008)
* IBM Blue Gene/L (November 2004 – Juni 2008)
* NEC Earth Simulator (Juni 2002 – November 2004)
* IBM ASCI White (November 2000 – Juni 2002)
* Intel ASCI Red (Juni 1997 – November 2000)
* Hitachi CP-PACS (November 1996 – Juni 1997)
* Hitachi SR2201 (Juni 1996 – November 1996)
* Fujitsu Numerical Wind Tunnel (November 1994 – Juni 1996)
* Intel Paragon XP/S140 (Juni 1994 – november 1994)
* Fujitsu Numerical Wind Tunnel (November 1993 – Juni 1994)
* TMC CM-5 (Juni 1993 – November 1993)

 
1 Comment

Posted in study

 

ANALOG VS DIGITAL DAN BEBERAPA CONTOHNYA

04 Mar

Perdebatan di masa-masa awal komputer adalah berkutat diseputar pertanyaan pakah perangkat-perangkat komputer harus dibuat berbasiskan teknologi digital atau analog. Dalam sistem digital, suatu nilai direpresentasikan oleh sekumpulan perangkat, yang masing-masing dapat merepresentasikan digit-digit dalam jumlah yang terbatas (seperti misalnya 0 dan 1). Dalam sistem analog, suatu nilai direpresentasikan oleh sebuah perangkat tunggal yang dapat menyimpan nilai apapun dari suatu kisaran bilangan yang kontinu.

Sinyal analog adalah istilah yang digunakan dalam ilmu teknik (terutama teknik elektro, teknik informasi, dan teknik kendali), yaitu suatu besaran yang berubah dalam waktu atau dan dalam ruang, dan yang mempunyai semua nilai untuk untuk setiap nilai waktu (dan atau setiap nilai ruang). Digunakan juga istilah Sinyal Kontinyu, untuk menggambarkan bahwa besaran itu mempunyai nilai yang kontinyu (tak terputus).

Sinyal Analog adalah Sinyal Elektrik yang dihasilkan oleh peralatan elektrik non-digital: sinyal suara pada radio konvensional, sinyal gambar (foto) pada kamera konvensional, sinyal video pada televisi konvensional.

CONTOH SISTEM ANALOG :

  1. 1. Advanced Mobile Phone Service (AMPS) adalah sistem analog cellular yang pertama digunakan di amerika serikat. system ini masih dipergunakan secara luas sampai dengan tahun 1997; AMPS systems digunakan di lebih dari 72 negara . AMPS system terus terlibat untuk mengijinkan features yang lebih canggih seperti betambahnya waktu standby time, yang berpita pendek radio channels, dan anti-fraud authentication procedures.

pada tahun 1974, 40 MHz spectrum dialokasikan untuk pelayanan cellular service [4] dia hanya menyediakan 666 channels. Pada tahun 1986, sebagai tambahan 10 MHz spectrum ditambahkan untuk facilitate pengembangan [5] dari system menjadi 832 channels. frequency bands untuk AMPS system adalah 824 MHz ke 849 MHz (uplink) dan 869 MHz sampai 894 MHz (downlink). dari 832 channels, AMPS systems dibagi menjadi A dan B bands untuk mengijinkan 2 service providers yang berbeda . ada 2 types dari radio channels dalam AMPS system; dedicated control channels dan voice channels. setiap system (A or B), mobile telephones scan dan tune ke 1 dari 21 dedicated control channels untuk mendengarkan untuk halaman dan bersaing untuk access mke system. The control channel terus menerus mengiriimkan system identification information dan access control information. walaupuan control channel data rate ada;aj 10 kbps, messages diulang sampai 5 kali , dimana mengurangi the effective channel rate menjadi dibawah 2 kbps. ini mengijinkan sebuah control channel untuk mengirimkan 10 smapai 20 halaman per detik

  1. 2. HANDOFF  merupakan proses transfer suatu ongoing call atau data session dari suatu kanal yang terhubung dalam satu inti jaringan ke kanal lain. Pada komunikasi satelit, istilah tersebut diartikan pengalihan tanggung jawab kontrol satelit dari satu stasiun bumi k stasiun yg lain tanpa kesalahan (loss) atau interupsi layanan. Istilah British English untuk panggilan seluler adalah handover, yang terminologinya berstandar 3GPP yang berasal dari teknologi Eropa seperti GSM dan UMTS. Pada sistem analog, parameter yang digunakan sebagai kriteria untuk permintaan hard handoff biasanya adalah received signal power dan received signal-to-noise ratio (yang kedua dapat diperkirakan pada sistem analog dengan menambahkan nada tambahan, dengan frekuensi diluar band frekuensi suara pada transmitter dan menilai bentuk nada pada sisi receiver). Pada sistem digital non-CDMA 2G, kriteria untuk meminta hard handoff dapat mengacu pada perkiraan received signal power, bit error rate (BER) dan block error/erasure rate (BLER), received quality of speech (RxQual), jarak antara telepon dan BTS (diperkirakan dari delay propagasi sinyal radio) dan lain-lain. Pada sistem CDMA, 2G dan 3G, kriteria utama untuk meminta hard handoff adalah rasio Ec/I0 yang diukur pada pilot channel (CPICH) dan/atau RSCP.

Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.

System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.

Contoh kasus. ada system digital dengan lebar 1 byte (8 bit). maka nilai-nilai yang dapat dikenali oleh system adalah bilangan bulat dari 0 – 255 (256 nilai : 2 pangkat 8).

Kita bandingkan dengan system analog — diantara angka 0 s/d 255 –… system analaog dapat menghasilkan nilai sebanyak tidak terhingga (0..0,0002… dst).

Namun dengan semakin lebarnya bandwith digital (bisa hampir 3 GByte) dijaman sekarang ini membuat semakin tipisnya perbedaan antara digital dan analog system.
Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :

  • Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
  • Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
  • Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
  • Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditranfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan meng – upload. Cara seperti ini disebut online di dunia cyber.

CONTOH SISTEM DIGITAL :

  1. KOMPUTER  : Komputer digital pertama, dengan ukuran dan biaya yang besar, sebagian besar mengerjakan perhitungan ilmiah. ENIAC, komputer awal AS semula didesain untuk memperhitungkan tabel ilmu balistik untuk persenjataan (artileri), menghitung kerapatan penampang neutron untuk melihat jika bom hidrogen akan bekerja dengan semestinya (perhitungan ini, yang dilakukan pada Desember 1945 sampai Januari 1946 dan melibatkan dala dalam lebih dari satu juta kartu punch, memperlihatkan bentuk lalu di bawah pertimbangan akan gagal). CSIR Mk I, komputer pertama Australia, mengevaluasi pola curah hujan untuk tempat penampungan dari Snowy Mountains, suatu proyek pembangkitan hidroelektrik besar. Yang lainnya juga dipakai dalam kriptanalisis, misalnya komputer elektronik digital yang pertama, Colossus, dibuat selama Perang Dunia II. Akan tetapi, visionaris awal juga menyangka bahwa pemrograman itu akan membolehkan main catur, memindahkan gambar dan penggunaan lain.
  1. Teleteks adalah sistem penyampaian informasi satu arah yang sistem pemancarannya dengan memanfaatkan garis televisi yang tidak dimanfaatkan dalam pengiriman sinyal gambar dan sinyal suara. Sinyal-sinyal teleteks ini ditumpangkan pada sinyal gambar televisi dalam bentuk digital, memproses informasi tersebut dan menampilkannya secara grafis di atas layar, berita, ramalan cuaca, dan informasi olah raga , harga saham, tinjauan acara, dan teks keterangan adegan untuk orang-orang yang sulit mendengar adalah contoh-contoh dari banyak layanan yang bisa disediakan melalui teleteks. Biasanya dapat ditampilkan pada saluran 888 atau 777.
  1. GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).



 
No Comments

Posted in study

 

osilasi

01 Mar

getaran


Getaran adalah suatu gerak bolak-balik di sekitar kesetimbangan. Kesetimbangan di sini maksudnya adalah keadaan dimana suatu benda berada pada posisi diam jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda tersebut. Getaran mempunyai amplitudo (jarak simpangan terjauh dengan titik tengah) yang sama.

Jenis getaran

Getaran bebas terjadi bila sistem mekanis dimulai dengan gaya awal, lalu dibiarkan bergetar secara bebas. Contoh getaran seperti ini adalah memukul garpu tala dan membiarkannya bergetar, atau bandul yang ditarik dari keadaan setimbang lalu dilepaskan.

Getaran paksa terjadi bila gaya bolak-balik atau gerakan diterapkan pada sistem mekanis. Contohnya adalah getaran gedung pada saat gempa bumi.

Analisis getaran

Dasar analisis getaran dapat dipahami dengan mempelajari model sederhana massa-pegas-peredam kejut. Struktur rumit seperti badan mobil dapat dimodelkan sebagai “jumlahan” model massa-pegas-peredam kejut tersebut. Model ini adalah contoh osilator harmonik sederhana.

Getaran bebas tanpa peredam

Model massa-pegas sederhanal

Pada model yang paling sederhana redaman dianggap dapat diabaikan, dan tidak ada gaya luar yang mempengaruhi massa (getaran bebas).

Dalam keadaan ini gaya yang berlaku pada pegas Fs sebanding dengan panjang peregangan x, sesuai dengan hukum Hooke, atau bila dirumuskan secara matematis:

dengan k adalah tetapan pegas.

Sesuai Hukum kedua Newton gaya yang ditimbulkan sebanding dengan percepatan massa:

Karena F = Fs, kita mendapatkan persamaan diferensial biasa berikut:

Gerakan harmonik sederhana sistem benda-pegas

Bila kita menganggap bahwa kita memulai getaran sistem dengan meregangkan pegas sejauh A kemudian melepaskannya, solusi persamaan di atas yang memerikan gerakan massa adalah:

Solusi ini menyatakan bahwa massa akan berosilasi dalam gerak harmonis sederhana yang memiliki amplitudo A dan frekuensi fn. Bilangan fn adalah salah satu besaran yang terpenting dalam analisis getaran, dan dinamakan frekuensi alami takredam. Untuk sistem massa-pegas sederhana, fn didefinisikan sebagai:

Catatan: frekuensi sudut ω (ω = 2πf) dengan satuan radian per detik kerap kali digunakan dalam persamaan karena menyederhanakan persamaan, namun besaran ini biasanya diubah ke dalam frekuensi “standar” (satuan Hz) ketika menyatakan frekuensi sistem.

Bila massa dan kekakuan (tetapan k) diketahui frekuensi getaran sistem akan dapat ditentukan menggunakan rumus di atas.

Getaran bebas dengan redaman

Bila peredaman diperhitungkan, berarti gaya peredam juga berlaku pada massa selain gaya yang disebabkan oleh peregangan pegas. Bila bergerak dalam fluida benda akan mendapatkan peredaman karena kekentalan fluida. Gaya akibat kekentalan ini sebanding dengan kecepatan benda. Konstanta akibat kekentalan (viskositas) c ini dinamakan koefisien peredam, dengan satuan N s/m (SI)

GERAK HARMONIK

Setiap gerak yang terjadi secara berulang dalam selang waktu yang sama disebut gerak periodik. Karena gerak ini terjadi secara teratur maka disebut juga sebagai gerak harmonik/harmonis. Apabila suatu partikel melakukan gerak periodik pada lintasan yang sama maka geraknya disebut gerak osilasi/getaran. Bentuk yang sederhana dari gerak periodik adalah benda yang berosilasi pada ujung pegas. Karenanya kita menyebutnya gerak harmonis sederhana. Banyak jenis gerak lain (osilasi dawai, roda keseimbangan arloji, atom dalam molekul, dan sebagainya) yang mirip dengan jenis gerakan ini, sehingga pada kesempatan ini kita akan membahasnya secara mendetail.

Dalam kehidupan sehari-hari, gerak bolak balik benda yang bergetar terjadi tidak tepat sama karena pengaruh gaya gesekan. Ketika kita memainkan gitar, senar gitar tersebut akan berhenti bergetar apabila kita menghentikan petikan. Demikian juga bandul yang berhenti berayun jika tidak digerakan secara berulang. Hal ini disebabkan karena adanya gaya gesekan. Gaya gesekan menyebabkan benda-benda tersebut berhenti berosilasi. Jenis getaran seperti ini disebut getaran harmonik teredam. Walaupun kita tidak dapat menghindari gesekan, kita dapat meniadakan efek redaman dengan menambahkan energi ke dalam sistem yang berosilasi untuk mengisi kembali energi yang hilang akibat gesekan, salah satu contohnya adalah pegas dalam arloji yang sering kita pakai. Pada kesempatan ini kita hanya membahas gerak harmonik sederhana secara mendetail, karena dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak jenis gerak yang menyerupai sistem ini.

GERAK HARMONIS SEDERHANA

Gerak harmonis sederhana yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana. Kita akan mempelajarinya satu persatu.

Gerak Harmonis Sederhana pada Ayunan

Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya maka benda akan diam di titik kesetimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana.

Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada ayunan sederhana

Periode (T)

Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode alias waktu yang dibutuhkan benda untuk melakukan satu getaran secara lengkap. Benda melakukan getaran secara lengkap apabila benda mulai bergerak dari titik di mana benda tersebut dilepaskan dan kembali lagi ke titik tersebut.

Pada contoh di atas, benda mulai bergerak dari titik A lalu ke titik B, titik C dan kembali lagi ke B dan A. Urutannya adalah A-B-C-B-A. Seandainya benda dilepaskan dari titik C maka urutan gerakannya adalah C-B-A-B-C.

Jadi periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran (disebut satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut ). Satuan periode adalah sekon atau detik.

Frekuensi (f)

Selain periode, terdapat juga frekuensi alias banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik. Yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap. Satuan frekuensi adalah 1/sekon atau s-1. 1/sekon atau s-1 disebut juga hertz, menghargai seorang fisikawan. Hertz adalah nama seorang fisikawan tempo doeloe. Silahkan baca biografinya untuk mengenal almahrum eyang Hertz lebih dekat.

Hubungan antara Periode dan Frekuensi

Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik/sekon. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah :

Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode. Dengan demikian, secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut :

Amplitudo (f)

Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga amplitudo. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan. Pada contoh ayunan sederhana sesuai dengan gambar di atas, amplitudo getaran adalah jarak AB atau BC.

Gerak Harmonis Sederhana pada Pegas

Semua pegas memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar a. Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas, maka pegas akan meregang (bertambah panjang) sejauh y. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang), sebagaimana tampak pada gambar B. Jika beban ditarik ke bawah sejauh y1 dan dilepaskan (gambar c), benda akan akan bergerak ke B, ke D lalu kembali ke B dan C. Gerakannya terjadi secara berulang dan periodik. Sekarang mari kita tinjau hubungan antara gaya dan simpangan yang dialami pegas.

Kita tinjau pegas yang dipasang horisontal, di mana pada ujung pegas tersebut dikaitkan sebuah benda bermassa m. Massa benda kita abaikan, demikian juga dengan gaya gesekan, sehingga benda meluncur pada permukaan horisontal tanpa hambatan. Terlebih dahulu kita tetapkan arah positif ke kanan dan arah negatif ke kiri. Setiap pegas memiliki panjang alami, jika pada pegas tersebut tidak diberikan gaya. Pada kedaan ini, benda yang dikaitkan pada ujung pegas berada dalam posisi setimbang (lihat gambar a). Untuk semakin memudahkan pemahaman dirimu,sebaiknya dilakukan juga percobaan.

Apabila benda ditarik ke kanan sejauh +x (pegas diregangkan), pegas akan memberikan gaya pemulih pada benda tersebut yang arahnya ke kiri sehingga benda kembali ke posisi setimbangnya (gambar b).

Sebaliknya, jika benda ditarik ke kiri sejauh -x, pegas juga memberikan gaya pemulih untuk mengembalikan benda tersebut ke kanan sehingga benda kembali ke posisi setimbang (gambar c).

Besar gaya pemulih F ternyata berbanding lurus dengan simpangan x dari pegas yang direntangkan atau ditekan dari posisi setimbang (posisi setimbang ketika x = 0). Secara matematis ditulis :

Persamaan ini sering dikenal sebagai hukum hooke dan dicetuskan oleh paman Robert Hooke. k adalah konstanta dan x adalah simpangan. Hukum Hooke akurat jika pegas tidak ditekan sampai kumparan pegas bersentuhan atau diregangkan sampai batas elastisitas. Tanda negatif menunjukkan bahwa gaya pemulih alias F mempunyai arah berlawanan dengan simpangan x. Ketika kita menarik pegas ke kanan maka x bernilai positif, tetapi arah F ke kiri (berlawanan arah dengan simpangan x). Sebaliknya jika pegas ditekan, x berarah ke kiri (negatif), sedangkan gaya F bekerja ke kanan. Jadi gaya F selalu bekeja berlawanan arah dengan arah simpangan x. k adalah konstanta pegas. Konstanta pegas berkaitan dengan kaku atau lembut sebuah pegas. Semakin besar konstanta pegas (semakin kaku sebuah pegas), semakin besar gaya yang diperlukan untuk menekan atau meregangkan pegas. Sebaliknya semakin lembut sebuah pegas (semakin kecil konstanta pegas), semakin kecil gaya yang diperlukan untuk meregangkan pegas. Untuk meregangkan pegas sejauh x, kita akan memberikan gaya luar pada pegas, yang besarnya sama dengan F = +kx. Pegas dapat bergerak jika terlebih dahulu diberikan gaya luar. Amati bahwa besarnya gaya bergantung juga pada besar x (simpangan).

Sekarang mari kita tinjau lebih jauh apa yang terjadi jika pegas diregangkan sampai jarak x = A, kemudian dilepaskan (lihat gambar di bawah).

Setelah pegas diregangkan, pegas menarik benda kembali ke posisi setimbang (x=0). Ketika melewati posisi setimbang, benda bergerak dengan laju yang tinggi karena telah diberi percepatan oleh gaya pemulih pegas. Ketika bergerak pada posisi setimbang, gaya pegas = 0, tetapi laju benda maksimum.

Karena laju benda maksimum maka benda terus bergerak ke kiri. Gaya pemulih pegas kembali memperlambat gerakan benda sehingga laju benda perlahan-lahan menurun dan benda berhenti sejenak ketika berada pada x = -A. Pada titik ini, laju benda = 0, tetapi gaya pegas bernilai maksimum, di mana arahnya menuju ke kanan (menuju posisi setimbang).

Benda tersebut bergerak kembali ke kanan menuju titik setimbang karena ditarik oleh gaya pemulih pegas tadi. Gerakan benda ke kanan dan ke kiri berulang secara periodik dan simetris antara x = A dan x = -A.

Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada pegas pada dasarnya sama dengan ayunan sederhana, yakni terdapat periode, frekuensi dan amplitudo. Jarak x dari posisi setimbang disebut simpangan. Simpangan maksimum alias jarak terbesar dari titik setimbang disebut amplitudo (A). Satu getaran Gerak Harmonik Sederhana pada pegas adalah gerak bolak balik lengkap dari titik awal dan kembali ke titik yang sama. Misalnya jika benda diregangkan ke kanan, maka benda bergerak mulai dari titik x = 0, menuju titik x = A, kembali lagi ke titik x = 0, lalu bergerak menuju titik x = -A dan kembali ke titik x = 0 (bingung yach ?). Dipahami perlahan-lahan ya…

Bagaimana osilasi/getaran pada pegas yang digantungkan secara vertikal ?

Pada dasarnya osilasi alias getaran dari pegas yang digantungkan secara vertikal sama dengan getaran pegas yang diletakan horisontal. Bedanya, pegas yang digantungkan secara vertikal lebih panjang karena pengaruh gravitasi yang bekerja pada benda (gravitasi hanya bekerja pada arah vertikal, tidak pada arah horisontal). Mari kita tinjau lebih jauh getaran pada pegas yang digantungkan secara vertikal…

< ![endif]–>

Pada pegas yang kita letakan horisontal (mendatar), posisi benda disesuaikan dengan panjang pegas alami. Pegas akan meregang atau mengerut jika diberikan gaya luar (ditarik atau ditekan). Nah, pada pegas yang digantungkan vertikal, gravitasi bekerja pada benda bermassa yang dikaitkan pada ujung pegas. Akibatnya, walaupun tidak ditarik ke bawah, pegas dengan sendirinya meregang sejauh x0. Pada keadaan ini benda yang digantungkan pada pegas berada pada posisi setimbang.

Berdasarkan hukum II Newton, benda berada dalam keadaan setimbang jika gaya total = 0. Gaya yang bekerja pada benda yang digantung adalah gaya pegas (F0 = -kx0) yang arahnya ke atas dan gaya berat (w = mg) yang arahnya ke bawah. Total kedua gaya ini sama dengan nol. Mari kita analisis secara matematis…

Gurumuda tetap menggunakan lambang x agar anda bisa membandingkan dengan pegas yang diletakan horisontal. Dirimu dapat menggantikan x dengan y. Resultan gaya yang bekerja pada titik kesetimbangan = 0. Hal ini berarti benda diam alias tidak bergerak.

Jika kita meregangkan pegas (menarik pegas ke bawah) sejauh x, maka pada keadaan ini bekerja gaya pegas yang nilainya lebih besar dari pada gaya berat, sehingga benda tidak lagi berada pada keadaan setimbang (perhatikan gambar c di bawah).

Total kedua gaya ini tidak sama dengan nol karena terdapat pertambahan jarak sejauh x; sehingga gaya pegas bernilai lebih besar dari gaya berat. Karena terdapat gaya pegas (gaya pemulih) yang berarah ke atas maka benda akan bergerak ke atas menuju titik setimbang. (sambil lihat gambar di bawah ya).

Pada titik setimbang, besar gaya total = 0, tetapi laju gerak benda bernilai maksimum (v maks), sehingga benda bergerak terus ke atas sejauh -x. Laju gerak benda perlahan-lahan menurun, sedangkan besar gaya pemulih meningkat dan mencapai nilai maksimum pada jarak -x. Setelah mencapai jarak -x, gaya pemulih pegas menggerakan benda kembali lagi ke posisi setimbang (lihat gambar di bawah). Demikian seterusnya. Benda akan bergerak ke bawah dan ke atas secara periodik. Dalam kenyataannya, pada suatu saat tertentu pegas tersebut berhenti bergerak karena adanya gaya gesekan udara.

Semua benda yang bergetar di mana gaya pemulih F berbanding lurus dengan negatif simpangan (F = -kx), maka benda tersebut dikatakan melakukan gerak harmonik sederhana (GHS) alias Osilator Harmonik Sederhana (OHS).

Contoh soal 1 :

Sebuah benda digantungkan pada sebuah tali yang digantung vertikal. Benda tersebut ditarik ke samping dan dilepaskan sehingga benda bergerak bolak balik di antara dua titik terpisah sejauh 20 cm. Setelah 20 detik dilepaskan, benda melakukan getaran sebanyak 40 kali. Hitunglah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.

Panduan jawaban :

a) Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Benda melakukan getaran sebanyak 40 kali selama 20 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (40 / 20).

b) Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).

T = 1/f = ½ = 0,5 sekon

Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.

c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Karena benda bergerak bolak balik alias melakukan getaran di antara dua titik terpisah sejauh 20 cm, maka amplitudo getaran benda adalah setengah dari lintasan yang dilalui benda tersebut. Dengan demikian, amplitudo = ½ (20 cm) = 10 cm

Contoh soal 2 :

Sebuah benda digantungkan pada sebuah pegas dan berada pada titik kesetimbangan. Benda tersebut ditarik ke bawah sejauh 5 cm dan dilepaskan. Jika benda melalui titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik, tentukanlah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.

Panduan jawaban :

a) Frekuensi

Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Pada soal dikatakan bahwa benda tersebut melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik. Agar benda bisa melewati titik terendah maka benda tersebut pasti melakukan getaran (gerakan bolak balik dari titik terendah menuju titik tertinggi dan kembali lagi ke titik terendah). Karena benda melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik maka dapat dikatakan bahwa benda melakukan getaran sebanyak 10 kali selama 5 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (10 / 5).

b) Periode

Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).

T = 1/f = ½ = 0,5 sekon

Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.

c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Pada soal di atas, amplitudo getaran benda adalah 5 cm

Contoh soal 3 :

Sebuah sedan bermassa 1200 kg ditumpangi 3 orang yang memiliki massa total 200 kg. Pegas mobil tersebut tertekan sejauh 5 cm. Anggap saja percepatan gravitasi = 10 m/s2

Hitunglah :

a) konstanta pegas mobil tersebut

b) berapa jauh pegas sedan tersebut tertekan jika sedan dinaiki 4 orang dan bagasinya dipenuhi dengan muatan sehingga total massa adalah 300 kg ?

Panduan jawaban :

Pegas sedan mulai tertekan ketika dimuati beban bermassa 200 kg. Dengan demikian massa sedan tidak disertakan dalam perhitungan, karena ketika sedan tidak dimuati beban, pegas sedan berada pada posisi setimbang.

a) konstanta pegas

< ![endif]–>

b) apabila sedan dimuati beban bermassa 300 kg, maka

< ![endif]–>

ektor. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton (dilambangkan dengan N). Berdasarkan Hukum kedua Newton, sebuah benda dengan massa konstan akan dipercepat sebanding dengan gaya netto yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya.

Penjelasan lain yang mirip, gaya netto yang bekerja pada sebuah benda adalah sebanding dengan laju perubahan momentum yang dialaminya.[2]

Gaya bukanlah sesuatu yang pokok dalam ilmu fisika, meskipun ada kecenderungan untuk memperkenalkan ilmu fisika lewat konsep ini. Yang lebih pokok ialah momentum, energi dan tekanan. Sebenarnya, tak seorang pun dapat mengukur gaya secara langsung. Tetapi, kalau sesuatu mengatakan seseorang mengukur gaya, sedikit berpikir akan membuat seseorang menyadari bahwa apa yang diukur sebenarnya adalah tekanan (atau mungkin kemiringannya). “Gaya” yang Anda rasakan saat meraba kulit anda, misalnya, sebenarnya adalah sel syaraf tekanan Anda yang mendapat perubahan tekanan. Ukuran neraca pegas mengukur ketegangan pegas, yang sebenarnya adalah tekanannya, dll.

Dalam bahasa sehari-hari gaya dikaitkan dengan dorongan atau tarikan, mungkin dikerahkan oleh otot-otot kita.

Di fisika, kita memerlukan definisi yang lebih presisi. Kita mendefinisikan gaya di sini dalam hubungannya dengan percepatan yang dialami benda standar yang diberikan ketika ditempatkan di lingkungan sesuai.

Sebagai benda standar kita menggunakan (atau agaknya membayangkan bahwa kita menggunakannya!) silinder platinum yang disimpan di International Bureau of Weights and Measures dekat Paris dan disebut kilogram standar.

Di fisika, gaya adalah aksi atau agen yang menyebabkan benda bermassa bergerak dipercepat. Hal ini mungkin dialami sebagai angkatan, dorongan atau tarikan. Percepatan benda sebanding dengan penjumlahan vektor seluruh gaya yang beraksi padanya (dikenal sebagai gaya netto atau gaya resultan).

Dalam benda yang diperluas, gaya mungkin juga menyebabkan rotasi, deformasi atau kenaikan tekanan terhadap benda. Efek rotasi ditentukan oleh torka, sementara deformasi dan tekanan ditentukan oleh stres yang diciptakan oleh gaya.

Gaya netto secara matematis sama dengan laju perubahan momentum benda dimana gaya beraksi. Karena momentum adalah kuantitas vektor (memiliki besar dan arah), gaya adalah juga kuantitas vektor.

Konsep gaya telah membentuk bagian dari statika dan dinamika sejak zaman kuno. Kontribusi kuno terhadap statika berpuncak dalam pekerjaan Archimedes di abad ke tiga sebelum Masehi, yang masih membentuk bagian fisika modern.

Sebaliknya, dinamika Aristoteles disatukan kesalahpahaman intuisi peranan gaya yang akhirnya dikoreksi dalam abad ke 17, berpuncak dalam pekerjaan Isaac Newton.

Menurut perkembangan mekanika kuantum, sekarang dipahami bahwa partikel saling mempengaruhi satu sama lain melalui interaksi fundamental, menjadikan gaya sebagai konsep yang berguna hanya pada konsep makroskopik.

Hanya empat interaksi fundamental yang dikenal: kuat, elektromagnetik, lemah (digabung menjadi satu interaksi elektrolemah pada tahun 1970-an), dan gravitasi (dalam urutan penurunan kuat interaksi).

 
1 Comment

Posted in study

 

soal osilasi/gteran

28 Feb

Sebuah benda digantungkan pada sebuah pegas dan berada pada titik kesetimbangan. Benda tersebut ditarik ke bawah sejauh 5 cm dan dilepaskan. Jika benda melalui titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik, tentukanlah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.

Panduan jawaban :

a) Frekuensi

Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Pada soal dikatakan bahwa benda tersebut melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik. Agar benda bisa melewati titik terendah maka benda tersebut pasti melakukan getaran (gerakan bolak balik dari titik terendah menuju titik tertinggi dan kembali lagi ke titik terendah). Karena benda melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik maka dapat dikatakan bahwa benda melakukan getaran sebanyak 10 kali selama 5 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (10 / 5).

b) Periode

Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).

T = 1/f = ½ = 0,5 sekon

Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.

c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Pada soal di atas, amplitudo getaran benda adalah 5 cm

 
No Comments

Posted in study