Penggunaan ruang hijau pada suatu wilayah sebenarnya sangat di butuhkan tanpa harus dituliskan secara formal oleh suatu pihak. Setelah bergelut dengan rutinitas di tempat kerja, kampus maupun sekolah membuat seseorang ingin melepaskan penatnya dengan menghirup udara segar yang kini mulai sulit di dapatkan di sekitar kita. Kebutuhan akan sebuah ruang hijau itu membuat peran sebuah taman kota menjadi penting dan layak diperhitungkan keberadaanya.

Hal ini di dukung pula oleh keadaan kota dengan segala pembangunannya dimana pemerintah terus menerus mendirikan mal-mal di batas kota, pabrik, jalan tol, dan pusat perkantoran pemerintahan yang telah menaikkan suhu di kawasan itu karena pembangunannya tidak diimbangi dengan membuat taman, hutan kota, membuat jalur hijau, menanami bahu jalan, menghijaukan pinggiran sungai, dan kawasan terbuka lainnya. Untuk itu marilah kita memahami tentang beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menciptakan ruang hijau yang ideal bagi kita… cekidott… 🙂

Standar Taman Kota

Pada tahun 1941 seorang berkebangsaan Belanda, Thomas Nix telah menetapkan kebutuhan taman untuk wilayah Kota Bandung adalah sebesar 3,5 m2/orang sedangkan Negara tetangga kita, Malaysia menetapkan standar kebutuhan taman sebesar 1,9 m2per orang dan Negara Jepang menetapkan sebesar minimal 5 m2 per orang.

Selain itu ada juga yang berpendapat bahwa standar luas dari taman yang harus dibangun di sebuah kota adalah sebesar 7-11,5 m2 per orang, namun ada juga yang berdasar pada luas dan jarak jangkauan dari tempat tinggal. Kira-kira ada taman kecil yang luasnya kurang dari 2 ha yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari lingkungan rumah. Jika kita berada di perumahan maka ada 2 jenis taman yang ideal untuk dibangun, yaitu : taman menengah yang luasnya 20 ha yang letaknya 1,5 km dari perumahan dan taman besar yang luasnya minimal 60 ha dengan jarak 8 km dari perumahan tersebut.


Fungsi Taman Kota

Taman kota merupakan suatu  bentuk aksi dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kota kita. Beberapa fungsi taman kota diantaranya adalah :

1) Fungsi Ekologi

Taman kota secara tidak langsung berperan sebagai penjaga kualitas lingkungan kota. Pepohonan yang ada di sekitar taman tersebut mampu menjaga keseimbangan ekologis, dengan menjaga keanekaragaman hayati, berperan sebagai filter udara kota, dari berbagai gas pencemar, debu, gas pengikat karbon, serta sebagai pengatur iklim mikro.

2) Fungsi Hidrologis

Taman kota sebagai lahan terbuka hijau membantu fungsi hidrologi tanah dalam menyerap air dan mereduksi potensi banjir. Diperkirakan setiap hektar ruang terbuka hijau mampu menyimpan 900 m3 air tanah per tahun.

3) Fungsi Estetika

Disadari atau tidak, taman kota telah membentuk dan membangun citra dari suatu kota. Pencitraan yang baik tentang sebuah kota, sesungguhnya dipengaruhi oleh dampak dari keadaan lingkungan perkotaan yang nyaman. Taman kota menjadi penting karena dapat berperan sebagai sarana pengembangan budaya kota, pendidikan dan menjadi pusat-pusat kegiatan kemasyarakatan. Pola taman kota yang biasa dilengkapi dengan aneka bunga warna-warni, serta penataan yang indah dapat membantu menghilangkan penat dan menjadi sumber inspirasi bagi pengunjungnya.

4) Fungsi Kesehatan

Kita tahu bahwa dalam tubuh manusia terdapat organ hypothalamus yang mengatur mekanisme suhu tubuh agar tetap pada kisaran 37 derajat C. Tingginya suhu telah menyebabkan hypothalamus bekerja lebih keras dan merangsang pori-pori kulit membesar sehingga peredaran darah menjadi cepat, dan keringat akan deras ke luar, atau timbulnya reaksi tubuh yang berguna untuk mengurangi panas tubuh yang berlebih. Bila hypothalamus sudah bekerja maksimal, tetapi suhu lingkungan tetap panas, akan terjadi gejala-gejala : gelisah, lelah, letih, lesu, sakit kepala, mual-mual, dan ingin muntah. Kemudian gejalanya meningkat menjadi mengigau, tidak sadar, dan bahkan bisa meninggal karena otak diserang panas yang berlebihan. Bisa juga berupa gejala jenuh, gelisah, sakit kepala, nafsu makan rendah, gampang tersinggung, insomnia, atau terjadi serangan jantung karena jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh untuk menurunkan suhu tubuh yang berlebih tadi. Taman kota biasa dijadikan area berolah raga oleh warga sekitarnya. Karena di sekitar taman yang dipenuhi dengan pepohonan serta bunga-bunga yang cantik mampu menjadi paru-paru kota yang menghisap CO2, dan menggantikannya dengan O2 yang sangat segar apabila kita hirup. Pohon-pohon dalam taman kota juga memberikan manfaat keindahan, penangkal angin, dan penyaring cahaya matahari. Jalanan yang dinaungi pohon, suhunya 20 derajat C lebih rendah daripada jalan aspal yang tidak dinaungi pepohonan.

5) Fungsi Rekreasi

Keindahan taman kota yang terjaga dengan baik akan menjadi tujuan masyarakat untuk menghabiskan sisa-sisa waktunya dengan menikmati indahnya taman tersebut. Jika suatu kota memiliki taman kota yang cantik, maka tidak salah apabila banyak pengunjung yang lebih memilih untuk sekedar duduk-duduk santai, berlari-lari kecil dengan putra putri mereka ataupun mengajak kerabat serta kekasih hatinya untuk bersendagurau dengan menikmati keindahan alam yang disajikan dalam taman kota tersebut. Taman kota dapat menjadi suatu wadah yang menaungi berbagai interaksi sosial, ekonomi maupun budaya yang tergambar dari aktiftas yang terjadi di dalamnya.

6) Fungsi Simbolik

Suatu taman kota dapat mencerminkan sebuah keindahan kota tersebut serta penghargaan terhadap perjuangan yang telah dilakukan oleh warga sekitar pada masa kemerdekaannya. Pada suatu taman kota biasanya terdapat monumen bersejarah yang diabadikan dalam keindahan taman tersebut, seperti tugu, pesawat terbang, candi maupun monumen-monumen yang lainnya. Simbol tersebut dapat  mencirikan betapa kuatnya kota tersebut.

4 Konsep Desain Taman

a) Penglihatan

Dalam membuat konsep taman yang baik tentunya sangat diperlukan sentuhan keindahan, kenyamanan, dan kesejukan. Karena pengunjung yang datang akan langsung menangkap keindahan dari taman tersebut. Maka view yang bagus akan menjadi centre of point dari sebuah taman kota.

b) Pendengaran

Selain menyajikan keindahan yang tertangkap oleh mata, sebuah taman juga perlu dilengkapi oleh suara yang dapat menghadirkan sisi positif bagi pengunjungnya. Karena pengunjung yang datang tersebut tentunya ingin mengganti jenuh serta penat yang ada di pikirannya dengan sesuatu yang memberikan ketenangan hati. Hal ini dapat disajikan dengan menghadirkan elemen air dalam sebuah taman kota. Air ini dapat berupa sungai buatan dengan air yang mengalir, kolam air dengan sedikit overflow (tumpahan air), waterfall (air terjun), water wall (dinding dengan air yang turun ke kolam), ataupun dengan water spouts (pancuran air).

c) Penciuman

Sebuah taman juga dapat menghadirkan aroma-aroma wangi yang dapat memanjakan indera penciuman kita. Konsep ini dapat dituangkan melalui tanaman fragran (wangi) seperti bunga sedap malam (cestrum nocturnum) ataupun bunga-bunga wangi lainnya.

d) Sentuhan

Perawatan yang intensif sangat diperlukan apabila kita tetap menginginkan taman kita terlihat indah dan asri. Perawatan yang rutin seperti menyiram, memotong tanaman agar terlihat lebih bagus, pembersihan taman, dan pembenahan dari sisi perkerasan pada taman akan selalu dibutuhkan.

Elemen Taman Kota

Beberapa elemen yang perlu diperhatikan dalam terbentuknya atau terciptanya sebuah taman yang indah, perlu mencermati beberapa hal, diantaranya adalah rancangan tata letak dan komposisi kualitas serta kuantitas ruang.

  • Unsur Fisik Pohon

Pepohonan merupakan unsur yang dominan dalam taman. Kegunaan pohon dapat dibagi atas fungsi fisis pohon, yaitu sebagai pembatas, pelindung, penghalang, pengarah sirkulasi, dll. Fungsi estetis dimaksudkan untuk menimbulkan kesan emosi bagi pengunjung taman, melalui pembentukan ruang dan masa, pembentukan komposisi warna bunga, daun, komposisi bentuk, dll.

  • Unsur Fisik Tanaman Perdu

Fungsi tanaman perdu dalam taman hampir sama dengan pohon namun dalam konteks skala yang lebih kecil. Fungsi tanaman perdu antara lain pembentukan ruang yang lebih kecil, pembatas fisik dan visual, memberikan nilai estetis tertentu dan lain sebagainya.

  • Unsur Fisik Rerumputan

Fungsi rumput sangat penting dalam taman sebagai penutup permukaan tanah dalam taman serta sebagai pengalas tanah. Penggunaan jenis rumput yang dipilih yang tahan injakan.

  • Unsur Fisik Air

Bermanfaat sebagai fungsi estetis maupun untuk menciptakan kondisi iklim lingkungan yang lebih nyaman.

  • Unsur Fisik Tempat Duduk

Dapat digunakan desain penempatan tempat duduk dalam taman secara kelompok maupun secara individu.

  • Unsur Fisik Perkerasan Bagian Lahan/Tapak.

Perkerasan lahan yang digunakan untuk sirkulasi pejalan kaki, area parkir dll.

  • Unsur Fisik Sarana Jalan sebagai Pendukung.

Sarana jalan terbagi antara jalur untuk pejalan kaki, jalan kendaraan, kondisi darurat dll.

  • Unsur Lampu Taman

Keberadaan lampu taman dapat menjadi sebuah elemen yang dapat menambah keindahan dari sebuah taman. Selain itu lampu juga sebagai penerang taman itu.

Nah setelah kita memahami tentang standar taman kota, konsep pembuatan taman kota, fungsi serta elemen yang menyusun taman kota tersebut membuat kita mengerti betapa pentingnya keberadaan taman kota pada suatu wilayah. Oleh karena itu marilah kita ikut serta dalam menjaga dan melestarikan taman kota di mana kita tinggal agar dapat kita nikmati bersama guys… ^_^

By : Fetty Dwi P

Agribusiness / 0810440071