Rss

makalah asam nukleat

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang
Asam laktat atau yang sering disebut dengan 2-hydroxypropanoic acid,CH3CH(OH)COOH merupakan asam hidroksi organik yang paling sederhana dengan atom karbon tidak simetris yang tersebar secara luas di alam yang mana memiliki sifat multifungsi dan potensial diproduksi dalam jumlah besar. Senyawa ini termasuk asam lemah dengan daya penguapan yang rendah. Asam lakat digunakan sebagai bahan baku produksi oleh banyak industri di dunia seperti industri makanan, minuman, farmasi, kosmetik, dan lain-lain. Berdasarkan kenyataan bahwa penggunaan asam laktat yang luas dalam dunia industri, maka kebutuhan pemenuhan bagi asam laktat masih sangat besar.
Asam laktat diperoleh dari hasil fermentasi gula (glukosa) oleh bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat itu sendiri merupakan bakteri gram-positif yang tidak membentuk spora dan dapat memfermentasikan karbohidrat menjadi asam laktat contohnya bakteri lactobacillus. Karena memiliki banyak fungsi maka kebutuhan akan asam laktat ini sangatlah tinggi. Asam laktat itu sendiri telah diproduksi secara komersial baik melalui sintesa kimia maupun fermentasi bakterial. Produksi asam laktat ini perlu ditingkatkan karena kebutuhan dunia industri akan asam laktat sangatlah besar. Terutama yang paling menjajikan dari asam laktat ini adalh dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan PLA (poly lactic acid) yang bersifan biodegredeble dan biocompatible sebagai bahan pengganti plastik.

1.2 Rumusan Masalah
 Apa sifat dan fungsi yang dimiliki oleh asam laktat.
 Reaksi kimia yang terjadi pada fermentasi asam laktat.
 Bagaimana struktur kimia dari asam laktat.

1.3 Tujuan
 Mengetahui sifat dan fungsi yang dimiliki oleh asam laktat.
 Mengetahui reaksi kimia yang terjadi pada asam laktat.
 Mengetahui struktur kimia dari asm laktat.

BAB II
BIOKIMIA TENTANG ASAM LAKTAT

2.1 Sifat dan Fungsi Asam Laktat
Asam laktat merupakan salah satu asam organik yang penting di dunia industri, terutama di industri makanan. Disamping itu, penggunaanya lebih luas karena bisa dipakai sebagai bahan baku pembuatan polylactic acid.
Asam laktat dapat diproduksi dengan dua cara yaitu secara sintesa kimia dan fermentasi karbohidrat. Proses secara kimia menggunakan bahan baku lactonitrile dari hasil reaksi hydrogen cyanide. Proses sintesa secara kimia akan menghasilkan campuran dua isomer asam laktat. Asam laktat dihasilkan pula dari proses fermentasi dengan bahan baku gula atau amilum. Secara umum fermentasi menggunakan mikroorganisme sebagai agen yang mampu menghasilkan asam laktat dengan perolehan tinggi, pada kondisi pH yang rendah dan tempertaur yang tinggi.
Asam laktat yang dihasilkan dari fermentasi cenderung berwarna kuning dan biasanya mengandung residu dari gula dan sumber nitrogen. Sifat korosif dari asam laktat dapat diatasi dengan mengkonfersi asam laktat kedalam bentuk garamnya seperti calcium lactat. Dari perbedaan proses fermentasi asam laktat yang dilakukan dengan berbagai cara dan juga bahan baku fermentasi menimbulkan sifat fisik dan juga kimia pada asam laktat.Sifat fisik dan kimia yang dimiliki asam laktat adalah sebagai berikut:

 Sifat fisika
Asam laktat memiliki berat molekul 90,08 dan Specific gravity 1,249. Titik didihnya 125-1400C pada 27 kPa sedangkan titik lelehnya adalah 52,7-52,80C. Asam laktat itu sendiri memiliki bentuk liquid dan asam laktat tidak memiliki warna dan juga aroma. Kelarutan dari asam laktat yakni larut dalam air, etanol, dietil eter, dan pelarut organik lainya yang dapat larut dengan air. Akan tetapi asam laktat tidak larut dalam benzene dan kloroform.
 Sifat Kimia
Asam laktat merupakan asam karboksilat dengan rumus molekul C3H6O3(CH3.CHOH.COOH). Asam laktat memiliki gugus hidroksil berdekatan dengan gugus asam karboksilat,sehingga membentuk sebuah alpha hydroxyl acid(AHA).Asam laktat dalam larutan dapat melepaskan sebuah proton dari gugus asam yang menghasilkan ion lactate CH3(OH)COO dan memiliki dua isomer optikal yaitu L(+)-lactic acid dan D(-)_lactic acid.

 Fungsi atau Kegunaan Asam Laktat
Selain memiliki sifat fisika dan kimiawi di atas asam laktat juga mempunyai banyak sekali fungsi dan kegunaan diantaranya garam kalsium dari asam laktat di produksi dalam bentuk granular atau serbuk. Digunakan sebagai sumber kalsium diet dan zat pembeku darah dan juga sebagai bahan penolong industri antibiotik dan berfungsi buffer pada sediaan farmasi.Asam laktat dalam bentuk ester digunakan sebagai bahan pengemulsi makanan yang dipanggang pada industri roti, biskuit, dan juga sebagai bahan perasa asam makanan. Dalam dunia pertanian juga memiliki banyak fungsi misalnya dipakai pada industri pestisida, herbisida dan fungisida.
2.2 Struktur Kimia Asam Laktat
Asam laktat merupakan asam yang pada proses fermentasinya terdapat dua diagram tahapan yaitu diagram homofermentatif dan diagram heterofermentatif seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :

Diagaram homofermentatif. Diagaram heterofermentatif.

Asam laktat memiliki nama lain yaitu Asam 2-hydroksipropanoic, yang mana kata hydroksi dari nama diatas menunjukkan adanya unsur –OH pada asam laktat sehingga struktur kimianya menjadi seperti dibawah ini :
(+)-asam laktat (-)-lactic acid
Gambar diatas merupakan Stereoisomer asam laktat dan kedua isomer atau antipoda dari masing-masing saling berhubungan layaknya tangan kanan dan tangan kiri. Pada atom karbon pusat di asam laktat, empat atom atau gugus yang berbeda akan saling terikat sehingga disebut dengan atom karbon asimetrik (n), yang mana pada umumnya jumlah stereoisomer akan sebanyak 2n. Akan tetapi cara penulisan struktur kimia asam laktat itu bermacam-macam sesuai dengan proses fermentasi atau bahan baku asam laktat.
2.3 Reaksi Kimia Asam Laktat
Asam laktat merupakan hasil fermentasi dari berbagai bahan baku seperti gula(glukosa), alkohol, dan juga karbohidrat. Asam laktat tersebut terbentuk dari perubahan glukosa-fosfat pada jalur pemecahan glikosa. Pada proses fermentasi asam laktat terdapat serangkaian reaksi-reaksi kimia. Fermentasi asam laktat yaitu fermentasi dimana hasil akhirnya adalah asam laktat. Reaksi ini dapat terjadi dalam keadaan atau kondisi anaerob. Fermentasi pada dasarnya dibutuhkan untuk meregenerasi NAD+(yang sudah direduksi menjadi NADH pada proses glikolisis) dan ATP yang dihasilkan selama fermentasi laktat hanya berasal dari glikolisis(2ATP). Fermentasi asam laktat terjadi sebagai berikut :
 Pada proses yang pertama glukosa(6C) akan diubah menjadi 2 molekul piruvat(3C) oleh glikolisis yang mana akan menghasilkan 2 ATP dan
2 NADH.
 Pada kondisi aerob maka piruvat akan masuk kedalam siklus Krebs dan ETS untuk membuat ATP melalui fosforilasi tingkat subtract(Krebs) dan (ETS). ETS ini akan mentransfer H dari NADH ke O menjadi H2O dan secara otomatis akan meregenerasi NAD+ yang dibutuhkan agar glikolisis bekerja. Glikolisi tidak akan dapat berjalan tanpa adanya NAD+ dan jika tidak ada oksigen molekuler (anaerob), sel akan meregenerasi NAD+ melalui proses fermentasi.
 Dalam kondisi anaerob tersubut, H dari NADH akan mengalami proses pelepasan sehingga terjadilah regenerasi NAD+. Sebagai hasil sampingnya dari proses tersebut akan terbentuk asam laktat (enzimnya Lactate Dehydrogenase atau LDH).
Pada initinya reaksi yang terjadi selama proses fermentasi asam laktat berlangsung adalah seperti dibawah ini :
Reaksinya adalah C6H12O6———- 2 C2H5OCOOH + Energi
enzim
Reaksi tersebut terbentuk dari berbagai rangkaian proses fermentasi diantaranya :
 Glukosa———- asam piruvat (proses Glikolisis).
enzim
C6H12O6———2 C2H3OCOOH + Energi

 Dari proses dehidrogenasi maka asam piruvat akan terbentuk atau akan di ubah menjadi asam laktat.
2 C2H3OCOOH + 2 NADH2———————2 C2H5OCOOH + 2 NAD
Piruvat dehidrogenasa

Energi yang terbentuk mulai dari proses glikolisis sampai terbentuk asam laktat adalah sebagai berikut :
8 ATP —– 2 NADH2 = 8-2 (3 ATP) = 2 ATP.
BAB III
KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Dari penulisan makalah ini dapat di simpulakan bahwa asam laktat termasuk asam organik yang mana proses pembuatanya atau fermentasinya dapat menggunakan berbagai macam bahan baku. Sehingga hal ini menyebabkan asam laktat yang dihasilkan akan memiliki sifat fisik dan kimiawi dan juga penulisan strukturnya juga bermacam-macam. Asam laktat ini sangat perlu dproduksi dalam jumlah besar secara kontinyu dikarenakan kebutuhan dunia akan asam laktat sangatlah besar. Asam laktat memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaanya terutama dalam dunia industri makanan, bahan pengawet, agent buffer, bahkan asam laktat digunakan dalam dunia pertanian dalam proses produksi pestisida, herbisida dan juga fungisida.
Salah satu terapan atau kegunaan daripada asam laktat yang paling menjanjikan adalah dalam hal sebagai bahan baku pembuatan PLA (poly lactic acid) yang mempunyai sifat biodegredeble dan biocompatible sebagai altrnatif pengganti plastik non-biodegredeble yang dihasilkan dari minyak bumi, batu bara, dan juga gas alam.Asam laktat di dapat dari proses perubahan glukosa dan juga piruvat yang saling bereaksi.

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR ISI

BAB I Pendahuluan

Bab II Biokimia Tentang Asam Laktat

2.1 Sifat dan Fungsi Asam Laktat

2.2 Struktur Kimia Asam Laktat

2.3 Reaksi Kimia Asam Laktat

BAB III Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA

Like This Post? Share It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*