13 May 2010
Comments Off on

TUGAS E-COMMERCE

FAZRYANA

NIM. 0710220028

TUTORIAL MEMBUAT TOKO ON-LINE DENGAN MENGGUNAKAN JOOMLA, Os-COMMERCE, DAN WORDPRESS

Memiliki sebuah usaha kini harus didukung dengan faktor informasi dan teknologi atau yang kerap disebut faktor IT di dalamnya. Tidak bisa sebuah usaha eksis dan bahkan berkembang dengan baik di tengah era informasi digital seperti saat ini tanpa melibatkan faktor Informasi dan Teknologi. Usaha tersebut mungkin bisa eksis tetapi mau sampai kapan mereka berusaha bertahan dari gempuran serangan dan penetrasi pesaing di pasar yang mengikutsertakan faktor IT dalam usaha mereka. Oleh karena itu, apabila anda memiliki sebuah usaha entah itu bergerak di bidang jasa atau dagang (khususnya dagang), ada baiknya anda mulai melibatkan faktor teknologi dalam usaha anda tersebut dengan tujuan bukan cuma sekedar agar perusahaan tersebut bisa bertahan, namun juga agar usaha anda dapat semakin berkembang.

Bagaimana untuk mulai melibatkan faktor informasi dan teknologi dalam usaha yang sedang kita bangun ? Salah satunya dengan memiliki situs perusahaan. Bisa berupa company profile, ecommerce, portfolio atau sekedar situs layanan support service. Apapun itu, tetap kunci utama adalah mempunyai situs perusahaan.

Kali ini, kita akan membahas sedikit tentang bagaimana membuat sebuah toko online secara singkat. Melalui fasilitas yang ada di AnekaHost, Fantastico, anda bisa menciptakan toko online anda dalam waktu hitungan jam. Toko online anda bisa anda bangun melalui beberapa cara. Disini kita akan belajar membuat toko online melalui 2 cara (ada banyak cara yang bisa digunakan sebenarnya), yaitu menggunakaan Joomla dan OsCommerce.

Persiapan awal membuat toko online :

  1. Baik menggunakan Joomla atau OsCommerce, semuanya bisa anda lakukan melalui fitur Fantastico. Oleh karena itu anda harus masuk terlebih dahulu ke cpanel hosting anda, kemudian memilih fitur Fantastico yang tersedia di sana.
  2. Setelah itu, anda akan dibawa pada halaman Fantastico, dimana disana terdapat berbagai macam platform pembangun situs yang dapat digunakan, salah satunya adalah Joomla dan OsCommerce.

Untuk situs E-Commerce dengan menggunakan OsCommerce sebagai basisnya :

  1. Pilih platform OsCommerce, install pada direktori yang anda inginkan. Bisa diinstall pada subdirektori apabila anda ingin melakukannya.
  2. Lakukan setting pada toko online anda seperti menentukan username dan password, nama toko, nama pemilik, email pengirim dan sebagainya.
  3. Setelah selesai, tinggal klik finish maka jadilah toko online anda. Untuk melakukan setting lebih lanjut dan menginput data-data produk, anda bisa masuk ke menu administrator yang ada.

Untuk situs E-Commerce dengan menggunakan Joomla sebagai basisnya :

  1. Pilih platform Joomla (disarankan menggunakan versi terbaru yaitu 1.5) dan kemudian install pada direktori yang anda inginkan.
  2. Lakukan setting username dan password, kemudian install.
  3. Situs anda sudah selesai, tetapi belum berupa sebuah toko online karena Joomla adalah CMS standard. Yang anda harus lakukan adalah mencari sebuah plugin yang bernama VirtueMart (bisa anda cari di Google atau langsung ke situsnya di VirtueMart.net). Download dan install pada Joomla anda melalui menu Administrator.
  4. Setelah itu lakukan setting pada toko online anda dan jadilah sebuah toko online anda.

Itu tadi sepintas tentang bagaimana cara membuat toko online secara singkat dan cepat. Dan bila anda praktekkan, maka tidak butuh waktu lama untuk membuat sebuah toko online bagi usaha anda yang berarti bahwa anda sudah membawa usaha anda pada level Informasi dan Teknologi. Karena keterbatasan ruang dan waktu, maka penjelasan yang diberikan mungkin hanya berupa tutorial singkat. Apabila ada yang kurang jelas atau ada yang ingin ditanyakan seputar bagaimana membuat toko online, dapat menghubungi customer support service AnekaHost.

WORDPRESS

Kita akan mencoba membuat sebuah toko online dengan WordPress tanpa modal sedikit pun kecuali modal untuk akses internet. Sebenarnya jika kita ingin membuat sebuah toko online, yang paling cocok adalah menggunakan Joomla. Tetapi tidak ada salahnya jika kita mencoba membuatnya dengan WordPress jika kita tidak biasa menggunakan Joomla. Toko Online yang akan kita buat ini sangat simple sekali dan cukup mudah digunakan. Daripada membeli script-script toko online yang banyak dijual di pasaran internet.

Membuat toko online dengan platform WordPress ini ternyata mudah. Hanya saja ada beberapa keterbatasan tentunya, misalnya cara pembayaran dan konfirmasi.

Untuk cara pembayaran, hanya bisa menggunakan Paypal. Karena kita bakal menggunakan plugin WordPress Simple Paypal Shopping Cart. Ini bisa disebut kekurangan, bisa juga disebut keunggulan. Kekurangannya adalah tidak semua orang sudah memiliki akun Paypal. Sementara keunggulannya adalah transaksi (pembayaran) bisa dilakukan dengan cepat. Oke deh, langkah pertama kita download dulu pluginnya, klik link diatas aja. Kalau sudah lalu aktifkan plugin tersebut via Dashboard Admin kita.

Langkah kedua, masuk ke menu Settings, nanti ada pilihan WP Shopping Cart. Klik lalu atur opsi-opsi yang ada. Seperti Email Paypal kita, Shipping Cost, URL konfirmasi, dll.

Pilihan Products Page URL bisa dikosongkan dulu.

Langkah ketiga baru deh kita bikin halaman khusus untuk menampilkan produk-produk yang mau kita tawarkan. Contohnya bisa dilihat di halaman Produk PLR yang ada di blog ini.

Langkah selanjutnya pasti sudah bisa sendiri. Tinggal menyimpan widget Shopping Cart di Sidebar untuk nampilin Keranjang Belanja.

Sederhana bukan? Kalau mau bikin toko online WordPress yang lebih dashyat lagi, bisa pake Themes Shopperpress dari Mark Fail. Atau menggnakan Plugin E-Store dari Tipsandtricks-hq. Tapi dua-duanya adalah Themes dan Plugin Premium, alias berbayar.

OS-COMMERCE


osCommerce termasuk salah satu perangkat lunak eCommerce yang sudah ada sejak era web 1.0. Keberadaannya yang sudah cukup lama membuat osCommerce memiliki fitur yang cukup lengkap untuk ber-jualan online. osCommerce juga tergolong cukup mudah digunakan dan dipahami, serta ‘ringan’ untuk di-instal dalam web hosting kebanyakan. Oleh karena itu, osCommerce layak dipertimbangkan sebagai salah satu paket yang bisa digunakan oleh para pedagang online untuk menggelar dagangannya di internet.

Gambar berikut ini tampilan halaman beranda toko demo osCommerce versi 3.0a5:

osCommerce termasuk perangkat lunak open source yang bisa kita gunakan secara gratis. Kita bisa mengunduhnya, memasangnya untuk digunakan secara lokal dalam komputer sendiri, dan memasangnya dalam server untuk kita gunakan ber-jualan online. Kita bisa mengunduh osCommerce dari alamat berikut ini: http://www.oscommerce.com/solutions/downloads.

Kalau ditilik dari tampilan standarnya, osCommerce sampai versi 3.0a5 memang tampak masih seperti dalam era web 1.0, hampir tidak berubah sejak pertama kali osCommerce diterbitkan. Namun tampilan tersebut bisa diubah dengan menerapkan tema atau template yang berbeda sehingga kesan web 2.0 bisa ditampilkan dalam osCommerce. Kita bisa mencari tema osCommerce di internet baik yang gratis maupun berbayar. Dalam beberapa menit, tampilan standar osCommerce yang kurang menarik bisa diubah menjadi sangat menarik dengan tema yang tepat.

Fitur-Fitur osCommerce

Dari sisi fitur, osCommerce saat ini sudah cukup lengkap. Fitur-fitur dasar sebuah web eCommerce seperti halaman penampil produk, shopping cart, proses checkout, modul pengiriman, dan modul pembayaran semuanya ada. Modul CMS (content management system) dalam osCommerce diimplementasikan secara sederhana, cukup untuk bisa menyampaikan informasi yang berkaitan dengan toko online ke pelanggan.

Sekarang kita akan melihat secara sepintas fitur-fitur osCommerce ini dari sisi pelanggan dan pemilik toko online.

osCommerce dari Sisi Pelanggan

osCommerce menyediakan berbagai cara navigasi yang bisa dilakukan pelanggan terhadap toko online. Pelanggan bisa melakukan browsing terhadap toko online berdasarkan Kategori, dan Pabrikan. Pelanggan juga bisa menggunakan fitur Pencarian untuk mencari produk berdasarkan kata kunci tertentu. osCommerce juga bisa menampilkan kotak atau webpart yang bisa diisi dengan produk terbaru atau produk pilihan.

Halaman penampil produk osCommerce bisa dikonfigurasi dengan SEF (search engine friendly) URL. Dalam kaitannya dengan pemasaran web kita, SEF URL ini penting karena bisa membantu produk kita lebih cepat ditemukan oleh calon pelanggan yang mencari produk dengan kata kunci tertentu melalui mesin pencari seperti Google dan Bing. Berikut ini contoh-contoh SEF URL dalam osCommerce:

  • http://oscommerce.local/products.php/pro_php_security
  • http://oscommerce.local/products.php/labelwriter_400_turbo
  • http://oscommerce.local/products.php/oscommerce-tshirt

Halaman tampilan detil produk dalam osCommerce menyediakan informasi vital tentang produk bagi pelanggan. Informasi ini meliputi penjelasan produk, harga, pabrikan, model, dan lain-lain. Atribut produk seperti warna juga bisa dipilih sehingga sebagai pelanggan kita memiliki kebebasan untuk memilih produk berdasarkan atribut tertentu. Halaman tampilan produk juga menyediakan fungsi untuk menambahkan review terhadap produk.

Gambar berikut ini menunjukkan halaman tampilan detil produk dari toko demo osCommerce:

Sebagai salah satu paket perangkat lunak eCommerce, osCommerce juga menyediakan shopping cart. Fungsi shopping cart dalam osCommerce ini kurang lebih sama dengan kereta belanja yang kita pakai pada saat ber-belanja di swalayan. Produk-produk yang kita beli terlebih dahulu ditampung dalam shopping cart sebelum kita menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

Gambar berikut menunjukkan tampilan shopping cart dalam osCommerce:

Proses checkout dalam osCommerce dimulai pada saat pelanggan meng-klik tombol ‘Checkout’ pada shopping cart. Dalam osCommerce, proses checkout memerlukan registrasi pelanggan ke toko online dimana pelanggan berbelanja. Setelah registrasi, proses checkout akan dilanjutkan dengan pengisian alamat pengiriman, metode pengiriman (kurir), dan metode pembayaran. Setelah pelanggan meng-klik tombol ‘Konfirmasi’, proses checkout pun selesai.

osCommerce menyediakan menu ‘My Account’. Menu ini bisa digunakan oleh pelanggan untuk mengubah informasi registrasi, melacak order, dan konfigurasi notifikasi. Menu ‘My Account’ ini tersedia hanya setelah pelanggan melakukan registrasi ke toko online.

Dengan fitur-fitur yang cukup lengkap, pelanggan akan cukup mudah berbelanja di toko online yang dijalankan dengan osCommerce. Proses checkout yang mudah dan cepat juga membantu pelanggan menyelesaikan belanjanya. ‘My Account’ memudahkan pelanggan untuk melacak order yang pernah dilakukannya di toko online osCommerce.

osCommerce dari Sisi Pemilik Toko Online

osCommerce menyediakan layar administrasi yang terintegrasi untuk melakukan fungsi-fungsi pemilik toko online (admin). Admin bisa melakukan tugas-tugasnya dari mulai mengubah konfigurasi toko online, meng-update katalog, menambah modul pengiriman/pembayaran, mengubah bahasa, menambahkan plug-in, sampai melihat statistik penjualan.

Sama halnya dengan halaman depan (front-end) osCommerce, tampilan halaman administrasi (back-end) osCommerce juga tergolong sangat sederhana. Namun untuk back-end, aspek tampilan ini tidak terlalu penting mengingat yang akan mengakses sehari-hari adalah pemilik toko online, bukan pelanggan.

Gambar berikut ini menampilkan halaman utama layar administrasi osCommerce:

Salah satu tugas sehari-hari yang mesti dilakukan oleh pemilik toko online adalah update katalog, meliputi administrasi produk dan kategori. Misalnya apabila ada produk baru atau perubahan harga produk, admin akan membuka halaman administrasi untuk melakukan hal tersebut. Dalam osCommerce layar administrasi untuk menambah atau mengubah informasi produk tergolong cukup sederhana, sehingga memudahkan tugas admin.

Gambar berikut menunjukkan layar administrasi untuk mengubah produk dalam osCommerce:

osCommerce juga menyediakan fungsi-fungsi statistik buat pemilik toko online untuk mendukung jualan-nya. Misalnya statistik yang memberikan informasi produk-produk yang ketersediannya sudah menipis, informasi pelanggan terbaik, dan informasi produk terbaik. Walaupun informasi statistik yang disediakan oleh osCommerce belum terlalu banyak dan tidak didukung oleh fitur grafis, namun informasi tersebut cukup informatif bagi pemilik toko online dalam mendukung kegiatan ber-jualan sehari-hari.

Gambar berikut menunjukkan layar administrasi dimana pemilik toko online bisa mengakses layar statistik:

Kesimpulan

OsCommerce merupakan salah satu perangkat lunak eCommerce yang bisa menjalankan sebuah toko online. Walaupun tampilan standar osCommerce terlihat masih berada di era web 1.0, namun fitur-fiturnya cukup lengkap. Bagi pelanggan, osCommerce menyediakan fitur-fitur standar eCommerce seperti shopping cart, dan SEF URL. Bagi pemilik toko online, osCommerce juga menyediakan fitur-fitur standar yang didukung dengan fitur statistik dalam mendukung jualan online. Secara keseluruhan, osCommerce termasuk perangkat lunak eCommerce yang layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan untuk menjalankan toko online.

DAFTAR RUJUKAN:

http://www.anekahost.com/membuat-toko-online.html

http://www.bloggerceria.org/membuat-toko-online-wordpress-sederhana.html

http://www.suhanto.com/category/e-commerce/

uts e-commerce

23 April 2010

UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) E-COMMERCE

NAMA : FAZRYANA

NIM : 0710220028

1.Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management!

    E-commerce dapat mempersingkat supply chain. Hal ini disebabkan karena penjual atau produsen dapat langsung berinteraksi dengan pembelinya dari seluruh belahan dunia, sehingga bisa memangkas saluran distribusi dan menekan harga suatu produk. Dengan e-commerce perusahaan kini dengan mudah dapat berhubungan dengan banyak pihak tanpa harus bepergian sama sekali dan sangat mengehemamt waktu.

    Setiap orang yang memiliki akses ke internet dapat mengambil bagian dalam model bisnis ini, misalnya dengan melakukan browsing di internet untuk mencari informasi mengenai produk, produsen, dan harga, men-down load perangkat lunak atau data tertentu, mengirim e-mail kepada produsen, melakukan chatting dengan konsumen lain, melakukan transaksi pembayaran dengan aneka fasilitas (seperti kartu kredit, smart card, internet interface maupun automatic ordering), dan sebagainya. Itulah mengapa dengan e-commerce, supply chain menjadi lebih praktis dan singkat.

    Namun selain terdapat kelebihan, penggunaan e-commerce dalam hubungannya dengan SCM ini pun juga memiliki keterbatasan yaitu ketepatan waktu dalam pengiriman barang, jangkauan daerah pengiriman barang, juga pengiriman barang masih ditakutkan dapat hilang di jalan

    2. Jelaskan bagaimana E-Commerce dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan!

      • E-commerce dapat mengurangi siklus waktu

      Pada kenyataannya memang E-commerce dapat mengurangi siklus waktu, siklus waktu yang dimaksudkan dapat dimulai dari waktu pemesanan hingga pengiriman produk. Sistem pemesanan yang elektronis memungkinkan pemrosesan produk dapat lebih cepat dan akurat. Selain itu E-commerce juga dapat memangkas siklus waktu karena penjual dan pembeli tidak perlu bertemu langsung dan transaksi dapat dilakukan saat itu juga walaupun di perjanjian transaksi dilakukan antar negara. . Jika transaksi telah dilakukan, maka perusahaan akan mengirimkan barang pesanan melalui jasa pelanggan. Apabila dari sisi perusahaan, e-commerce dapat mengurangi siklus waktu dimana perusahaan dapat melakukan penjualan yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja, dan siapa saja. Sehingga dari pengurangan siklus waktu yang diciptakan dari penggunaan e-commerce juga akan berdampak pada pengurangan biaya pemasaran yang akan menguntungkan pihak perusahaan.

      • E-commerce meningkatkan kinerja karyawan

      Dalam E-commerce, karyawan dituntut untuk dapat menggunakan teknologi informasi. Dalam teknologi informasi ini membantu tingkat pelayan kepada konsumen. Dengan itu kinerja karyawan dapat dimaksimalkan, karena dengan fasilitas internet segalanya menjadi semakin mudah. Yang dulunya kinerjanya lebih banyak habis pada proses pertemuan antara penjual dan pembeli kini dengan menggunakan teknologi Internet dengan waktu singkat saja bisa melakukan transaksi tidak pada satu objek saja.

      • E-commerce memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan

      Memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan karena teknologi E-commerce ini dapat menyediakan segala macam yang dibutuhkan konsumennya, baik menyediakan layanan jasa maupun produk. Pada penerapannya kepada pelanggan E-commerce berbasis kepercercayaan. Dengan adanya pelayanan e-commerce, pelanggan akan dimudahkan untuk mengakses seluruh informasi yang up date dan terus menerus. Pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan akurat juga menjadikan e-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan.

      3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!

        Marketplaces adalah tempat bertemunya para pembeli dan penjual untuk melakukan pertukaran secara fisik akan barang dan jasa dengan uang secara langsung. Kelebihan dari Marketplaces adalah pembeli dan penjual bertemu secara langsung dan lebih menjamin keamanan dalam bertransaksi. Kekurangannya adalah tidak adanya fleksibilitas karena harus bertemu di tempat yang sama untuk bertransaksi.

        Marketspaces adalah tempat bertemunya para pembeli dan penjual untuk melakukan pertukaran barang dan jasa melalui media elektronik, dimana media yang bisa digunakan adalah media internet. Kelebihan dari Marketspaces adalah transaksi dapat lebih cepat dan mudah dilakukan dimana saja selama ada jaringan internet, adanya fleksibilitas, tersedianya informasi yang lengkap. Kekurangannya adalah adanya risiko yang besar akan terjadinya tindak kejahatan penipuan dan pembajakan serta adanya keterbatasan jaringan internet di wilayah terpencil.

        Perbandingan antara marketplaces dan marketspaces adalah dimana pada marketplaces menekankan pada adanya interaksi secara fisik pada suatu transaksi. Sedangkan marketspaces merupakan sebuah pasar, akan tetapi tidak terjadi interaksi secara fisik tetapi malalui dunia maya (internet).

        • Keunggulan dari marketplaces adalah adanya kontak secara fisik dimana konsumen dapat mengetahui produk yang akan dibeli secara langsung, sedangkan pada marketspaces adalah tidak perlunya kontoak fisik, jadi pembeli bisa melakukan transaksi di rumah atau dimanapun asalkan memiliki akses kepada internet itu sendiri. Sedangkan keterbatasannya pada marketplaces adalah antara pembeli dan penjual harus bertemu di pasar sehingga memerlukan waktu lagi. Sedangkan pada marketspaces adalah pada beberapa produk, tampilan pada website dan aslinya kadang berbeda. Hal ini cukup merugikan penjual karena akan mengurangi kepercayaan konsumen kepada penjual.
        • Kelebihan pada marketspaces : batas geografis sudah bukan menjadi penghalang karena model bisnis ini adalah golbal buisness model. Setiap orang memiliki akses ke internet dan dapat mengambil bagian dari bisnis ini, mulai dari melakukan browsing dengan internet untuk mencari produk, harga, produsen, mendowanload perangkat lunak dan program tertentu, melakukan chatting dengan konsumen lain, mengirim email dengan produsen, pembayaran yang canggih yaitu dengan fasilitas kartu kredit,smart card, internet interface, maupun automatic ordering dsb.Biaya yang dikeluarkan konsumen cukup murah. Keterbatasan pada marketspaces: konsumen belum mengetahui produk aslinya karena konsumen hanya mencari via online, kekurangan kepercayaan baik dari vendor maupun konsumen. pihak vendor membutukan waktu yang cukup lama untuk meyakinkan konsumen bahwa transaksi benar – benar aman dilakukan.vendor tidak mengetahui secara langsung konsumennya. Ada masyarakat yang belum terbiasa dengan internet, isu hukum yang belum jelas yang asimetri antara penjual dan pembeli. Dapat melakukan compare harga dengan toko online lain

        4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?

          Setelah membandingkan harga Sony Digital Camera pada 5 situs penjualan tersebut maka menurut saya harga terbaik ada pada situs bizrate.com. sebenarnya dari segi harga situs-situs ini memberikan harga yang relative tidak terlalu berbeda antara satu sama lain, karena memang kita tahu bahwa persaingannya sangat ketat sekali. Sedangkan untuk informasi produk pun semuanya mencantumkan, namun informasi terbaik yang memberikan informasi terbaik adalah shopping.com karena memberikan informasi lebih dengan range harga yang paling murah sampai yang termahal. Yang membedakan adalah pemberian rating terhadap produk tersebut yang berbeda-beda sesuai kriteria toko. Dengan harga yang cenderung sama, para retailer harus mampu memberikan nilai tambahan misalnya berupa pelayanan yang cepat untuk mampu tetap bersaing serta layanan purna jual.

          5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce?

            Untuk konsumen luar negeri E-commerce sudah banyak digunakan dalam kegiatan jual beli, jadi trust (kepercayaan) akan pengaplikasian E-commerce pada kegiatan jual beli sudah bisa dipercaya seperti kegiatan jual beli dengan melakukan pertemuan langsung, akan tetapi untuk di Indonesia sendiri E-commerce masih tergolong baru jadi faktor kepercayaan masih banyak yang meragukan. Di Indonesia hanya kalangan tertentu yang menggunakan E-commerce dalam kegiatan jual beli. Perlu adanya kesadaran baik antara penjual maupun juga pembeli untuk membangun kesadaran untuk menggunakan serta menumbuhkan kepercayaan pada E-commerce seiring berjalannya waktu.

            Kepuasan konsumen akan tercapai jika perusahaan dapat menumbuhkan kepercayaan pada konsumen dan bergantung pada kualitas dari pelayanan yang diberikan. Kepuasan adalah satu hal terpenting dari reaksi konsumen dalam lingkungan online antara penjual dan pembeli dalam media elektronik. Dengan adanya kepuasan yang dirasakan oleh konsumen, ia akan merekomendasikan penjualan internet tersebut kepada orang lain. Bagaimana pun juga, apabila terdapat konsumen yang merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan, ia akan meninggalkan penjualan internet tersebut secara permanen. Sehingga hal ini mengarahkan bagi para online vendor agar dapat meningkatkan kualitas layanan yang dapat diberikan kepada konsumen agar ia dapat merasa puas telah menggunakan layanan E-Commerce

            Masalah loyalitas pada E-Commerce akan terbentuk dengan baik jika perusahaan memberikan layanan yang terbaik dan informasi terlengkap kepada konsumen. Loyalitas konsumen baru benar-benar bisa didapatkan jika masalah kepercayaan dan kepuasan dapat diatasi oleh perusahaan. Loyalitas konsumen juga terjadi ketika seorang konsumen berinteraksi secara terus – menerus dan intensif dengan perusahaan. Untuk itu, perusahaan harus selalu memberikan yang terbaik baik itu pelayanan via online, informasi yang lengkap sehingga konsumen tidak merasa kecewa terhadap pelayanan yang diberikan.

            6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce?

              Segmentasi pasar adalah sebuah proses pemisahan konsumen ke dalam beberapa kelompok untuk memimpin penelitian pasar, iklan, dan penjualan. Segmentasi pasar juga bisa diertikan sebagai proses mengkategorikan pasar konsumen ke dalam kelompok-kelompok yang logis untuk didasarkan pada riset pemasaran, pengiklanan, dan peenjualan. Dalam penarapannya pada e-commerce, segmentasi ini diperlukan agar pebisnis lebih folus pada satu segmen saja. Dam e-commerce proses segmentasi tidak dilakukan berdasarkan geografi karena internet sudah bisa melewati batas geografi. Dalam hal ini perlu diketahui berbagai hal yang termasuk pola-pola segmentasi pasar, diantaranya:

              • Preferensi homogen, menunjukkan pasar dimana semua konsumen secara kasar memiliki preferensi yang sama.
              • Preferensi tersebar, mengambil posisi ditengah-tengah sehingga menarik sebagian besar manusia.
              • Preferensi kelompok, menunjukkan kelompok preferensi berbeda-beda.

              7. Tiga situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce beserta gambaran masing-masing situs diantaranya :

                alibaba.com

                alibaba.com adalah sebuah situs yang termasuk di dalam B2B, dimana item yang dijual tidak hanya satu jenis produk saja namun berbagai macam produk ditawarkan di situs ini. Produk-produk tersebut ditawarkan berdasarkan kategorinya dan terletak di halaman depan sebelah kiri situs. Namun apabila konsumen ingin lebih cepat dalam menentukan produk mana yang akan ia beli, konsumen dapat langsung menulis nama barang tersebut pada kolom search di halaman tengah atas situs. Pada situsnya, alibaba.com juga mengadakan perdagangan yang meliputi seluruh dunia. Tampilan yang diberikan oleh situs ini mencakup informasi yang dibutuhkan oleh konsumen, seperti berita terbaru dari kegiatan perdagangan, produk-poduk apa yang hangat saat ini, website perusahaan, serta terdapat pula informasi perusahaan-perusahaan dan partner yang tergabung di dalam situs ini. Karena produk yang ditawarkan adalah diperuntukkan pula untuk pelaku bisnis, situs yang dibuat oleh negara China ini juga menampilkan partner yang mengadakan transaksi jual beli dalam jumlah besar. Dalam masalah pembayaran, alibaba.com mengajak kerja sama dengan Frima France dan CIETAC South Asia. Selain itu dari kategori produk-produk yang ditawarkan, terlihat bahwa sasaran dari alibaba.com adalah untuk konsumen dengan tingkatan lebih tinggi.

                ecrobot.com

                ecrobot.com adalah sebuah situs yang menawarkan berbagai macam sparepart yang berkaitan dengan robot. Situs ini menawarkan dalam skala besar produk-produk nya karena tujuan dari pembuatan situs ini berkaitan dengan perdagangan antar sesama pebisnis.

                Tampilannya bersifat sederhana tidak memungkinkan pengunjung yang datang hanya segelintir. Dari jumlah tawaran, produk, dan perusahaan yang tergabung didalamnya, terlihat bahwa situs ini sering dikunjungi oleh konsumen yang ingin mengadakan transaksi. Pada tampilan awalnya, situs ini hanya menggunakan Google sebagai iklan, selebihnya hanyalah produk dari perusahaan. Sehingga situs ini termasuk dalam kategori specialisasi.

                asiatrade.com

                asiatrade.com adalah sebuah situs yang menawarkan sebuah perjalanan berlibur tidak hanya di negara Asia saja, namun juga negara Amerika, Eropa, serta Australia. Situs tersebut tentu terdengar menarik. Namun yang disayangkan adalah pada tampilan awal situs yang bersifat sederhana. Iklan yang mendukung situs ini pun hanyalah hotelhub.com yang terletak di Singapura. Situs ini tidak menampilkan kelebihan apa yang dimilikinya, ataupun perjalanan yang sering dilakukan oleh konsumen yang telah menggunakan jasa situs ini.

                Namun apabila konsumen masuk ke halaman selanjutnya, akan kemana ia akan berlibur (misalnya dengan mengklik Indonesia-Bali), maka ia akan menemukan informasi-informasi yang diperlukan, seperti tiket penerbangan, paket tour, contact us, serta info perusahaan. Selain itu pada halaman tengahnya juga tersedia kolom search untuk mencari info mengenai nilai kurs terbaru, hotel, lokasi tujuan, serta tampilan gambar panorama keindahan pulau Bali berserta harganya. Sehingga dari informasi yangg tersedia, dapat meyakinkan konsumen untuk mencoba menggunkan jasa layanan situs ini.

                9 April 2010
                Comments Off on

                Berikut ini adalah materi-materi e-commerce yang dapat  dipelajari sebelum ujian tengah semester:

                slide 1

                slide 2

                slide 3

                slide 4

                slide 5

                slide 6

                slide 7

                Hello world!

                19 March 2010

                Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!

                >E-COMMERCE

                18 March 2010
                Comments Off on >E-COMMERCE

                >

                TUGAS 2


                TIPE TOKO DAN MALL


                Ini adalah beberapa tipe toko dan mall :

                1. toko / mall umum
                  ini adalah marketspace yang besar yang menjual semua tipe produk, contoh amazon.com, choicemall.com, shop4.vcomshop.com, spree.com dan portal publik yang besar seperti yahoo.com, aol.com, lycos.com. semua departemen yang besar dan toko diskon termasuk dalam kategori ini.

                2. toko / mall spesial
                  mereka hanya menjual satu tipe atau beberapa tipe produk, seperti buku,bunga.anggur, mobil, atau hewan. Amazon.com memulai bisnisnya sebagai spesial penjual buku, namun sekarang telah berubah menjadi general store. 1800flowers.com hanya menjual bunga dn hadiah yang berkaitan. Fashonmall/beautyjungle spesialisasi pada produk kecantikan, tips, dan trend mode. Cattoys.com menjual berbagai macam mainan kucing. Uvine.com menjual anggur.

                3. regional vs toko global
                  beberapa toko, seperti e-grocers atau penjual furnitur, melayani customer yang berada pada lingkungannya saja. Contoh parknshop.com hanya melayani hongkong

                4. Pure on-line vs click and mortal stores. Kita mengenal adanya pure e-commerce dan partial e-commerce. Suatu e-commercepure atau partial berdasarkan pada tingkat digitasi dari suatu produk yang diperdagangkan, proses, dan agen pengirimannya. Apabila segala aspek dalam sistem e-commerce itu digital maka dapat dikategorikan sebagai pure e-commerce. Selain itu, ciri lain dari pure e-commerce adalah organisasi penyelenggara benar-benar organisasi online, menggunakan model bisnis new-economy organization, dan menjual produk atau jasanya hanya secara online. Sedangkan, partial e-commerce dicirikan dengan penggabungan antara aspek digital dan tradisional/fisik, penggunaan model bisnis click-and-mortar organization (penggabungan antara offline dan online), serta melakukan kegiatan-kegiatan bisnis utamanya di dunia nyata. Contoh: pure on-line; AOL, eBay, VeriSign, dan Checkpoint. C dikategorikan lick-and-mortar stores; GE, IBM, Intel, dan Schwab.


                Sumber rujukan:

                1. http://lenidisini.dagdigdug.com/2008/12/16/mengenal-e-commerce/

                2. http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/e-commerce/pembahasan-e-marketplace



                >E-COMMERCE

                11 March 2010
                Comments Off on >E-COMMERCE

                >

                TUGAS 1

                E-COMMERCE

                Dewasa ini, teknologi informasi sudah semakin canggih. Dimana segala aktivitas baik itu bisnis, politik, aksi sosial, urusan pribadi, dan lain sebagainya tidak lepas dengan yang namanya teknologi informasi. Salah satu dari pesatnya perkembangan teknologi informasi itu adalah dengan berkembangnya dunia internet. Sekarang ini hampir setiap orang tahu internet, setidaknya hanya sebatas mengetahui. Dengan internet dan segala perkembangan teknologi di dalamnya, telah membius umat manusia di bumi ini untuk melakukan hampir segala sesuatunya dengan internet untuk mempermudah apa yang dilakukannya.

                Aktivitas-aktivitas sehari-hari pun sepertinya sudah semakin maju dengan adanya internet. Dari mulai berinterkasi dengan kolega, teman, ataupun saudara, berbelanja, dan aktivitas-aktivitas lainnya. Memang internet bukan segalanya, namun kecenderungan manusia untuk mengandalkan internet semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu aktivitas harian yang mulai berkembang di dunia maya adalah berbelanja, sekarang untuk mempermudah dan menghemat waktu, orang lebih senang kalau berbelanja secara on-line. Denga perkembangannya berbelanja di internet yang semakin berkembang maka semakin banyak juga situs-situs di internet yang menyediakan belanja on-line.

                Perusahaan-perusahaan sekarang ini pun sudah mulai melakukan penjualan produknya secara on-line. Fenomena ini semakin mengokohkan bahwa dunia maya merupakan faktor penting dalam berbisnis. Segala kegiatan yang berhubungan dengan jual beli di internet atau dunia maya sekang ini lebih sering kita kenal dengan istilah e-commerce. Istilah ini sering kita dengan sekarang ini. Walaupun mungkin di Indonesia kegiatan e-commerce ini belum begitu menggeliat seperti di Negara-negara lain di belahan bumi ini.

                DEFINISI E-COMMERCE

                Apa sih sebenarnya arti e-commerce itu? Mungkin ini pertanyaan yang akan muncul di benak kita sebagai orang Indonesia yang belum biasa berbelanja secara on-line. Menurut wikipedia.org Perdagangan elektronik atau e-commerce atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

                Sedangkan menurut http://www.mariosalexandrou.com eCommerce (electronic commerce) is the buying and selling of goods and services on the Internet, especially the World Wide Web. In practice, this term and a newer term, eBusiness, are often used interchangeably. Jadi dari dua definisi tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa segala bentuk pemasaran, dan proses jual dan beli yang dilakukan secara on-line melalui internet di sebut e-commerce.

                RUANG LINGKUP E-COMMERCE

                E-commerce yang pertama kali di perkenalkan pada tahun 1994 (wikipedia.org ) merupakan bagian penting dari aktivitas bisnis secara elektronik (e-bussiness). E-commerce sendiri mempunyai batasan-batasan atau ruang lingkup yang menyertainya agar orang tidak mengsalah istilahkan e-commerce.

                Dari bagan di atas yang dikutip dari (menurut) http://masterbiznet.com , bahwa ruang lingkup e-commerce digambarkan ke dalam lima domain yaitu:

                • Enterprise Management, yang berarti menghubungkan divisi-divisi yang ada di dalam perusahaan dengan cara mengalirkan informasi dari satu tempat ke tempat lainnya melalui medium elektronik/digital (flow of information);

                • Linking with Suppliers, yang berarti menghubungkan sebuah perusahaan dengan satu atau keseluruhan mitra bisnisnya secara elektronik agar proses pemesanan dan/atau pengadaan bahan mentah/baku produksi dapat dilakukan seefisien mungkin;

                • Linking with Distributors/Retailer, yang berarti menghubungkan perusahaan dengan para distritributor, wholesaler, maupun retailer yang bertanggung jawab untuk menyebarkan produk dari perusahaan ke tangan pelanggan;

                • Interface with Consumers, yang berarti menghubungkan perusahaan dengan calon pembelinya secara langsung (end-consumers) tanpa melalui perantara atau broker; dan

                • Global E-Commerce Infrastructure, yang berarti menghubungkan perusahaan dengan pihak-pihak pendukung lain semacam vendor, ISP, lembaga keuangan, penyedia jasa infrastruktur, dan lain-lain karena merekalah yang merupakan institusi pendukung dapat terselenggaranya rangkaian proses transaksi e-commmerce secara utuh.

                PELUANG DAN TANTANGAN E-COMMERCE

                Peluang e-commerce sendiri dalam dunia bisnis sangat besar, hal ini terjadi karena pengguna internet dari waktu ke waktu semakin bertambah. Untuk di Indonesia sendiri, walaupun tidak se-booming di Negara lain, peluang e-commerce dapat dikatakan memberikan harapan yang menjanjikan bagi para pelaku bisnis. Tantangan terbesar di Indosesia sendiri untuk mengembangkan e-commerce adalah kecenderungan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan fasilitas internet masih sebatas pada masalah interaksi sosial.

                Sehingga dengan kecenderungan tersebut, situs-situs jejaring sosial sangat di gemari oleh masyarakat Indonesia seperti: facebook, twitter, friendster dan masih banyak lagi. Namun daripada itu, walaupun masih tergolong sedikit, aktivitas berbelanja secara on-line terus berkembang di Indonesia. Dan ini merupakan peluang besar bagi para pengusaha untuk memasarkan dan menjual produk atau jasa mereka melalui internet. Tantangan lainnya adalah sebagian mindset masyarakat yang masih menganggap aneh jika harus berbelanja secara on-line. Ada semacam faktor ketidakpercayaan, takut ditipu, dan lain sebagainya. Pemikiran ini masih banyak dijumpai di kawasan yang memang belum terbiasa bertransaksi secara on-line seperti sebagian besar masyarakat di Indonesia.

                Namun selain tantangan seperti itu, peluangnya pun tidak kalah besar, antara lain, meningkatnya pengguna internet di Indonesia yang menandakan bahwa masyarakat Indonesia yang semakin melek teknologi informasi dan elektronik. Kebanyakan pengguna nya juga merupakan kelompok usia produktif dari mulai 15 tahun-40 tahun. Jadi dengan kerja keras dan inovasi serta kreasi dari para pebisnis di Indonesia. Tantangan yang ada bias menjadi peluang yang sangat baik untuk lebih mengembangkan e-commerce di Indonesia.

                DAFTAR PUSTAKA/RUJUKAN

                ketarangan: artikel ini ditulis dan disusun oleh Fazryana dengan rujukan dari situs-situs yang tertera didaftar pustaka/rujukan,, bukan merupakan plagiat…

                ditulis dan disusun oleh: FAZRYANA (NIM: 0710220028) FE-UB, artikel ini untuk memenuhi tugas matakuliah e-commerce.