Konsep Pelayanan Publik

Konsep Pelayanan Publik

 

Pelayanan publik adalah pelayanan yang diberikan yang ditujukan untuk rakyat atau publik sesuai dengan cara dan aturan yang sudah ada. Pelayanan publik ini adalah tanggung jawab para pemerintah atau birokrasi yang mempunyai kewajiban untuk memberikan pelayanan publik sebaik-baiknya kepada masyarakat tidak memandang status sosial yang dimiliki masyarakat tersebut. Berikut merupakan pelayanan publik menurut para ahli[1] :

  1. Tesis Irsan, 2012 : Pelayanan publik dapat diartikan sebagai pemberian layanan (melayani) keperluan orang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan pada organisasi itu sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan.
  2. Moenir : Pelayanan publik adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan landasan faktor material melalui sistem, prosedur dan metode tertentu dalam usaha memenuhi kepentingan orang lain sesuai dengan haknya.
  3. Agus Dwiyanto : pelayanan publik didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang dilakukan oleh birokrasi publik untuk memenuhi kebutuhan warga pengguna.
  4. Undang-undang no. 25 tahun 2009 : Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundangundangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Pelayanan publik harus dilakukan secara professional. Yang artinya pelayanan publik ini harus ada ciri-ciri seperti adanya akuntabilitas dan responsibilitas dari pemberi pelayanan yang dimana itu adalah aparatur pemerintah.  Thoha menjabarkan dalam Tesis Irsan sebagai berikut[2] :

  1. Efektif
  2. Sederhana
  3. Transparan
  4. Keterbukaan
  5. Efisiensi
  6. Responsif
  7. Ketepatan waktu
  8. Adaptif

Tujuan dari pelayanan publik menurut Zeithaml, secara umum pelayanan publik itu untuk melayani publik, untuk memberikan apa yang publik butuhkan dan bagaimana cara mengakses dalam menjangkau pelayanan yang sudah disediakan oleh pemerintah. Berarati pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah harus dapat dipahami oleh masyarakat agar masyarakat setempat dapat mengaksesnya dengan mudah. Selain itu, dalam pelayanan publik harus memiliki standarisasi yang jelas agar semuanya berjalan sesuai dengan prosedur dan mencegah para pelaku atau para aparatur pemerintah tidak menggunakan kewajibannya dengan seenaknya.

Dalam pelayanan publik terdapat jenis dan prinsipnya sendiri. Berikut adalah prinsip dari pelayanan publik menurut keputusan MENPAN No. 63/ KEP/ M. PAN/ 7/ 2003[3] :

  1. Kesederhanaan
  2. Kejelasan
  3. Kepastian Waktu
  4. Akurasi
  5. Keamanan
  6. Tanggung jawab
  7. Kelengkapan sarana dan prasarana
  8. Kedisiplinan, kesopanan, dan keramahan
  9. Kemudahan akses
  10. Kenyamanan

Lalu ada juga jenis-jenis dari pelayanan publik menurut Kep. MENPAN No. 63 Th 2003:VB, antara lain[4] :

  1. Prosedur pelayanan
  2. Waktu Penyelesaian
  3. Biaya Pelayanan
  4. Produk Pelayanan
  5. Sarana dan prasarana
  6. Kompetensi petugas pemberi pelayanan

Ini semua berhubungan dengan standarisasi dari pelayanan publik yang sudah disebutkan diatas agar dalam menjalankan pelayanan kriteria-kriteria ini harus disanggupi oleh para petugas yang memberikan pelayanan terhadap publik.

 

 

[1] Jurnal Universitas Lampung tentang Konsep Pelayanan Publik, halaman 11 pada bab Tinjauan Pustaka.

[2] Jurnal Universitas Lampung tentang Konsep Pellayanan Publik, halaman 11 dan 12 bab Tinjauan Pustaka.

[3] Jurnal Universitas Yogyakarta tentang Pelayanan Publik, halaman 14 dan 15 bab Kajian Pustaka

[4] Jurnal Universitas Yogyakarta tentang Pelayanan Publik, halaman 15 dan 16 bab Kajian Pustaka

Tags: