• STRATEGI KORPORAT STRATEGI UNIT BISNIS DAN STRATEGI PEMASARAN

    Date: 2013.03.04 | Category: Uncategorized | Tags:

    OLEH : Faradina Berlian P.

    DOSEN : Nanang Suryadi S.E., M.M

    Pengertian Strategi Unit Bisnis

    Strategi unit bisnis sering juga disebut dengan kata strategi bersaing,strategi bisnis yang berfokus pada peningkatan posisi bersaing produk dan jasa perusahaan dalam industri atau segmen pasar tertentu yang dilayani perusahaan.

    žSuatu kesatuan organisasi yang memiliki batasan tujuan strategi bisnis

    Jenis Strategi Unit Bisnis

    1. Competitive

    2. Cooperation

      Dari kedua pilihan tersebut, strategi yang paling banyak dan populer digunakan adalah strategi bersaing. Salah satu konsep persaingan yang sangat popular yang pernah disajikan oleh seorang pakar ekonomi mikro persaingan adalah konsep strategi Generik M.E. Portrer. Oleh karena itu konsep ini merupakan bagian terbesar dalam pembahasan.

    Strategi bersaing (competitive) Generik dari Porter

    žMichael Porter menawarkan strategi bersaing generic untuk mengungguli perusahaan lain dalam industri tertentu biaya rendah dan diferensiasi.

       Michael Porter menjelaskan skema yang meliputi 3 tipe strategi general yang lazim digunakan oleh unit bisnis. Yakni:

    -   Cost Leadership strategy

    -    Differentiation strategy

    -    Focus strategy

    Cost Leadership Strategy :

    1. Strategi ini dapat dicapai dengan syarat perlu pencari secara kontinyu pengurangan harga dari seluruh aspekbisnis. Ini terkait dengan strategi distribusi yang mampu menyediakan distribusi produk seluas mungkin.

    2. Strategi promosi yang sering digunakan meliputi upaya menyembunyikan fitur-fitur     produk yang berbiaya rendah

     3. Keberhasilan strategi ini membutuhkan pertimbangan keunggulan market share yang mampu mengakses bahan baku, komponen, tenaga    kerja, dan input penting lainnya. Tanpa keunggulan tersebut, strategi ini akan mudah ditiru oleh pesaing

    Strategi Fokus

    Strategi ini berbeda dengan dua strategi di atas karena menekankan pada persoalan cakupan persaingan yang akan dihadapi. Strategi fokus perusahaan untuk lebih memperkecil cakupan persaingan yang akan dihadapinya di dalam industri.

    Dengan mmpersempit cakupan, maka diharapkan perusahaan dapat menciptakan sesuatu yang spesifik di dalam cakupan tersebut yang tidak bisa dilakukan jika dilayani dengan cara menyeluruh.

    Dengan demikian perusahaan tentunya tidak dapat melakukan hal tersebut sehingga perusahaan yang menjalankan strategi fokus akan lebih unggul di dalam cakupan yang diciptakan.

    Strategi fokus juga dapat dengan dua strategi lainya antara lain :

    Fokus Biaya

    Fokus differensiasi

    žFokus biaya adalah strategi bersaing yang berfokus pada kelompok pembeli atau pasar geografis tertentu. Jika perusahaan menjalankan fokus biaya maka perusahaan harus dapat menciptakan harga rendah pada segmen pasar yang dilayaninya.Strategi tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa perusahaan atau unit bisnis yang mengkonsentrasikan upaya-upayanya dapat melayani target strategis yang sempit dengan lebih effisien dibandingkan dengan para pesaingnya.

    Fokus differensiasi lebih mudah untuk dijalankan, karena dengan pasar yang sempit  perusahaan dapat mengambil margin yang cukup besar dibandingkan para pesaing.

    Dalam menggunakan fokus differensiasi perusahaan atau unit bisnis mencari deferensiasi pada segmen sasarannya.Strategi ini dihargai karena adanya keyakinan bahwa perusahaan yang memfokuskan pada usaha dalam melayani pasar sasarannya yang sempit lebih efektif daripada pesaingnya.

    Taktik merupakan penjabaran operasional jangka pendek dari strategi agar strategi tersebut dapat diterapkan.

    Taktik bersaing adalah sebuah rencana opresional khusus yang menjelaskan bagaimana, kapan, dan dimana sebuah strategi diimplementasikan. Dibanding strategi, taktik bersifat lebih sempit lingkupnya. Oleh karena itu taktik dipandang sebagai hubungan antara perumusan dan implementasi strategi.

    Beberapa taktik yang tersedia untuk melaksanakan strategi bersaing antara lain:

    Taktik Waktu

    Taktik Menyerang

    Taktik Defensif

    SBU  (strategic business unit) adalah suatu  kesatuan organisasi yang memiliki batasan tujuan strategi bisnis dan mempunyai  seorang  manajer dibantu  tenaga  penjualan  dan menjadi pengumpul kekayaan/keuntungan yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Strategi bersaing generik berfungsi untuk mengungguli perusahaan lain dalam industri tertentu dgn biaya rendah dan diferensiasi. Biaya rendah adalah kemampuan perusahaan atau sebuah unit bisnis untuk merancang, membuat dan memasarkan sebuah produk disbanding dengan cara yang lebih efisien dari pesaingnya.

    Taktik bersaing adalah sebuah rencana opresional khusus yang menjelaskan bagaimana, kapan, dan dimana sebuah strategi diimplementasikan. Dibanding strategi, taktik bersifat lebih sempit lingkupnya. Oleh karena itu taktik dipandang sebagai hubungan antara perumusan dan implementasi strategi.

    STRATEGI KORPORAT

                Logika untuk menghubungkan pengendalian dengan strategi didasarkan pada garis pemikiran berikut ini:

    ¨       Organisasi yang berbeda umumnya beroperasi dalam konteks strategi yang berbeda.

    ¨       Strategi yang berbeda memerlukan prioritas tugas, factor kunci keberhasilan, keterampilan, perspektif, dan prilaku yang berbeda untuk pelaksanaan yang efektif.

    ¨       Sistem pengendalian adalah system pengukuran yang memperngaruhi prilaku dari orang-orang yang aktivitasnya sedang diukur.

    ¨       Dengan demikian, keprihatinan yang selalu ada dalam merancang system pengendalian sebaiknya adalah apakah prilaku yang dipengaruhi oleh system tersebut tetap konsisten dengan strategi.

    IMPLIKASI TERHADAP STRUKTUR ORGANISASI

                Strategi korporat adalah suatu kontinum dengan strategi “industri tunggal” pada satu ujung dan “diversifikasi tidak berhubungan” di ujung yang lain. Lokasi perusahaan pada kontinum tersebut ditentukan oleh luas dan jenis diversifikasinya. Strategi korporat yang berbeda mengimplikasikan struktur organisasi yang berbeda dan, pada gilirannya, pengendalian yang berbeda.  Berikut adalah tampilan yang menunjukkan strategi korporat yang berbeda menunjukkan implikasinya terhadap struktur organisasi.

    STRATEGI PEMASARAN

     

    Sesuai dengan definisi pemasaran yaitu kegiatan menefiti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe/search), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (product), menentukan fingkat harga (price), mempromosikannya au agar produk dikenal konsumen (promotion), dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen (place), maka tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan, dan dibeh oleh konsumen (J. Supranto, 1993). Ini berarti, perhatian kita dalam pemasaran haruslah diawali dengan riset pemasaran yaitu untuk meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Sesuai dengan tujuan pemasaran, maka inti pemasaran adalah penciptaan nilai yang lebih finggi bagi konsumen daripada nilai yang diciptakan oleh pihak pesaing. Strategi usaha yang cocok dengan konsep tersebut adalah memproduksi barang dan jasa apa yang bisa dijual dan bukan menjual barang dan jasa apa yang bisa diproduksi. Strategi pertama sangat tepat dan sesuai dengan inti pemasaran, sedangkan strategi kedua tidak tepat karena tidak memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen. Prinsip dasar pemasaran yaitu menciptakan nilai bagi langganan (customer value), keunggulan bersaing (competitive advantages), dan fokus pemasaran. Tujuan pemasaran bukan mendapatkan langganan (get customer), akan tetapi memperbaiki situasi bersaing (improve competitive situation). Dalam konteks ini, seorang wirausaha harus mampu memproduksi barang dan jasa dengan mutu yang lebih baik, harga yang lebih murah, dan penyerahan yang lebih cepat daripada pesaing.