Comments Off on 10 Aksi Hijau yang Membawa Perubahan

10 Aksi Hijau yang Membawa Perubahan

2012
04.17

Walaupun terlihat sederhana, beberapa aksi hijau ini mampu membawa perubahan besar bagi lingkungan. Saatnya bagi Anda untuk beraksi.

1. Menghindari Sampah dan Melakukan Daur Ulang

Tahukah Anda? Untuk memroduksi satu kaleng minuman ringan, diperlukan 70 kaleng bekas hasil daur ulang. Beruntung jika kaleng yang Anda buang itu diambil oleh pengepul, tingkat daur ulang di sejumlah negara, termasuk Indonesia, masih sangat rendah.

Untuk mengurangi sampah, belilah produk yang bisa didaur ulang dan semaksimal mungkin usahakan untuk mendaurulangnya. Menurut laporan situs The Daily Green, energi untuk mendaur ulang satu kaleng bekas bisa dipakai menghidupkan televisi selama tiga jam! Jika lingkungan sekitar Anda tidak memiliki fasilitas daur ulang, kumpulkan secara mandiri kaleng dan kertas bekas Anda, kemudian serahkan ke pemulung atau pengepul.

2. Berhenti menggunakan kantong plastik dan kantong kertas

Menggunakan kantung kertas atau kantong plastik saat Anda berbelanja, sama-sama bukan pilihan yang bijak. Simak data berikut ini: Amerika Serikat menghabiskan 12 juta barel minyak setiap tahun untuk memroduksi 88,5 miliar kantong plastik untuk kebutuhan konsumen. Sementara energi untuk memroduksi kantong kertas, empat kali lipat lebih banyak dibanding energi untuk memroduksi kantong plastik.

Pilihan terbaik adalah menggunakan tas yang bisa dipakai ulang. Letakkan beberapa tas pakai ulang di dapur dan mobil Anda sekarang juga agar Anda selalu siap menggunakannya saat akan berbelanja. Jika Anda lupa membawa tas pakai ulang, pastikan Anda mendaur ulang kantong plastik atau kantong kertas yang Anda peroleh dari pusat perbelanjaan.

3. Berhenti Membeli Minuman dalam Botol Plastik

Sama seperti minuman kaleng, untuk memroduksi satu botol air mineral berukuran satu liter dibutuhkan 26 botol plastik bekas berukuran yang sama. Jangan sia-siakan uang Anda untuk membeli minuman yang mencemari lingkungan. Belilah botol minuman yang bisa dipakai ulang yang terbuat dari baja tahan karat atau alumunium yang lebih awet dan aman bagi kesehatan.

Jika terpaksa memilih minuman dalam botol plastik, pilih botol plastik yang aman dengan nomor kode 1, 2, 4 atau 5 di bawahnya. Botol plastik dengan nomor kode 3, 6 dan 7 membahayakan kesehatan.

4. Berhenti Mengambil dan Berlangganan Katalog.

Di setiap supermarket, Anda pasti akan memeroleh katalog belanja. Hal yang sama terjadi jika Anda menjadi nasabah di salah satu bank. Anda akan menerima kertas promosi dan laporan bulanan melalui pos. Tahun lalu, lebih dari 19 miliar katalog dikirim ke konsumen Amerika. Diperlukan lebih dari 53 juta pohon dan 56 miliar galon air limbah untuk memroduksi kertas-kertas yang akhirnya terbuang ini.

Aksi yang bisa Anda lakukan: berhenti berlangganan dan mengambil katalog yang tidak perlu. Cek laporan keuangan Anda melalui internet. Minta bank atau perusahaan lain untuk berhenti mengirimkan promosi atau katalog ke alamat Anda. Dengan begitu, Anda bisa menyelamatkan pohon yang berfungsi sebagai alat penyerap polusi udara sekaligus mengurangi efek negatif pemanasan global.

5. Cek Kebocoran di Toilet

Di negara maju seperti Amerika Serikat sekalipun, satu dari lima toilet terindikasi bocor. Kebocoran ini seringkali tidak disadari sehingga air yang terbuang bisa mencapai 30-500 galon (113-1,9 juta liter) setiap hari! Cek toilet Anda, pastikan toilet itu tidak bocor untuk mengurangi air yang terbuang percuma. Cara paling mudah, campurkan pewarna di dalam penampungan air Anda, cek kembali setelah 15 menit untuk melihat apakah air dalam penampungan berkurang. Anda bisa memerbaiki sendiri kebocoran itu. Kerusakan biasanya terjadi pada karet pipa yang sudah aus atau pemasangannya yang kurang sempurna.

6. Mengurangi Pemakaian Tisu Toilet

Jika setiap keluarga di Amerika Serikat hanya menggunakan empat kotak tisu yang masing-masing berisi 260 lembar tisu dari kertas daur ulang, mereka bisa mengurangi 60.600 pound (30.200 kg) polusi chlorine yang dipakai untuk memutihkan serat kertas. Mereka juga bisa menghemat 356 juta galon (1,35 miliar liter) air bersih dan menyelamatkan lebih dari 1 juta pohon. Hijauku pernah menurunkan laporan mengenai tisu toilet yang tidak ramah lingkungan (berdasarkan laporan WWF) di sini.

7. Menjaga Suhu Kulkas atau Lemari Pendingin

Kulkas atau lemari pendingin bertanggung jawab atas 10-15% biaya listrik yang kita keluarkan setiap bulan. Jaga suhu lemari pendingin Anda pada kisaran 38-42 derajat F (3,3-5,5 derajat celcius). Suhu ini adalah suhu ideal untuk mengawetkan bahan makanan sekaligus menghemat listrik. Bersihkan pipa kondenser yang terletak di belakang lemari pendingin Anda dua kali dalam setahun dari kotoran dan debu, agar kulkas tetap berfungsi optimal.

8. Naikkan Suhu AC Anda 2 Derajat

Jangan membiasakan memasang suhu pendingin ruangan terlalu rendah, naikkan 2 derajat dari yang biasa Anda gunakan. Anda akan bisa mengurangi biaya listrik sekaligus membantu mengurangi polusi yang menyebabkan pemanasan global.

9. Berhenti Menggunakan Jasa “Dry Cleaning”

Hampir semua perusahaan dry cleaners menggunakan bahan kimia bernama perchloroethylene (Perc/TCE) yang memicu kanker. Jejak bahan kimia ini akan menguap dari pakaian Anda baik saat Anda di rumah atau di mobil. Jika Anda menggunakan layanan dry cleaner tradisional, keluarkan pakaian yang telah dibersihkan dari plastik dan jemur di luar rumah sebelum memasukkannya ke lemari Anda. Untuk menghindari dry cleaning, Anda juga bisa memilih bahan pakaian yang tidak perlu menggunakan jasa dry cleaning untuk membersihkannya.

10. Mengurangi dan Menghemat Bahan Bakar

Harga bahan bakar minyak (BBM) semakin mahal. Hemat pemakaian bahan bakar dengan cara mudah: selalu periksa tekanan angin ban Anda. Lebih dari seperempat pemborosan BBM di mobil SUV, van dan pickup di AS disebabkan oleh kondisi tekanan angin ban yang tidak pas. Jika saja penduduk Amerika Serikat menjaga tekanan angin ban sesuai ketentuan, mereka bisa menghemat 2,8 miliar galon (10,6 miliar liter) bensin setiap tahun serta membantu mengurangi polusi penyebab pemanasan global. Jadi, silahkan cek tekanan angin ban minimal sebulan sekali.

Sumber : http://www.hijauku.com/2012/04/14/10-aksi-hijau-yang-membawa-perubahan/