Archive for April 16th, 2012

Comments Off on Menciptakan Energi Bersih dari Sampah

Menciptakan Energi Bersih dari Sampah


2012
04.16

Dengan bantuan teknologi, dunia bisa mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus menciptakan energi bersih dan terbarukan. Dengan mengolah energi dari sampah, kita juga bisa mengurangi emisi gas rumah kaca di udara yang mengakibatkan pemanasan global. Jika kita bisa mengolah satu ton sampah menjadi energi, maka kita akan bisa mengurangi satu ton emisi karbon dioksida (CO2) yang terbuang di udara.

Dalam proses pengolahan sampah menjadi energi, sampah diubah menjadi bahan bakar. Proses pembakaran sampah ini hampir menghancurkan semua dioxin, mengurangi gas-gas karbon monoksida dan nitrogen oksida sehingga menghasilkan energi yang bersih.

Pembakaran ini juga menghancurkan semua virus, bakteri, makanan yang telah busuk serta bahan-bahan organik lain yang berpotensi mengganggu kesehatan manusia. Pada dasarnya, cara mengubah sampah menjadi listrik sama seperti saat kita menggunakan batu bara atau minyak sebagai bahan bakar di stasiun pembangkit listrik.

Sampah adalah bahan campuran yang mengandung banyak bahan bakar. Dari setiap 50 kg sampah, hampir 80%-nya (40 kg) bisa diolah menjadi bahan bakar untuk membangkitkan tenaga listrik.

Proses produksi energi dari sampah bisa dilihat dalam diagram di bawah ini.

1. Sampah dari kota dikumpulkan.
2. Sampah dipindahkan ke ruang pembakaran dan dibakar dengan suhu yang sangat tinggi, kira-kira 1000 C. Sampah menjadi bahan bakar.
3. Air akan mendidih dari proses pembakaran.
4. Uap tekanan tinggi akan digunakan untuk menggerakkan turbin.
5. Uap ini menggerakkan turbin untuk menghasilkan tenaga listrik.
6. Tenaga disalurkan ke jaringan listrik ke perumahan, industri dan perkantoran dll.
7. Abu dari pembakaran diproses untuk menghilangkan unsur logam dan disatukan dengan residu lain hasil proses pembersihan udara.
8. Gabungan abu ini dibuang ke tempat pembuangan sampah.
9. Semua gas-gas yang dihasilkan dikumpulkan, ditapis dan dibersihkan sebelum dibuang ke udara.
10. Semua partikel-partikel kecil ditapis sebelum dibuang keudara.
11. Semua jenis polutan akan diawasi sesuai dengan parameter yang ditentukan untuk memastikan semua standar terpenuhi.

Energi yang bisa dihasilkan dari satu ton sampah mencapai 525 kWh (kilowatt-hours). Jumlah energi listrik ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi sebuah gedung perkantoran selama satu hari. Di Singapura, pada tahun 2008, 4 stasiun pembakar sampah berhasil memroduksi 1,048,072 MWh (MegaWatt-hours) listrik, atau kira-kira 3% dari total konsumsi listrik Singapura. Negara maju lain seperti Amerika Serikat, berhasil memroduksi 5 MW listrik dari sampah yang bisa menerangi 5.500 hingga 6.200 rumah.

Keuntungan lain dari proses produksi energi dari sampah ini adalah kemampuannya untuk mengurangi volume sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sampah antara 80% hingga 90%. Namun masih banyak yang merisaukan efek samping dari pembakaran sampah menjadi energi ini yaitu polusi udara. Abu hasil pembakaran sampah ini mengandung logam seperti kadmium, raksa (mercury), timah dan toksin-toksin lain yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan mencemari lingkungan.

Kekhawatiran ini beralasan, namun dengan fasilitas pembakaran sampah atau incinerator modern berteknologi tinggi, semua masalah ini bisa diatasi. Fasilitas pembakar sampah modern biasanya sudah dilengkapi alat-alat yang canggih seperti scrubbers, electrostatic precipitators, fabric filters untuk menghilangkan asam-asam dan logam-logam berbahaya dan abu sebelum dibuang ke udara. Abu dari pembakaran sampah ini juga tidak akan mencemari air tanah jika tempat pembuangan sampah mempunyai konstruksi yang baik.

Biaya konstruksi stasiun pembakar sampah modern memakan biaya sebesar US$200 juta atau US$ 3,570 per kWh kapasitas terpasang. Dengan memertimbangkan biaya pembuangan dan pengelolaan sampah, investasi di teknologi energi dari sampah ini bisa semakin murah.

Berikut contoh fasilitas pengolahan energi dari sampah di berbagai negara.

Neastved, Denmark. Fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah ini mulai beroperasi pada 2006. Lokasi ini mampu mengolah sampah sebanyak 8 ton/jam atau 115.000 ton sampah/tahun. Produksi listriknya mencapai 13 MW/tahun.
Sundvall, Swedia. Fasilitas yang mulai beroperasi pada tahun 2007 ini mampu mengolah sampah dengan kapasitas 25 ton/jam atau 200.000 ton sampah/tahun. Produksi listriknya mencapai 120.000 MW/tahun.
Linkoping, Swedia. Fasilitas ini mulai beroperasi pada 2002 dan mampu mengolah sampah dengan kapasitas 24 ton/jam atau 2 juta ton sampah/tahun. Produksi listriknya mencapai 20 MW/tahun.
Esborg, Denmark. Fasilitas ini mulai beroperasi pada 2001 dan mampu mengolah sampah sebesar 24 ton/jam atau 180.000 ton sampah/tahun. Listrik yang diproduksi mencapai 16 MW/tahun.
Fairfax, Virgina, Amerika Serikat. Fasilitas ini mulai beroperasi pada 1990 dan mampu mengolah sampah sebesar 125 ton/jam atau 930.000 ton/tahun dengan produksi listrik mencapai 80 MW/tahun.
Spokane, Washington, Amerika Serikat. Fasilitas ini mulai beroperasi pada 1991. Kapasitas pengolahan sampahnya mencapai 30 ton/jam atau 248 ton/tahun. Daya listrik yang dihasilkan mencapai 16,1 MW/tahun.
Khusus untuk pembangkit listrik tenaga sampah di Fairfax, Virginia, fasilitas ini tercatat mampu mendistribusikan listrik ke 75.000 rumah dan menghemat 2 juta barel minyak setiap tahun.

Catatan :
Artikel ini ditulis oleh Irianto Safari, seorang profesional di bidang teknologi alternatif yang saat ini tinggal dan bekerja di Singapura. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjananya di Rochester Institute of Technology di Rochester, New York, Amerika Serikat dan meraih gelar Master of Science di bidang Teknik Energi (Energy Engineering) dari University of Massachussets, Lowell, Amerika Serikat.

Sumber : http://www.hijauku.com/2012/04/16/menciptakan-energi-bersih-dari-sampah/

Comments Off on Bangunan Hijau Sejukkan Kota Dunia

Bangunan Hijau Sejukkan Kota Dunia


2012
04.16

Menghijaukan sektor properti di perkotaan menjadi salah satu kunci peralihan kota menjadi kota yang ramah alam.

Sektor properti atau bangunan adalah penyumbang gas rumah kaca terbesar (8,6 miliar ton emisi setara CO2). Hal ini karena sektor bangunan mengonsumsi sepertiga energi dunia. Energi ini digunakan untuk penerangan, pemanas/pendingin ruangan dan kebutuhan rumah tangga.

Menurut skenario IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) jejak perubahan iklim di sektor properti ini akan naik hampir dua kali lipat menjadi 15,6 miliar ton CO2 ekuivalen pada 2030 atau sekitar 30% dari jumlah CO2 yang bersumber dari energi. Sektor properti juga bertanggung jawab atas sepertiga konsumsi bahan baku dunia – termasuk konsumsi 12% air bersih – dan menghasilkan 40% sampah padat.

Membangun gedung-gedung hijau baru dan program efisiensi energi di gedung lama bisa mengurangi pemakaian energi dan sumber daya alam secara signifikan.

Penelitian oleh McKinsey menyimpulkan, sektor properti bisa mengurangi 3,5 gigaton (Gt) emisi CO2 dengan biaya US$ 35 per ton menggunakan teknologi dan pasokan energi terbarukan yang ada sekarang. Dengan menciptakan bangunan hijau, jumlah sampah dan risiko terpapar bahan-bahan beracun juga bisa ditekan, terutama di negara-negara berkembang. Sebanyak 11% kematian di dunia berkaitan dengan polusi udara dalam ruang.

Yang terakhir, menghijaukan sektor properti bisa menciptakan lapangan kerja baru yang ramah alam. Saatnya Indonesia beralih ke bangunan hijau dan ramah lingkungan.

Catatan :
Data-data dalam artikel ini diambil dari laporan Program Lingkungan PBB (UNEP) berjudul Towards a Green Economy: Pathways to Sustainable Development and Poverty Eradication – A Synthesis for Policy Makers.

Sumber : http://www.hijauku.com/2012/01/07/bangunan-hijau-sejukkan-kota-dunia/

Comments Off on KAMAR MANDI KONTEMPORER & NATURAL

KAMAR MANDI KONTEMPORER & NATURAL


2012
04.16

Kehadiran kamar mandi tidak hanya dilihat dari sisi fungsi, namun juga dari estetika. Beragam tema dapat diterapkan. Berikut adalah dua diantaranya yaitu kamar mandi kontemporer dan kamar mandi alami

KAMAR MANDI KONTEMPORER
Tatanan yang simple, terbuka dan berusaha mengeliminasi kesan berat dari struktur. Menghindari detail yang rumit, membuang ruang-ruang yang tidak fungsional, sedapat mungkin, serta merancang dan memilih furniture yang dapat menjaga kerapian ruang. Kerapian dalam tatanan aksesoris harus tetap terjaga, sediakan wadah-wadah kecil untuk perlengkapan mandi seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun mandi dan sebagainya.

Sedikit kombinasi warna dengan menggunakan dua atau tiga warna saja, akan menghadirkan kesan netral, monokromatis bahkan elegan. Selain warna perhatikan pula tekstur yang timbul dari penggunaan bahan untuk lantai, dinding, langit-langit dan sanitari beserta aksesoris lainnya.

Untuk pemilihan material dapat dipilih material yang halus permukaannya seperti material kaca, stainless steel. Kesan tenang dihadirkan melalui permukaan yang halus, warna pastel dan bentuk yang tidak rumit.

Pergunakan salah satu elemen sanitair sebagai salah satu daya tarik. Upayakan elemen lain sebagai pendukung sehingga komposisi menjadi menarik. Biasanya bak mandi dan shower box dipakai sebagai salah satu daya tarik, dengan memberikan hiasan pada dinding, pencahayaan spot light, atau pernak-pernik lainnya.

Pencahayaan baik buatan maupun alami merupakan salah satu hal yang penting dalam perencanaan kamar mandi yang kontemporer. Jika memungkinkan kamar mandi haruslah mendapat terang matahari sepanjang hari dan setelah gelap harus memenuhi persyaratan pencahayaan buatan yang fungsional. Gunakan glass block maupun skylight untuk memperbanyak cahaya alami dalam ruangm juga sekaligus mengurangi kelembaban.

Pilihan warna dan bentuk aksesoris yang senada akan menimbulkan kesan kontemporer. Kesan kontemporer dapat pula dipadukan dengan tema yang lain misalnya tema natural maupun dengan gaya yang lainnya sehinga menjadi gaya campuran. Asalkan kesatuan tetap terjaga dan sesuai dengan tampilan yang diinginkan.

KAMAR MANDI NATURAL
Kesegaran mandi akan melepaskan diri dari stress akibat rutinitas sehari-hari. Selain itu juga dapat memberikan keseimbangan bagi tubuh maupun pikiran. Untuk itu sebuah kamar mandi selayaknya memberikan sebuah tatanan maupun suasana yang menberikan ketenangan emosi. Sehingga mandi pun memiliki kualitas tidak hanya kuantitas dengan seberapa sering kita mandi.

Kehidupan manusia lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, suasana kerja yang membuat stress, berbagai masalah dan rutinitas sehari-hari yang membuat kita menjadi penat. Lingkungan yang bernuansa alami seringkali ditinggalkan, suasana modern yang serba mudah lebih disukai. Namun nuansa alami akan memberikan ketenangan emosi bagi yang merasakannya. Sehingga kamar mandi yang bernuansa alami akan membantu perasaan kita dalam melepaskan kelelahan serta mengembalikan keseimbangan tubuh dengan aktivitas mandi yang kita lakukan.

Luasan kamar mandi seringkali diabaikan oleh penghuni rumah, karena aktivitas mandi dianggap seakan-akan sebagai rutinitas pula, seperti halnya dapur. Bahkan tatanan kamar mandi biasanya berisi barang-barang “tetap” seperti bak mandi, closet, washtafel, atau yang lebih lengkap dengan bathtub/shower serta bidet. Kelengkapan sanitari tersebut tidak menjamin kualitas dari aktivitas mandi. Namun tatanan dengan suasanalah yang akan memberikan ketenangan emosi. Sehingga untuk memberikan kualitas yang baik dengan menampilkan suasana alami dibutuhkan upaya khusus.

Elemen-elemen beserta aksesoris kamar mandi banyak dijumpai di toko-toko yang menjual sanitari. Seperti keramik dinding dan lantai dengan desain-desain yang elegan. Tetapi untuk memberikan sentuhan alami adalah dengan memilih dan menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari alam, seperti dengan penutup dinding dari batu alam, bambu. Alat-alat sanitari dapat dipilih yang menampilkan warna alam atau motif alam seperti warna coklat kayu, hijau daun, putih kekuningan seperti pasir atau beberapa alat sanitari yang benar-benar didesain dengan motif alam. Memang dibutuhkan keberanian khusus untuk menampilkan sesuatu yang baru namun tidak ada salahnya untuk bereksperimen.

Untuk yang ingin menghadirkan nuansa alam dari ruang yang telah ada, dapat memilih alat-alat sanitari yang unik atau meletakkan beberapa tanaman hijau. Untuk aksesoris, seperti penggantung handuk dapat dipilih dari bahan kayu, juga meletakkan pernak-pernik lainnya seperti batu alam. Sedikit sentuhan alam juga dapat merubah suasana yang kaku dan rutin menjadi lebih luwes.

Sumber : http://www.rudydewanto.com/2011/01/kamar-mandi-kontemporer-natural.html

Comments Off on LILIN ELEKTRONIK

LILIN ELEKTRONIK


2012
04.16

PENGGANTI LILIN KONVENSIONAL

Seringkali kita merasa jengkel ketika listrik tiba-tiba mati. Apalagi jika terjadi pada malam hari. Untuk urusan penerangan, pada saat listrik padam, biasanya kita terpaksa jalan dengan meraba-raba untuk mencari lilin.

Belum lagi juga harus mencari korek apinya. Nah, dengan lilin elektronik ini, anda tidak perlu melakukan hal tersebut. Dan yang paling penting, anda bisa membuatnya sendiri tentunya dengan kreasi anda sendiri.

CARA KERJA
Lilin elektronik ini sebenarnya adalah rangkaian lampu LED yang memiliki sensor kegelapan LDR (Light Dependent Resistor ). Cara kerjanya sederhana saja. Saat gelap, LDR yang berfungsi sebagai saklar akan mengaktifkan lampu LED. Sebaliknya jika cahaya mulai terang LDR akan mematikan lampu LED. Kadang ada jenis lilin elektronik yang mematikannya dengan meniup seperti meniup lilin biasa atau juga hanya dengan menggoyangnya. Inilah yang dinamakan lilin elektronik atau led candle.

Sumber energi lilin elektronik adalah baterai semacam baterai jam. Sederhana bukan ? Dengan adanya lilin elektronik yang tentu saja bisa menghindarkan dari bahaya kebakaran, juga tidak berasap dan mempunyai beragam bentuk yang menarik seperti bentuk batang, rose dan ice cube dan lain-lain. Cahaya yang dikeluarkan tidak hanya berwarna kuning namun bisa beragam pula seperti warna merah, biru, hijau bahkan unggu dan masih banyak tampilan bentuk serta warna lain. Tinggal kita pilih saja mana bentuk dan warna yang disukai. Lilin ini cara on-off nya tinggal di tiup saja.

KEUNTUNGAN LILIN ELEKTRONIK
Tanpa asap, aman digunakan
Tidak panas dan kotor
Tahan lama daripada lilin-lilin pada umumnya, baterai termasuk dapat beroperasi selama 48 jam terus menerus sementara LED dapat bertahan sampai 100.000 jam
Cukup di tiup atau di goyang utk mati/hidup nya
Lilin ini menawarkan warna-warna yang cerah dan menarik selama lilin ini menyala, selain warna cahaya lembut, berubah sepanjang waktu, terasa romantis.
Menggunakan Baterai biasa.

CARA MEMBUAT LILIN ELEKTRONIK
Meskipun anda bisa membelinya hanya dengan kisaran harga seratus ribuan di toko-toko elektronik, tidak ada salahnya jika anda mempunyai waktu untuk berkreasi sendiri dengan membuatnya sendiri dengan mengikuti gambar rangkaian berikut ini. Selamat mencoba.

Daftar Komponen :
o Trimpot RV 100 K
o LDR TIL-209
o Transistor TR BC-108
o Saklar Lampu 3,1 V / 0,3 mA
o Baterai 3 buah
o Lampu 6 Volt

Sumber : http://www.rudydewanto.com/2010/09/l-i-l-i-n-elektronik.html

Comments Off on TIPS MEMILIH LAMPU

TIPS MEMILIH LAMPU


2012
04.16

Hampir di setiap rumah menggunakan lampu sebagai pelita. Sebagai penerang, lampu listrik yang umum digunakan sebagai cahaya buatan untuk rumah tinggal, dapat dibedakan menjadi 3 golongan besar, yaitu lampu pijar, lampu halogen dan lampu berpendar.

Banyaknya jenis lampu yang beredar saat ini membuat Anda perlu memperhatikan faktor apa saja yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih lampu. Berikut ini ada beberapa faktor yang dapat Anda pertimbangkan:

PENEMPATAN LAMPU
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah menentukan titik-titik penempatan lampu, terutama yang ditanam di dinding atau plafon.Hal ini dilakukan sebelum Anda membangun atau merenovasi rumah

PERHATIKAN SEKITAR
Ada baiknya jika penempatan lampu disesuaikan dengan kondisi lingkungan.Maksudnya, untuk lampu yang diletakkan di luar sebaiknya menggunakan bahan stainless steel, alumunium atau besi yang sudah dicat antikarat.

WARNA CAHAYA
Menentukan warna cahaya lampu yang ingin digunakan. Lampu dengan karakter cahaya kekuningan disinyalir mampu membangkitkan suasana yang hangat dan romantis, sehingga sangat cocok ditempatkan di ruang tidur atau ruang lain yang digunakan untuk bersantai. Sementara cahaya putih lebih cocok digunakan di tempat kerja. Penentuan warna cahaya ini dengan sendirinya akan membimbing Anda menentukan pilihan antara lampu neon dan lampu pijar.

MODEL
Sesuaikan model lampu dengan karakter rumah. Lampu dengan desain tradisional klasik tentu akan terlihat jomplang bila ditempatkan pada rumah yang memiliki konsep modern minimalis.

SIFAT LAMPU
Sifat lampu yang memancarkan panas juga dapat dijadikan faktor penimbang saat Anda memilih rumah lampu.Sebagai satu kesatuan, rumah lampu yang Anda pilih sebaiknya tahan terhadap panas, tidak mudah leleh dan tidak mudah terbakar.

Sumber : http://www.rudydewanto.com/2010/12/tips-memilih-lampu.html