Comments Off on Data Demografis JAwa Timur dan Metode Segmentasi Psikografis

NAMA                       : FAIDUL MANNAN

NIM                            : 105020207111073

MATA KULIAH  : MARKETING COMMUNICATION

JURUSAN                : MANAJEMEN

FAKULTAS            : EKONOMI DAN BISNIS

 

  1. A.      Berapa Jumlah Penduduk Jawa Timur ?

Jumlah Penduduk Jawa Timur : 37.476.757 Jiwa

  • Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin :
    • Laki – Laki        :  18.503.516 Jiwa
    • Perempuan         :  18.973.241 Jiwa

Kelompok Umur

Jenis Kelamin

Laki-laki

Perempuan

Laki-laki + Perempuan

0-4

1.498.239

1.425.671

2.923.910

5-9

1.595.931

1.512.068

3.107.999

10-14

1.634.120

1.549.091

3.183.211

15-19

1.519.736

1.490.804

3.010.540

20-24

1.362.425

1.409.361

2.771.786

25-29

1.537.732

1.591.284

3.129.016

30-34

1.465.879

1.515.454

2.981.333

35-39

1.491.393

1.531.820

3.023.213

40-44

1.427.306

1.489.709

2.917.015

45-49

1.271.139

1.339.772

2.610.911

50-54

1.114.596

1.114.987

2.229.583

55-59

873.437

817.769

1.691.206

60-64

588.666

657.955

1.246.621

65-69

464.700

547.935

1.012.635

70-74

319.297

448.662

767.959

75-79

180.912

275.701

456.613

80-84

99.824

155.417

255.241

85-89

38.503

61.309

99.812

90-94

12.200

23.028

35.228

95+

7.481

15.444

22.925

Jumlah

18.503.516

18.973.241

37.476.757

 

  • Jumlah Penduduk Menurut Pendidikan :
    • SD                                  : 10.493.492 Jiwa
    • SMP                               : 6.371.048 Jiwa
    • SMA                              : 5.996.281 Jiwa
    • Universitas                     : 1.873.838 Jiwa

 

 

  • Jumlah Penduduk Menurut Pendapatan dan Pengeluaran :
    • Pendapatan Rata-rata per Kapita                         : Rp 1.730.833
    • Pengeluaran Rata-rata per Kapita            : Rp 486.426

 

  • Jumlah Penduduk Menururt Umur Dan Jenis Kelamin :
    • Balita                    : 1.873.837 jiwa
    • Anak                    : 5.621.514 jiwa
    • Remaja                 : 5.246.746 jiwa
    • Dewasa awal         : 6.371.048 jiwa
    • Dewasa                : 12.742.097 jiwa
    • Manula                 : 5.621.365 jiwa

 

  1. B.       Metode Segmentasi Psikografis

Variabel geografis dan demografi secara tradisional menjadi variabel utama dalam segmentasi pasar. Meskipun demikian, harus juga dipertimbangkan faktor psikografis (kelas sosial, personalitas, dan gaya hidup) yang membedakan setiap orang dalam kelompok geografis atau demografi . Dalam segmentasi psikografi, pasar dibagi dalam sejumlah kelas sosial, karakteristik personal, dan atau gaya hidup.

KELAS SOSIAL

Karakteristik yang berbeda dan keinginan orang-orang dalam kelas yang berbeda untuk membuat sebuah kelas sosial berbasiskan segmentasi pasar seperti untuk minuman, perabotan, layanan keuangan, mobil, pakaian, hotel, aktivitas hiburan, dll. Para penjual seringkali menggunakan kelas sosial dalam melakukan segmentasi pasar mereka. Departemen store yang mewah, misalnya, yang melayani kelas atas saat toko diskon yang murah melayani pasar keluarga dan kelas yang dibawahnya.

Pemasar yang menggunakan kelas sosial untuk membagi pasar mereka dalam membangin produk, mendesain iklan, menghias toko, mengembangkan elemen-elemen lain dalam pemasaran mereka sehingga terlihat berebda dalam kelas sosial sasaran mereka . Misalnya Perusahaan General Wine & Spirits menggunakan slogan “Apa yang diberikan orang kaya untuk kemakmurannya ” dalam mempromosikan Whiskey Royal Salute Scotch.

PERSONALITAS
Ketika para pemasar mencoba segmen pasar berdasarkan variabel personalitas, mereka mencoba untuk menawarkan brand yang menggambarkan (atau “personalitas brand”) yang akan terlihat khusus bagi konsumen . Hal ini bisa dijabarkan meliputi kompulsif, kompetitif, ektrovet, ramah, otoriter, ambisius, dan agresif . Bank yang mempromosikan dirinya sebagai “bersahabat” dan memerintahkan petugas pelayanan konsumen untuk memanggil mereka dengan nama pertamanya, berusaha untuk bersahabat dengan orang-orang. Beberapa pemasar kosmetik dan beberapa sasaran keuangan membidik individu yang agresif.

Meskipun beberapa studi telah menyarankan hubungan antara karakteristik kepribadian beberapa perilaku pembeli, hasil dari banyak penelitian belum konklusif. Namun demikian, beberapa pemasar, seperti ditunjukkan di atas, mencoba untuk membagi pasar berdasarkan kepribadian, percaya bahwa kepribadian mempengaruhi produk dan merek yang akan dibeli konsumen.

GAYA HIDUP

Segmentasi berdasarkan gaya hidup adalah metode terbaru dalam mengenali aspek dalam kehidupan orang-orang dalam melakukan pembelian. Hal ini melibatkan menanyai responden terhadap indikasi seberapa kuat mereka setuju atau tidak setuju terhadap serangkaian pernyataan (mungkin sebanyak dua puluh lima halaman pertanyaan) yang meliputi aktivitas mereka, minatnya, dan opini (yang disebut sebagai pertanyaan AIO /activities, interest, opinions ).

Dengan menganalisa tanggapan mereka, para pemasar dapat menentukan jika ada perbedaan antar kelompok konsumen. Jika pengelompokan tersebut ada, maka pemasar memiliki profil gaya hidup dari konsumen untuk setiap kelompok.

Para pemasar akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang gaya hidup, bagaimana pembelian suatu produk dalam gaya hidup mereka, produk lain apa yang mungkin mereka beli , dan jenis tema iklan apa yang akan menarik bagi mereka . Toko seperti Stuarts Department Stores yang memilih orang-orang dengan pendapatan di bawah sebagai sasaran mereka, memasukkan kebiasaan belanja mereka. Toko tersebut mengetahuiu, misalnya, bahwa orang-orang ini tidak akan membeli hadiah sesuai dengan musim sampai musim itu selesai.

SUMBER :

http://ahlimanajemenpemasaran.com/2011/08/apa-itu-segmentasi-psikografis-segmentasi-psikografi/