Evaluasi Pembelajaran Ekonomi Kelembagaan

December 2nd, 2019

Ekonomi kelembagaan merupakan salah satu pembelajaran di mana membahas terkait kegiatan ekonomi di mana merupakan kritikan terhadap pemikiran dari ekonomi klasik dan neo klasik. Adapun pembelajaran yang sudah dilakukan adalah beberapa topic terkait biaya transaksi, ekonomi politik, hak kepemilikan, perubahan kelembagaan, hubungan antara ekonomi kelembagaan dengan sistem ekonomi dan pembangunan ekonomi.

Dalam ekonomi kelembagaan diajarkan untuk tidak hanya melakukan kegiatan eknonomi dan mengambil keputusan ekonomi hanya melihat dari sisi keuntungan. Hal ini dapat dilihat dari biaya transkasi ataupun adanya faktor lain. seperti diambil contoh ada dua pedagang papaya di pasar. Pada pedagang A penjual adalah anak muda dengan harga papaya yang murah. Akan tetapi, pada pedagang B merupakan kakek kakek akan tetapi harga papaya lebih mahal dari pedagang A. jika pembeli memutuskan pembelian hanya melihat dari asumsi klasik atau neo klasik di mana hanya melihat dari keuntungan pada diri sendirinya. Tapi, kelembagaan mengajarkan hal lain di mana kelembagaan akan memilih pada pedagang B hal ini dikarenakan, meskipun harga papaya jauh lebih mahal daripada pedagang A akan tetapi penjualya adalah seorang kakek kakek tua. Hal ini merupakan faktor lain yang dipikirkan oleh ekonomi kelembagaan dalam mengambil keputusan.

Selama pemebalajaran ekonomi kelembagaan maka, sesuangguhnya para ekonom atau seseorag tidak sellau melakukan kegaiatan transkasi hanya melihat dari keuntungan dan untuk kepentingan diri sendiri. Hal ini mengajarkan seseorang untuk tidak memiliki sifat individualistic dan egois. Ekonomi kelembagaan mengajarkan bahwa kegiatan ekonomi juga dapat berjalan baik atau ekonomi dapat meningkat tidak hanya dilihat dari keuntungan yang didapatkan.

Ekonomi kelembagaan juga dapat dikaitkan dengan sistem pemerintahan dan sistem politik. Dalam hal ini ketika sistem kelembagaan dalam suatu pemerintahan dikatakan tertata dan sesuai maka akan meningkatkan kualitas dari pemerintah dihadapan masyarakat. Akan tetepi, adanya perubahan kelembagaan dalam suatu permasalahan atau suatu kondisi juga akan meningkatkan perekonomia dalam suatu daerah.

Dapat diambil contoh perubahan kelembagaan yang terjadi pada suku suku tertentu, perubahan terjadi karena dapat didorong dari kepercayaan, jaringan informasi ataupun norma. Oleh karena itu, ketika adanya perubahan kelembagaan juga akan mngubah pola interkasi ataupun pola perilaku pada suku tersebut. Hal ini dapat dikatakan bahwa perubahan kelembagaan akan meningkatkan kualitas uamber daya manusia pada suku tersebut.

Perubahan kelembagaan dapat terjadi karena adanya beberapa alasan seperti adanya perubahan zaman dan adanya pola interkasi antara satu dengan lainnya. hal ini akan mengakibatkan pola interaksi dan pola perilaku akan berubah dari sebelumnya. Dapat mempengaruhi kehidupan sehari – hari dari kelompok atau individu tertentu.

Selain itu, dalam ekonomi kelembagaan juga mempelajari terkait kontrak di mana dalam hal ini merupakan perjanjian yang telah disepakati antara pihak satu dengan pihak lainnya. maka kelembagaan mengajarkan akan hal itu, di mana dalam hal ini kelembagan mengajarkan bahwa pentingnya sistem kelembagaan untuk melakukan kegiatan ekonomi dan perlunya penataan dalam sistem ekonomi ketika melakukan kegiatan transkasi.

Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa ekonomi kelembagaan banyak mengajarkan pembelajaran yang berbeda dari sebelumnya di mana hal ini merupakan suatu pemikiran dari oara ekonom yang tidak hanya menganggap bahwa ekonomi dapat diukur dengan keuntungan atau profit. Ekonomi kelembagan mengakatan banyak faktor yang mempengaruhi ekonomi kelembagaa seperti biaya transkasi politik dll.

Oleh karena perlunya ekonomi kelembagaan bahwa membuka pemikiran yang selama ini hanya melihat ekonomi secara keluruhan dengan pemikiran yang telah diperkenelakan yaitu pemikiran klasik dan neo klasik. Dalam hal ini ekonomi kelembagaan merupakan pembelajaran yang menarik di mana merupakan penyamapaian pemikiran yang belum dijelaskan sebelumnya dan merupakan salah satu kritik terhadap pemikiran klasik dan neo klasik.

Ekonomi kelembagaan merupakan pemebelajaran yang mana lebih detail dan menjelaskan beberapa faktor yang harus dipikirkan ketika akan melakukan kegiatan ekonomi ataupun kegiatan transkasi dalam perekonomian. Hal ini mengajarkan bahwa setiap manusia dalam kegiatan ekonomi tidak hanya memikirkan maslaah keuntugan untuk meningkatkan perkeonomian ataupun mementingkan kepentingan sendiri diatas kepentingan orang lain. melainkan ekonomi kelembagaan mengajarkan bahwa perlu nya melihat faktor – faktor yang mempengaruhi peningkatan ekonomi dalam hal ini transaksi ekonomi.

Sehingga dalam hal ini ekonomi kelembagaan banyak mengajarkan faktor yang mempengaruhi trankasi ekonomi dan juga pentingnya kelembagaan dalam sistem pemerintahan dalam hal ini akan mempengaruhi sistem ekonomi yang ada di negara tersebut. Oleh karena itu, perlunya perubahan kelembagaan yang bertujuan untuk peningkatan pola perilaku dan peningkatan sumber daya.