Pengertian Pemuliaan Tanaman

Pemuliaan tanaman adalah upaya untuk mendapatkan bahan tanaman yang baik sehingga diperoleh tanaman yang produktivitasnya tinggi. (Setyamidjaja, 2006)

Pemuliaan tanaman adalah penerapan prinsip genetic dan praktek untuk pengembangan individu atau kultivar yang lebih cocok dengan kebutuhan manusia. (Schlegel, 2010)

 

Contoh Keberhasilan Pemuliaan Tanaman

  • Pada tahun 1970-an dikembangkan varietas padi tahan wereng untuk mengatasi serangan hama wereng.
  • Åke Gustafsson, (1908–1988) Swedia, perintis pemuliaan tanaman dengan mutasi
  • ‘Tomat gothic’ yang berwarna hitam di luar dan merah di dalam, dikembangkan oleh ilmuwan Israel dengan menyilangkan tomat biasa dengan beberapa tomat liar.
  • ‘Golden Rice’ dikembangkan oleh Ingo Potykus dari ETC Zurich dan Peter Beyer dari Universitas Freiburg.
  • ‘Tearless Onion’ dikembangkan oleh ilmuwan Selandia Baru dengan membungkam gen yang bertanggungjawab memproduksi enzim pelepas senyawa sulfur.
  • Mawar Biru hasil rekayasa genetika sebuah perusahaan di Jepang.
  • Ivan Vladimirovich Michurin (1855–1935), Rusia/Uni Soviet, menerapkan seleksi pada tanaman buah dan mengkaji teknik-teknik penanggulangan inkompatibilitas persilangan
  • George Harrison Shull (1874–1954), AS, mengembangkan teknologi jagung hibrida

 

Program Baku Pemuliaan Tanaman

  1. Penentuan tujuan program pemuliaan tanaman

Penentuan tujuan dilakukan oleh para pemulia tanaman untuk .

  1. Penyediaan materi pemuliaan (membuat keragaman genetik)

Suatu tanaman dapat dimuliakan jika terdapat keragaman pada tanaman tersebut. Oleh karena itu, para pemulia harus dapat membuat atau menambahkan keragaman yang ada pada tanaman.

  1. Penilaian genotif/populasi untuk dijadikan varietas harapan (Seleksi)

Penilaian ini dilakukan dengan melakukan seleksi terhadap materi pemuliaan (populasi dasar) yang memiliki keragaman genetik tinggi.

  1. Pengujian genotif (uji pendahuluan dan uji lanjutan)

Pengujian dilakukan sebelum varietas harapan tersebut dilepas sebagai varietas baru. Pengujian yang dilakukan berupa uji adaptasi dan uji daya hasil untuk dapat diketahui kemampuan individu atau populasi pada lingkungan.

  1. Pelepasan varietas harapan menjadi varietas baru (uji  multilokasi)

Pelepasan varietas harapan yang telah menjadi varietas baru juga harus melalui pengujian multilokasi. Uji multilokasi bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh data keunggulan-keunggulan dan interaksinya terhadap lingkungan dari calon varietas yang akan dilepas sebagai suatu varietas unggul yang akan dikomersialkan.