Archive for the ‘ Uncategorized ’ Category

Tugas Terstruktur DIT Cacing tanah

1. Jelaskan macam-macam cacing tanah
2. Jelaskan peran cacing tanah bagi tanah!
3. Apa saja faktor yang mempengaruhi cacing tanah pada habitatnya?
4. Gambarkan cacing tanah dan jelaskan masing-masing bagiannya!
5. Sebutkan panjang liang cacing terpanjang, jelaskan alsannya dan sebutkan jenis tanah yang digunakan saat praktikum!

tugas stela m4 Endah Lisna

Tugas stela m3 Endah Lisna

tugas stela m2 Endah Lisna

tugas m-2

tugas stela 5 Endah Lisna

cara pembuatan tempe

 

Makanan tempe telah akrab dengan lidah orang indonesia karena masyarakat indonesia sejak zaman dahulu telah menegnal tempe dalam pengaturan masakannya, bahkan sekarang tempe telah menjadi makanan camilan untuk menemani minum the. Tempe merupakan makanan tradisional indonesia yang mengandung protein nabati yang mudah diperoleh dan murah harganya. Pada massa dahulu para pakar teknologi makanan mendifinisikan tempe sebagai produk olahan fermentasi dari biji kedelai oleh Rhizopus sp yang berwarna putih, kemudian dengan kemajuan teknologi, maka sekarang tidak hanya dari kedelai tetapi juga dari bahan-bahan lainnya. Dengan addanya kapang Rhizopus sp yang diperoleh dari ragi maka susunan kimia dari kedelai yang semula sulit diverna dengan kerja kapang terseebut dirombak menjadi bahan yang lebih sederhana dan mudah diserap oleh tubuh kita.

Macam-macam tempe berdasarkan bahan bakunya:

  1. Tempe kedelai
  2. Tempe lamtorogum
  3. Tempe jagung
  4. Tempe koro bengkuk
  5. Tempe kacang gede
  6. Tempe kecipir
  7. Tempe gembus

Kandungan gizi dari masing-masing tempe tersebut berbeda, tergantung dari jenis bahan baku yang digunakannya, misalnya: protein tempe kedelai murni adalah 18,3 gr sedangkan pada tempe lamtoro dan tempe koro masing-masing 11,0 dan 10,2 gram tiap 100 gram.

Manfaat pembuatan tempe:

  1. Kedelai yang sudah difermentasi mudah dicerna
  2. Rasa menjadi lebih enak
  3. Bau langu dari kedelai dapat dihilangkan
  4. Mempunyai bau yang khas
  5. Meningkatkan nilai gizi

Sedangkan faktor yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tempe adalah:

  1. Pengolahan yang tepat.
  2. Pemurnian inokulan.
  3. Kebersihan.

adapun cara pembuatan tempe adalah sebagai berikut:

  • pilih kedelai yang baik kemudian dicuci sampai bersih.
  • rebus selama kurang lebih 30 menit.
  • rendam dengan air bersih selama 1 hari
  • kemudian dikuliti kulit ari dari kedelai tersebut dan cuci kembali sampai bersih.
  • ditiriskan dan didinginkan pada tampah atau wadaah yang luas untuk dijemur..
  • campur tempe dan ragi secara rata.
  • bungkus dengan plastik atau daun pisang.
  • diamkan selama 1-2 hari.
  • tempe.

sumber:

Fatimah.2009.paket satuan pelajaran pasca panen smester iv.uptd spp-spma.nganjuk

 

 

Hmmmmbbbb….

Ingat kah anda ketika remaja, berkaca didepan cermin, mengomentari diri sendiri dengan nada tidak puas? Setiap lekuk wajah, ukuran hidung, bibir, jerawat di pipi… rasanya semua mengecewakan. Dan hari ini setelah berkaca, rasanya kaki terasa berat untuk melangkahkarena tidak merasa diri dengan kondisi fisik yang dimiliki, tidak bisa menerima kondisi diri seperti itu.

Keasyikan membanding-bandingkan diri dengan orang, membuat kita jadi lupa melihat diri kita sendiri. Bahkan kita takut memandang diri kita sendiri. Takut melihat hal-hal yang ada dalam diri kita sendiri. Akibatnya, yang kita lihat adalah orang lain dan bukan diri kita sendiri. Dan lebih lagi, orang yang kita jadikan pembanding tidak merasa punya kelebihan. Jika kita membandingkan diri kita seperti itu dengan orang lain, apakah mungkin kita akan menyukai diri kita sendiri? Perilaku seperti itu jelas menunjukkan sikap tidak realistidalam memandang dan memahami diri sendiri yang mengakibatkan kegagalan besar dalam menerima dan berdamai dengan diri sendiri.

Apa Yang Membuat Kita Sulit Untuk Menerima Diri Kita?

Mungkin saat ini kita masih sering mencela atau mengkritik diri sendiri dengan nada tidak puas. Setiap pekerjaan rasanya tidak ada yang bagus, tidak ada yang baik. Akhirnya penilaian terhadap diri sendiri menjadi buruk, penerimaan diri sendiri menjadi negatif. Mengapa seseorang sulit menerima dirinya sendiri? Kurang menhargai dirinya sendiri? Kurang puas dengan apa yang telah dia miliki? Banyak kemungkinan yang menyebabkan seseorang sulit untuk menerima kekurangan tersebut, mungkin diantaranya adalah kenangan dimasa lalu. Bagaimana pula kondisi kita dimasa lalu, saat ini sebagai seseorang yang ingin majudan berkembang.

 

 

 

Penerimaan diri dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Pengharapan (expectation)

Sering kali apa yang kita harapkan apa yang ada dalam diri kita berbedadengan kenyataan. Timbullah kekecewaan, hak ini mmpersulit kita untuk berfikirandan melihat masalah secara jernih. Dan semakin tinggi harapan kita akan sesuatu, akan semakin rendah tingkat penerimaan kita.

  1. Budaya di dalam negara.

Lingkungan yang pertama kali,mengajarkan banyak gal. Terkadang apa yang diajarkan kepada kita berbeda dengan apa yang dilihat anak diluar dan hal ini menyebabkan kebingungan yang semakin lama akan menimbulkan konflik pada diri anak itu sendiri. Tidak dipungkiri bahwa tiap keluarga memiliki budaya yang berbeda.

  1. Rasa sakit.

Hal-hal yang pernah terjadi didalam kehidupan seseorang mempengaruhi adanya pengalaman rasa sakit dan minimnya informasi yang dimiliki oleh orang tersebut, akan menimbulkan sebuah kemarahan yang disimpan didalam diri dan akan mempengaruhi pola pikir oleh orang tersebut.

  1. Ketidakseimbangan antara hati dan pikiran.

Sering kali kita lebih menggunakan hati daripada pikiran kita, begitupun sebaliknya. Sedangkan untuk menerimanya, diperlukan keseimbangan antara hati dan pikiran.

Ada orang yang dengan mudah menerima diri sendiri dan ada juga yang agak susah bahkan gagal dalam menerima diri sendiri. Adapun cara untuk menerims diri dendiri adalah sebagai berikut;

Bersyukur atas apa yang telah dimiliki. Dengan besyukur, fokus perhatian bukan pada mengapa kita memiliki kelemahan, melainkan bagaimana mengatasi kelemahan dan mengaktualisasikannya (mewujudkan) kelebihan. Orang yang besyukur dengan keberadaan dirinya biasanya lebih mudah untuk menerima dirinya sendiri. Ia juga tidak mudah untuk marah, tidak mudah tersinggung, dan mampu berbagi dengan orang lain.

Jangan sselalu mengkritik diri sendiri. Setiap anak cucu Adam selalu melakukan kesalahan, namun kita perlu membicarakan mengapa hal tersebut terjadi. Ketika melakukan kesalahanberkatalah “aku melakukan kesalahan” dan bukan “aku sumber kesalahan”. Gunakanlah kacamata paradigma baru. Mulailah memandang diri sendiri secara berbeda.

Terimalah ketika kita di apresiasi orang lain. Bila kita ingin mengapresiasikan perilaku seseorang jangan berlebihan harus mengandung unsur kebenaran.

Lunagkan waktu bersama orang positif. Jika dirasakan keluarga kurang memberikan dukungan, maka carilah teman-teman yang dapat mendukung hal positif anda dan dapat dipercaya.

Tanamkan pikiran positif. Bila ada dialog negatif adalah pikiran, tidak perlu dilawan, ucapkan saja “terimakasih atas pikiran ini, terimakasih atas kritikannya, saya menerima diri saya apa adanya, dan saya memilih untuk lebih tenang, dingin, damai, dan rilekss. Awalnya mungkin akan terasa aneh dan akan ada resistensi.

Lakukan dialog dengan diri sendiri yang lebih memberdayakan. Gunakan kata-kata positif pada diri sendiri.

Seyogyanya tetapkan standart atau target yang realistis. Ada kalanya seseorang suslit menerima diri sendiri jika pernah mengalami kegagalan untuk meraih target atau standartnya sendiri. Perlu dicermati, target atau standart yang ditetapkan itu terkadang tidak realistis, terlalu muluk-muluk sehingga sangat sulit dicapai.

sumber; cai 2008

MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI

I.            PENDAHULUAN

Pernahkah anda merasakan kirisis kepercayaan diri atau dalam bahasa sehari-hari kurang PD dalam menghadapi suatu persoalan? Sebagian besar orang hempair pernag merasakan krisis kepercayaan diri dalam rentang kehidupannya, sejak dari anak-anak hingga dewasa bahkan sampei usia lanjut. Terkadang hal tersebut menjadi rasa takut untuk menunjukkan identitas dirinya karena sudah merasa sebagian dirinya telah mengalami kekurangan atau kelemahan.

Menyikapi hal tersebut maka akan muncul pertanyaan dalam benak kita: mengapa rasa percaya diri (self confidencen) begitu penting dalam kehidupan sehari-hari? Lalu apakah kurangnya rasa percaya diri dalam diperbaiki sehingga tidak menghambat perkembangan individu dalam menjalankan tugasnya? Jikam memang rasa percaya diri dapat diperbaiki, langkah-langkah apakah yang harus dilakukan?

Akan tetapi sebelum menuju kepada rasa percaya diri, perlu pula diketahui tentang perlunya harga diri( self esteem), karena pada hakikatnya sumber dari tumbuhnya harga percaya diri adalah berawal dari terbangunnya harga diri. Bahkan ciri-ciri bahwa seseorang mempunyai  harag diri yang kuat itu salah satunya adalah dia mempunya percaya diri. Perbedaan harga diri dan percaya diri adalah kalau sudah mempunyai hsrgs diri berarti sudah pula memiliki percaya diri akan tetapai walau sudah memiliki percaya diri belum tentu memiliki harga diri.

II.        HARGA DIRI/JATIDIRI (SELF ESTEEM)

Apa harga diri itu? Harga diri adalah hal menyukai diri. Ini bukannya suatu kesombongan atau keangkuhan sebagaimana orang yang tersinggung “harga dirinya” tetapi percaya pada diri dan tindakan anda sendiri, atau nilai-nilai standart pada diri tentang emosi fisikal (jasmaniah) dan spiritual  (rohaniah) atau lebih lengkapnya harga diri adalah perasaan, perilaku, dan mengetahui bahwa anda berhak untuk memilih apa yang anda kehendaki sebagai bagian dari kehidupan andda dan mengambil sikap tentang tindakan yang anda pilih di dalam berbagai area kehidupan anda yang akan membuat tentang perassaan diri sendiri menjadi lebih baik atau percaya diri. Self esteem adalah sebuah ketrampilan yang dapat dipelajari dan dilatih oleh siapa pun seperti halnya mempelajari banyak hal dalam kehidupan ini. Kata kunci yang selalu diingat dalah bahwa self esteem ini merupakan Ketrampilan, bukan sesuatu yang diketahui sejak lahir.

Mengapa harga diri itu penting?

  • Di dalam setiap budaya adda taraf dasar harga diri yang di perlukan.
  • Harga diri membantu orang merasa mampu mengembangkan ketrampilannya dan berguna bagi masyarakat.
  • Penelitian menyatakan bahwa orang perlu akan harga diri yang kuat agar merasa yakin dalam berbuat sesuatu dan memnggunakan kemampuan serta bakatnya  dengan sebaik-baiknya.
  • Harga diri yang tendah bisa berkaitan dengan kesehatan seperti streess, sakit jantung, dan bertambahnya ulah.
  1. A.   Karakteristik self esteem

Orang yang mempunyai self esteem yang kuat akan mampu membina relasi yang baik dan sehat dengan orang lain, bersikap sopan dan menjadikan dirinya sendiri berhasil.

Ciri- ciri orang yyang mempunyai self esteem yang kuat adalah:

  1. Self confidence( percaya diri)

Yaitu menghadapi segala sesuatu dengan penuh rasa percaya diri dan tidak mudah putus asa. Individu dengan rasa percaya dirri yang kuat akan menyadari sepenuhnya segala kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya, dan dia bisa menerima hal ini semuanya dengan baik. Dia yakin akan kemampuan yang dimilikinya serta dapat mengatasi permasalahan yang muncul.

  1. 2.    Goal oriented (mengacu hasil akhir)

Yaitu ketika ingin melaksanakan sesuatu memikirkan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan itu dengan memikirkan segala konsekwensi yang diperkirakan akan muncul serta memikirkan alternatif lainnya untuk mencapai tujuaannya tersebut. Cita-cita selalu realistis atau (tidak muluk-muluk) sesuai dengan kempuan yang dimulikimnya akan tetapi disertai tekad dan kerjakeras untuk mendampinginya.

  1. Appreciative (menghargai)

Yaitu merasa cukup dan selalu bisa menghargai apa yang ada disekelilingnya serta dapat membagi kesenangannya dengan orang lain. Bila seseornag merasa bahagia dan baik terhadap diri sendiri, dia akan mampu memberitahukan hal-hal yang baik pada orang lain serta menunjukkan keinginan yang tulus dan juga menghormati oaramg lain. Kwalitas yang dimiliki ini  lah yang akan banyak membantu dirinya untuk membentuk suatu relaksasai atau hubungan yang sangat berarti dan saling mengubtungkan.

  1. Contented (puass/senang)

Yaitu bisa menerima dirinya apa adanya dengan segala kelemahan dan kelebihannya serta mempunyai toleransi yang sangat tinggi atas kelemahan orang lain dan mau belajar dari orang lain.

 

 

Ciri-ciri orang yang memiliki self esteem yang lemah

  1. Critical (selalu mencela)

Yaitu biasanya selalu mencela orang lain baiknya keinginannnya dan sering kali tidak terpenuhi, senang membesarkan masalah-masalah kecil dan sering kali tidak mau mengakui kekurangannnya.

  1. Self- centred (mementingkan diri sendiri)

Yaitu biasanya egois, tidak [eduli dengan kebutuhan orang lain atau perasaan orang lain, segala sesuatunya berpusat pada dirinya sendiri, tidak ada tenggang rasa dengan lainnya yang berakibat bisa amembuat frustasi.

  1. Cynical (sinis/suka mengolok-olok)

Yaitu suka meledek omongan orang lain dengan nada ssinis, sering kali mensalahartikanpemikira, kegiatan. Kebaikanserta niat baik orang lainsehingga orang lain juga ridak suka padanya

  1. Diffident (malu-malu)

Yaitu menyangkal atas semua kelemahannya, tidak pernah bisa memunjukkan kelebihannyadan sering kali gagal dalam melakukan sesuatu.dia menderita karena meragukan kemampuan dirinya sendiri dan tidak memiliki rasa aman. Hal-hal serta kesalahan kecil seringkali diperhitungkan terlalu serius dan dilihat sebagai bukti ketidakmampuan dirinya.

  1. B.   Kiat membangun dan mengembangkan self esteem

Adapun enam faktor yang dapat mendukung untuk membangun self esteem yang biasanya disingkat dengan G-R-O-W0T-H, Yaitu Goal setting, Risk taking, Opening up,Wise-choice making, Time sharing,dan Healing.

  • Goal setting (merencanakan tujuan) yaitu menentukan tujuan hidup.
  • Risk taking (mengambil resiko0 yaitu berani mengambil resiko, karena seseorang tidak akan pernah mengetahuikemampuan diri sendiri jika tidak mau mengambil resiko.
  • Opening up (membuka diri) yaitu jika seseorang yang mau membuka diri dan berbagi rassa dengan orang lain, maka akan mudah baginya untuk menegnali diri sendiri.
  • Wise-choice making (membuat keputusan yang bijaksana) yaitu kalau seseorang biasa membuat keputusan yang benar maka akan meningkatkan self confidence dan self esteem.
  • Time sharing (berjalan sesuai waktu) yaitu jangan terlalu memberikan tekanan atau paksaan pada diri sendiri untuk mendapatkan kemudahan, karena tidak mungkin perubahan bisa didapat secara instant (langsung) dan tekanan tersebut justru akan membuat diri kita sendiri mundur ke belakang. Biarlah perubahan itu menjadi sesuai kapasitas diri dan berjalannya waktu.

SUMBER: Cai 2006

MATERI PEMUPUKAN


 

  1. A.    Definisi Pupuk Dan Pemupukan
  • Ø Pupuk adalah Bahan atau Unsur-unsur dalam bentuk senyawa Kimia Organik maupun anorganik yang berguna untuk tanah & nutrisi tanaman
  • Ø Pemupukan adalah Pengaplikasian bahan/unsur-unsur kimia organik maupun anorganik yang ditujukan untuk memperbaiki kondisi kimia tanah dan mengganti kehilangan unsur hara dalam tanah serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman sehingga dapat meningkatkan produktifitas tanaman.

 

  1. B.     Macam-macam pupuk                                       Pupuk Organik

Macam-macam pupuk ada 2 yaitu :                     Pupuk Anorganik

  1. 1.      Pupuk organik

Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari sisa-sisa makhluk hidup yang diolah melalui proses pembusukan (dekomposisi) oleh bakteri pengurai.

  • Macam-macam pupuk organik
  1. a.    Pupuk kandang

 

Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Hewan yang kotorannya sering digunakan untuk pupuk kandang adalah hewan yang bisa dipelihara oleh masyarakat, seperti kotoran kambing, sapi, domba, dan ayam. Selain berbentuk padat, pupuk kandang juga bisa berupa cair yang berasal dari air kencing (urine) hewan. Pupuk kandang mengandung unsur hara makro dan mikro. Pupuk kandang padat (makro) banyak mengandung unsur fosfor, nitrogen, dan kalium. Unsur hara mikro yang terkandung dalam pupuk kandang di antaranya kalsium, magnesium, belerang, natrium, besi, tembaga, dan molibdenum. Kandungan nitrogen dalam urine hewan ternak tiga kali lebih besar dibandingkan dengan kandungan nitrogen dalam kotoran padat. Pupuk kandang terdiri dari dua bagian, yaitu:

  1. Pupuk dingin adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang diuraikan secara perlahan oleh mikroorganime sehingga tidak menimbulkan panas, contohnya pupuk yang berasal dari kotoran sapi, kerbau, dan babi.
  2. Pupuk panas adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang diuraikan mikroorganisme secara cepat sehingga menimbulkan panas, contohnya pupuk yang berasal dari kotoran kambing, kuda, dan ayam. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan – bahan anorganik di dalam tanah, termasuk pupuk anorganik. Selain itu, pupuk kandang bisa memperbaiki struktur tanah, sehingga pertumbuhan tanaman bia optomal. Pupuk kandang yang telah siap diaplikasikan memiliki ciri dingin, remah, wujud aslinya tidak tampak, dan baunya telah berkurang.
  3. b.   Pupuk hijau

Pupuk hijau adalah pupuk organik yang berasal dari tanaman atau berupa sisa panen. Bahan tanaman ini dapat dibenamkan pada waktu masih hijau atau setelah dikomposkan. Sumber pupuk hijau dapat berupa sisa-sisa tanaman (sisa panen) atau tanaman yang ditanam secara khusus sebagai penghasil pupuk hijau, seperti sisa–sisa tanaman, kacang-kacangan, dan tanaman paku air (Azolla). Jenis tanaman yang dijadikan sumber pupuk hijau diutamakan dari jenis legume, karena tanaman ini mengandung hara yang relatif tinggi, terutama nitrogen dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya. Tanaman legume juga relatif mudah terdekomposisi sehingga penyediaan haranya menjadi lebih cepat. Pupuk hijau bermanfaat untuk meningkatkan kandungan bahan organik dan unsur hara di dalam tanah, sehingga terjadi perbaikan sifat fisika, kimia, dan biologi tanah, yang selanjutnya berdampak pada peningkatan produktivitas tanah dan ketahanan tanah terhadap erosi.

  1. c.    Kompos

 

Kompos merupakan sisa bahan organik yang berasal dari tanaman, hewan, dan limbah organik yang telah mengalami proses dekomposisi atau fermentasi. Jenis tanaman yang sering digunakan untuk kompos di antaranya jerami, sekam padi, tanaman pisang, gulma, sayuran yang busuk, sisa tanaman jagung, dan sabut kelapa. Bahan dari ternak yang sering digunakan untuk kompos di antaranya kotoran ternak, urine, pakan ternak yang terbuang, dan cairan biogas. Tanaman air yang sering digunakan untuk kompos di antaranya ganggang biru, gulma air, eceng gondok, dan azola. Beberapa kegunaan kompos adalah:

  1. Memperbaiki struktur tanah.
  2. Memperkuat daya ikat agregat (zat hara) tanah berpasir.
  3. Meningkatkan daya tahan dan daya serap air.
  4. Memperbaiki drainase dan pori – pori dalam tanah.
  5. Menambah dan mengaktifkan unsur hara.

Kompos digunakan dengan cara menyebarkannya di sekeliling tanaman. Kompos yang layak digunakan adalah yang sudah matang, ditandai dengan menurunnya temperatur kompos (di bawah 400 c). Bahan kompos dengan C/N rasio tinggi akan terurai atau membusuk lebih lama dibanding dengan C/N rasio rendah. Kualitas kompos dianggap baik jika memiliki C/N rasio antara 12-15.

  1. d.   Humus

 

Humus adalah material organik yang berasal dari degradasi ataupun pelapukan daun-daunan dan ranting-ranting tanaman yang membusuk (mengalami dekomposisi) yang akhirnya mengubah humus menjadi (bunga tanah), dan kemudian menjadi tanah. Bahan baku untuk humus adalah dari daun ataupun ranting pohon yang berjatuhan, limbah pertanian dan peternakan, industri makanan, agro industri, kulit kayu, serbuk gergaji (abu kayu), kepingan kayu, endapan kotoran, sampah rumah tangga, dan limbah-limbah padat perkotaan. Humus merupakan sumber makanan bagi tanaman, serta berperan baik bagi pembentukan dan menjaga struktur tanah. Senyawa humus juga berperan dalam pengikatan bahan kimia toksik dalam tanah dan air. Selain itu, humus dapat meningkatkan kapasitas kandungan air tanah, membantu dalam menahan pupuk anorganik larut-air, mencegah penggerusan tanah, menaikan aerasi tanah, dan juga dapat menaikkan fotokimia dekomposisi pestisida atau senyawa-senyawa organik toksik. Kandungan utama dari kompos adalah humus. Humus merupakan penentu akhir dari kualitas kesuburan tanah, jadi penggunaan humus sama halnya dengan penggunaan kompos.

  1. e.       Mikroba Penyubur Tanah

Kemajuan ilmu mikrobiologi tanah berhasil memperbanyak mikroba tanah yang bermanfaat dan mengemasnya sebagai pupuk cair. Mikroba yang telah dikemas ini kemudian disemprotkan ke tanah hingga berkembang biak dan memberi dampak positif bagi kesuburan tanah. Jenis bakteri dan jamur yang biasa digunakan diantaranya  Rhizobium, Lactobacillus, Streptomyces, Micoriza, dan Aspergillus. Jenis dan fungsi mikroba sangat beragam, cara penggunaanpun berbeda-beda.

Contoh tabel kandungan Unsur Hara N, P, dan K

 

  1. 2.      Pupuk anorganik

Pupuk anorganik atau pupuk buatan adalah jenis pupuk yang dibuat oleh pabrik dengan cara meramu berbagai bahan kimia sehingga memiliki prosentase kandungan hara yang tinggi.

Pupuk anorganik menurut jenis unsur hara yang dikandungnya:

-      Pupuk tunggal

Pada pupuk tunggal, jenis unsur hara yang dikandungnya hanya satu macam. Biasanya berupa unsur hara makro primer, misalnya urea hanya mengandung unsur nitrogen.

-      Pupuk majemuk

Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur hara. Contoh pupuk majemuk antara lain diamonium phospat yang mengandung unsur nitrogen dan fosfor.

 

  1. C.    Menurut cara aplikasinya
  2. Pupuk daun diberikan lewat penyemprotan pada daun tanaman. Contoh pupuk daun adalah Gandasil B dan D, Grow More, dan Vitabloom.
  3. Pupuk akar diserap tanaman lewat akar dengan cara penebaran di tanah. Contoh pupuk akar adalah urea, NPK, dan Dolomit.

Menurut cara melepaskannya, pupuk akar dibagi menjadi:

  1. 1.      fast release, pupuk yang jika ditebarkan ke tanah dalam waktu singkat unsur hara yang ada atau terkandung langsung dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Kelemahan pupuk ini adalah terlalu cepat habis, bukan hanya karena diserap oleh tanaman tetapi juga menguap atau tercuci oleh air. Yang termasuk pupuk fast release antara lain urea, ZA dan KCL.
  2. 2.      Pupuk slow release atau yang sering disebut dengan pupuk lepas terkendali (controlled release) akan melepaskan unsur hara yang dikandungnya sedikit demi sedikit sesuai dengan kebutuhan tanaman. Mekanisme ini dapat terjadi karena unsur hara yang dikandung pupuk slow release dilindungi secara kimiawi dan mekanis. Perlindungan secara mekanis berupa pembungkus bahan pupuk dengan selaput polimer atau selaput yang mirip dengan bahan pembungkus kapsul.

 

  1. D.    Pupuk berdasarkan bentuk fisik

Berdasarkan bentuk fisiknya, pupuk dibedakan menjadi pupuk padat dan pupuk cair. Pupuk padat adalah pupuk yang berbentuk padatan. Pupuk padat diperdagangkan dalam bentuk onggokan, remahan, butiran, atau kristal. Pupuk cair adalah pupuk yang berbentuk cair atau berupa cairan. Pupuk cair diperdagangkan dalam bentuk konsentrat atau cairan. Pupuk padatan biasanya diaplikan ke tanah/media tanam, sementara pupuk cair diberikan secara disemprot ke tubuh tanaman.

  1. E.     Cara Aplikasi Pupuk Kimia
    1. Larikan

Caranya, buat parit kecil disamping barisan tanaman sedalam 6-10 cm. Tempatkan pupuk di dalam larikan tersebut, kemudian tutup kembali. Cara ini dapat dilakukan pada satu atau kedua sisi baris tanaman. Pada jenis pepohonan, larikan dapat dibuat melingkar di sekeliling pohon dengan jari-jari 0,5-1 kali jari-jari tajuk. Pupuk yang tidak mudah menguap dapat langsung ditempatkan di atas tanah.

  1. Penebaran Secara Merata di Atas Permukaan Tanah

Cara ini biasanya dilakukan sebelum penanaman. Setelah penebaran pupuk, lanjutkan dengan pengolahan tanah, seperti pada aplikasi kapur dan pupuk organik. Cara ini menyebabkan distribusi unsur hara dapat merata sehingga perkembangan akarpun lebih seimbang. Tidak disarankan untuk menebar pupuk urea karena sangat mudah menguap.

  1. Penugalan

Caranya, tempatkan pupuk ke dalam lubang di samping tanaman sedalam 10-15 cm. Lubang tersebut dibuat dengan alat tugal. Kemudian setelah pupuk dimasukkan, tutup kembali lubang dengan tanah untuk menghindari penguapan. Cara ini dapat dilakukan disamping kiri dan samping kanan baris tanaman atau sekeliling pohon. Jenis pupuk yang dapat diaplikasikan dengan cara ini adalah pupuk slow release dan pupuk tablet.

  1. Fertigasi

Pupuk dilarutkan dalam air dan disiramkan pada tanaman melalui air irigasi. Lazimnya, cara ini dilakukan untuk tanaman yang pengairannya menggunakan sistem sprinkle.

 

  1. F.     Kelebihan / kekurangan pupuk
    1. 1.      Pupuk Organik

Kekurangan pupuk organik :

  1. Kandungan unsur hara jumlahnya kecil, sehingga jumlah pupuk yang diberikan harus relatif banyak bila dibandingkan dengan pupuk anorganik.
  2. Karena jumlahnya banyak, menyebabkan memerlukan tambahan biaya operasional untuk pengangkutan dan implementasinya.
  3. Dalam jangka pendek, apalagi untuk tanah-tanah yang sudah miskin unsur hara, pemberian pupuk organik yang membutuhkan jumlah besar sehingga menjadi beban biaya bagi petani. Sementara itu reaksi atau respon tanaman terhadap pemberian pupuk organik tidak se-spektakuler pemberian pupuk buatan.

Keunggulan pupuk organik :

  1. Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Kondisi ini tidak dimiliki oleh pupuk buatan (anorganik).
  2. Pupuk organik mengandung asam – asam organik, antara lain asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym yang tidak terdapat dalam pupuk buatan yang sangat berguna baik bagi tanaman maupun lingkungan dan mikroorganisme.
  3. Pupuk organik mengandung makro dan mikro organisme tanah yang mempunyai pengaruh yang sangat baik terhadap perbaikan sifat fisik tanah dan terutama sifat biologis tanah.
  4. Memperbaiki dan menjaga struktur tanah.
  5. Menjadi penyangga pH tanah.
  6. Menjadi penyangga unsur hara anorganik yang diberikan.
  7. Membantu menjaga kelembaban tanah
  8. Aman dipakai dalam jumlah besar dan berlebih sekalipun.
  9. Tidak merusak lingkungan.

 

  1. 2.      Pupuk Anorganik

Keunggulan pupuk anorganik :

(1)      Pemberiannya dapat terukur dengan tepat,

(2)      Kebutuhan tanaman akan hara dpat dipenuhi dengan perbandingan yang tepat,

(3)      Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah cukup, dan

(4)      Pupuk anorganik mudah diangkut karena jumlahnya relatif sedikit dibandingkan dengan pupuk organik.  Pupuk anorganik mempunyai  kelemahan, yaitu selain hanya mempunyai unsur makro, pupuk anorganik ini sangat sedikit ataupun hampir tidak mengandung  unsur hara mikro.

Kekurangan pupuk anorganik :

  1. Meninggalkan residu ke dalam tanah
  2. Dalam jangka panjang akan merusak sifat fisik, kimia dan biologi tanah
  3. Degradasi unsur hara

 

  1. G.    Pemupukan yang tepat 

1)      Tepat Jenis è Jenis pupuk disesuaikan dengan unsur hara yg dibutuhkan tanaman.

2)      Tepat Dosis è Pemberian pupuk harus tepat takarannya, disesuaikan dgn jumlah unsur hara yg dibutuhkan tanaman pada setiap fase pertumbuhan tanaman.

3)      Tepat Waktu è Harus sesuai dgn masa kebutuhan hara pd setiap fase/umur tanaman, dan kondisi iklim/cuaca (misal : (a) pemupukan yg baik jika ilakukan di awal musim penghujan atau akhir musim kemarau, (b) pengaplikasian PPC sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 11 siang)

4)      Tepat Cara è Cara pengaplikasian pupuk disesuaikan dengan bentuk fisik pupuk, pola tanam, kondisi lahan dan sifat2 fisik , kimia tanah & biologi tanah.

5)      Tepat Sasaran è Pemupukan harus tepat pada sasaran yg ingin dipupuk, misal; (1) Jika yg ingin dipupuk adalah tanaman, maka pemberian pupuk harus berada didalam radius daerah perakaran tanaman, dan sebelum dilakukan pemupukan maka areal pertanaman harus bersih dari gulma-gulma pengganggu.(2) Jika pemupukan ditujukan untuk tanah, maka aplikasinya dilakukan pada saat pengolahan tanah, dan berdasarkan pada hasil analisa kondisi fisik & kimia tanah.

 

  1. H.    RUMUS PERHITUNGAN

a)    Menghitung kebutuhan pupuk dan unsur

ü Jumlah tanaman

 

ü Kebutuhan pupuk per petak

 

ü Kebutuhan pupuk per tanaman / lubang tanam

 

ü Kebutuhan unsure per tanaman

 

 

 

ü Kebutuhan unsure/Ha

 

b)   Menghitung pupuk NPK dan Tunggal

Yang harus diketahui :

  • Jumlah pupuk NPK
  • Rekomendasi unsure per Ha

ü Mencari kebutuhan unsure pada pupuk

 

Apabila masih dalam bentuk senyawa, maka harus dicari jumlah unsurnya :

 

c)    Menghitung Kebutuhan yang harus diketahui

  • HLO
  • BI
  • Luas
  • Ukuran polybag
  • KLO : kedalaman lapisan olah

Langkah :

1)        Menghitung HLO

KLO x BI x LBA

2)        Menghitung kebutuhan pupuk per polybag

 

 

  1. I.       Contoh Soal
    1. Jika pupuk yang tersedia adalah pupuk majemuk NPK 200 kg (15:15:15). Dosis anjuran rekomendasi adalah 300 kg/Ha Urea, 200 kg/Ha SP36 dan 150 kg KCL. Maka, hitunglah apakah persediaan pupuk majemuk tersebut cukup untuk memupuk jagung manis pada lahan seluas 1 Ha? Jika kurang, berapa pupuk tunggal (Urea, SP36, KCL) yang harus ditambahkan? Ar N=14, P=31, O=16, K=39. Kandungan Urea= 46%N, SP36=36% P2O5, KCL=50% K2O.

Kandungan pupuk NPK (15:15:15) = 200 kg

Dalam 200 kg NPK, maka terdapat

v

v

v

Rekomendasi unsur:

v  Rekomendasi Urea = 300 kg/Ha

 

v  Rekomendasi SP36 = 200 kg/Ha

 

v  Rekomendasi KCl = 150 kg/Ha

 

Kekurangan unsure yg harus ditambahkan sebanyak:

N = 138 – 30 = 108 kg/Ha

K2O5 = 75 – 30 = 42 kg/Ha

K2O = 75 – 30 = 45 kg/ha

Penambahan pupuk tunggal yang diberikan :

  1. Urea

 

  1. SP36

Karena masih dalam P2O5, maka :

 

 

 

  1. KCl

Karena masih dalam P2O5, maka :

 

 

 

 

  1. Beberapa kebutuhan pupuk Urea, SP36 dan KCL pada polybag volume 5 kg apabila diketahui kedalaman lapisan olah (KLO) 30 cm, BI tanah 1,1 gr/cm3 luasan yang dipakai seluas 1 Ha dan rekomendasi pupuk seperti diatas ?

Dik : KLO = 30 cm, B1    = 1,1 gr/cm3, Luas = 1 Ha = 108  ,V polybag= 5 kg= 5000gr

Rekomendasi Urea = 300 kg/Ha

Rekomendasi Sp36 = 200 kg/Ha

Rekomendasi Kcl = 150 kg/Ha

Kebutuhan urea, SP36, KCL pada polybag

HLO = KLO x BI x LL

= 30 x 1.1 x 108

= 33 x 108

 

Kebutuhan Urea

 

r

Kebutuhan SP36

 

r

Kebutuhan KCL

 

 

 

  1. Kebutuhan pupuk = Urea = 300 kg/ha, Sp36 = 400 kg/ha, KCl  =100kg/ha

Dengan jarak tanam 70×25 cm

Lahan yang terpakai untuk luasan drainase dan jalan kurang lebih 12,5%

Ditanya : hitung kebutuhan pupuk Urea Sp36, KCl per tanaman?

Jawab :

12,5 % dari 1 ha = 1250 m2                  1 Ha – (drainase+ jalan)

=10000-1250

=8750  m2

 

 

 

= 6 g/tanaman

 

= 8 g/tanaman

 

= 2 g/tanaman

 

  1. Melanjukan pertanyaan No3. Hitung kebutuhan N, P205 , dan K2O

 

 

K

 

 

 

 

  1. Melanjutkan Soal pada No3. Apabila dalam suatu petak dengan luasan 13 x5 m.

Maka hitung; jumlah populasi tanaman, kebutuhan pupuk per petak

  • Jumlah populasi

 

= 371 tan per petak

  • Kebutuhan pupuk per petak
  • Kebutuhan pupuk per tanaman

 

 

 

 

 

 

 

Hello world!

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!