Halooo..

Hey, heeey semuanya apa kabar? Semoga dalam keadaan baik ya.
Sekarang saya mau cerita tentang sesuatu nih tentang fakultas yang paling keren sedunia yaitu Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (huahahahaee :D ). Beberapa orang terkadang suka meremehkan fakultas ini (baca: iri), saya rasa sih itu karena wawasan mereka yang sempit akan dunia perikanan. Karena kalau seseorang sudah tau alias kenal seluk-beluk dunia perikanan yang ada justru sebaliknya. Perasaan kagum, optimis, dan bangga akan muncul setiap kita membicarakan dunia perikanan dan ilmu kelautan.

Saya sendiri adalah mahasiswi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di Universitas Brawijaya (hehe, kayanya udah tau ya dari tagline di bawah judul blog ini).
Lebih tepatnya lagi saya berada di program studi THP alias Teknologi Hasil Perikanan. Kalau kata orang-orang sih THP itu grade-nya paling tinggi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Brawijaya. (Jadi buat kalian yang mau masuk FPIK UB, pilih THP aja yaa hehe :P *promote* ).

Saya akan menjelaskan tentang dunia perikanan pada umumnya dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya pada khususnya. Tujuannya untuk membuka cakrawala pengetahuan kalian tentang perikanan. Apalagi bagi kalian siswa SMA kelas 3 yang lagi bingung pilih jurusan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan bisa jadi salah satu pilihan yang layak diperhitungkan. Check this out!

 

Sebelumnya . . .

 

Situasi dunia perikanan di Indonesia (Source: Google Image, berbagai sumber)

Ada yang tau berapa luas lautan Indonesia tercinta ini?

Pernah gak kalian menyadari kalau 2/3 dari luas Indonesia ini adalah perairan?

Dan satu lagi,

Tau gak kalian kalau salah satu julukan negara Indonesia adalah “Negara Maritim”?

Sadar ga sih 75 % dari total spesies terumbu karang di dunia ada di Indonesia?

Yup, luas lautan Indonesia adalah kurang lebih 5,8 juta km persegi atau sekitar 70% luas wilayah Indonesia.

Tahukah kawan apa yang luar biasa dari angka tersebut?

Ya, luas lautan negeri ini adalah yang terluas di dunia!

Begitu unik dan kayanya laut kita sampai-sampai negara lain pun ingin ikut ‘kecipratan’ hasilnya. Mulai dari cara yang sah seperti impor ikan yang masih mentah atau dalam bentuk produk olahan sampai kepada cara yang tidak sah seperti illegal fishing. Semuanya terjadi karena dunia menyadari betapa luar biasanya laut Indonesia!

Lalu apakah kita puas pada taraf ‘bangga’ saja? No..

Sayangnya kita masih belum bisa memanfaatkan potensi laut kita dengan maksimal. Banyak sektor perikanan yang masih terbengkalai karena wawasan tentang dunia perikanan yang masih terbatas dan kurang efektifnya sistem yang ada sekarang ini. Why it could happen?

Salah satu faktornya adalah karena kurangnya jumlah kaum intelektual yang memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengolah laut kita yang luar biasa itu. Karena laut yang luar biasa memerlukan keahlian yang luar biasa pula untuk mengolahnya. Disinilah Indonesia memerlukan insan perikanan yang kompeten, inovatif, dan berintelegensia tinggi. Oleh karena itu lahirlah suatu fakultas yang khusus mendalami tentang hal itu. Fakultas ini dinamakan . . .

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

 

 

 

Apa itu Perikanan dan Ilmu Kelautan?

Jadi, meskipun namanya ‘perikanan’ tapi kita gak hanya terbatas pada urusan ikan semata. Istilah-istilah seperti mangrove, terumbu karang, rumput laut, plankton, kapal, jaring, pelabuhan, sosiologi pedesaan, ekonomi produksi perikanan, meteorologi laut, limnologi, refrigerasi, pengemasan, sampai biokimia pun ada.

Kalau di Universitas Brawijaya sendiri, ada 6 pilihan program studi (prodi) yang tersedia yaitu:

1. Teknologi Hasil Perikanan (THP): mengolah segala sesuatu yang dihasilkan dari perikanan dan budidaya menjadi barang-barang yang bermanfaat bagi manusia. Jadi orang-orang THP tuh ibarat ‘pesulap’ yang dapat mengubah hasil perikanan menjadi bermacam-macam hal. Mau contoh? Misalnya makanan, minuman, obat-obatan, sampai sumber energi baru pun bisa! Jadi ga cuma kerupuk ikan doang ya.. Mau tau caranya? Masuk THP dulu dong.. Prodi ini kata banyak orang sih adalah prodi yang paling banyak praktikumnya. Praktikum yang dilakukan pun kebanyakan lokasinya di laboratorium. Sampai-sampai ada plesetannya THP (Tiap Hari Praktikum). Kemampuan IPA mutlak dibutuhkan di sini. Tapi ga menutup kemungkinan untuk orang berlatar IPS yang mau berjuang keras untuk masuk di prodi ini.

Selengkapnya tentang profil THP bisa dilihat di sini.

2. Budidaya Perairan (BP): Segala sesuatu yang tentang budidaya ada di jurusan ini. Yang dibudidayakan ya macam-macam mulai dari ikan-ikan laut maupun tawar, udang, lobster, sampai lobster. Selain sebagai pembudidaya, orang-orang di jurusan ini juga terkadang disebut sebagai ‘dokter ikan’. Yep, mereka merawat ikan, menjaga kesehatan ikan dengan membuat kolam/tambak sedemikian rupa, termasuk mengobati ikan-ikan kalau mereka sakit. Pokoknya kaya dokter beneran deh, tapi kali ini pasiennya bukan manusia melainkan makhluk-makhluk perairan. Want to know more? Cek profil prodi BP di sini.

 

3. Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP): Walaupun ada kata ‘manajemen’ tapi perlu kalian ketahui jurusan ini bukan bersifat IPS melainkan IPA banget! Semua sumberdaya yang menyangkut perairan dan kelautan dibahas di sini. Mulai dari masyarakat pesisir, hukum, lingkungan laut, sampai kepada pencemarannya. Mereka yang berada di jurusan inilah yang mengelola atau me-manage perikanan dan kelautan kita. Ya, mengelola bukannya mengeksploitasi. Perlu diingat bahwa mengelola itu beda dengan mengeksploitasi. Bedanya terletak pada tanggung-jawab. Kalau mengelola, kita memanfaatkan potensi laut kita tetapi ada tanggung-jawab di dalamnya sehingga tidak asal-asalan. Ingin jadi ‘manager’ laut kita? Bergabunglah dengan jurusan ini. Selengkapnya untuk gambaran profil prodi MSP di sini.

 

4. Ilmu Kelautan (IK): Semua hal tentang laut dari segi keilmuan dibahas di sini. Para akademisi bidang ini diperlukan untuk memecahkan permasalahan bidang kelautan, serta mampu memanfaatkan dan mengelola sumberdaya laut. Mereka lebih banyak mempelajari laut dan isinya dibandingkan perikanan yang ada di darat, contohnya yaitu gunung laut, topografi laut, oceanografi, meteorologi laut, terumbu karang, menyelam (oh ya jurusan ini ada mata kuliah wajib yaitu renang dan selam, pokoknya nanti harus wajib kudu bisa renang, tapi tenang aja yang ga bisa renang pasti nanti diajarin kok. ;) ), pencemaran laut, dll. Info selengkapnya tentang profil prodi IK ada di sini.

 

5. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP): Prodi ini mempelajari bagaimana caranya agar kita bisa memanfaatkan semua sumberdaya perikanan dengan baik. Kalo masuk di prodi ini kalian akan mempelajari tentang kapal, nelayan, pelabuhan, jaring/jala ikan, dan seluk beluk penangkapan ikan. Prodi ini hampir sama seperti IK ada mata kuliah wajib yaitu renang, tapi ga ada mata kuliah selam kok. Kalo praktikum jurusan ini lebih banyak praktikum di lapangan alias keluar terus alias jalan-jalan terus sampai-sampai ada plesetannya PSP (Praktikum Seperti Piknik). Memang enak sih praktikumnya keluar kampus terus tapi ya biaya perjalanannya juga lumayan  ‘enak’. Hehe :P

Info selengkapnya tentang profil program studi PSP lihat di sini.

 

6. Agrobisnis Perikanan (AP): Nah, ini dia prodi yang terakhir nama lain prodi ini adalah Sosial Ekonomi Perikanan (SEP). Kalo kalian yang mau masuk perikanan tapi ngerasa minder sama kemampuan IPA-nya bisa pilih prodi ini. Bisa dibilang inilah prodi paling IPS yang ada di perikanan. Karena paling IPS pula lah, prodi ini paling sedikit praktikumnya sehingga berdampak pada paling sedikit pula laporannya alias jam tidurnya ‘terjamin’ sampai-sampai julukan untuk prodi ini adalah AP (Anti Praktikum). Yap kira-kira prodi ini kuliahnya tentang ekonomi sumberdaya perikanan, manajemen usaha perikanan, ekonomi produksi perikanan, tapi tetep kena mata kuliah avertebrata air sama limnologi juga. Selengkapnya tentang informasi profil program studi bisa dilihat di sini.

 

Mau tahu soal apa lagi? Prospek kerja? Wah, banyak banget deh pokoknya. Kamu bisa jadi pengusaha tambak, pengawas mutu hasil perikanan, pengawas kelautan & perikanan, auditor, peneliti, teknisi perik dan kelautan, analis sumberdaya lingkungan, dan masih banyak lagi.

Kalau ingin tahu tentang gambaran mata kuliah tiap prodi bisa dilihat di sini. Klik link ini untuk semester genap dan ini untuk semester ganjil.

 

So how’s your opinion? What do you think about our fisheries and marine now? Do you still underestimate it or you become interested? Just join with us in faculty of fisheries and marine sciences now!

 

 

Sekali saya nyatakan, saya bangga jadi insan perikanan Indonesia… Jayalah perikananku, lestarilah lautanku !!

nb: sekian penjelasan dari saya. Kalau ada kesalahan mohon maaf ya O:)