PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI SMKN 3 MALANG

Teknologi yang digunakan di SMKN 3 Malang :

  • WIFI
  • CCTV
  • FINGER PRINT
  • UJIAN ONLINE
  • DAPODIK
  • SIMBADA (Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah)

WIFI : Untuk menunjang sarana dan prasarana dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan untuk mencari sumber belajar atau materi dari internet

CCTV : Memberikan pengamanan terhadap situasi dan kondisi sekolah dan mengetahui segala kegiatan yang dilakukan oleh warga sekolah khususnya siswa dalam lingkungan sekolah

 

FINGER PRINT : Untuk mengatur dan mengelola absensi para siswa serta guru/karyawan dan agar dapat mengetahui dan merekap tingkat kehadiran dan ketidakhadiran dari para siswa serta guru/karyawan

 

UJIAN ONLINE

Ujian Online di SMKN 3 Malang dipergunakan untuk melaksanakan ujian berbasis online dalam ujian nasional, ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Terdapat 170 computer dan laptop, 3 server, dan 7 ruangan (6 ruangan utama 1 ruangan cadangan). Soal ujian online di SMKN 3 Malang menggunakan model pilihan ganda, setiap siswa mendapatkan 40 soal. Setiap guru membuat 300 soal untuk satu mata pelajaran atau mata ujian. Waktu pengerjaan ujian online 2 jam untuk 2 mata pelajaran. Satu token dapat digunakan untuk dua mata ujian. Pelaksanaan jadwal ujian online untuk setiap harinya terdapat 3 shift. Shift yang pertama dimulai pada jam 07.30 sampai dengan jam 09.30, shift kedua jam 10.00 sampai dengan jam 12.00, kemudian shift ketiga mulai jam 13.00 sampai dengan jam 15.00. Pada ujian semester tahun ini dilakukan 4 shift, shift terakhir dilakukan pada jam 15.00 sampai jam 17.00

DAPODIK : Untuk mengatur segala urusan yang berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM)

SIMBADA : Untuk pengaturan dan pengelolaan asset yang dimiliki oleh sekolah

Kelebihan dari penggunaan teknologi yang ada di SMKN 3 Malang adalah efisien dan pengerjaan semua kegiatan dapat dilakukan secara online. Sedangkan kelemahan dari penggunaan teknologi yang ada adalah bagi SDM yang kurang mumpuni dalam penggunaan teknologi harus melaksanakan kegiataannya secara manual dan harus ada tim pembantu untuk mengerjakan dalam sebuah sistem