Tips Ajarkan Anak Rapi Sejak Dini

Anak yang mulai pintar membereskan mainannya seusai bermain, menaruh barang di tempatnya, dan juga mau membersihkan kamar tidurnya sendiri, tak dapat diperoleh hanya dalam satu atau pun dua hari saja. Tak juga dengan cara membujuknya dengan memberikan imbalan atau pun dengan cara mengancam. Menurut para ahli, Anda harus mengajarkannya sejak usia anak masih dini.

Tips ajarkan anak rapi sejak dini

Merapikan setelah selesai

Ajarkan kepada anak Anda untuk selalu membiasakan dirinya mengembalikan mainan di tempatnya seusai bermain, atau pun memasukkan pakaiannya ke keranjang pakaian kotor seusai digunakan. Anda juga dapat mengajarkan pada anak Anda untuk bisa mengembalikan satu mainan pada tempatnya, sebelum akan mengambil mainan yang lain.

Siapkan saja penyimpanan

Langkah berikutnya adalah dengan menempatkan wadah pada setiap kamar untuk dijadikan sebagai tempat menaruh atau pun meletakkan barang-barang anak Anda.

Bentuknya bisa saja berupa container atau keranjang, tempelkan saja label untuk tiap wadah supaya anak Anda terbiasa menaruh benda di tempat yang tepat, atau pun gunakan label yang berbentuk gambar jika anak Anda memang masih belum bisa baca.

Memberikan contoh

Anak Anda nantinya akan belajar dengan cara meniru orangtuanya. Ini artinya Anda harus lebih dulu memberikan contoh tentang bagaimana cara yang tepat untuk merapikan dan juga mengatur barang-barang. Anda dapat memulai dengan mengajak sih kecil bersama-sama untuk membereskan barang belanjaan, melipat pakaian, atau pun memunguti mainannya yang masih berceceran di lantai.

Sedikit demi sedikit, beri tanggung jawab lebih pada anak Anda, sehingga pada akhirnya anak Anda akan terbiasa untuk membereskan barang-barangnya sendiri.

Membuat kelender

Mengajarkan atau pun mendidik anak pentingnya merawat dirinya sendiri merupakan salah satu bagian yang paling penting sekali dalam usaha untuk jadikan anak terbiasa rapi. Mereka harus diajarkan tentang bagaimana cara mencuci tangan serta wajah yang benar, menggosok gigi, maupun menyisir rambut.

Baca juga : membuat postingan instagram seperti chat WA

Supaya kebiasaan yang satu ini bisa terwujud, maka orangtua disarankan untuk memiliki semacam kalender. Tempelkan saja didinding dan tandai hari-hari saat anak Anda berhasil merawat dirinya secara menyeluruh. Beri hadiah jika mereka sudah berhasil lewati fase tertentu.

Mengajari anak konsekuensi hidup tak rapi

Terkadang anak lebih cepat belajar dari pengalamannya sendiri, Anda di sini bisa siasati dengan cara menetapkan aturan untuk semua anggota keluarga, tapi melimpahkan tanggung jawab atas kamar ttidur tiap anak. Tak perlu bertindak apapun bila anak tak ingin bereskan mainan dalam kamarnya, sebab nanti mereka akan alami sendiri betapa tak nyamannya tidur dalam kamar yang berantakan.

Demikian tips ajarkan anak rapi sejak dini yang bisa kami informasikan kepada Anda semuanya. Semoga bermanfaat.

Categories: Pendidikan | Tags: , , | Comments Off on Tips Ajarkan Anak Rapi Sejak Dini

Pengertian Pancasila sebagai Paradigma Nasional

Pembangunan nasional merupakan perwujudan dari tujuan negara yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945. Untuk mencapainya diperlukan suatu pedoman demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera, baik secara material maupun spiritual. Pedoman yang digunakan oleh bangsa Indonesia adalah Pancasila. Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. (Baca gagasan-gagasan lengkap tentang pancasila di vnoss.net)

Berdasarkan hal itu, sesuai dengan sila-sila yang terdapat pada Pancasila sehingga pembangunan nasional diarahkan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat yang meliputi aspek jiwa, raga, pribadi, sosial, dan ketuhanan.

Dengan diterimanya Pancasila sebagai bangsa, Pancasila.menjadi alat untuk melaksana.kan pembangunan nasional melalui pengamalan sila-sila yang terdapat pada Pancasila, sehingga Pancasila dapat menjadi sumber inspirasi, penggerak, serta pendorong dalam pembangunan nasional. Keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan akan berdampak bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga : Pers pada masa reformasi

Oleh karena itu, pelaksanaan pembangunan harus berpedoman pada nilai-nilai Pancasila. Sebagai paradigma pembangunan nasional, Pancasila meliputi segala aspek kehidupan masyarakat, yang mencakup bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, pendidikan, agama., hukum, serta pertahanan dan keamanan.

Categories: Kewarganegaraan | Tags: , , | Comments Off on Pengertian Pancasila sebagai Paradigma Nasional

Dampak Globalisasi di Bidang Hukum dan Pertahanan Indonesia

Dalam era globalisasi, hukum nasional tidak mampu mengelak diri dari pengaruh global, konvensi-konvensi internasional dan perubahan sosial (masyarakat internasional) yang terjadi. Kondisi seperti ini akan memberikan inspirasi bagi hukum nasional untuk mengintegrasikan kepentingan nasional dengan kepentingan intemasional dan menjadi cermin utama bagi kehidupan yang beradab.

Dengan berkembang dan makin maraknya kejahatan intemasional, seperti terorisme, genosida, perampok/bajak laut di jalur-jalur perdagangan dunia, perdagangan manusia, perdagangan obat bius, atau kejahatan lintas batas lainnya, ASEAN (termasuk di dalamnya negara Indonesia) berusaha membuka diri kepada negara lain untuk menumpas atau memerangi bersama kejahatan-kejahatan internasional itu. Misalnya sebagai berikut.

  • Penandatanganan perjanjian memerangi terorisme pada akhr Juli 2002.

Tindakan ini adalah sebagai bukti keseriusan negrara-negara ASEAN dalam mewujudkan “perang terhadap teroris” tanpa melibatkan pasukan AS di kawasan ASEAN. Namun demikian, AS bersedia memberi bantuan teknis pasukan keamanan dalam melacak para tersangka.

  • Hukum nasional tidak hanya berisi materi hukum yang bersumber pada hukum lokal, melainkan dapat beradaptasi dengan kecenderungan global.

Caranya adalah dengan meratifikasi konvensi-konvensi internasional menjadi hukum nasional.

  • Kecendurungan politik di era globalisasi adalah Desentralisasi Plitik.

Desentralisasi Politik akan menyediakan ruang gerak yang cukup bagi pemerintah daerahuntuk lebih memberikan pelayanan yang sesuai dan seimbang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan karakteristik daerahnya masing-masing.

Baca juga : Pancasila sebagai paradigma nasional

Pemerintah pusat lalu hanya mengatur kepentingan-kepentingan yang sifatnya mendasar yang diatur oleh konstitusi, seperti politik luar negeri, hankam, ekonomi makro, peradilan, dan agama sebagaimana diatur dalam UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

  • Lahan operasi kerja para pekerja hukum (pengacara /Lawyer) sudah mengglobal.

Para pengacara tidak lagi dibatasi oleh negara. Peranan mereka sebagai konsultan hukum yang profesional mampu menggeser dan mengungguli legislator dan para hakim dalam sistem hukum nasional.

  • Pelayanan hukum sebagai produk yang dijual.

Tim pengacara harus dibayar berdasarkan hitungan jam. Para pengacara yang marnpu menangani kasus-kasus besar dan bertaraf internasional kemudian akan dikenal publik dan akan lebih dipercaya menangani banyak kasus yang lain.

Semoga bermanfaat

Categories: Kewarganegaraan | Tags: , , | Comments Off on Dampak Globalisasi di Bidang Hukum dan Pertahanan Indonesia