browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

tugas pemasaran jasa

Posted by on 10 December 2012

/KOMUNIKASI PEMASARAN JASA TERINTEGRASI
pmasaran jasa sangatlah subjektiv, Pemasaran modern memerlukan komunikasi interaktif yang berkesinambungan dengan para pelanggan potensial dan aktual. Kemajuan teknologi komunikasi, seperti Internet, telepon genggam, dan TV satelit memfasilitasi berkembangnya sejumlah media baru untuk berkomunikasi dengan pelanggan.
DEFINISI IMC
Menurut Schultz, Tannenbaum & Lauterborn (1992) IMC merupakan “ancangan perencanaan yang berusaha mengoordinasikan, mengonsolidasikan, dan menyatukan semua pesan, program, dan sarana komuni-kasi yang mempengaruhi pelanggan atau calon pelanggan merek pemanufaktur atau organisasi jasa”.
sebuah proses perencanaan marketing komunikasi yang memperkenalkan konsep perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran, sepertipublic relation, advertising, direct selling, sales promotion, dan interactive marketing, untuk memberikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi yang maksimum. Komunikasi Pemasaran Terpadu sering disebut dengan IMC merupakan sebuah proses strategi bisnis dalam mengelola hubungan dengan konsumen yang intinya untuk menggerakkan brand value.
Proses pengembangan komunikasi pemasaran terintegrasi
1. Mengidentifikasi audiensi sasaran
2. Menentukan tujuan komunikasi
3. Merancang pesan
4. Memilih saluran komunikasi
5. Menyusun anggaran IMC total
6. Menentukan bauran komunikasi pemasaran terintegrasi (IMC mix)

ELEMEN KOMUNIKASI
• Periklanan
• Public relations
• Personal selling
• Promosi penjualan
• Direct marketing
• Online marketing.

Integrated marketing communication triangle

 

 

 

 

Konsep Strategic Marketing Communications sebagai titik sentral yang menjadi irisan (dalam segitiga terbalik) sebenarnya identik dengan Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communications) seperti definisi yang dipaparkan oleh Tom Duncan (2005) dan Don E. Shultz dalam buku Belch & Belch (2007) di atas. Untuk memudahkan kolaborasi segitiga: ahli strategi, pemasaran, dan komunikasi, maka masing-masing perlu memiliki sense of strategy, sense of marketing, dan sense of communications, sehingga akhirnya menjadi spirit yang terus bergerak dan berputar seperti ditunjukkan dengan arah panah mengitari segitiga emas.

 

Belajar dari Orkestra

Penerapan spirit kolaborasi di dunia komunkasi pemasaran terpadu (IMC) bukan hanya memerlukan kepiawaian individu di masing-masing bidang profesi terutama iklan, public relations, event organizer,internet, below the line, direct marketing, promosi penjualan, hingga customer service, namun yang lebih penting adalah keselarasan, seperti orkestrasi musik yang menghasilkan harmoni dan keindahan irama.

Spirit orkestra sangat cocok diadopsi para profesional komunikasi pemasaran, karena kita bisa belajar sedikitnya mengenai tujuh dimensi orkestra, yakni satu dirijen, harmonisasi, tematik, berirama, spesifik, keterpaduan, dan apresiasi.

  1. Satu dirijen. Satu nada komando dan tujuan bersama. Tidak ada pemimpin kembar dalam sebuah orkestra. Demikian juga seharusnya dalam kampanye IMC.
  2. Harmonisasi. Kesatuan dan keselarasan nada dan irama. Dalam kampanye pemasaran atau PR, idealnya tercipta simponi antara komunikasi korporat dan promosi produk, minimal dalam tujuan, strategi, kemasan pesan dan keterkaitan media yang digunakan.
  3. Tematik. Orkestra bisa menyuguhkan musik klasik atau modern, bahkan menyisipkan unsur etnik. Sama seperti kampanye IMC dengan tema tertentu untuk menghasilkan kesan dan pesan tunggal(one look, one voice), lalu berganti tema dalam periode tertentu.
  4. Berirama. Tempo orkestra terkadang melambat dan tiba-tiba cepat, lalu lembut atau keras. Tidak berbeda dengan kampanye korporat atau produk. Satu waktu membangun citra, namun pada kesempatan lain berbentuk promosi untuk mendongkrak penjualan.
  5. Spesifik. Penggemar orkestra memang dari kalangan tertentu, seperti juga segmen khalayak yang dibidik produk di wilayah atau area tertentu.
  6. Keterpaduan. Sikap tidak menonjolkan diri dan rendah hati sangat terasa di antara para pemain orkestra. Bila para insan IMC bersekutu dalam dalam program yang mereka jalankan, tentu terjadi sinergi komunikasi pemasaran.
  7. Apresiasi. Ucapan terima kasih biasanya diucapkan sang konduktor/dirijen sebagai respon atas partisipasi dan tepuk tangan penonton. Pemasar juga memiliki program customer rewards atau bagi-bagi hadiah sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas pelanggan atau mitra kerja.

Secara konseptual, Orkestra Komunikasi Pemasaran memiliki padanan istilah selain dengan IMC, yakni Synergistic, Holistic, dan 360° Marketing Communications. Jadi, para profesional IMC tidak perlu canggung untuk belajar dari penyiapan hingga pementasan orkestra yang prima, karena orkestra komunikasi pemasaran yang harmonis berawal dari kolaborasi komunitas satu rumpun profesi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>