PAIDOS.CO in “rona era”

Welcome to rona era. 2020 tampaknya tidak terlalu bersahabat untuk saya yang memiliki usaha kedai kopi. Kedai kopi yang merupakan salah satu tempat berkumpulnya massa dinilai dapat menjadi salah satu tempat yang dapat memperluas penyebaran virus covid ini. Sehingga, mau tidak mau kedai saya harus tutup lebih dulu hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Namun, tentu saja saya dan tim tidak ingin menyerah dengan keadaan ini, kami memilih untuk berjualan secara online sehingga bisnis ini masih bisa berjalan

Sebelum berbicara lebih jauh, saya ingin memberi sedikit deskripsi tentang PAIDOS.CO. Bisnis ini awal mulanya berangkat dari usaha clothing kecil-kecilan yang saya lakukan dengan teman-teman sma saya mulai tahun 2017. Di akhir tahun 2019, saya memutuskan untuk mengembangkan bisnis lain yaitu cita-cita saya memiliki kedai kopi. Akhirnya saya membuka PAIDOS.CO dengan menggabungkan Filleine, brand clothing saya dengan Kopiplastik kedalam satu manajemen.

Dalam kondisi ini, sebenarnya saya merencanakan beberapa hal yang akan saya lakukan agar bisnis ini tetap berjalan. Pertama adalah penjualan online produk kopiplastik dalam package literan, Kedua jasa pembuatan masker kain dalam jumlah besar untuk csr perusahaan-perusahaan atau bumn, ataupun untuk orang-orang yang ingin membagi-bagikan masker kain untuk orang-orang yang kurang mampu. Yang ketiga saya juga ingin membuat produk masker dengan design dari brand saya karena saya percaya kebutuhan masker akan masih sangat dicari kedepannya, apalagi yang terkesan trendy karena akan terjadi new normal setelah era corona ini

Dalam implementasinya, plan pertama dan kedua yang saya rencanakan telah berjalna mulai awal bulan mei ini. Penjualan produk literan kopiplastik saya lakukan dengan online melalui akun instagram kami serta dari promosi ke circle-circle terdekat kami. Produk kopiplastik yang saya jual adalah dua menu varian kopi, thai tea, coklat, dan dua menu varian donat. Semua minuman yang saya jual dikemas dalam package 500ml dan produk-produk yang dipesan akan diantar langsung sampai ke rumah pemesan oleh saya sendiri dan tim dengan ketentuan free delivery maksimal radius 3 km dari kedai saya. Sistem pemesanannya adalah via instagram dm ataupun melalui contact person kopiplastik dimana pesanan akan dikirim di hari yang sama jika dipesan sebelum jam 12 siang atau telah dipesan sehari sebelumnya. Sementara plan saya yang kedua yang telah berjalan adalah pejualan masker untuk perusahaan-perusahaan ataupun perorangan yang ingin membagi-bagikan masker pada orang yang membutuhkan. Kegiatan promosi yang saya lakukan adalah dengan menawarkan produk saya kepada orang-orang yang saya anggap memiliki peranan pernting pada perusahaan tersebut, ataupun orang-orang yang mambu dan berminat untuk membantu sesama. Proses pemesanannya hampir sama dengan proses pemesanan produk custom lainnya seperti kaos, kemeja, hoodie, dll. Pemesan akan menyetorkan design yang ia inginkan, kemudian kami memberikan harga untuk produk tersebut sesuai dengan kesulitan design dan jumlah pesanan, kemudian pemesan akan memberi dp 50% dari total harga dan produk akan mulai di proses. Sementara pelunasan akan dilakukan ketika barang diantar. Sementara untuk plan ketiga saya masih dalam tahap brainstorming dan perencanaan

Hal yang dapat saya evaluasi dari kegiatan penjualan selama hampir tiga minggu ini adalah masih kurangnya promosi yang dapat saya lakukan. Karena dibanding dengan sebelum corona saya merasa effort yang harus dikeluarkan dalam masa social distancing ini harus lebih masif lagi, karena sebagai produk yang saya jual terutama kopi kebanyakan dibeli karena pelanggan saya sedang nongkrong ataupun mengerjakan sesuatu di kedai saya. Sehingga pelanggan saya kebanyakan lebih banyak membeli produk thaitea dan coklat yang kemungkinan lebih banyak dicari sebagai menu berbuka. Kedepannya saya ingin membuat paket bundling antar produk kopi dan produk minuman manis saya dengan harga yang telah di diskon. Sementara dari penjualan masker telah terjual lebih dari 3000pcs masker yang mayoritas dipesan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk program csrnya. Namun, karena kami baru memasarkan jasa tersebut di dua minggu terakhir ini, kebanyakan perusahaan telah memesan produk masker tersebut ke vendor lain. Sehingga kini kami lebih menarget untuk umkm ataupun perorangan yang ingin berbagi dengan yang membutuhkan.

Post navigation