Pengukuran Kelayakan Investasi Proyek

March 20th, 2017

MENCARI IRR DAN PAYBACK PERIOD

Dalam mengukur atau menilai adanya suatu proyek yang akan atau telah didirikan terdapat beberapa kriteria yang digunakan yaitu:

1. NPV(Net Present Value) yaitu manfaat bersih tambahan yang diterima proyek selama umur proyek pada tingkat discount factor tertentu.(selisih antara PV benefit dengan PV cost).

hasil dari NPV dari masing-masing discount factor yaitu:

– DF 10%=29.62

– DF 15%= 2.88

– DF 16%=-1.43

-DF 17%= – 5.471

(Semakin tinggi discount factornya maka hasil NPV bernilai negatif)

2. Net B/C yaitu menunjukkan gambaran berapa kali lipat manfaat yang diperoleh dari biaya yang dikeluarkan. perbandingan antara jumlah PV net benefit yang positif dengan jumlah PV net benefit yang negatif. hasilnya yaitu:

-DF 10% = 1.344

-DF 15%= 1.033

-DF 16%= 0.983

3. Gross B/C yaitu manfaat yang diterima proyek dari setiap satu satuan biaya yang dikeluarkan.

– DF 10 %=1.189

-DF 15%=0.980

-DF 16%=1.011

-DF 17%=1.042

Indikator dari Gross B/C yaitu jika gross b/c >1 maka proyek tersebut layak untuk dijalankan dan dilanjutkan.

4. IRR (Internal Rate of Return) yaitu kemampuan suatu proyek menghasilkan return.

perhitungannya:

15%+2.88/4.31 x 1% = 15.70%

15% =discount factor awal

2.88 = total net B pada saat DF 15%

4.31 = selisih antara net B DF 15% dengan net B DF 16%

1%= selisih DF 15% dengan DF 16%

jadi suatu proyek dikatakan layak karena IRR (15.70%) > DF (15%)

5. Payback Period yaitu jangka waktu atau periode yang diperlukan untuk membayar kembali semua biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam investasi suatu proyek.

perhitungan: I/Ab = 0.691 yang artinya kemampuan proyek mampu mengembalikan biaya-biaya yang dikeluarkan pada tahun ke-8

Hello world!

March 20th, 2017

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!