Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Manajemen Pemasaran : Film The Joneses (Stealth Marketing)

Sunday, May 5th, 2013
The Jones adalah suatu keluarga yang bisa dibilang sempurna secara duniawi. Keluarga ini merupakan suatu unit pemasaran yang telah disetting sedemikian rupa oleh perusahaan, dimana dalam suatu keluarga The Jones yang harmonis terdiri dari sepasang suami istri yang sangat sempurna serta putra dan putri yang manis. Dalam film ini, Demi Moore berperan sebagai istri (Kate Jones) yang cantik, sexy dan modis. David Duchovny disini berperan sebagai suami (Steve Jones) yang merupakan pebisnis sukses dan kharismatik. Amber Heard dan Ben Hollingsworth masing-masing berperan sebagai anak dalam keluarga The Jones yang  masih duduk di bangku SMA.
Keluarga settingan ini memiliki tugas yang disebut “stealth marketing”, dimana mereka harus bisa mendongkrak penjualan atas suatu produk dalam suatu wilayah. Biasanya keluarga ini ditempatkan pada suatu daerah yang elit dan masyarakatnya konsumtif. Setiap anggota keluarga memiliki tugas masing-masing untuk memasarkan produknya yang nantinya akan direview kinerjanya oleh perusahaan.
The Jones tidak secara langsung menawarkan produk-produknya seperti salesman pada umumnya. Mereka menjalankan pekerjaannya dengan cara “stealth marketing” dimana masyarakat sekitar tidak tahu bila The Jones adalah suatu unit pemasaran. The Jones tidak perlu menjual secara langsung produknya, mereka hanya mengarahkan masyarakat sekitar untuk membeli suatu produk. Agar bisa mengarahkan masyarakat untuk membeli produk tersebut, anggota The Jones haruslah memiliki sikap yang baik, dapat dipercaya , pandai bergaul serta menjadi trendsetter atau menjual lifestyle. The Jones dalam kesehariannya selalu memakai produk-produk yang dipasarkan dan menarik perhatian calon konsumen atas apa yang The Jones pakai.
Dalam film ini The Jones tidak terlalu sulit melaksanakan tugasnya karena mereka tinggal di daerah elit yang warganya sangat komsumtif dan mementingkan lifestyle. Mereka memiliki gengsi yang tinggi sehingga apa yang The Jones pakai akan mereka ikuti karena The Jones telah menjadi trendsetter.
Klimak dari film ini yakni ketika Larry Symonds yang merupakan “sahabat” Steve di daerah tersebut semakin konsumtif. Dia membeli lebih banyak daripada yang dia mampu. sampai suatu ketika , dia tak mampu lagi membayar tagihan kartu kreditnya. Bahkan keluarganya terancam tak mempunyai rumah karena tidak lagi mampu membayar cicilan rumah. Larry semakin frustasi dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri di kolam renang rumahnya.
Kejadian tersebut membuat Steve sangat terpukul. Ia menyadari bahwa perbuatannya sebagai The Jones telah membuat “sahabat” nya harus memgakhiri hidup. Mungkin tak hanya Larry , tapi ada banyak orang yang bisa saja memiliki keputusan serupa akibat perbuatan The Jones di daerah yang lain. Akhirnya, Steve Jones memutuskan untuk keluar dari keluarga The Jones, dan mengakui pada masyarakat didaerah itu bahwa mereka adalah keluarga palsu yang sengaja didisain sebagai “stealth marketing” oleh Perusahaan.

Keluarga Jones adalah sebuah tim marketing yang menerapkan strategi pemasaran dengan cara menjadikan mereka sebuah keluarga kaya yang menjadi perhatian para tetangga sehingga para tetangga terbawa oleh gaya hidup mereka. Konflik dari film ini terjadi ketika setiap anggota tim-nya mulai terpecah dengan masalah-masalah individualnya. Jenn yang berperan sebagai remaja cewek, terjebak dalam masalah ketika dia berusaha menggoda orang-orang kaya paruh baya. Sedangkan Mick melihat temannya yang bernama Naomi menjadi korban kecelakaan karena pengaruh alkohol yang dipasarkan mulai terganggu hati nuraninya. Selanjutnya Mick terlibat masalah homoseksual. Sedangkan Steve melihat tetangganya bunuh diri karena terlalu banyak menanggung hutang akibat pengaruh gaya hidup mereka membuat Steve mengaku bahwa Keluarga Jones diciptakan sebagai alat marketing perusahaan.

Strategi yang digunakan dalam menggaet pasar :

Strategi pemasaran yang di pakai adalah pendekatan secara langsung kepada konsumen dengan mengandalkan kemampuan seseorang yang dapat berbaur langsung dalam lingungan masyarakat. Dapat kita melihat beberapa strategi pemasaran yang dipakai dalam fillm ini adalah sebagai berikut, Pertama mereka mengidentifikasi dan membedakan kelompok kelompok pembeli yang mungkin lebih menyukai atau memerlukan berbagai produk dan bauran pemasaran.Lalu mereka identifikasi segmen pasar dengan member perbedaan perbedaan demografis dan psikografis,dan perilaku dikalangan pembeli.Disini mereka membagi dalam empat bagian segmentasi pasar yaitu:
1. kelompok pembeli Remaja putri,
2. kelompok pembeli Remaja putra,
3. kelompok pembeli Wanita Dewasa/Ibu-ibu,
4. kelompok pembeli Pria Dewasa/Bapak-bapak

Disini mereka langsung berbaur dengan pelanggan sesuai dengan target produk kepada pembeli dan peran mereka masing masing.Mereka menawarkan kepada pelangan guna memuaskan kebutuhan mereka,melalui informasi dan komunikasi secara langsung kepada pelangang dnegan suatu yang bersifat fisik melalui suatu tawaran, yang dapat menjadi gabungan produk,jasa, informasi dan pengalaman.Komunikasi disalurkankapada konsumen melalui ekspresi wajah,pakaian, penampilan dan gaya hidup yang di pamerkan kepada konsumen.Sehinga dapat menarik perhatian konsumen secarah cepat dan mereka langsung mau membeli produk produk tersebut.

 Literatur

Dalam buku radical marketing, Sam Hill dan Glenn Rifkin menuliskan beberapa konsep pemasaran radikal antara lain:
1. Berhadapanlah dengan yang paling penting pelanggan, yaitu pemasaran      radikal,menyadari keuntungan yang didapat dari interaksi langsung dengan pelangang.Sehingga mereka banyak meluangkan sebagian besar waktunya untuk bertatap muka dengan para pelangang.

2. Gunakan riset pasar secara hati hati, para pemasar radikal lebih menyukai teknik akar rumput.

3. Pekerjakan hanya misionaris yang bergairah,bukan pemasar-pemasar radikal tidak memiliki pasar mereka hanya memiliki misionaris.

4. Ciptakan suatu komunitas pelanggan, Pemasaran radikal mendorong pelanggan memikir diri mereka sebagai komunitas,dan memikirkan merek sebagai pemersatu komunitas itu.

5. Para pemasar radikal menunjukkan cinta dan penghormatan bagi pelanggan.

 

Nama: Dickxie Audiyanto

NIM: 125020305111001

 

 

 

Analisi Segmentasi Pasar Iklan iPhone 5

Sunday, March 24th, 2013

Tugas Manajemen Pemasaran

Analisis Iklan IPHONE 5

1.Segmentation

Demografis: Pria/Wanita sekitar umur 20-45 Tahun

Geografis: iPhone tidak menempatkan wilayah sasaaran geografi sehingga dapat diperoleh lebih dari 50 negara didunia.

Psikologis:Yang membutuhkan smartphone multifungsi yang dapat digunakan baik untuk keperluan sehari hari, berbisinis, entertainment serta lifestyle. Menarik perhatian karena desainnya yang tipis dan multifungsi menjadikan sebagai perangkat yang mudah dibawa kemana saja hanya dalam satu genggaman.

2. Targetting

Target pemasaran produk iPhone 5 ini dilakukan di Mall” yang “berimage” mewah dan mahal serta tempat perbelanjan elektronik.

3.Positioning

-Atribut positioning: desain iPhone yang terkesan tanpa tombol alias touch screen menjadi pembeda utama sekaligus kiblat bagi produsen handphone/smartphone lainnya, lalu ciri khas logonya yang simpel yaitu berbentuk apel namun dengan bentuk gigitan serta taglinenya yaitu “think different”.

-Benefit positioning:menggunakan nano sim card, desain yang lebih seperti ponsel multimedia dengan layar widescreen serta dimensi yang lebih nyaman serta praktis.

Quality or price positioning:walaupun harganya terbilang mahal namun sebanding dengan kualitas serta performa dari iPhone itu sendiri.

Competitor position:iPhone memiliki pesaing tangguh smartphone Amdroid walau dari segi harga jauh lebih mahal namun fitur yang diberikan dapat memuaskan para penggunannya serta menutupi kekurangan dari iPhone 4S.

 

Link Iklan iPhone 5

Nama: Dickxie Audiyanto

NIM:125020305111001

http://www.youtube.com/watch?v=3AAdrelIcEA

http://www.youtube.com/watch?v=TLCvajE7sgM

Manajemen BAB 18

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

Manajemen operasi adalah proses transformasi yang mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa. Organisasi harus mengetahui peran penting manajemen operasi sebagai bagian dari seluruh strategi mereka dalam mencapai kesuksesan kinerja.

Manajemen rantai nilai adalah proses mengelola urutan aktivitas dan informasi di sepanjang rantai produk. Manajemen rantai nilai memiliki empat manfaat: meningkatkan pengadaan, logistik, pengembangan produk, dan manajemen pesanan pelanggan.

Enam persyaratan utama bagi kesuksesan manajemen rantai nilai adalah koordinasi atau kolaborasi, investasi pada teknologi, proses organisasi, kepemimpinan, karyawan atau sumber daya manusia, dan perilaku budaya organisasi.

Perusahaan mencari cara memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan manajemen operasi mereka melalui kolaborasi yang ekstensif dan pengendalian biaya. Penyesuaian massal memberikan produk kepada pelanggan kapan, dimana, dan bagaimana mereka menginginkannya. Hal ini membutuhkan teknik manufaktur yang fleksibel dan dialog terus menerus kepada pelanggan.

 

Jawaban Soal

  1. Ya. Karena manajemen operasi mengacu pada proses transformasi yang mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa, sedangkan perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang memproduksi benda-benda berwujud yang membutuhkan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas.
  2. Karena setiap unit organisasi memproduksi sesuatu, manajer harus memahami konsep manajemen operasi agar dapat mencapai tujuan dengan efisien dan efektif. Manajemen operasi penting bagi organisasi dan manajer karena tiga alasan meliputi jasa manufaktur, penting dalam kesuksesan bersaing organisasi.
  3. Konsep manajemen ini dipraktikkan dalam bentuk pembelajaran di kampus, selain itu konsep manajemen tidak bisa didapat dari satu orang karena konsep tersebut akan selalu berubah akan tetapi secara praktik tetap sama.
  4. Menurut saya, keberhasilan organisasi terjadi jika sebuah organisasi melakukan pengendalian kualitas lebih baik daripada melakukan perbaikan terus menerus. Karena kualitas akan berubah seiring perubahan zaman, mengikuti kualitas pada masa tersebut. Contohnya ISO:9000 adalah salah satu serangkaian standard manajemen internasional yang menyusun pedoman proses yang seragam untuk menjamin kesesuaian produk dan permintaan pelanggan.
  5. Industri mobil di AS. Kesuksesan yang dialami manufaktur AS selama Perang Dunia II membuat para eksekutif manufaktur yakin masalah-masalah yang mengganggu produksi telah berhasil diatasi. Para eksekutif ini bahkan berfokus pada peningkatan area fungsional lainnya.

 

Bapak  Nanang Suryadi, SE, MM

Manajemen BAB 17

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

Pengendalian adalah proses pengawasan, perbandingan, dan perbaikan kinerja. Pengendalian penting karena (1) pengendalian membantu manajer mengetahui apakah tujuan telah tercapai dan jika tidak, mengapa; (2) memberikan informasi dan umpan balik sehingga manajer merasa yakin dalam pemberdayaan karyawan; dan (3) membantu melindungi perusahaan dan asetnya.

Tiga langkah di proses pengendalian adalah pengukuran, perbandingan, dan pengambilan tindakan. Pengukuran adalah penentuan bagaimana mengukur kinerja aktual dan apa yang diukur. Perbandingan adalah melihat selisih antara kinerja aktual dengan standarnya. Pengambilan tindakan adalah tidak berbuat apa-apa, memperbaiki kinerja, atau ,merevisi standar.

Kinerja perusahaan adalah akumulasi hasil aktivitas perusahaan. Tiga pengukuran kinerja perusahaan yang lazim digunakan adalah produktivitas, efektivitas, dan peringkat industri dan perusahaan yang disusun dari berbagai publikasi bisnis.

Pengendalian feedforward dilakukan sebelum aktivitas kerja dilakukan.Pengendalian concurrent dilakukan selama aktivitas kerja dilakukan, sedangkan pengendalian feedback dilakukan setelah aktivitas kerja dilakukan. Pengendalian keuangan yang dapat digunakan oleh manajer meliputi rasio keuangan dan anggaran. Pengendalian informasi yang dapat digunakan oleh manajer adalah sistem informasi manajemen. Tolok ukur melakukan pengendalian dengan menemukan praktik terbaik di antara pesaing atau nonpesaing dan dari dalam organisasi itu sendiri.

Menyesuaikan pengendalian untuk perbedaan lintas budaya penting dilakukan, terutama pada area pengukuran dan pengambilan langkah-langkah perbaikan. Masalh di tempat kerja meliputi privasi di tempat kerja, pencurian oleh karyawan, dan kekerasan di tempat kerja. Di masing-masing masalah, manajer harus memiliki kebijakan untuk mengendalikan langkah yang tepat dan memastikan pekerjaan dilakukan secara efisien dan efektif.

Pengendalian terhadap interaksi pelanggan penting dilakukan karena produktivitas pelayanan karyawan dan kualitas pelayanan mempengaruhi persepsi pelanggan tentang nilai pelayanan.

Tata kelola perusahaan adalah sistem yang digunakan untuk mengelola perusahaan untuk melindungi kepentingan pemilik perusahaan.

 

Jawaban Soal

  1. Perusahaan akan tetap bias mempertahankan suatu standar yang telah dittentukan dalam keadaan (buih air). Perusahaan dapat mempertahankan standarnya melalui perombakan dan pembetulan permasalahn yang terjadi dalam suatu perusahaan. Dan pembenahan ini tidak mengharuskan perusahaan untuk mengubah standarnya. Namun, apabila permasalah yang terjadi sudah terlalu akaut dan sangat menyangkut kualitas standar yang telah ditentukan, maka pembaruan standar sangat penting dilakukan.
  2. Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada sesi pengukuran, perbandingan, dan pengambilan keputusan, jika diasumsikan dengan kehidupan sehari-hari seseorang pasti ada sesi pengukuran tentang suatu hal, lalu setelah selesai, orang tersebut akan membandingkan dengan suatu hal yang mirip dengan hal yang telah diukur tadi. Setelah itu, keluarlah sebuah kesimpulan dan dari kesimpulan tersebut akan dapat diambil sebuah keputusan.
  3. Peralatan pengawasan seperti komputer, kamera video, dan alat monitor telepon melampaui batas menjadi pelanggaran hak karyawan adalah saat dimana perusahaan merasa curiga bahwa karyawan melakukan pelanggaran/penyelewengan atas pekerjaannya, sehingga perusahaan meningkatkan keamanan yang ketat sampai privasi seorang karyawan terganggu.
  4. Karyawan pasti berperan dalam mengendalikan aktivitas kerja. Dalam artian, mereka berhak dan bertanggung jawab atas tugas mereka masing-masing.
  5. Aktivitas kerja yang dapat diterima dalam lebihnya rata-rata adalah aktivitas karyawan dalam kedisiplinan. Aktivitas kerja yang tidak dapat diterima dalam lebihnya rata-rata adalah aktivitas yang dapat merugikan proses produksi perusahaan. Contohnya adalah terlalu sering menggunakan listrik untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Bapak  Nanang Suryadi, SE, MM

Manajemen BAB 16

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

Pemimpin adalah orang yang dapat mempengaruhi orang lain dan yang memiliki otoritas manajerial. Kepemimpinan adalah proses memimpin dan mempengaruhi suatu kelompok untuk mencapai tujuan. Manajer harus menjadi pemimpin karena memipin adalah salah satu dari fungsi manajemen. Perilaku memimpin memiliki dua sifat: fokus terhadap pekerjaan dan fokus terhadap karyawan.

Model Fiedler mencoba mendefinisikan gaya terbaik yang dapat digunakan dalam situasi tertentu. Teori kepemimpinan situasional (SLT) dari Hershey and Blanchard fokus pada kesiapan karyawan. Model jalur tujuan yang dikembangkan oleh Robert House mengidentifikasi empat perilaku kepemimpinan: bersifat pengarah, pendukung, partisipatif, dan berorientasi prestasi.

Pemimpin tim memiliki dua prioritas: mengatur batas eksternal dan memfasilitasi proses tim. Empat peran pemimpin meliputi: bekerja sama dengan konstitusi eksternal, memecahkan masalah, manajer konflik, dan pelatih.

Pemimpin saat ini menghadapi isu dalam mengelola kekuasaan, mengembangkan kepercayaan, memberdayakan karyawan, memimpin di berbagai budaya, memahami perbedaan gender di kepemimpinan, dan menjadi pemimpin yang efektif.

 

Jawaban Soal

  1. Jenis kekuasaan yang demokratis, karena gaya demokratis menggambarkan pemimpin yang melibatkan rekan-rekan untuk berpartisipasi dalam membuat keputusan, mendelegasikan wewenang, dan menggunakan umpan balik sebagai kesempatan untuk melatih karyawan.
  2. Ya, karena dalam pendekatan ini dinyatakan bahwa tugas pemimpin adalah membaantu pengikutnya untuk mencapai tujuan dan mengarahkan, memberikan dukungan sesuai kebutuhan untuk memastikan bahwa tujuan mereka sejalan dengan tujuan kelompok/ organisasi, seperti yang banyak diterapkan sebagian manajer.
  3. Ya benar karena setiap pemimpin harus memiliki sifat yang kompeten, konsisten terhadap keputusan, percaya diri dalam mengambil keputusan, kemudian mnginspirasi visi bersama dan antusias dalam bekerja.
  4. Yang dapat dilakukan untuk meningkatkan karismatik adalah dengan sifat antusias dan  percaya diri yang kepribadian dan tindakannya mempengaruhiorang untuk berperilaku dalam cara-cara tertentu. Pemimpin yang visioner mampu menciptakan dan mengartikulasi visi misi depan yang realistis, dapat dipercaya, dan menarik.
  5. Kepercayaan berkembang dari karakteristik pribadi seorang. Karena kepercayaan harus dibangun dari awal bukan karena situasi tertentu.
  6. Dalam menajerial diperlukan keseimbangan atas kekerasan dan kelembutan. Kekerasan diperlukan untuk kedisiplinan dan kelembutan diperlukan untuk mendekatkan atas menajer dengan karyawannya.
  7. Pemimpin adalah orang yang bisa memengaruhi setiap orang dan mampu menjadi panutan bagi seluruh bawahannya. Namun, karyawan juga bisa memengaruhi seorang pemimpin dalam bentuk pola pikir dan pelaksanaan tugas. Pola pikir seorang pemimpin akan berubah tatkala menghadapi suatu permasalahan baru yang terjadi pada karyawannya. Pemimpin yang efektif pasti akan mempelajari lebih jauh tentang bagaimana kehidupan dan permasalahan karyawan. Oleh sebab itu, karyawan akan bepengaruh pada aktivitas pemimpin.
  8. Sebuah organisasi dapat mengembangkan atau melahirkan pemimpin yang efektif melalui banyak cara. Pemimpin efektif dapat terlahir melalui kondisi organisasi tersebut, melalui pelatihan dan implementasi.

Bapak  Nanang Suryadi, SE, MM

Manajemen BAB 15

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

Motivasi adalah proses dimana usaha seseorang diberi energi, diarahkan, dan berkelanjutan menuju tercapainya suatu tujuan.

Individu menaiki hierarki lima kebutuhan (fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri) sebagai kebutuhan yang penting untuk dipenuhi. Sebuah kebutuhaan penting yang sudah terpenuhi tidak lagi termotivasi.

Teori penetapan tujuan menyatakan bahwa tujuan yang spesifik akan meningkatkan kinerja, dan tujuan yang sulit, ketika diterima, menghasilkan kinerja yang lebih tinggi daripada tujuan yang lebih mudah. Teori penetapan tujuan mengatakan bahwa niat untuk bekerja mencapai tujuan adalah sumber utama motivasi kerja, tujuan sulit yang spesifik menghasilkan tingkat hasil yang lebih tinggi daripada tujuan umum, partisipasi dalam menetapkan tujuan mungkin lebih disukai untuk menetapkan tujuan, tetapi tidak selalu. Panduan umpan balik dan perilaku memotivasi, terutama umpan balik yang dihasilkan sendiri, dan kemungkinan mempengaruhi penetapan tujuan mencakup komitmen tujuan, efektivitas diri, dan budaya nasional.

Para manajer menghadapi tantangan dalam memotivasi kelompok pekerja yang unik. Beragam tenaga kerja mencari fleksibilitas. Pekerja profesional menginginkan dukungan dan tantangan pekerjaan, dan mereka termotivasi oleh pekerjaan itu sendiri. Karyawan tidak tetap menginginkan kesempatan untuk menjadi permanen atau mendapat pelatihan keterampilan. Program pengakuan dan penghargaan yang tulus untuk pekerjaan yang dilakukan dapat digunakan untuk memotivasi pekerja dengan keterampilan rendah dan berupah minimum.

 

Jawaban Soal

  1. Manajemen memang harus sangat bisa mengendalikan dan memperhatikan bagaimana motivasi karyawan dalam pekerjaannya. Karena dengan begitu manajer bisa lebih mengerti karyawan dan selanjutnya dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan efisien.
  2. Saya mencoba melakukan yang terbaik dalam menyelesaikan tugas Akuntansi. Cara yang saya lakukan adalah dengan lebih memahami bab yang dibahas di dalamnya. Karena yang terpenting dalam penyelesaian tugas ialah tentang pemahaman materi dan masalah di dalamnya.
  3. Elemen energi, arah, ketekunan dengan menggunakan teori penetapan tujuan, karena yang menyatakan bahwa tujuan yang spesifik meningkatkan kinerja dan ketika menerima tujuan yang sulit, kinerjanya lebih tinggi daripada tujuan yang mudah.
  4. Pendekatan untuk mendesain pekerjaan adalah pelunasan vertikal suatu pekerjaan dengan menambahkan tanggung jawab perencanaan dan evakuasi atau pengayaan pekerjaan.
  5. Jika sebagai manajer, saya akan memberitahu mereka esensi dari sebuah pekerjaan, karena dalam sebuah pekerjaan apabila dilakukan hanya berorientasi pada uang maka hanya uang yang akan mereka dapatkan. Berbeda dengan mereka yang melakukan pekerjaan karena ikhlas, mereka yang seperti itu akan mendapatkan banyak hal selain uang.
  6. Setuju. Karena sebuah pekerjaan akan terasa lebih enjoyable apabila dilakukan dengan ikhlas. Hal itu tak lain adalah karena yang didapatkan bukan hanya upah melainkan skilldan hal-hal menarik lain yang juga akan bertambah.
  7. Dapat. Dalam kondisi tertentu seorang individu terdapat kebutuhan-kebutuhan dalam hidupnya, seperti kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri yang menekan individu sehingga seorang individu termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya.
  8. “Memotivasi secara sederhana berarti memelihara orang-orang Anda” adalah suatu cara/metode motivasi yang bagus dan efektif karena dalam konsep ini seorang motivator memotivasi orang-orangnya berdasarkan latar belakang, ketika orang-orang sedikit atau bahkan sangat menyimpang dari tujuan semula maka motivator memberitahu orang-orang tersebut berdasarkan latar belakang dari orang-orang tersebut.

Bapak  Nanang Suryadi, SE, MM

Manajemen BAB 14

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

Sifat dan Fungsi komunikasi

Komunikasi adalah pemindahan dari pemahaman makna. Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi antara dua orang atau lebih. Komunikasi organisasi adalah semua system, pola, jaringn dari komunikasi dalam sebuah organisasi.

Fungsi komunikasi adalah untuk memberi pengendalian perilaku karyawan, memotivasi karyawan dan meberikan pelepasan ekspresi.

Metode- metode Komunikasi Antarpribadi

Terdapat tujuh elemen dalam proses komunikasi. Pertama terdapat pengirim yang mempunyai pesan. Pesan adalah suatu tujuan yang ingin di sampaikan. Encoding adalah mengubah pesan menjadisimbol- symbol. Saluran adalah media yng di gunakan dalam penyampaian pesan. Decoding adalah ketika penerima menerjemahakan kembali pesan dan pengirim.

Komunikasi Antarpribadi yang Efektif

Hambatan untuk melakukan komunikasi yang efektif meliputi penyaringan, emosi, informasi yang berlebih, bahsa dan budaya nasional.

Para manajer dapat mengatasi masalah ini dengan menggunakan umpan balik, mendengarkan secara aktif.

 

Komunikasi dan Teknologi Informasi

 

Teknologi secara radikal mengubah cara berkomunikasi para anggota organisasi. Teknologi meningkatkan kemampuan seorang manajer untuk memonitor kinerja, memberikan informasi secara lengkap kepada karyawan untuk membuat keputusan yang lebih cepat.

 

Jawaban Soal

 

  1. Karena kesepakatan beranggapan bahwa orang itu hanya tidak sepenuhnya memahami posisi kita. Dengan kata lain, banyak dari kita mendefinisikan komunikasi yang baik seperti mempunyai seseorang yang menerima pandangan kita.
  2. Menurut saya yang lebih penting adalah menyimak dengan aktif, dengan menyimak kita mengetahui makna secara aktif dan menyimak lebih melelahkan dari berbicara. Rata-rata orang2 berbicara sekitar 123-200 kata per menit sedangkan menyimak dapat memahami sampai dengan 400 kata permenit,oleh hal itu maka menyimak lebih efisien.

Bapak  Nanang Suryadi, SE, MM

Manajemen BAB 13

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

Perilaku organisasi (PO) berfokus pada tiga bidang: perilaku individu, perilaku kelompok, dan aspek organisasi. Tujuan PO adalah menjelaskan, memprediksi, dan mempengaruhi perilaku.

Komponen kognitif dari sikap mengacu pada keyakinan, opini, wawasan, atau informasi yang dimiliki seseorang. Komponen afektif merupakan bagian emosional atau perasaan dari suatu sikap. Komponen perilaku mengacu pada niat untuk berperilaku dengan cara tertentu terhadap seseorang atau sesuatu.

MBTI mengukur empat dimensi: interaksi sosial, preferensi dalam menghimpun data, preferensi dalam mengambil keputusan, gaya dalam mengambil keputusan. Model big five terdiri dari lima sifat kepribadian: ekstraversi, keramahan, kecermatan, stabilitas emosi, dan keterbukaan terhadap pengalaman.

Bagaimana seseorang berespons secara emosional dan bagaimana seseorang menghadapi emosinya menjadi fungsi kepribadian. Seseorang yang cerdas secara emosional memiliki kemampuan untuk mengenali dan mengelola isyarat emosi dan informasi.

Persepsi adalah bagaimana kita mengartikan lingkungan sekitar dengan menyusun dan menafsirkan kesan sensoris. Manajer perlu memahami persepsi karena orang-oranag berperilaku atas persepsi mereka.

Tiga jalan pintas dalam menilai orang lain yaitu kesamaan, stereotip, dan efek halo.

 

Jawaban Soal

  1. Ya. Karena semakin tinggi tingkat level seorang manajer maka akan semakin kompleks dan penting ilmu perilaku organisasi tersebut. Contohnya seorang manajer lini pertama hanya akan menerapkan ilmu pengantar organisasi dalam bidang perilaku individu dan perilaku kelompok. Sedangkan top manajer akan menerapkan seluruh bidang ilmu perilaku organisasi.
  2. Setuju, karena sebuah lingkungan kerja akan berpengaruh besar pada hasil kinerja yang di dapat sehingga apabila seseorang mendapatkan lingkurangan kerja yang baik imbas atau efeknya bukan hanya kepada dirinya melainkan juga kepada orang lain yang ada di sekitarnya, selain itu dengan memiliki lingkungan kerja yang baik orang akan dapat mendapatkan hal lain selai upah yang mereka harapkan pada awalnya
    mereka akan mendapatkan banyak relasi, pengalaman, dan banyak hal lainnya yang membuat individu tersebut menjadi lebih baik.
  3. Sebagian besar perusahaan kini menggunakan tes kepribadian untuk merekrut dan memperkerjakan seseorang. Mungkin disinilah nilai utama dalam memahami perbedaan kepribadian. Perusahaan tentu akan memilih seseorang yang dapat mengenali dan mengelola emosi mereka dengan baik. Manajer pun akan memiliki karyawan yang berkinerja lebih baik dan lebih puas apabila bisa menyesuaikan antara kepribadian karyawan dan pekerjaannya.
  4. Hal yang akan saya lakukan terhadap karyawan yang seperti itu dengan menegurnya, kemudian mengadakan pelatihan. Apabila tidak ada perubahan bisa diberhentikan dari perusahaan.
  5. Tidak. Manajer harus tetap menggunakan disiplin dengan manajer yang bermasalah karena mengimplementasikan sistem disiplin yang adil dan konsisten merupakan metode manajemen terbaik dalam mendorong filosofi perusahaan dan mengarahkan perusahaan.
  6. menurut saya menurunnya tingkat kepuasan itu di sebabkan karena selama 5 tahun dia bekerja apa yang di dapatkan tidak berubah atau dalam kata lain konstan sehingga motivasi dia dalam melakukan kerja tersebut akan turun, selain itu ada juga faktor eksternal misalnya karena hambatan umur
    atau karena hambatan lingkungan kerja dimana dia tidak di sukai dengan teen sekantornya. hal – hal seperti itu dapat menyebabkan orang tidak betah dalam bekerja sehingga karir yang dia bangun selalu mengulang dari nol lagi karena dia selalu berpindha – pindah tempat kerja.
  7. Tingkat kepuasan karyawan pada perusahaan dapat menurun karena kebosanan yang mereka rasakan. Kebosanan timbul karena kegiatan operasi yang stagnan. Hal ini dapat diselesaikan dengan melaksanakan pelatihan dan motivasi pada karyawan. Dan pemberian hak kepada karyawan dapat lebih ditingkatkan dalam bentuk pelayanan fasilitas.

Bapak Nanang Suryadi, SE, MM

Manajemen BAB 12

Sunday, January 6th, 2013

Rangkuman

RANGKUMAN BAB 12

Kiasan lautan menyiratkan bahwa pada dasarnya perubahan itu adalah gangguan sesekali datang di masa-masa normal dan bisa direncanakan serta ditangani ketika terjadi. Dalam kiasan jeram liar, perubahan itu selalu ada, dan menanganinya menjadi suatu proses yang berkesinambungan.

Model tiga langkah dari Lewin menyatakan bahwa perubahan bisa ditangani dengan mencairkan status quo (perilaku lama), mengubahnya ke dalam kondisi baru dan membekukan kembali perilaku baru tersebut.

Perubahan organisasi merupakan pergantian orang, struktur, atau teknologi. Membuat perubahan seringkali menuntut seorang agen perubahan yang bertindak sebagai katalis dan menuntun proses prubahan ini.

Perubahan struktur melibatkan perubahan apapun dalam komponen struktural atau desain struktural. Perubahan teknologi melibatkan pengenalan, perlengkapan, peralatan, atau metode baru, otomatisasi, atau komputerisasi. Perubahan orang-orang melibatkan perubahan sikap, ekspektasi, persepsi, dan perilaku.

Orang-orang menentang perubahan akibat adanya ketidakpastian, kebiasaan, cemas akan kerugian pribadi, dan kerugian bahwa perubahan itu tidak sejalan dengan kepentingan terbaik organisasi.

Teknik-teknik dalam mengurangi tantangan ini meliputi edukasi dan komunikasi (mengedukasi karyawan dan berkomunikasi kepada mereka tentang perlunya berubah), partisipasi (memungkinkan karyawan untuk ikut serta dalam proses perubahan), negosiasi (bertukar sesuatu yang bernilai untuk mengurangi penentangan), manipulasi dan kooptasi (menggunakan tindakan negatif agar memberikan pengaruh), dan koersi (menggunakan ancaman langsung atau paksaan).

Membuat perubahan yang berhasil melibatkan fokus terhadap perubahan, memastikan agar manajer memahami peran memahami peran mereka dalam proses tersebut, dan memberikan karyawan individu suatu peran dalam proses perubahan.

Kreativitas adalah kemampuan memadukan ide-ide secara unik atau membuat keterkaitan yang tidak biasa terhadap ide-ide. Inovasi adalah mengubah hasil dari proses kreatif menjadi produk atau metode kerja yang berguna.

 

Jawaban Soal

  1. Dalam situasi global seperti ini, manajer mampu melakukan perubahan, SDM mampu menuangkan ide-ide atau kreativitas yang mampu mendorong organisasi untuk berubah, dan manajer dituntut untuk berinovasi yang mengubah hasil dari proses kreatif menjadi produk atau metode kerja yang berguna.
  2. Semua itu sebeneranya tergantung dari individu karena sebuah inovasi merupakan hasil kreatifitas dari sebuah individu dimana sebuah kreatifitas tidak dapat merusak karir karena dalam sebuah karir anda akan selalu mendapatkan sesuatu yang baru
    sehingga walaupun selama ini anda mendapatkan hasil yang jelek dari kreatifitas yang anda punya tetao akan ada satu turning point dimana anda akan menemukan sebuah jawaban dari kesalahan anda dan ingatlah kesalahan tidak membuat sesuatu menjadi lebih buruk, kesalahan akan membuat sesuatu lebih baik karena dari kesalahan kita dapat belajar akan tetapi yang membuat menjadi
    lebih buruk adalah sikap kita dalam menanggapi kesalahan tersebut.
  3. sebuah peluang terkadanga menjadi sebuah motivasi untuk tidak stress dalam melakukan sesuatu karena jika sebuah individu menemukan sebuah peluang dimana dia bisa sukse dalam suatu hal dia akan berusaha semaksimal mungkin agar peluang yang dia dapat dapat terlakasana dengan baik, contoh : pada suatu hari andi menjalani sebuah ulangan matematika, pada saat ulangan andi sangat percaya diri bahwa dia dapat mendapatkan nilai yang bagus namun beberapa hari setelah dia ulangan ternyata hasil yang keluar tidak sesuai dengan keinginan andi. Akhirnya pak guru pun memberi kesempatan andi untuk memperbaiki nilainya, dengan semangat andi mengambil oeluang tersebut untuk merubah nilainya menjadi lebih baik agar rapornya tidak terdapat nilai merah. Lalu dengan hambatan sebuah individu akan mungkin menjadi stress karena pada titik itu dia akan merasa mendapatkan sebuah masalah yang sangat sulit sehingga terkadang jika sebuah individu tidak memiliki motivasi yang kuat dalam melakukan sesuatu dia akan mencapat titik jenuh atau selain itu bisa mencapai titik dimana dia stress dan akan menyerah. Contoh : sebuah malam pak narto sedang mengaudit sebuah laporang keuangan PT.XYZ pada saat itu pak narto sangat kesulitan mencari sebuah kesalahan yang janggal karena dari laporan tersebut ada yang tertinggal, hal ini membuat pak narto jadi kualahan untuk menyelesaikannya sampai akhirnya dia menyerah dan meminta tlng temennya untuk melanjutkan sisanya. Berbeda dengan tuntutan, tuntutan akan memberikan motivasi tersendiri bagi sebuah individu karena sebuah tuntutan akan menghasilkan sesuatu yang dimana hasil yang di dapatkan akan menjadikan sebuah individu tersebut semakin semangat untuk mencapainya. Contoh ; rendi adalah seoang murid SMA.ABC di sekolah itu terdapat sebuah program yang menuntut nilai muridnya harus di atas 80 karena apabila mendapat nilai di atas 80 akan mendapat beasiswa sampai dia selesai di kelas 12, atas dasar itu rendi begitu semangat agar mendapatkan beasiswa sehingga dapat meringankan beban orang tuanya.
  4. Tidak. Karena dengan adanya perencanaan untuk perubahan akan menjadi lebih efektif dalam proses perubahan organisasi. Sebaliknya, tidak akan efektif bila perubahan tidak dimulai dari perubahan.
  5. Hal ini dapat di lihat dari sikap para karyawan karena apabila ada sebuah perubahan dan seluruh komponen perusahan tidak bisa menerimanya dengan baik maka akan timbul sebuah tindakan yang aneh dimana para karyawan tidak maksimal dalam mengerjakan tugasnya atau banyak karyawan yang kebingungan dengan tugasnya sehingga hal – hal seperti itu membuah perusahaan mendapatkan untung yang sedikit atau membuat perusahaan menjadi lebih buruk dan memiliki nama baik di masyarakat.

Bapak  Nanang Suryadi, SE, MM

Menjadikan UB sebagai World Class Entreprenurial University

Sunday, January 6th, 2013

Universitas Brawijaya malang adalah salah satu universitas terkemuka yang ada di Indonesia. Sistem pendidikan yang berkompeten, jajaran pengajar yang ahli dan para mahasiswa yang berprestasi, telah membuat dunia mengakui Universitas Brawrijaya sebagai universitas yang patut diacungi jempol, hingga tidak salah bila Universitas Brawijaya mendapatkan predikat sebagai World Class Entreprenurial University. Prestasi membanggakan ini menjadi suatu motivasi tersendiri bagi keluarga besar Universitas Brawijaya untuk lebiih memperbaiki segala aspek yang ada di dalamnya. Ub (singakatan Universitas Brawijaya) harus bisa memperbaiki segala kekurangan agara nantinya dapat sangat membantu dalam pegnembangan kampus lebih baik. Pertama harus dimulai dari perbaikan tingkat kualitas dosen. Kualitas dosen sakan sangat berpengaruh terhadap perkembangan mahasiswa yang berkompeten karena apapun alasannya guru tetap bertanggung jawab atas bagaimana muridnya. Kedua, UB harus bisa memperbaiki layanan fasilitas untuk semua kalangan keluarga UB seperti Perpustakaan yang mudah dijangkau, penambahan lahan parkir dan akses internet yang memadai. Hal ini memang sangat penting untuk diperbaiki mengingat banyaknya jumlah mahasiswa UB. Ketiga, UB harus melakukan penyeleksian dosen dan mahasiswa yang berkualitas melalui penyeleksian yang ketat dan berkualitas. Dengan begini, mahasiswa yang belajar di UB bukanlah mahasiswa yang hanya berniat untuk bermain-main belaka, namun untuk lebih meningkatkan kualitas diri. O Pada akhirnya, pembenahan ulang terkait kulaitas dosen, mahasiswa dan fasilitas harus segera dilakukan agar nantinya UB bisa sangat menjadi universitas yang unggul dalam segala bidang.

 

Bapak. Nanang Suryadi, SE, MM