Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Segmentasi merupakan unsur pertama strategi. Menurut Hermawan Kartajaya dkk (2003) dalam bukunya Rethinking Marketing segmentasi berarti ‘melihat pasar secara kreatif’. Segmentasi merupakan seni mengidentifikasikan serta memanfaatkan peluang-peluang yang muncul di pasar.

Kita perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar (Hermawan Kertajaya). Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha.

Manfaat segmentasi:

  • Menyediakan keinginan dan kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.
  • Meningkatkan pendapatan.
  • Peluang untuk tumbuh.

Dasar segmentasi pasar

Ada 9 dasar dalam penentuan segmentasi pasar yaitu :

1. Segmentasi Geografis

Pada segmentasi geografi, pasar dibagi menurut tempatnya.

2. Segmentasi Demografis

Informasi demografis merupakan cara yang paling efektif dari segi biaya dan paling sering diperoleh untuk mengenali target. Data-data demografis lebuh mudah diukur daripada variabel segmentasi lainnya. Berbagai variabel demografi mengungkapkan kecenderungan yang memberikan isyarat peluang bisnis, seperti pergeseran usia, jenis kelamin, dan distribusi penghasilan.

3. Segmentasi Psikologis

Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. Misalnya konsumen dapat dibagi berdasarkan motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan dan sikap.

4. Segmentasi Psikografis

Bentuk riset konsumen terapan ini biasa disebut analisis gaya hidup.

5. Segmentasi Sosial Budaya

Berbagai variabel sosiologis dan antropologis yaitu variabel sosial budaya yang menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar.

6. Segmentasi Terkait Pemakaian

Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut karakteristik produk, jasa, atau pemakain merek, seperti tingkat pemakaian, tingkat kesadaran, dan tingkat kesetiaan terhadap merek,

7.Segmentasi Situasi Pemakaian

Para pemasar memfokuskan pada situasi pemakaian sebagai variabel segmentasi disebabkan oleh kesempatan atau situasi sering menentukan apa yang akan dibeli oleh konsumen.

8. Segmentasi Manfaat

Segmentasi manfaat dapat digunakan untuk mengatur posisi berbagai merek ke dalam golongan produk yang sama.

9. Segmentasi Gabungan

Cara-cara dalam memandang suatu pasar :

–          Static attribute segmentation. Cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama,dan pendidikan.

–          Dinamic attribute segmentation. Cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle, kepribadian. Perilaku berupa sikap, penggunaan, dan respon pelanggan terhadap produk.

Lebih lanjut mengenai demografi, psikografi dan pasar relung:

  • Demografi. Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan. Kalau menurut Hermawan, demografi ini termasuk dalam Static Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Sedangkan demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan.
  • Psikografi. Psikografi adalah menggunakan demografi dalam menentukan perilaku dan selera segmen tertentu suatu populasi. Psikografi mengkaji gaya hidup seperti kemana mereka berlibur, kemana mereka berbelanja, bagaimana mereka membelanjakan uang ekstra, olahraga apa yang mereka tonton, dan masih banyak lagi yang lain. Kalau menurut Hermawan (lagi), psikografi termasuk dalam Dynamic Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle atau kepribadian seperti yang saya sebutkan diatas. Perilaku berupa sikap, penggunaan dan respon pelanggan terhadap produk.
  • Pasar relung. Ada segmen kecil dari populasi yang memiliki kesamaan karekteristik, kepentingan, kebiasaan berbelanja dan sebagainya.

Data penduduk Provinsi Jawa Timur (Data BPS Jatim) dan Segmentasi berdasarkan :

1.Jumlah Penduduk di Kota / Kabupaten

 

Jumlah penduduk Provinsi Jawa Timur sebanyak 37.476.757 jiwa yang mencakup mereka yang bertempat tinggal di daerah perkotaan sebanyak 17.832.733 jiwa (47,58 persen) dan di daerah perdesaan sebanyak 19.644.024 jiwa (52,42 persen).

Persentase distribusi penduduk menurut kabupaten/kota bervariasi dari yang terendah sebesar 0,32 persen di Kota Mojokerto hingga yang tertinggi sebesar 7,38 persen di Kota Surabaya.

Banyaknya penduduk per satuan luas : 784 jiwa/km2. Laju pertumbuhan penduduk : Rata-rata peningkatan jumpah penduduk dari tahun 2000 ke 2010 : 0,76% per tahun.

2. Aspek Geografis

Kabupaten

Kota

Jawa Timur memiliki luas 47.156 Km2 dan Kabupaten Malang mempunyai luas tertinggi dengan 3.519 Km2. berarti Kabupaten Malang mempunyai segmentasi pasar yang besar dengan daerah terbesar di jawa timur ini.

Dan kota mojorkerto merupakan daerah paling sempit yaitu dengan luas 16Km2 , sehingga sulit untuk mensegmentasikan berdasarkan luas ini.

3. Jumlah Kecamatan dan Kelurahan / Pedesaan di Kabupaten / Kota

Kabupaten

 

Kota

dari data di atas kita dapat menyimpulkan bahwa lebih dari 60% wilayah di jawa timur masih termasuk wilayah pedesaan. Dengan sumber yang terpercaya yaitu BPS. kita bisa melihat 2.400 termasuk perkotaan dan 6.106 di daerah jawa timur masih termasuk pedesaan

4. Usia 15+ dan Bekerja

berikut saya akan menyertakan data penduduk 15 tahun keatas yang bekerja di wilayah jawa timur.

dari data tersebut bisa dilihat bahwa pada tahun 2010 terjadi penurunan penduduk yang bekerja. bisa jadi mereka adalah pengangguran atau jumlah penduduk di atas 15 tahun sedikit atau bisa juga asumsi para penduduk sekarang lebih tahu bahwa pendidikan itu penting, sehingga mereka lebih memilih sekolah dulu daripada bekerja.

5. Pendapatan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, sepanjang 2011, hampir semua sektor mengalami pertumbuhan. Ini membuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur selama 2011 mampu menembus level 7,22%.Capaian ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,46%.

Pertumbuhan paling besar terjadi di sektor industri pengangkutan dan komunikasi sebesar 11,44%,lalu industri perdagangan hotel dan restoran 9,81%, keuangan persewaan dan jasa perusahaan 9,18%, sektor konstruksi naik 6,25%, pertambangan dan penggalian naik 6,08%, industri pengolahan 6,06%. Kenaikan terendah terjadi pada sektor pertanian yang hanya 2,53%.

Berdasarkan kontribusinya, penyumbang terbesar pertumbuhan masih didominasi sektor perdagangan hotel dan restoran (PHR) sebesar 3,04%, disusul industri pengolahan yang mencapai 1,54%, sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 0,84%. Sektor pertanian hanya menyumbang pertumbuhan 0,38%. Kecilnya pertumbuhan pertanian ini menunjukkan sektor lain mengalami pertumbuhan yang lebih cepat.

Pendapatan per kapita penduduk Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar 12,95% dibanding tahun 2010 lalu. Pendapatan per kapita penduduk Jatim pada 2010 sebesar Rp 20,77 juta. Pada 2011, besaran itu naik menjadi Rp23,46 juta. Pendapatan per kapita dihitung berdasarkan besar PDRB dibagi dengan jumlah penduduk di mana penduduk Jatim tercatat 37,687 juta jiwa. Kenaikan pendapatan per kapita ini disebabkan naiknya PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jatim.

 

Contoh segmentasi pasar dari Artikel

HP Sasar 3 Segmen Pasar Untuk Notebook Mini

Hewlett-Packard atau yang biasa disebut dengan HP merupakan produsen komputer yang terkenal. Hewlett-Packard (HP) langsung mensasar tiga segmen pasar sekaligus untuk notebook mini tipe HP 2133. Ketiga segmen tersebut adalah kalangan remaja,  mobile professional dan kalangan yang selalu mengikuti fashion.

menurut pendapat saya tentang segmentasi dari HP ini sudah bagus. Karena HP berani melihat segmentasi langsung menuju 3 arah sasaran. yaitu kalangan remaja, mobile profesional dan fashionista. Maka produk ini pasti akan cepat diterima masyarakat, apalagi dengan penunjang harga yang murah.

 

Iklan TV

dalam contoh iklan berikut ini saya akan menjelaskan tentang segmentasi pasar telekomunikasi

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=eBZ2VGrQ5sY[/youtube]

iklan tersebut menceritakan seorang pemuda yang tidak mau bekerja dan ingin menjadi penyanyi. kemudian ketika dia mandi, dia menggoyang-goyangkan ciduknya sambil bernyanyi dan ada seorang temannya yang merekamnya kemudian meng-uploadnya di internet. ahkirnya pemuda ini menjadi seorang penyanyi dengan goyangan gayung.

iklan ini sangat tepat dikeluarkan oleh XL karena XL mau mengambil segmen pasar terkait pemakaian produk. dengan produknya yaitu XL hotrod3g+ XL mencoba membidik pasaran pengguna internet yang tidak suka koneksi lambat. Dan memang terbukti Hotrod3d+ punya kemampuan yang lumayan untuk menjadi pesaing – pesaing operator lain dalam kenyamanan berinternet.

saya rasa iklan ini sudah tepat dalam pemasangannya, karena sasarannya tepat dan iklannya juga komunikatif dengan sedikit adegan yang lucu.

 

Oleh

Nama  : Deya Daniel B.A.

NIM     : 0910220077

Dosen : Nanang Suryadi