Archive for March, 2012

KEPRIBADIAN MANUSIA (Tugas IV)

TUGAS CONSUMER BEHAVIOUR

Nama : Deya Daniel Bagus A.

Kelas : BB

Nim : 0910220077

Dosen : Nanang Suryadi

Kepribadian adalah keseluruhan cara di mana seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang.

  1. Kepribadian menurut pengertian sehari-hari
    Disamping itu kepribadian sering diartikan dengan ciri-ciri yang menonjol pada diri individu, seperti kepada orang yang pemalu dikenakan atribut “berkepribadian pemalu”. Kepada orang supel diberikan atribut “berkepribadian supel” dan kepada orang yang plin-plan, pengecut, dan semacamnya diberikan atribut “tidak punya kepribadian”.
  2. Kepribadian menurut psikologi
    Berdasarkan penjelasan Gordon Allport tersebut kita dapat melihat bahwa kepribadian sebagai suatu organisasi (berbagai aspek psikis dan fisik) yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian merupakan sesuatu yang dapat berubah. Secara eksplisit Allport menyebutkan, kepribadian secara teratur tumbuh dan mengalami perubahan.

Dari beberpa difinisi yang telah dibuat oleh mereka, maka dapat disimpulkan bahwa:

Kepribadian itu merupakan suatu kebulatan, dan kebulatan itu bersifat kompleks, sedang kekomplekskannya itu disebabkan oleh karena banyaknya faktor-faktor dalam dan faktor-faktor lauar yang ikut menentukan kepribadian itu. Paduan antara faktor-faktor dalam dan faktor-faktor luar itu menimbulkan gambaran yang unik. Artinya tidak ada dua orang yang memiliki kepribadian yang benar-benar sama persis.

beberapa teori tentang kepribadian :

Macam-macam Teori Psikologi Kepribadian :

1. Piaget Tahapan Pengembangan Kognitif
Teori Jean Piaget tentang  perkembangan kognitif tetap salah satu yang paling sering dikutip dalam psikologi, meskipun menjadi subjek kritik yang cukup. Sementara banyak aspek teori tidak teruji oleh waktu, namun ide intinya tetap penting hari ini: anak-anak berpikir berbeda daripada orang dewasa. Pelajari lebih lanjut tentang teori Piaget terobosan dan kontribusi penting dibuat untuk pemahaman kita tentang pengembangan kepribadian.

2. Freud Tahapan Pembangunan Psikoseksual 
Selain menjadi salah satu terbaik tahu pemikir di bidang pengembangan kepribadian, Sigmund Freud tetap salah satu yang paling kontroversial. Pada tahap teori terkenal tentang perkembangan psikoseksual, Freud menyarankan bahwa kepribadian berkembang secara bertahap yang berkaitan dengan zona erotis tertentu. Kegagalan untuk berhasil menyelesaikan tahap ini, ia menyarankan, akan menyebabkan masalah kepribadian di masa dewasa.

3. Freud Struktural Model Kepribadian 
Konsep Freud tentang id, ego dan superego telah menjadi terkenal dalam budaya populer, meski kurangnya dukungan dan skeptisisme besar dari banyak peneliti. Menurut Freud, tiga unsur dari kepribadian-yang dikenal sebagai id, ego, dan superego-bekerja sama untuk menciptakan perilaku manusia yang kompleks.

4. Erikson Tahapan Pembangunan Psikososial 
Teori Erik Erikson tentang delapan tahap perkembangan manusia adalah salah satu teori terbaik yang dikenal dalam psikologi. Sementara teori didasarkan pada tahapan Freud tentang perkembangan psikoseksual, Erikson memilih untuk fokus pada pentingnya hubungan sosial pada pengembangan kepribadian. Teori ini juga melampaui masa kanak-kanak untuk melihat perkembangan di seluruh umur.

 

International journal of human personality

1. the relationship between expatriates’ personality traits and their adjusments to international assignments

oleh : Tsai-Jung Huang, Shu-Cheng Chi dan John J. Lawler

ringkasan

Abstrak Studi ini mengkaji hubungan antara ciri-ciri kepribadian ekspatriat dan penyesuaian mereka di masyarakat internasional. Fokusnya pada khususnya pada Lima Besar ciri kepribadian yaitu keterbukaan, keramahan, hati nurani,neurotisisme dan keterbukaan terhadap pengalaman. Sampelnya delapan puluh tiga ekspatriat AS di Taiwan dan hubungan yang signifikan secara statistik ditemukan antara penyesuaian asing dan tiga ciri-ciri kepribadian dalam arah yang wajar secara teoritis. Secara khusus, hasilnya menunjukkan bahwa secara umum ekspatriat AS yang menyesuaikan diri di Taiwan positif berkaitan dengannya atau gelar sarjana dari keterbukaan dan keterbukaan terhadap pengalaman. Ditemukan bahwa keterbukaan dan keramahan yang baik secara positif terkait dengan penyesuaian interaksi (yaitu hubungan dengan orang-orang lokal). Selanjutnya, penyesuaian pekerjaan AS ekspatriat yang secara positif terkait dengannya atau keterbukaan terhadap pengalaman. Tidak seperti penelitian sebelumnya tentang penyesuaian asing, kita harus menghipotesis dan memeriksa beberapa sifat yang berakar pada teori kepribadian, dan telah menerapkannya khusus untuk Cina.
oleh : Scott B. Follows, Nova Scotia, David Jobber
Ringkasan
Sebuah model perilaku pembelian konsumen yang bertanggung jawab terhadap lingkungan diuji menggunakan analisis kovarians struktural. Model ini berhasil memprediksi jumlah pembelian yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan yang tidak tanggungjawab untuk produk alternatif. Sebuah hirarkhis hubungan dari nilai-nilai sikap produk tertentu ke niat untukmembeli kemudian perilaku membeli telah ditemukan. konsekuensi Individu, yang mengambil implikasi pribadi konsumsi ke rekening, ditemukan menjadi sama pentingnya dalam memprediksi niat mereka dalam lingkungan dari suatu produk. Penelitian ini secara empiris menguji nilai-nilai tipologi sebagai dasar untuk menjelaskan pembentukan sikap.
oleh : Gabriel “Venom” Wilson, BSc. (Hons), CSCS
Ringkasan
Selama lebih dari 30 tahun sampai sekarang, telah terjadi perdebatan sengit mengenai dampak eksternal penghargaan pada motivasi intrinsik. Jawaban atas pertanyaan ini tampaknya tergantung pada dua sifat dari hadiah yaitu kontrol dan informasi. Meskipun banyak profesi memiliki hadiah digunakan untuk mengontrol perilaku yaitu mahasiswa, atlet, dan anak-anak, tampak bahwa mekanisme pengendali ini sangat merusak motivasi intrinsik. Sebaliknya, pesan informasi dapat meningkatkan kompetensi intrinsik motivasi. Oleh karena itu, cara penghargaan disampaikan akan menentukan dampaknya pada intrinsik motivasi. Dalam konteks ini, tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis efek manfaat berbagai motivasi intrinsik. Hadiah akan dianalisis dengan menggunakan mapan Teori Evaluasi Kognitif. Dalam hal ini berarti pengaruh lingkungan juga dapat mengubah kepribadian individu dari motivasi mereka.
oleh : Subramaniam Sri Ramalu
Ringkasan
Tulisan ini menyelidiki pengaruh karakter penyesuaian kepribadian pada ekspatriat lintas budaya. Berdasarkan sampel dari 332 ekspatriat yang bekerja di Malaysia, faktor kepribadian ditemukan menjadi penentu signifikan penyesuaian ekspatriat lintas budaya dalam tugas internasional. Secara khusus, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ekspatriat di Malaysia dengan kepribadian keramahan lebih besar bernasib lebih baik pada umumnya dan interaksi penyesuaian. Mereka dengan extraversion lebih besar ditemukan untuk menyesuaikan diri lebih baik di dalam lingkungan umum. Mereka punya kesadaran yang lebih besar dan keterbukaan terhadap pengalaman mempunyai manfaat lebih baik untuk lingkungan kerja. Temuan di  penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengetahuan di bidang manajemen lintas budaya dan memiliki implikasi praktis untuk expatriatin perusahaan terutama di daerah seleksi dan calon – calon pelatihan untuk tugas internasional. Dalam jurnal inipun masih ditemukan bahwa lingkungan juga bisa merubah kepribadian seseorang agar dapat diterima dimasyarakat.
oleh : Selin Kesebir, David H. Uttal, and Wendi Gardner
Ringkasan
Sosialisasi adalah proses dimana individu  menjadi anggota sosial yang dibantu oleh anggota kelompok mereka. Temuan dari kognisi sosial dan lintas budaya psikologi menawarkan dua wawasan utama ke proses sosialisasi. Pertama, dasar sosial kognitif, prinsip ini  menyiratkan bahwa lingkungan pemerintah langsung berfungsi sebagai agen sosialisasi dengan mengaktifkan dan menghambat struktur pengetahuan sehingga membentuk kognisi dan perilaku. Kedua, karena faktor lingkungan terdekat ke kognisi dan perilaku, upaya sosialisasi harus melibatkan modifikasi lingkungan untuk efek yang optimal. Kami membahas berbagai contoh sosialisasi melalui konfigurasi lingkungan secara langsung, seperti ritual dan penggunaan artefak fisik. Kami memeriksa link sosial dasar kognitif mekanisme untuk proses sosialisasi, yang lazim dirawat di tingkat yang lebih tinggi analisis. peneliti ini juga menjelaskan bahwa kepribadian itu juga dapat berubah karena adanya proses sosialisasi jadi kepribadian itu juga dipengaruhi lingkungan.

CONSUMER MOTIVATION (Tugas 3)

Motivasi adalah kekuatan pendorong dalam diri seseorang yang mendorong mereka untuk bertindak.
Pendorong gerak ini diproduksi oleh kondisi tekanan yang ada sebagai akibat dari kebutuhan yang tak terpenuhi.
Tujuan individu spesifik yang dibutuhkan konsumen untuk dicapai dan macam – macam tindakan yang mereka ambil untuk memperoleh tujuan – tujuan ini dipilih atas dasar pemikiran mereka (proses pengetahuan dan pembelajaran (pengalaman).
berikut beberapa iklan yang menayangkan berbagai motivasi di dalamnya.
1. iklan asuransi
[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=7JTykRec2sM&feature=related[/youtube]
yang pertama yang saya sampaikan adalah sebuah iklan asuransi asal thailand yang sangat menarik untuk dilihat.
motivasi yang ditimbulkan dari segi psikologis konsumen.
iklan ini menceritakan seorang bapak tuli yang mempunyai anak normal. tapi anak normal ini tidak mau menerima ayahnya sebagai seorang yang tuli, karena sering di ejek teman – temannya. pesan moral dalam iklan ini sangat tinggi.
iklan ini menimbulkan hasrat emosional. hasrat emosional yaitu motivasi merupakan hasil imajinasi pada hasrat dan stimulasi dari kebutuhan yang tersembunyi di mana mereka membayangkan diri mereka dalam segala macam situasi yang diinginkan.
2. iklan makanan ringan
[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=T98VuLFr-IM[/youtube]
dalam iklan ini chitato menjelaskan bahwa life is never flat (hidup ini tidak selamanya datar)
ketika kita ingin berkreasi dalam hidup atau ketika kita ingin berkumpul dengan teman kita. kita akan teringan tentang chitato. sehingga memunculkan yang dinamakan hasrat situasional.
Hasrat Lingkungan ( situasional) – himpunan kebutuhan dari pengalaman individu pada waktu tertentu sering diaktifkan oleh isyarat tertentu dalam lingkungan.
3. iklan obat
[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=nMR_RqilYiI[/youtube]
Iklan obat sakit kepala BODREX
iklan ini menampilkan seorang pria yang penuh tekanan dalam kehidupan sehari – harinya. ahkirnya ia sakit kepala. dan ketika sakit kepala itu datang muncullah seorang pria yang menawarkan obat Bodrex padanya. disini ada hasrat fisiologis yang ditawarkan. karena saat dia mengalami sakit kepala maka membutuhkan obat.
Hasrat Fisiologis– Kebutuhan tubuh pada saat tertentu didasarkan pada kondisi fisiologis individu
NIM  : 0910220077

Segmentasi pasar (Tugas 2)

Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Segmentasi merupakan unsur pertama strategi. Menurut Hermawan Kartajaya dkk (2003) dalam bukunya Rethinking Marketing segmentasi berarti ‘melihat pasar secara kreatif’. Segmentasi merupakan seni mengidentifikasikan serta memanfaatkan peluang-peluang yang muncul di pasar.

Kita perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar (Hermawan Kertajaya). Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha.

Manfaat segmentasi:

  • Menyediakan keinginan dan kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.
  • Meningkatkan pendapatan.
  • Peluang untuk tumbuh.

Dasar segmentasi pasar

Ada 9 dasar dalam penentuan segmentasi pasar yaitu :

1. Segmentasi Geografis

Pada segmentasi geografi, pasar dibagi menurut tempatnya.

2. Segmentasi Demografis

Informasi demografis merupakan cara yang paling efektif dari segi biaya dan paling sering diperoleh untuk mengenali target. Data-data demografis lebuh mudah diukur daripada variabel segmentasi lainnya. Berbagai variabel demografi mengungkapkan kecenderungan yang memberikan isyarat peluang bisnis, seperti pergeseran usia, jenis kelamin, dan distribusi penghasilan.

3. Segmentasi Psikologis

Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. Misalnya konsumen dapat dibagi berdasarkan motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan dan sikap.

4. Segmentasi Psikografis

Bentuk riset konsumen terapan ini biasa disebut analisis gaya hidup.

5. Segmentasi Sosial Budaya

Berbagai variabel sosiologis dan antropologis yaitu variabel sosial budaya yang menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar.

6. Segmentasi Terkait Pemakaian

Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut karakteristik produk, jasa, atau pemakain merek, seperti tingkat pemakaian, tingkat kesadaran, dan tingkat kesetiaan terhadap merek,

7.Segmentasi Situasi Pemakaian

Para pemasar memfokuskan pada situasi pemakaian sebagai variabel segmentasi disebabkan oleh kesempatan atau situasi sering menentukan apa yang akan dibeli oleh konsumen.

8. Segmentasi Manfaat

Segmentasi manfaat dapat digunakan untuk mengatur posisi berbagai merek ke dalam golongan produk yang sama.

9. Segmentasi Gabungan

Cara-cara dalam memandang suatu pasar :

–          Static attribute segmentation. Cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama,dan pendidikan.

–          Dinamic attribute segmentation. Cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle, kepribadian. Perilaku berupa sikap, penggunaan, dan respon pelanggan terhadap produk.

Lebih lanjut mengenai demografi, psikografi dan pasar relung:

  • Demografi. Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan. Kalau menurut Hermawan, demografi ini termasuk dalam Static Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Sedangkan demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan.
  • Psikografi. Psikografi adalah menggunakan demografi dalam menentukan perilaku dan selera segmen tertentu suatu populasi. Psikografi mengkaji gaya hidup seperti kemana mereka berlibur, kemana mereka berbelanja, bagaimana mereka membelanjakan uang ekstra, olahraga apa yang mereka tonton, dan masih banyak lagi yang lain. Kalau menurut Hermawan (lagi), psikografi termasuk dalam Dynamic Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle atau kepribadian seperti yang saya sebutkan diatas. Perilaku berupa sikap, penggunaan dan respon pelanggan terhadap produk.
  • Pasar relung. Ada segmen kecil dari populasi yang memiliki kesamaan karekteristik, kepentingan, kebiasaan berbelanja dan sebagainya.

Data penduduk Provinsi Jawa Timur (Data BPS Jatim) dan Segmentasi berdasarkan :

1.Jumlah Penduduk di Kota / Kabupaten

 

Jumlah penduduk Provinsi Jawa Timur sebanyak 37.476.757 jiwa yang mencakup mereka yang bertempat tinggal di daerah perkotaan sebanyak 17.832.733 jiwa (47,58 persen) dan di daerah perdesaan sebanyak 19.644.024 jiwa (52,42 persen).

Persentase distribusi penduduk menurut kabupaten/kota bervariasi dari yang terendah sebesar 0,32 persen di Kota Mojokerto hingga yang tertinggi sebesar 7,38 persen di Kota Surabaya.

Banyaknya penduduk per satuan luas : 784 jiwa/km2. Laju pertumbuhan penduduk : Rata-rata peningkatan jumpah penduduk dari tahun 2000 ke 2010 : 0,76% per tahun.

2. Aspek Geografis

Kabupaten

Kota

Jawa Timur memiliki luas 47.156 Km2 dan Kabupaten Malang mempunyai luas tertinggi dengan 3.519 Km2. berarti Kabupaten Malang mempunyai segmentasi pasar yang besar dengan daerah terbesar di jawa timur ini.

Dan kota mojorkerto merupakan daerah paling sempit yaitu dengan luas 16Km2 , sehingga sulit untuk mensegmentasikan berdasarkan luas ini.

3. Jumlah Kecamatan dan Kelurahan / Pedesaan di Kabupaten / Kota

Kabupaten

 

Kota

dari data di atas kita dapat menyimpulkan bahwa lebih dari 60% wilayah di jawa timur masih termasuk wilayah pedesaan. Dengan sumber yang terpercaya yaitu BPS. kita bisa melihat 2.400 termasuk perkotaan dan 6.106 di daerah jawa timur masih termasuk pedesaan

4. Usia 15+ dan Bekerja

berikut saya akan menyertakan data penduduk 15 tahun keatas yang bekerja di wilayah jawa timur.

dari data tersebut bisa dilihat bahwa pada tahun 2010 terjadi penurunan penduduk yang bekerja. bisa jadi mereka adalah pengangguran atau jumlah penduduk di atas 15 tahun sedikit atau bisa juga asumsi para penduduk sekarang lebih tahu bahwa pendidikan itu penting, sehingga mereka lebih memilih sekolah dulu daripada bekerja.

5. Pendapatan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, sepanjang 2011, hampir semua sektor mengalami pertumbuhan. Ini membuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur selama 2011 mampu menembus level 7,22%.Capaian ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,46%.

Pertumbuhan paling besar terjadi di sektor industri pengangkutan dan komunikasi sebesar 11,44%,lalu industri perdagangan hotel dan restoran 9,81%, keuangan persewaan dan jasa perusahaan 9,18%, sektor konstruksi naik 6,25%, pertambangan dan penggalian naik 6,08%, industri pengolahan 6,06%. Kenaikan terendah terjadi pada sektor pertanian yang hanya 2,53%.

Berdasarkan kontribusinya, penyumbang terbesar pertumbuhan masih didominasi sektor perdagangan hotel dan restoran (PHR) sebesar 3,04%, disusul industri pengolahan yang mencapai 1,54%, sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 0,84%. Sektor pertanian hanya menyumbang pertumbuhan 0,38%. Kecilnya pertumbuhan pertanian ini menunjukkan sektor lain mengalami pertumbuhan yang lebih cepat.

Pendapatan per kapita penduduk Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar 12,95% dibanding tahun 2010 lalu. Pendapatan per kapita penduduk Jatim pada 2010 sebesar Rp 20,77 juta. Pada 2011, besaran itu naik menjadi Rp23,46 juta. Pendapatan per kapita dihitung berdasarkan besar PDRB dibagi dengan jumlah penduduk di mana penduduk Jatim tercatat 37,687 juta jiwa. Kenaikan pendapatan per kapita ini disebabkan naiknya PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jatim.

 

Contoh segmentasi pasar dari Artikel

HP Sasar 3 Segmen Pasar Untuk Notebook Mini

Hewlett-Packard atau yang biasa disebut dengan HP merupakan produsen komputer yang terkenal. Hewlett-Packard (HP) langsung mensasar tiga segmen pasar sekaligus untuk notebook mini tipe HP 2133. Ketiga segmen tersebut adalah kalangan remaja,  mobile professional dan kalangan yang selalu mengikuti fashion.

menurut pendapat saya tentang segmentasi dari HP ini sudah bagus. Karena HP berani melihat segmentasi langsung menuju 3 arah sasaran. yaitu kalangan remaja, mobile profesional dan fashionista. Maka produk ini pasti akan cepat diterima masyarakat, apalagi dengan penunjang harga yang murah.

 

Iklan TV

dalam contoh iklan berikut ini saya akan menjelaskan tentang segmentasi pasar telekomunikasi

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=eBZ2VGrQ5sY[/youtube]

iklan tersebut menceritakan seorang pemuda yang tidak mau bekerja dan ingin menjadi penyanyi. kemudian ketika dia mandi, dia menggoyang-goyangkan ciduknya sambil bernyanyi dan ada seorang temannya yang merekamnya kemudian meng-uploadnya di internet. ahkirnya pemuda ini menjadi seorang penyanyi dengan goyangan gayung.

iklan ini sangat tepat dikeluarkan oleh XL karena XL mau mengambil segmen pasar terkait pemakaian produk. dengan produknya yaitu XL hotrod3g+ XL mencoba membidik pasaran pengguna internet yang tidak suka koneksi lambat. Dan memang terbukti Hotrod3d+ punya kemampuan yang lumayan untuk menjadi pesaing – pesaing operator lain dalam kenyamanan berinternet.

saya rasa iklan ini sudah tepat dalam pemasangannya, karena sasarannya tepat dan iklannya juga komunikatif dengan sedikit adegan yang lucu.

 

Oleh

Nama  : Deya Daniel B.A.

NIM     : 0910220077

Dosen : Nanang Suryadi

 

Tugas 1 Consumer Behaviour Pak Nanang Kelas BB

Tugas Individu Perilaku Konsumen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Evolusi Pemikiran Pemasaran / Evolusi Konsep

Evolusi konsep pemasaran pada awalnya berkembang pada industrialisasi di eropa yang memproduksi barang hanya untuk dijual saja. Setiap perusahaan berlomba memproduksi banyak barang untuk kebutuhan konsumen. Pada awalnya hal ini berlangsung baik karena penawaran lebih sedikit dari pada permintaan. Tapi karena bertambahnya perusahaan ahkirnya banyak perusahaan merugi.

Seiring berkembangnya waktu dengan adanya proses pemenuhan kebutuhan manusia tersebut munculah berbagai konsep yang terus berkembang sampai saat ini.

  • Konsep Produksi

Pemasar berkonsentrasi pada proses produksi, produsen berama-ramai membuat produk dalam jumlah besar untuk di jual ke konsumen. Model ini hidup pada masa awal industrialisasi.

  • Konsep Produk

Pemasar tidak hanya sekedar melempar produk ke pasar dalam jumlah besar akan tetapi mulai berkonsentrasi pada kualitas. Kualitas produk menjadi senjata utama untuk bersaing di pasar.

  • Konsep Penjualan

Orientasi pasar tidak lagi pada jumlah produk yang banyak atau pengembangan kualitas produk, namun bagaimana cara menjual produk tersebut.. Mulai saat itu para pemasar memperkenalkan produk ke konsumenya melalui distribusi, promosi, periklanan, dan public relations.

  • Konsep Pemasaran

Konsep pemasaran lebih luas ketimbang konsep penjualan. Pemasar tidak hanya sekedar bermain pada distribusi, promosi, periklanan, dan public relations. Konsentrasi pemasar diarahkan kepada konsumen. Membangun kepuasan konsumen menjadi tujuan utama melalui kualitas, pelayanan, dan nilai.

  • Konsep pemasaran kesejahteraan

Konsep ini di ilhami oleh teori perilaku (behavior theory)-nya Abraham Maslow, Pada tingkat kelima dikenal dengan istilah aktualisasi diri., lalu memunculkan konsep pemasaran kesejahteraan. Pada konsep pemasaran ini perusahaan mulai memperhatikan masyarakat yang telah turut membesarkan perusahannya. Perusahaan merasa perlu membalas jerih payah masyarakat.

2.  Marketing Mix / Bauran Pemasaran

Marketing Mix merupakan sebuah konsep modern yang banyak juga digunakan dalam pemasaran. Dimana konsep ini mendukung untuk mengejar maksimum profit (kotler 2005 : 17). Jerome McCarthy, mengemukakan bahwa marketing mix ada 4 yaitu :

  • Product (Produk)

Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan pada suatu pasar guna mendapatkan perhatian untuk dimiliki, digunakan, dikonsumsi yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Produk terdiri atas barang, jasa, pengalaman, events, orang, tempat, kepemilikan, organisasi, informasi dan ide.

  • Price (Harga)

Harga merupakan unsur terpenting dalam bauran pemasaran setelah produk dan merupakan satu-satunya unsur dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan penjualan sedangkan unsur-unsur lainnya merupakan biaya saja. Harga adalah alat untuk mengukur nilai suatu barang, harga bagi produsen merupakan penentu bagi permintaan pasar dan mempengaruhi posisi pesaing perusahaan dalam merebut konsumen.

  • Place (Distribusi/tempat)

Tempat termasuk berbagai aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk membuat produk dapat diperoleh dan tersedia bagi pelanggan sasaran.

  • Promotion (Iklan/Promosi)

Promosi pada dasarnya adalah bentuk komunikasi pemasaran. Promosi meliputi semua kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya kepada pasar sasaran (Fandy Tjiptono 1997:219)

 

3. Segmenting – Targeting – Positioning

Segmentation adalah upaya untuk memilah – milah konsumen atau memetakan konsumen sesuai dengan kesamaan mereka. Kesamaan ini dapat berupa usia, gaya hidup, tempat tinggal, penghasilan, dan lainnya.

Targeting merupakan memilih atau membidik konsumen mana yang akan menjadi sasaran kita.

Apabila peta konsumen dan target sudah jelas, tahap selanjutnya merupakan positionig. Yaitu menjelaskan posisi produk kita pada konsumen dengan cara menjelaskan keunggulan dan perbedaan produk kita daripada kompetitor lain.

 

4. Konsep tentang kepuasan dan loyalitas konsumen

Menurut  Jones dan Sasser (1994:745)  menyatakan bahwa loyalitas pelanggan merupakan suatu variabel endogen yang disebabkan oleh kombinasi dari kepuasan sehingga loyalitas pelanggan merupakan fungsi dari kepuasan. Secara umum, kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Jika kinerja berada di bawah harapan, pelanggan tidak puas. Jika kinerja memenuhi harapan, pelanggan puas. Jika kinerja melebihi harapan, pelanggan amat puas atau senang. Pada dasarnya konsumen mengharapkan dapat memperoleh produk yang memiliki manfaat pada tingkat harga yang dapat diterima. Untuk mewujudkan keinginan konsumen tersebut maka setiap perusahaan berusaha secara optimal untuk menggunakan seluruh asset dan kemampuan yang dimiliki untuk memberikan value terhadap harapan konsumen. Implementasi upaya ini tentunya menimbulkan konsekuensi biaya yang berbeda di setiap perusahaan termasuk para pesaingnya. Untuk dapat menawarkan produk yang menarik dengan tingkat harga yang bersaing, setiap perusahaan harus berusaha menekan atau mereduksi seluruh biaya tanpa mengurangi kualitas produk maupun standar yang sudah ditetapkan.

Sangat penting dalam hal ini menjaga loyalitas pelanggan dengan perasaan sangat puas. Karena dimana ketika pelanggan kita sangat puas maka produk kitapun akan tetap ada di masyarakat dan dianggap produk paling baik bagi konsumen.

 

5. Etika dan Tanggung jawab sosial

Semua keputusan pemasaran yang menyangkut etika dan moral merupakan etika pemasaran. Etika adalah sesuatu yang bersifat tidak tetap, benar salah sebuah keputusan tergantung dari pola pandang dipakai. Produsen membutuhkan sebuah patokan/pedoman untuk mengambil keputusan karena ada berbagai patokan yang berbeda di setiap masyarakat. Konsep pemasaran dalam hal ini sangat penting untuk dijadikan pedoman. Konsep pemasaran merupakan total usaha perusahaan, kepuasan konsumen, dan keuntungan atau tujuan jangka panjang lainnya merupakan patokan/pedoman untuk membuat suatu keputusan pemasaran. Perlu diingat bahwa kesejahteraan konsumen (consumer welfare) dalam jangka panjang sangatlah penting untuk menunjang kepuasan konsumen dan loyalitas produk.

 

6. Pengaruh teknologi informasi terhadap konsumen

Teknologi informasi ini secara langsung mampu menggeser bahkan merubah sistem pola hidup manusia dengan kecanggihan dan keungulan – keunggulannya. Seiring berkembangnya waktu teknologi informasi pun mampu memicu gejala sosial baru di masyarakat. Gejala tersebut antara lain, munculnya sistem pembelian dengan cara on-line. Perubahan dalam perundangan, hukum dan nilai-nilai budaya juga dampak dari alih teknologi modern. Hal tersebut juga mempengaruhi teknologi informasi, dari dulunya orang ingin berbisnis harus bertemu sekarang hanya melalui smartphone mereka atau handphone mereka mereka bisa melakukan meeting atau berbisnis. Teknologi Informasi sangat mempengaruhi konsumen dalam keputusan untuk membeli sebuah barang atau produk. Keunggulan atau dampak positif dari kemajuan teknologi informasi sangat besar manfaatnya. Tetapi, tidak dapat dielakkan juga bahwa dampak negatif yang dihasilkan oleh teknologi informasi ini juga muncul.

 

7. Perbedaan penelitian kuantitatif dengan kualitatif

  • Menurut sifatnya

Kuantitatif                        : konkrit, dapat teramati dan terukur.

Kualitatif               : bersifat ganda, holistik dan dinamis yang merupakan hasil dari konstruksi dan pemahaman.

  • Hubungan peneliti dengan yang diteliti

Kuantitatif                        : Independent, agar terbangun objeksitas dari peneliti.

Kualitatif               : bersifat interaktif dengan sumber data.

  • Hubungan variabel

Kuantitatif                        : bersifat kausal atau sebab akibat.

Kualitatif               : bersifat timbal balik atau interaktif.

  • Desain

Kuantitatif                        : spesifik, jelas dan rinci, serta menjadi pegangan penelitian berikutnya.

Kualitatif               : desain fleksibel dan dapat berkembang saat penelitian serta bersifat umum.

  • Tujuan

Kuantitatif                        : menunjukan hubungan antar variabel, menguji teori dan dan mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif.

Kualitatif               : menemukan pola hubungan yang bersifat interaktif, menemukan teori baru, menggambarkan realitas yang kompleks.

  • Teknik pengumpulan data

Kuantitatif                        : kuesioner, wawancara terstruktur dan observasi.

Kualitatif               : wawancara mendalam, dokumentasi, dan pengamatan partisipan.

  • Instrumen penelitian

Kuantitatif                        : angket, tes, dan wawancara terstruktur.

Kualitatif               : peneliti, buku catatan, rekaman, kamera, handycam, dsb.

  • Sumber data

Kuantitatif                        : bersifat kuantitatif, yaitu hasil dari pengukuran variabel yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrumen.

Kualitatif               : bersifat deskriptif kualitatif dari dokumen pribadi, catatan lapangan, ucapan dan tindakan responden dan lain – lain.

 

8. Skala Pengukuran

Dalam ilmu statistika ada 4 macam skala pengukuran yaitu,

  • Skala Nominal

hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif atau kategoris, misalnya jenis kelamin, agama, dan warna kulit.

  • Skala Ordinal

selain membedakan sesuatu juga menunjukkan tingkatan, misalnya pendidikan dan tingkat kepuasan pengguna.

  • Skala Interval

berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak sehingga titik nol dapat digeser sesuka orang yang mengukur, misalnya tahun dan suhu dalam Celcius.

  • Skala Rasio

berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak dan tidak dapat digeser sesukanya, misalnya adalah suhu dalam Kelvin, panjang, dan massa.

 

Nama : Deya Daniel B.A.

Nim : 0910220077

Dosen : Bapak Nanang suryadi

Tugas 1 ke