RSS
 

soal DBT Panen dan Pasca Panen

10 Jun

SOAL DAN JAWAB PRAKTIKUM DBT:

1.Sebutkan contoh indeks panen tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, pangan, palawija, perkebunan. Masing-masing 2!

a. Indeks panen tanaman sayur-sayuran:

No Jenis Sayuran Umur Dihitung dari Ciri Fisik
1. Wortel 4-5 bulan Semai Daun berwarna kuning dan diameter umbi ± 2 cm
2. Kubis 129 hari Tanam Sudah membentuk krop

b. Indeks panen tanaman buah-buahan:

No Jenis Tanaman Umur Dihitung dari Ciri Fisik
1.   Apel (Roma beauty) 135 hari Bunga mekar Kekerasan 11 kg, PTT 12% dan kadar asam 0,4%
2. Durian   6 th Mulai berbuunga Bau harum yangmenyengat dan urat-uratjuringnya terbukasehingga apabila dibukadengan menggunakan

ujung pisau sedikit saja

akan mudah merekah.

c. Indeks panen tanaman pangan:

No Jenis Tanaman Umur Dihitung dari Ciri Fisik
1. Kacang kedelai 85-110 hari Tanam Polong berwarna kuningkecoklatan, batang dandaun telah kuning kering,kadar air 20-25%.
2. Jagung 3,5 bulan Tanam Kelobotnya berwarnaputih kekuningan dankering, kadar air 25-30%

d. Indeks panen tanaman palawija:

No Jenis Tanaman Umur Dihitung dari Ciri Fisik
1. Padi 145-150 hari Semai Bulir padi masak penuhdan berwarna kuning(80%), bendera (daunpucuk) berwarna kuningdan kadar air gabah 20-

27%.

2. Sorghum 90-120 hari Tanam Biji tua (keras dan terasatepungnya bila digigit),kadar air 20%

e. Indeks panen tanaman perkebunan:

No Jenis Tanaman Umur Dihitung dari Ciri Fisik
1. Pala 6-7 bulan Mulai berbunga Buah berwarna kuningbernoda coklat tua
2. Lada 9-10 bulan Mekar sebagian buah berwarnahijau, kuning dan merah

2.Sebutkan macam-macam teknik panen pada tanaman dan jelaskan!

a. Panen secara manual

-          dengan tangan

-          membutuhkan banyak waktu

-          tingkat kerusakan rendah  pemanenan dengan hati-hati

b.      Panen dengan alat

-          Disesuaikan denganukuran dan bentuk komoditas

-          Kerusakan mekanis tinggi  respirasi lebih tinggi

-          Di usahakan tidak melukai

-          Mudah digunakan

-          Ujung pisau sebaiknya berbentuk bulat untuk mengurangi goresan yang tidak kelihatan dan kerusakan yang berlebihan

-          Pisau dan gunting pemotong sebaiknya selalu tajam

3.      Sebutkan kegiatan-kegiatan pasca panen adalah:

  1. Pembersihan dan pencucian
  2. Seleksi/sortasi
  3. Grading (pengkelasan)
  4. Pengemasan
  5. Penyimpanan
  6. Pengangkutan

4.      Jelaskan kegiatan-kegiatan pasca panen adalah:

a.      Pembersihan dan Pencucian

Hasil panen harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum dipasarkan dengan tujuan untuk mencegah masuknya mikrobakteri dari kotoran yang melekat, melindungi konsumen dari residu berbahaya dan untuk lebih menarik minat konsumen.  Kegiatan pembersihan ada dua macam yaitu memotong bagian-bagian yang tidak berguna dan menghilangkan kotoran yang tidak dikehendaki. Bagian-bagian yang tidak berguna terutama yang busuk harus dipotong supaya tidak mencemari bagian tanaman yang lain.

b.      Seleksi atau Sortasi

Tidak semua tanaman atau bagian  tanaman yang dipanen layak untuk dipasarkan, karena itu perlu dilakukan sortasi.  Sortasi dilakukan dengan tujuan untuk memisahkan hasil panen yang baik (tidak mengalami kerusakan fisik dan terlihat menarik) dengan yang jelek (hasil yang telah mengalami kebusukan/kerusakan fisik akibat penguapan atau serangan hama dan penyakit serta benda asing yang tidak dikehendaki.

c.       Grading (pengkelasan)

Grading sangat penting karena grading merupakan cara yang dapat dilakukan untuk melihat mutu produk sehingga dapat diberikan harga sesuai dengan mutunya, hasil panen yang bermutu tinggi harganya menjadi tinggi. Grading bertujuan untuk memisahkan hasil panen berdasarkan tingkat mutu sesuai dengan standar mutu yang ditentukan. Sebenarnya agak susah menyeragamkan hasil panen dari beragam petani, hal ini disebabkan oleh perbedaan cara budidaya, areal penanaman dan penanganan hasil panen, karena itulah setiap pedagang mempunyai kriteria sendiri untuk menentukan kelas-kelas mutu hasil panen yang diterima dari petani, akibatnya standar mutu hasil panen menjadi sangat beragam.

d.      Pengemasan

Pengemasan hasil-hasil pertanian selain untuk mempermudah dalam pengangkutan juga untuk mempermudah dalam pemasaran dan distribusi, karenanya bahan pengemas harus memenuhi beberapa syarat,  syarat terpenting adalah dapat melindungi produk yang dikemas.  Produk-produk yang disimpan pada suhu dingin memerlukan kemasan yang dapat mempercepat proses pendinginan.  Selain itu karena produk akan dijual kepasar maka bentuk kemasannyapun harus menarik.

e.      Penyimpanan

Umur simpan dari komoditas pertanian dapat diperpanjang melalui teknik penyimpanan yang tepat dalam kondisi lingkungan yang dapat mempertahankan mutunya.   Kondisi lingkungan optimum untuk penyimpanan komoditas pertanian adalah kondisi ruang yang dingin dan lembab yang memungkinkan komoditas pertanian dapat disimpan lebih lama tanpa banyak kehilangan sifat-sifat mutu seperti cita rasa, tekstur dan kadar airnya.

f.        Pengangkutan

Lokasi penanaman atau budidaya pertanian pada umumnya berada didaerah pedesaan atau dipegunungan, lokasi ini jauh dari konsumen yang berdomisili diperkotaan, supaya hasil pertanian dapat sampai ke konsumen, hasil pertanian harus diangkut ke kota.  Alat angkut yang digunakan adalah yang bergerak cepat terutama untuk komoditas yang berbentuk segar, proses pengangkutan yang lambat dapat mengakibatkan kerusakan yang parah.

5. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tingkatan sortasi!

a.      Sortasi di tingkat petani

Hasil panen  dipisahkan secara sederhana antara yang cacat dengan yang baik, hasil panen yang tidak lolos sortasi tidak dibuang tetapi dikonsumsi sendiri kecuali yang busuk.  Hasil panen yang dinilai bagus dijual ke pedagang atau supermarket sedangkan hasil yang agak jelek dijual ke pedagang pengecer atau pasar tradisional.

b.      Sortasi di tingkat pedagang

Sesampainya ditempat pedagang hasil panen segera dikeluarkan dari wadah untuk segera disortir, pengeluaran dan penyortiran dilakukan dengan cepat tetapi hati-hati supaya kerusakan yang terjadi akibat benturan dapat dicegah. Penyortiran yang dilakukan oleh pedagang pada umumnya tidak terlalu ketat, biasanya seluruh hasil sortiran yang rusak maupun yang baik tetap dipasarkan meskipun dengan harga yang berbeda, hasil sortiran yang dibuang adalah yang telah busuk.  Untuk dipasarkan kepasar khusus (supermarket, hotel dan restauratn) harus dilakukan sortasi secara ketat, hasil panen tidak hanya harus baik tetapi juga memenuhi kriteria tertentu saat diterima konsumen.  Hasil panen yang tidak memenuhi standar mutu biasanya dijual kepasar tradisional atau dikonsumsi sendiri.

c.       Sortasi ditingkat industri

Hasil panen segar sebagai bahan baku industri diperlukan dengan kriteria-kriteria tertentu, namun hasil panen petani masih sangat beragam sehingga tidak memenuhi kriteria industri, karenanya perlu dilakukan sortasi pada hasil panen supaya didapat produk yang lebih seragam dengan demikian akan memudahkan pembuatan standar pada tahap-tahap industri.  Kegiatan sortasi tidak berakhir ditempat penerimaan dan penampungan hasil panen sebelum diolah, proses ini berlangsung terus selama periode proses penyiapan bahan baku, proses sortasi yang dilakukan berdasarkan tingkat kematangan, ukuran dan kecacatan.

6.Sebutkan dan jelaskan tingkatan standart mutu untuk komoditas asparagus, brokoli dan jagung!

Jenis Komoditas

Mutu

Keadaan

Asparagus

I

II

 

III

 

IV

-Tunas berwarna putih, gemuk, segar dengan panjang sekitar 25-30 cm.-Tunas sebagian berwarna putih dan sebagian lagi berwarna ungu dengan panjang lebih dari 30 cm dan diameter sekitar 1,5 cm.-Tunas keseluruhan berwarna kehijauan dengan panjang lebih dari 30cm, tetapi lebih kurus dibandingkan dengan Mutu II-Tunas membengkok pada ujungnya dan tidak mulus dengan warna keseluruhan kehijauan.

Brokoli

I

II

III

IV

Mulus, rata dan kepala bunga bersatuTidak busuk, tidak rata, dan kepala bunga bersatuTidak busuk, tidak rata, dan kepala bunga tidak  bersatuBusuk, tidak rata, dan kepala bunga tidak  bersatu kompak

 

 


 

 

 

 

 

 

 

Standart mutu jagung tongkol kering

Karateristik

Mutu I

Mutu II

Mutu III

Kadar air % bobot/bobot, maksimum

14,0

15,5

15,5

Biji pecah-pecah %bobot/bobot, maksimum

3,0

5,0

9,0

Kadar kotoran % bobot/bobotMaksimum

3,0

4,0

5,0

Rusak dan kutuan %bobot/bobot, maksimum

5,0

8,0

11,0

 

 

 
 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*

 
  1. cross fountain pens

    28 July 2012 at 04:34

    I really like and appreciate your article. Will read on…

     
  2. cross fountain pens

    28 July 2012 at 05:06

    Looking forward to reading more. Great blog.Much thanks again. Really Cool.

     
  3. cross fountain pens uk

    28 July 2012 at 09:31

    I really liked your article post.Much thanks again. Really Cool.