browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Nasib Ayam Pelangi

Posted by on October 7, 2012

Ya, ayam pelangi namanya. Hanya dengan merogok kocek sampai 10 ribu kita sudah bias mendapatkan 3 ekor sekaligus. Bulu cantik, jalu mungil, paruh kecil ini sudah ternoda karena jemari manusia. Tak tega melihatnya. Anak ayam ini masih seumur jagung sudah diperjualbelikan dengan pewarna tekstil yang melekat di tubuh mereka. Miris. Apa yang ada dalam benak Anda ketika melihatnya?

Sesaat saya melototinya, ada bisikan lembut menyentuh bathin saya. Seakan mereka menyampaikan sepatah pesan lewat mata mungilnya. Mereka menangis dalam diam. Kasihan. Mereka juga makhluk yang punya perasaan seperti manusia. Tahukah Anda? Mereka masih membutuhkan selimut kasih sayang dari sang induk.

Saya tidak habis fikir dengan isi otak para pedagang rainbow chicken ini. Mengapa mereka tega mewarnai anak anak ini hanya demi uang? Oh men! Nasib anak ayam yang malang.. *puk puk*