browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Ekosistem Air Laut

Posted by on May 5, 2012

 

Beautiful PAPUMA

Ekosistem air laut dibedakan atas lautan,pantai,estuari,dan terumbu karang.

1.  Laut

Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion Cl­­- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar.Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25oC. Perbedaan suhu antara bagian atas dan bagian bawah tinggi. Batas antara lapisan air yang panas bagian atas dan lapisan air yang dingin bagian bawah disebut daerah termoklin.

Di daerah dingin, suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur, maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plankton serta ikan. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air bagian atas turun ke bagian bawah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan.

Habitat laut dapat dibedakan berdasarkan kedalamannya dan permukaannya secara horisontal.

Menurut kedalamannya, ekosistem air laut dapat dibagi sebagai berikut :

  1. Litoral, merupakan daerah yang berbatasan dengan darat
  2. Neritik, merupakan daerah yang masih dapat ditembus cahaya matahari sampai bagian dasar, dalamnya lebih kurang 300 meter.
  3. Batial, merupakan daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2.500 meter.
  4. Abisal, merupakan daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari pantai (1.500-10.000 m).

Menurut wilayah permukaanya  secara horisontal, berturut-turut dari tepi laut, laut dibedakan sebagai berikut:

  1. Epipelagik, merupakan daerah antara permukaan dengan kedalaman air sekitar 200 meter.
  2. Mesopelagik, merupakan daerah dibaeah epipelagik dengan kedalaman 200-1000 meter. Hewannya misalnya ikan hiu.
  3. Batiopelagik, merupakan daerah lereng benua dengan kedalaman 200-2.500 meter. Hewan yang hidup di daerah ini misalnya gurita.
  4. Abisalpelagik, merupakan daerah dengan kedalaman mencapai 4.000 meter; tidak terdapat tumbuhan tetapi hewan masih ada. Sinar matahari tidak mampu menembus daerah ini.
  5. Hadal pelagik, merupakan daerah terdalam (dasar). Kedalaman lebih dari 6.000 meter. Di bagian ini biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya. Sebagai produsen di tempat ini adalah bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu.

Di laut, hewan dan tumbuhan tingkat rendah mempunyai tekanan osmosis sel yang hampir sama dengan tekanan osmosis air laut.Hewan tingkat tinggi beradaptasi dengan cara banyak minum air,pengeluaran urin sedikit, dan pengeluaran air dengan cara osmosis melalui insang. Garam yang berlebihan diekskresikan melalui insang secara aktif.

2.Ekosistem pantai

Ekosistem pantai letaknya berdekatan dengan ekosistem darat, laut, dan daerah pasang surut. Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut air laut.Organisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras.

Daerah paling atas pantai hanya terendam saat pasang naik tinggi. Daerah ini dihuni oleh beberapa jenis ganggang, moluska, dan remis yang menjadi makanan bagi kepiting dan burung pantai.

Daerah tengah pantai terendam saat pasang tinggi dan pasang rendah. Daerah ini dihuni oleh ganggang, porifera, anemon laut, landak laut, dan ikan-ikan kecil.

Daerah pantai terdalam terendam saat air pasang maupun surut.Dihuni oleh beragam invertebrata dan ikan serta rumput laut.

Komunitas tumbuhan berturut-turut mulai dari daerah pasang surut ke arah darat dibedakan sebagai berikut :

  • Formasi pes caprae

      Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan ipomea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin. Tumbuhnan ini menjalar dan berdaun tebal. Tumbuhan lainnya adalah Spinifex littorius (rumput angin), Vigna euphorbia atoto, dan canavalia martina. Lebih ke arah darat lagi di tumbuhi Crinum asiatikum (bakung), Pandanus tectorius (pandan), dan Scaevola fruescens(bebakoan)

  • Formasi baringtonia

Daerah ini didominasi tumbuhan baringtonia, termasuk didalamnyaWedelia, Thespesia, Terminalia, Guettarda, dan Erithrina. Bila tanah bagian pasang surut berlumpur, maka kawasan ini berupa hutan bakau yang memiliki akar napas. Akar napas merupakan adaptasi tumbuhan di daerah berlumpur yang kurang oksigen. Selain berfungsi untuk mengambil oksigen, akar ini juga dapat digunakan sebagai penahan pasang surut gelombang. Yang termasuk tumbuhan di hutan bakau antara lain Nypa, Achatus, Rhizophora, dan Cerbera. Jika tanah pasang surut tidak terlalu basah,pohon yang sering tumbuh adalah Heriticra, Lumnitzera, Acgricas, dan  Cylocarpus.

3.Estuari

Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut.Estuari seringdipagari oleh lempengan lumpurintertidal yang luas atau rawa garam.

Salinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut airnya. Nutrien dari sungai memperkaya daerah estuari.

Komunitas tumbuhan yang hidup disini antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacin, kerang, kepiting, dan ikan. Bahkan ada beberapa invertebrata yang menjadikan estuari sebagai tempat kawin atau bermigrasi untuk menuju daerah air tawar. Estuari juga merupakan tempat bagi vertebrata untuk mencari makan,yaitu unggas air.

4.Terumbu Karang

Di laut tropis, pada daerah neritik, terdapat suatu komunitas khusus yang terdiri dari karang batu dan organisme-organisme lainnya. Komunitas ini disebut terumbu karang. Daerah komunitas ini masih dapat ditembus cahaya matahari sehingga fotosintesis masih dapat berlangsung.

Terumbu karang didominasi oleh karang (koral) yang merupakan kelompok Cnidaria yang mensekresikan kalsium karbonat. Rangka dari kalsium karbonat ini bermacam – macam bentuknya dan menyusun substrat tempat hidup karang lain dan ganggang.

Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain.Berbagai invertebrata, mikroorganisme, dan ikan hidup diantara karang dan ganggang. Herbivor seperti siput, landak laut, dan ikan menjadi mangsa bagii gurita,bintang laut,dan ikan karnivor.

5 Responses to Ekosistem Air Laut

  1. cheap oakley sunglasses

    110lbs, 5Half inch7 obtained a little. considering the fact that earlier writers said hello leaped compact, i believed it would fit properly after i commonly don an additional compact. It really is Massive. Not really a very little major, but Massive. The standard having said that is great.
    [url=http://cheapsunglassol.webs.com/]cheap oakley sunglasses[/url]
    cheap oakley sunglasses

  2. michael kors outlet online

    canvasshoes4u.com provide Cheap discount Converse shoes, Vans shoes & Toms shoes, which directly from factory store that the price are good and also top quality michael kors outlet online

  3. yard lights

    What did you use to design your design? It’s really awesome can you send me an email and let me know?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>