browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Creative Industry – Visual Communication Design

Posted by on October 5, 2013

Creative Industry dalam bahasa Indonesia berarti Industri Kreatif. Tahukah Anda ada banyak bidang bisnis yang bisa dijadikan peluang? Ya, salah satunya adalah bisnis di industri kreatif. Kelebihan industri ini lebih mampu bertahan menghadapi krisis karena berbasis ide dan kreativitas dari sumber daya manusia yang tiada batas.

Menurut Atik (2013), industri kreatif adalah Industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Visual Communication Design adalah salah satu kelompok industri kreatif yang berkecimpung dalam bidang desain visual. Contohnya Photo and Video Graph yaitu kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video, film. Termasuk didalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan iklan.

Fotografi 

Fotografi merupakan seni melukis cahaya dengan menggunakan kamera. Meskipun Anda menempatkan fotografi sebagai sebuah hobi dan tidak untuk ditekuni secara profesional, setidaknya Anda perlu memahami dasar-dasar tentang fotografi. Tak perlu menjadi profesional untuk bisa sukses karena semua itu butuh proses. Tak perlu malu belajar untuk bisa berproses karena semua datang karena niat. Untuk memulai bisnis dalam dunia fotografi, Anda perlu memahami dasar-dasar fotografi. Belajar tidak harus punya buku, kan? Mulailah dari sekarang misalnya searching seputar fotografi, komunitas dan hadiri event-event yang pasti menambah pengalaman Anda.

Videografi 

Videografi lebih cenderung merekam cahaya. Setiap frame yang terekam terdiri dari beberapa foto yang tergabung dalam sebuah klise bergerak. Videografi merupakan pengembangan lebih lanjut dari fotografi. Keduanya selalu berikatan dan tak kan pernah terpisahkan. Teknik pengambilan gambar juga hampir sama dengan fotografi. Kini videografi menjadi peluang terbesar dalam industri kreatif. Jika Anda bisa memahami dasar fotografi tentu Anda pasti bisa mengoperasikan pengambilan video. Berlomba-lomba dalam mencetuskan ide kreatif demi mencapai kesuksesan dalam berbisnis. Jangan pernah menyerah dengan banyaknya kompetitor yang semakin membludak. Terus berusaha dengan mengembangkan ide-ide cemerlang dalam otak Anda. Berikan nuansa ‘khas’ Anda dalam setiap sentuhan karya. Tentu hal ini akan memberikan nilai jual dan membedakan karya Anda dengan orang lain.

Desain

Desain menjadi komponen utama yang akan menggambarkan ide kreatif Anda. Desain cover CD dan undangan pernikahan, bisa jadi sarana meraup rupiah lewat desain kreatif. Buatlah sebuah desain yang tentu menarik, jelas dan mambu ‘berbicara’ dengan orang lain. Suatu desain yang komunikatif pasti akan memberikan nilai lebih untuk bisnis Anda. Belajar desain tidak harus memberil buku ratusan ribu atau bahkan les privat yang menghabiskan uang jutaan rupiah. Lebih baik belajar mencoba salah daripada tidak sama sekali. Belajar autodidak akan memberikan Anda pengamalan lebih. Gratis lagi..

 

Ketiga poin di atas merupakan serangkaian industri kreatif yang sedang inn di dunia. Untuk memulai bisnis Anda, bergabunglah bersama komunitas komunitas yang mencakup 3 poin di atas. Misalnya Komunitas Fotografi Tustel yang memberikan sarana untuk orang-orang yang ingin belajar bersama dalam dunia desain komunikasi visual.