RSS
 

Archive for the ‘Islam’ Category

Tabel Asmaul Husna 99 berserta dengan gambarnya

21 Nov

berikut ini adalah tabel untuk teman teman pelajari dan cari semoga bermanfaat bagi teman teman semua boleh di kopi paste dimana saja bebas

Tabel Asmaul Husna dan Artinya

No

Nama

Asmaul Husna Bahasa Indonesia

Asmaul Husna Arab

Allah

Allah

الله

1

Ar Rahman

Allah Yang Maha Pengasih

الرحمن

2

Ar Rahiim

Allah Yang Maha Penyayang

الرحيم

3

Al Malik

Allah Yang Maha Merajai (bisa di artikanRaja dari semua Raja)

الملك

4

Al Quddus

Allah Yang Maha Suci

القدوس

5

As Salaam

Allah Yang Maha Memberi Kesejahteraan

السلام

6

Al Mu`min

Allah Yang Maha Memberi Keamanan

المؤمن

7

Al Muhaimin

Allah Yang Maha Mengatur

المهيمن

8

Al `Aziiz

Allah Yang Maha Perkasa

العزيز

9

Al Jabbar

Allah Yang Memiliki Mutlak Kegagahan

الجبار

10

Al Mutakabbir

Allah Yang Maha Megah, Yang MemilikiKebesaran

المتكبر

11

Al Khaliq

Allah Yang Maha Pencipta

الخالق

12

Al Baari`

Allah Yang Maha Melepaskan (Membuat,Membentuk, Menyeimbangkan)

البارئ

13

Al Mushawwir

Allah Yang Maha Membentuk Rupa(makhluknya)

المصور

14

Al Ghaffaar

Allah Yang Maha Pengampun

الغفار

15

Al Qahhaar

Allah Yang Maha Menundukkan / Menaklukkan Segala Sesuatu

القهار

16

Al Wahhaab

Allah Yang Maha Pemberi Karunia

الوهاب

17

Ar Razzaaq

Allah Yang Maha Pemberi Rezeki

الرزاق

18

Al Fattaah

Allah Yang Maha Pembuka Rahmat

الفتاح

19

Al `Aliim

Allah Yang Maha Mengetahui (MemilikiIlmu)

العليم

20

Al Qaabidh

Allah Yang Maha Menyempitkan(makhluknya)

القابض

21

Al Baasith

Allah Yang Maha Melapangkan(makhluknya)

الباسط

22

Al Khaafidh

Allah Yang Maha Merendahkan(makhluknya)

الخافض

23

Ar Raafi`

Allah Yang Maha Meninggikan(makhluknya)

الرافع

24

Al Mu`izz

Allah Yang Maha Memuliakan(makhluknya)

المعز

25

Al Mudzil

Allah Yang Maha Menghinakan(makhluknya)

المذل

26

Al Samii`

Allah Yang Maha Mendengar

السميع

27

Al Bashiir

Allah Yang Maha Melihat

البصير

28

Al Hakam

Allah Yang Maha Menetapkan

الحكم

29

Al `Adl

Allah Yang Maha Adil

العدل

30

Al Lathiif

Allah Yang Maha Lembut

اللطيف

31

Al Khabiir

Allah Yang Maha Mengenal

الخبير

32

Al Haliim

Allah Yang Maha Penyantun

الحليم

33

Al `Azhiim

Allah Yang Maha Agung

العظيم

34

Al Ghafuur

Allah Yang Maha Memberi Pengampunan

الغفور

35

As Syakuur

Allah Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)

الشكور

36

Al `Aliy

Allah Yang Maha Tinggi

العلى

37

Al Kabiir

Allah Yang Maha Besar

الكبير

38

Al Hafizh

Allah Yang Maha Memelihara

الحفيظ

39

Al Muqiit

Allah Yang Maha Pemberi Kecukupan

المقيت

40

Al Hasiib

Allah Yang Maha Membuat Perhitungan

الحسيب

41

Al Jaliil

Allah Yang Maha Luhur

الجليل

42

Al Kariim

Allah Yang Maha Pemurah

الكريم

43

Ar Raqiib

Allah Yang Maha Mengawasi

الرقيب

44

Al Mujiib

Allah Yang Maha Mengabulkan

المجيب

45

Al Waasi`

Allah Yang Maha Luas

الواسع

46

Al Hakim

Allah Yang Maha Bijaksana

الحكيم

47

Al Waduud

Allah Yang Maha Mengasihi

الودود

48

Al Majiid

Allah Yang Maha Mulia

المجيد

49

Al Baa`its

Allah Yang Maha Membangkitkan

الباعث

50

As Syahiid

Allah Yang Maha Menyaksikan

الشهيد

51

Al Haqq

Allah Yang Maha Benar

الحق

52

Al Wakiil

Allah Yang Maha Memelihara

الوكيل

53

Al Qawiyyu

Allah Yang Maha Kuat

القوى

54

Al Matiin

Allah Yang Maha Kokoh

المتين

55

Al Waliyy

Allah Yang Maha Melindungi

الولى

56

Al Hamiid

Allah Yang Maha Terpuji

الحميد

57

Al Muhshii

Allah Yang Maha Mengalkulasi(Menghitung Segala Sesuatu)

المحصى

58

Al Mubdi`

Allah Yang Maha Memulai

المبدئ

59

Al Mu`iid

Allah Yang Maha MengembalikanKehidupan

المعيد

60

Al Muhyii

Allah Yang Maha Menghidupkan

المحيى

61

Al Mumiitu

Allah Yang Maha Mematikan

المميت

62

Al Hayyu

Allah Yang Maha Hidup

الحي

63

Al Qayyuum

Allah Yang Maha Mandiri

القيوم

64

Al Waajid

Allah Yang Maha Penemu

الواجد

65

Al Maajid

Allah Yang Maha Mulia

الماجد

66

Al Wahid

Allah Yang Maha Tunggal

الواحد

67

Al Ahad

Allah Yang Maha Esa

الاحد

68

As Shamad

Allah Yang Maha Dibutuhkan, TempatMeminta

الصمد

69

Al Qaadir

Allah Yang Maha Menentukan, MahaMenyeimbangkan

القادر

70

Al Muqtadir

Allah Yang Maha Berkuasa

المقتدر

71

Al Muqaddim

Allah Yang Maha Mendahulukan

المقدم

72

Al Mu`akkhir

Allah Yang Maha Mengakhirkan

المؤخر

73

Al Awwal

Allah Yang Maha Awal

الأول

74

Al Aakhir

Allah Yang Maha Akhir

الأخر

75

Az Zhaahir

Allah Yang Maha Nyata

الظاهر

76

Al Baathin

Allah Yang Maha Ghaib

الباطن

77

Al Waali

Allah Yang Maha Memerintah

الوالي

78

Al Muta`aalii

Allah Yang Maha Tinggi

المتعالي

79

Al Barru

Allah Yang Maha Penderma (MahaPemberi Kebajikan)

البر

80

At Tawwaab

Allah Yang Maha Penerima Tobat

التواب

81

Al Muntaqim

Allah Yang Maha Pemberi Balasan

المنتقم

82

Al Afuww

Allah Yang Maha Pemaaf

العفو

83

Ar Ra`uuf

Allah Yang Maha Pengasuh

الرؤوف

84

Malikul Mulk

Allah Yang Maha Penguasa Kerajaan(Semesta)

مالك الملك

85

Dzul Jalaali WalIkraam

Allah Yang Maha Pemilik Kebesaran danKemuliaan

ذو الجلال و الإكرام

86

Al Muqsith

Allah Yang Maha Pemberi Keadilan

المقسط

87

Al Jamii`

Allah Yang Maha Mengumpulkan

الجامع

88

Al Ghaniyy

Allah Yang Maha Kaya

الغنى

89

Al Mughnii

Allah Yang Maha Pemberi Kekayaan

المغنى

90

Al Maani

Allah Yang Maha Mencegah

المانع

91

Ad Dhaar

Allah Yang Maha Penimpa Kemudharatan

الضار

92

An Nafii`

Allah Yang Maha Memberi Manfaat

النافع

93

An Nuur

Allah Yang Maha Bercahaya (Menerangi,Memberi Cahaya)

النور

94

Al Haadii

Allah Yang Maha Pemberi Petunjuk

الهادئ

95

Al Badii’

Allah Yang Maha Pencipta Yang TiadaBandingannya

البديع

96

Al Baaqii

Allah Yang Maha Kekal

الباقي

97

Al Waarits

Allah Yang Maha Pewaris

الوارث

98

Ar Rasyiid

Allah Yang Maha Pandai

الرشيد

99

As Shabuur

Allah Yang Maha Sabar

الصبور

Saya sediakan lagu asmaul husna dalam bentuk video yang bisa kamu tonton

Kami sediakan tabel 99 asmaul husna PDF yang dapat teman teman download dan print.
Asmaul Husma Ver.1 [PDF]
Asmaul Husna Ver.2 [PDF]

 
Comments Off on Tabel Asmaul Husna 99 berserta dengan gambarnya

Posted in Islam

 

Tata cara dzikir setelah sholat hajat

20 Nov

Sholat hajat adalah cara kita meminta kepada Allah dan memohon akan permintaan atau hajat yang kita inginkan, seperti ingin menjadi pns atau diterima pekerjaan atau pingin beli rumah dan mobil misalkan atau malah ingin mendapatkan jodoh. Bisa dengan melaksanakan sholat hajat.

Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang dianjurkan pada seseorang yang mempunyai hajat tertentu seperti inginkan kesembuhan, jodoh ataupun ingin rejeki yang lancar.
Terdapat riwayat hadits tentang seseorang yang buta mendatangi Rasulullah alaihi wasallam, lalu Nabi mengatakan,
“Berdoalah engkau kepada Allah untukku agar menyembuhkanku.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

“Apabila engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik. Namun, apabila engkau mau, aku akan mendo’akanmu.”

Orang itu pun mengatakan,

“Doakanlah.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbagus wudhunya serta shalat dua rakaat kemudian berdoa dengan doa ini,

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah no. 1385 dan Tirmidzi no. 3578. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Keajaiban Shalat Hajat
Cerita dibawah ini adalah nyata dari cerita pengalaman orang orang yang telah merasakan kejaiban sholat hajat sebelum tidur.
Ine septiantini : “alhamdulillah sya jga merasakan mukjizat dri salat hajat ini.. berdoa meminta didatangkan jodoh dunia akhirat hamba baru 2 hri melaksanakan ada yg datang k rumah bertemu ortu berasa gak percaya bgt dan insya allah buln januari kmi akan menikah 🙏🙏 mohon doanya agar diberi kelancaran sampai hari H”

Ummi zahra : “Sholat hajat itu memang mustajab & nyata .do’a kita di kabulkn cukup 2 rokaat tapi rutin .sblm tdr mlm. perbnyk bc sholawat,dzikir dan tasbih jika kwt di lanjutkn sampe tengah mlm. Solat tahajud waktu jm satu/jm 2.mlm berdo’a dgn khusuk…meminta dan memohon agar curahan hati di kabulkn..jm segitu allah membuka pintu2 langit bagi orang2 yg bertahajud dan berdo’a 😘😘😘😘allah akan mencurahkn rejeki &kesehatan”

Waktu Sholat Hajat
Tidak ada waktu tertentu dalam melaksanakan sholat hajat, kamu bisa mengerjakannya siang ataupun malam hari. Hal yang terpenting adalah jangan sholat pada waktu sholat hajat yang dilarang seperti waktu setelah shubuh hingga terbitnya matahari dan setelah sholat ashar. Namun saya sangat menyarankan bagi teman teman semua melaksanakannya sebelum tidur malam hari.
Tata cara sholat hajat rasulullah
Niat Sholat hajat. (Niat adalah amalan hati tidak ada bacaan khusus yang harus di hafal)
Melakukan Takbiratul Ihram (Allahhuakbar) mengangkat kedua tangan seperti sholat biasanya.
Membaca Doa Iftitah.
Membaca surat Al-fatihah.
Membaca surat pendek Al-Quran seperti An-Nas, Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau surat apa saja dalam Al Quran.
Melakukan gerakan ruku, i’tidal, sujud, hingga salam sambil membaca bacaan sesuai dengan masing-masing gerakan.
Untuk rakaat selanjutnya, ikuti langkah 2-6
Setelah salam, dilanjutkan istigfar dan berdoa tentang hajat apa yang mau diraih.
Jumlah rakaat sholat hajat adalah 2 rakaat, Setelah salam dilanjutkan dengan panjatkan hajat kamu seperti ingin rejeki lancar, jodoh, ingin disembuhkan penyakit. dll Insyaa Allah doa kita akan dikabulkan.

Dzikir setelah sholat hajat
Dzikir setelah melaksanakan sholat adalah harus kita amalkan, dengan berdzikir maka hati akan merasa tenang dan sangat mudah mendapatkan pertolongan Allah.
Pertama
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Astagh-firullah 3x
Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.
“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x).
“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”

Faedah: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika selesai dari shalatnya beliau beristighfar sebanyak tiga kali dan membaca dzikir di atas. Al Auza’i menyatakan bahwa bacaan istighfar adalah astaghfirullah, astaghfirullah. [HR. Muslim no. 591]
Kedua
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Allahumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.
“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” [HR. Bukhari no. 844 dan Muslim no. 593]

Ketiga
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyaah. Lahun ni’mah wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaaul hasan.
Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.
“Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.”

Faedah: Dikatakan oleh ‘Abdullah bin Zubair, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengeraskan (Mengeraskan “menjaherkan” bukanlah maksudnya dengan dzikir secara berjama’ah. Dzikirnya tetap masing-masing per individu.] bacaan dzikir ini di akhir shalat. [HR. Muslim no. 594]
Keempat
سُبْحَانَ اللهِ (33 ×)
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (33 ×)
اَللهُ أَكْبَرُ (33 ×)
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Subhanallah (33x)
Al hamdulillah (33x)
Allahu akbar (33 x)
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
“Maha Suci Allah (33 x), segala puji bagi Allah (33 x), Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Faedah: Siapa yang membaca dzikir di atas, maka dosa-dosanya diampuni walau sebanyak buih di lautan. [HR. Muslim no. 597] Kata Imam Nawawi rahimahullah, tekstual hadits menunjukkan bahwa bacaan Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu akbar, masing-masing dibaca 33 kali secara terpisah.[Lihat Syarh Shahih Muslim, 5: 84]
Kelima
Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu).
Faedah: Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian. [HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram]
Keenam
Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat (fardhu).
Faedah: Tiga surat ini disebut mu’awwidzot. [HR. Abu Daud no. 1523 dan An-Nasai no. 1337. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan]
Ketujuh
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (Dibaca setelah salam dari shalat Shubuh) [HR. Ibnu Majah no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih]

Doa Sholat Hajat
Doa pertama:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.”

Doa kedua:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
“Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Mahamulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji millik Allah Rabb sekalian alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan dari tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

Semoga bisa diamalkan.

bacaan dzikir setelah sholat hajat

 
Comments Off on Tata cara dzikir setelah sholat hajat

Posted in Islam

 

Bacaan Doa Dzikir Pagi Sesuai sunnah

20 Nov
Bacaan dzikir pagi dan petang sesuai sunnah – Zikir merupakan suatu ibadah umat Islam untuk selalu mengingat Allah azza wa jalla, salah satunyanya dengan memuji dan menyebut namaNya. Secara etimologi zikir memiliki arti menyebut, mengingat atau berdoa. Kata zikir juga merupakan memori, pengajian.

Dalam bahasa agama Islam dzikir seringkali didefinisikan dengan mengingat dan menyebut Allah dengan lisan melalui kalimat-kalimat thayyibah. Bacaan dzikir yang paling utama adalah Laa Ilaaha Illallaah dan seseorang yang membaca zikir disebut dengan dzaakir.

cara dzikir menggunakan tangan kanan

Bertasbih yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu menggunakan jari kanan atau ruas-ruas jari kanan, yang diyakini pada hari kiamat nanti jari jemari akan bersaksi dihadapan Allah.

Yusairah, dia mengatakan, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berpesan kepada kami (para sahabat wanita),

 يَا نِسَاءَ الْمُؤْمِنَينَ، عَلَيْكُنَّ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّسْبِيحِ وَالتَّقْدِيسِ، وَلَا تَغْفُلْنَ فَتَنْسَيْنَ الرَّحْمَةَ، وَاعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسْئُولَاتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ
“Wahai para wanita mukminah, kalian harus rajin bertasbih, bertahlil, mensucikan nama Allah. Janganlah kalian lalai, sehingga melupakan rahmat. Hitunglah dengan jari-jari kalian, karena semua jari itu akan ditanya dan diminta untuk bicara.” (HR. Ahmad 27089, Abu Daud 1501, Turmudzi 3583, dan sanadnya dinilai hasan oleh Syuaib Al-Arnauth dan Al-Albani).

Teknis berzikir dengan tasbih yang dilakukan oleh Nabi Muhammad adalah menghitung dengan jari kanan atau ruas-ruas jari kanan, Dari Abdullah bin Amr bin Ash, dia menceritakan,

 رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُهُنَّ بِيَدِهِ
“Saya melihat, rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menghitung dzikir dia dengan tangannya.” (HR. Ahmad 6498 dan dinilai hasan oleh Syuaib Al-Arnauth).

dan bukan dengan bantuan media, seperti kerikil, biji-bijian ataupun dengan biji tasbih. Karena menurut hadits menyebutkan bahwa ada keutamaan berzikir ketika menggunakan ruas-ruas jari, keutamaannya adalah ketika pada hari kiamat jari jemari akan diminta kesaksiannya dihadapan Allah.

Berikut ini artikel saya sediakan bacaan dzikir pagi dan petang sesuai sunnah yang shahih disertai faedah dibawahnya. Saya sertakan juga versi pdf yang dapat teman teman download dan print.

Dzikir Waktu Pagi

(Baca antara Shubuh hingga siang hari ketika matahari akan bergeser ke barat)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

#1 Membaca ayat Kursi
اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (QS. Al Baqarah: 255) (Dibaca 1 x)

Faedah: Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.[1]

#2 Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas: 1-4) (Dibaca 3 x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ  وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5) (Dibaca 3 x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6) (Dibaca 3 x)

Faedah: Siapa yang mengucapkannya masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.[2]

#3
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

Artinya:
“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.” (Dibaca 1 x)

Faedah: Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.[3]

#4
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

Artinya:
“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).” (Dibaca 1 x)[4]

#5 Membaca Sayyidul Istighfar
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

Artinya:
“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.” (Dibaca 1 x)

Faedah: Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.[5]

#6
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلاَئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ

Allahumma inni ash-bahtu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata ‘arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rosuuluk.

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul ‘Arys-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.” (Dibaca 4 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini ketika pagi dan petang hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa neraka.[6]

#7
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).” (Dibaca 1 x)

Faedah: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.[7]

#8
اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurruhu ilaa muslim.

Artinya:
“Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim.” (Dibaca 1 x)

Faedah: Do’a ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu untuk dibaca pada pagi, petang dan saat beranjak tidur.[8]

#9
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

Artinya:
“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Dibaca 3 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya.[9]

#10
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

Artinya:
“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.” (Dibaca 3 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan ridha Allah. [10]

#11
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin Abadan.

Artinya:
“Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).” (Dibaca 1 x)

Faedah: Dzikir ini diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Fathimah supaya diamalkan pagi dan petang. [11]

#12
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin

Artinya:
“Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.” (Dibaca 1 x di pagi hari saja)[12]

#13
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

Artinya:
“Maha suci Allah, aku memuji-Nya.” (Dibaca 100 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.[13]

#14
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya:
“Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 1o x)

Faedah: Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingg petang hari. Siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula.[14]

#15
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya:
“Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 100 x dalam sehari)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut dalam sehari sebanyak 100 x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan setan dari pagi hingga petang hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu.[15]

#16
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

Artinya:
“Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.” (Dibaca 3 x di waktu pagi saja)

Faedah: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan pada Juwairiyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyah dari selepas Shubuh sampai waktu Dhuha. [16]

#17
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya:
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (Dibaca 1 x setelah salam dari shalat Shubuh)[17]

#18
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh-firullah wa atuubu ilaih.

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.” (Dibaca 100 x dalam sehari)[18]

Kumpulan riwayat hadits :
[1] HR. Al Hakim (1: 562). Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 655.

[2] HR. Abu Daud no. 5082, Tirmidzi no. 3575. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.

[3] HR. Muslim no. 2723. Lihat keterangan Syarh Hisnul Muslim, hal. 161.

[4] HR. Tirmidzi no. 3391 dan Abu Daud no. 5068. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.

[5] HR. Bukhari no. 6306.

[6] HR. Abu Daud no. 5069. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[7] HR. Abu Daud no. 5074 dan Ibnu Majah no. 3871. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.

[8] HR. Tirmidzi no. 3392 dan Abu Daud no. 5067. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahawa sanad hadits ini shahih. Adapun kalimat terakhir (وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ) adalah tambahan dari riwayat Ahmad 2: 196. Dikomentari oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth bahwa hadits tersebut shahih dilihat dari jalur lainnya (shahih lighoirihi).

[9] HR. Abu Daud no. 5088, 5089, Tirmidzi no. 3388, dan Ibnu Majah no. 3869. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.

[10] HR. Abu Daud no. 5072, Tirmidzi no. 3389. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[11] HR. Ibnu As Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 46, An Nasai dalam Al Kubro (381/ 570), Al Bazzar dalam musnadnya (4/ 25/ 3107), Al Hakim (1: 545). Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 227.

[12] HR. Ahmad (3: 406). Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari Muslim. Lihat pula As Silsilah Ash Shahihah no. 2989.

Catatan: Dzikir ini hanya dibaca di pagi hari. Riwayat yang menyatakan dibaca juga saat petang hari adalah riwayat yang lemah. Sebagaimana dinyatakan oleh guru penulis, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz Ath Thorifi dalam Adzkar Ash Shobaah wal Masaa’, hal. 65.

[13] HR. Muslim no. 2692.

[14] HR. An Nasai Al Kubra 6: 10.

[15] HR. Bukhari no. 3293 dan Muslim no. 2691.

[16] HR. Muslim no. 2726.

[17] HR. Ibnu Majah no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih.

[18] HR. Bukhari no. 6307 dan Muslim no. 2702.

bacaan doa dzikir pagi

 
Comments Off on Bacaan Doa Dzikir Pagi Sesuai sunnah

Posted in Islam

 

Bacaan Doa Qunut Nazilah Arab, Latin dan Terjemahan

16 Oct

Bacaan Doa Qunut Nazilah Arab, Latin dan Terjemahan

Doa qunut nazilah untuk palestina
Bacaan Latin Doa Qunut Nazilah

Saudara kita yang gugur dalam mempertahankan tanah wilayahnya seperti di gaza palestina semoga dimasukan ke dalam suraganya Allah yang tertinggi yaitu surga firdaus. Mari kita doakan suadara kita yang sedang di dzolimi di myanmar ataupun palestina berikut ini doa qunut nazilah dan terjemahan

 
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ
 

Doa Qunut Nazilah Latin

ALLAHUMMAGFIRLANAA WA LILMU’MINIINA WAL MU’MINAATI WAL MUSLIMIINA WALMUSLIMAATI WA ALLIF BAYNA QULUUBIHIM WA ASHLIH DZAATA BAYNIHIM WANSHURHUM ‘ALAA ‘ADUWWIKA WA’ADZUWWIHIM
ALLAHUMMAL’AN KAFARATA AHL ALKITAABI ALLADZIINA YASHUDDUUNA ‘AN SABIILIKA WAYUKADZIBUUNA RUSULAKA WAYUQAATILUUNA AWLIYAAIKA
ALLAHUMMA KHALLIF BAYNA KALIMIHIM WAZALZIL IQDAAMAHUM WAINZIL BIHIM BA’SAKA LLADZII LAA TARUDDUHUU ‘ANIL QAWMIL MUJRIMIINA.

Arti Qunut Nazilah

“Ya Allah, ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. satukanlah hati mereka. Perbaikilah ikatan antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh engkau dan musuh mereka.
Ya Allah, Laknatilah orang-orang kafir ahli kitab yang selalu menghalangi jalan engkau, mendustakan rasul rasul engkau, dan memerangi wali-wali-Mu.
Ya Allah, Cerai beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah kepada mereka siksa Engkau yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat buruk”.

doa qunut nazilah muzammil hasballah

Doa Qunut Nazilah Rohingnya

Saudara kita di dzalimi, diusir dan diancam untuk di bunuh, sudah banyak nyawa muslim hilang yang berada di rohinya. Sebagian penduduk sudah berhasil kabur dari kejaran orang-orang yang ingin membutuh muslim myanmar. Namun pasti tetap saja ada perasaan hati yang tidak tenang, apalagi ada keluarga yang tertinggal. Ini waktunya kita membantu saudara kita yang berada dirohinya, bantuan harta atau doa sudah sangat membantu bagi mereka.
Bacaan Doa Qunut Nazilah Rohingnya
 
Comments Off on Bacaan Doa Qunut Nazilah Arab, Latin dan Terjemahan

Posted in Islam, Manfaat

 

Tata Cara Mengubur Jenazah dan Syarat Mengubur Jenazah

16 Oct

Bentuk Liang Lahat (Rumaysho.Com)
Syarat mengubur jenazah adalah mayit harus dikuburkan di liang lahat dengan diarahkan ke arah kiblat, mayit dimasukkan dalam kubur dengan mengakhirkan kepala dan dimasukkan dengan lemah lembut.
Bagi yang memasukkan ke liang lahat hendaklah mengucapkan: Bismillah wa ‘alaa millati rosulillah (Dengan nama Allah dan di atas ajaran Rasulullah).

Larangan Terhadap Kuburan

Dilarang mendirikan bangunan di atas kubur dan tidak boleh kubur disemen. Ini pendapat dalam madzhab Syafi’i namun banyak diselisihi oleh kaum muslimin di negeri kita karena kubur yang ada saat ini dipasang kijing, marmer dan atap.
Padahal terdapat hadits, dari Jabir, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari memberi semen pada kubur, duduk di atas kubur dan memberi bangunan di atas kubur.” (HR. Muslim no. 970). Sudah dibahas oleh Rumaysho.Com: Memasang Kijing, Marmer dan Atap di Atas Kubur.
 
Tidak Boleh Menangisi Mayit Dengan Suara yang Keras
Boleh menangisi mayit asal tidak dengan niyahah (meratap atau meraung-raung dengan suara teriak atau keras), diharapkan keluarga sabar dan ridho. Disunnahkan mentaziyah keluarga mayit hingga hari ketiga setelah pemakaman.
Terdapat hadits tentang menguburkan jenazah yaitu“Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar.” (HR. Bukhari no. 1325 dan Muslim no. 945).
sumber : rumaysho
penjelasan lengkap tentang sholat jenazah tata cara sholat jenazah laki laki
 
Comments Off on Tata Cara Mengubur Jenazah dan Syarat Mengubur Jenazah

Posted in Islam

 

Tata Cara Shalat Fardhu 5 Waktu Lengkap Dengan Niat, Bacaan Doa Dan Gambar

09 Mar

berikut ini tuntuntan sholat yang baik dan benar.

http://wahyuadiwinata.blogspot.com/2018/03/doa-mandi-wajib.html

Shalat berasal dari kata bahasa arab yang artinya menurut bahasa ialah doa.

 

Menurut syara` shalat adalah berhadap hati kepada Allah sebagai ibadat dalam bentuk beberapa perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam serta menurut syarat-syarat yang telah ditentukan syara’.

 

Bacaan Takbir Niat Shalat Lima Waktu :

 

  1.      Dhuhur

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًلله تعالى

“ Sengaja aku mengerjakan sembahyang fardhu Dhuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.

 

  1.      Ashar

أُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًلله تعالى

“ Sengaja aku mengerjakan sembahyang fardhu Ashar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.

 

  1.      Magrib

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًلله تعالى

“ Sengaja aku mengerjakan sembahyang fardhu Magrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.

 

  1.      Insya

أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًلله تعالى

“ Sengaja aku mengerjakan sembahyang fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.

 

  1.      Subuh

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكَعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًلله تعالى

“ Sengaja aku mengerjakan sembahyang fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala”.

 

Tata Cara Dalam Mengerjakan Shalat Lima Waktu :

  1. Berdiri tegak menghadap kiblat dan niat mengerjakan shalat

Niat merupakan perbuatan hati yang dilafazkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.

Cara melafazkan bacaan niat shalat fardhu dilafazkan dalam hati menurut shalat masing-masing yang sedang dikerjakan, misalnya shalat shubuh, dhuhur atau yang lainnya.

Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca TakbiratuL ihram “ALLAHU AKBAR”, setelah takbiratul ihram kedua belah tangan di sedekapkan pada dada.

Kemudian membaca do’a iftitah :

ALLAHU AKBAR KABIRAAN WAL HAMDU LILLAHI KATSIIRAAN WASUBHAANALLAHI BUKRATAN WA ASHIILAA.

INNII WAJJAAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARASSAMAAWAATI WAL-ARDHA HANIIFAN MUSLIMAN WAMAAANAA MINAL MUSYRIKIIN.

INNA SHALAATII WANUSUKII .WAMAHYAAYA WAMAMAATI  LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.

LAASYARIIKALAHU WABIDZAALIKA UMIRTU WA ANAA MINAL MUSLIMIN.

Artinya :

“Allah Maha Besar lagi sempurna Kcbesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah Seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin”.

 

  1. Membaca Al Fatihah

Selesai membaca doa iftitah, sambil tangan tetap bersedekap kemudian kita membaca surat Al Fatihah :

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM.

“ALHAMDU LILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN. ARRAHMAANIRAHIIM. MAALIKI YAUMIDDIIN. IYYAAKA NA`BUDU WAIYYAAKA NASTA -`IIN. IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIM. SHIRAATHAL LADZIINA AN-‘AMTA ‘ALAIHIM. GHAIRIL MAGHDHUUBI `ALAIHIM WALADH DHAAALLIIN”

AAMIIIN  

                                  

Artinya :

“Dengan nama Allah pengasih dan penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang pengasih dan penyayang. Yang menguasai hari kemudian. Pada-Mu lah aku mengabdi dan kepada-Mu lah aku meminta pertolongan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Bagaikan jalannya orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat. Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat”.

Sesudah selesai membaca fatihah dalam raka’at yang pertama dan kedua bagi orang yang shalat sendirian atau imam disunatkan membaca surat atau ayat Al-Qur’an.

  1. Ruku`

Selesai membaca surat atau ayat Al Qur`an, lalu mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca takbir “Allahu Akbar”, terus badannya membungkuk, kedua tangan kita memegang lutut dengan jari-jari tangan renggang dan posisi punggung dengan kepala rata.

Setelah cukup sempurna bacalah tasbih sebagai berikut, sebanyak tiga kali ;

SUBHAANA RABBIYAL ‘A-DZHIIMI WABIHAMDIH ( 3 x)

Artinya :

“Mahasuci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya”.

  1. I`tidal

Kemudian, sesudah melakukan ruku` kita lanjutkan dengan i`tidal.

Cara melakukan i`tidal dalam melaksanakan shalat yaitu bangkit berdiri tegak dengan mengangkat kedua belah tangan sejajar telinga sambil membaca bacaan berikut ;

 

SAMI `ALLAAHU LIMAN HAMIDAH

Artinya :

“Allah mendengar orang yang memuji-Nya”

Pada waktu berdiri tegak terus membaca ;

RABBANAA LAKAL HAMDU MIL-USSAMAAWAATI WA MIL-UL ARDHI WAMIL U MAA SYI’TA MIN SYAI IN BA’DU

Artinya :

“ Ya Allah Tuhan kami hanya milik-Mu lah segala puji, pujian sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apa yang ada diantara keduanya dan sepenuh segala sesuatu yang Engkau kehendaki dan setelahnya“.

Catt :

Apabila yang dikerjakan Shalat Subuh, setelah i’tidal dan membaca doa i’tidal pada rakaat terakhir, maka di sunatkan untuk membaca doa qunut lalu kemudian baru sujud dan bacaan doa qunut hukum-nya sunat ab’ad atau sunat yang diberatkan yang apabila ditinggalkan atau kelupaan maka di sunatkan pula untuk melakukan sujud sahwi.

Bacaan doa qunut sebagai berikut :

“BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM”

ALLAAHUMAHDINII FIIMAN HADAIT, WA AAFINII FIIMAN AAFAIT, WATAWALLANI FIIMANGTAWALLAIT, WABAARIKLII FIIMAA A TOIT, WAQINI BIRAHMATIKA SYARAMAA QADHAIT, FAINNAKATAQDHI WALAYUQDHA ALAIK, WAINNAHU LAYADZILLU MAWWALAIT, WALAYA IDZUMAN AADAIT, TABARAK TARABANNAA WATA AALAIT, FALAKAL HAMDU ALAMAA QADHAIT, ASTAG FIRUKA WA ATUUBU ILAIK, WASHALLALLOOHU ALA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMIYYI WA ALA AALIHI WASHAHBIHI WABAARIK WASALLIM.

Artinya :

“Ya allah semoga enggkau memberikan petunjuk kepadaku dengan orang yang telah engkau berikan petunjuk, Dan semoga engkau memberikan keselamatan kepadaku dengan orang yang telah engkau berikan keselamatan, Dan semoga engkau memberikan pertolongan kepadaku dengan orang yang telah engkau berikan pertolongan, Dan semoga engkau memberikan berkah kepadaku dari hay yang telah engkau tetapkan, Dan semoga engkau memeriksa kami dari rahmatmu dari keburukan yang telah engkau tetapkan, Dan sesungguhnya engkaulah yang maha menghukumi dan tidak ada yang bisa menghukummu, Dan sesungguhnya engkau tidak bisa hina, orang yang engkau sayang, Dengan tidak memulyakan orang yang di satru olehmu, Dan maha tinggi Allah maka tetap segala puji bagimu, Oleh hal yang sudah engkau hukum, Aku memohon pengampunan dan taubat kepadamu Dan semoga engkau menambahkan rahmatnya kepada muhammad yang menjadi nabi, Dan semua umat kanjeng nabi muhammad Dan para sahabatnya, Semoga allah menambahkan keberkahan dan keselamatan.”

  1. Sujud

Setelah i’tidal terus sujud meletakkan dahi dan beberapa anggota badan di tempat shalat, dan ketika turun seraya membaca “ALLAHU AKBAR”.

Sebaik-baik cara sujud ialah pertama-tama meletakkan ke dua lutut di atas tempat shalat lalu kedua tangan kemudian dahi dan dan hidung sambil merenggangkan kedua ujung kaki diatas tempat shalat, dengan bertuma`ninah.

Setelah sujud membaca bacaan tasbih sebagai berikut ;

SUBHAANA RABBIYAL A’LAA WABIHAMDIH

Artinya

“Maha suci Tuhan, serta memujilah aku kepada-Nya”.

  1. Duduk Antara Dua Sujud

Setelah sujud yang pertama segera mengangkat kepala sambil bertakbir lalu duduk iftirasy.

Duduk iftirasy yaitu duduk diatas mata kaki atau telapak kaki kiri, telapak kaki kanan di tegakkan dan ujung jari kaki kanan di tekuk menghadap kiblat (bila tidak menyusahkan).

Dalam duduk tersebut di sunatkan membaca :

RABBIGHFIRLI WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNI WAHDINII WA’AAFINI.

Artinya :

“Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizqi kepadaku, dan. berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku”.

  1. Sujud Kedua

Sujud kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti pada waktu sujud yang pertama, baik cara maupun bacaannya.

Dengan demikian selesailah sudah raka`at pertama dari shalat tersebut, kemudian berdiri lagi sambil mengucap takbir dan mengangkat kedua tangan untuk melaksanakan rakaat yang kedua.

Tata cara shalat pada raka`at kedua sama seperti yang cara shalat raka`at pertama, hanya saja tidak ada melafazkan bacaan niat dan tidak membaca lagi doa iftitah dan kita melakukan tasyahud awal bila shalat tiga raka’at atau empat raka’at.

Apabila kita shalat hanya dua rakaat seperti shalat shubuh kita akan melakukan tasyahud akhir di raka`at kedua (Tasyahud akhir dilakukan saat raka`at terakhir dalam shalat).

  1. Duduk Tasyahud Awal

Tata cara shalat pada raka’at kedua, kalau shalat kita tiga raka’at atau empat raka’at maka pada raka’at kedua ini kita duduk untuk membaca tasyahud/tahyat awal.

Caranya ialah duduk dengan kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki (seperti duduk diantara dua sujud)

Ketika duduk tasyahud awal kita membaca do`a seperti di bawah ini ;

ATTAHIYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWAA-TUTH THAYY1BAATU LILLAAH.

ASSALAAMU ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

ASSALAAMUALAINAA WA’ALAA `IBAADILLAAHISH SHAALIHHN.

ASY-HADU AL LAA ILAAHA ILLALLAAH, WA ASYHADUANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.

ALLAAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Artinya :

“Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad”

  1. Tasyahud Akhir

Cara duduk tasyahud akhir ;

  • Pantat langsung ke tanah (tempat shalat), dan kaki kiri dimasukkan kebawah kaki kanan.
  • Jari kaki kanan tetap menekan ke tanah.

Adapun bacaan saat sedang duduk tasyahud/tahyat akhir ialah ;




ATTAHIYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWAA-TUTH THAYY1BAATU LILLAAH.

ASSALAAMU ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

ASSALAAMUALAINAA WA’ALAA `IBAADILLAAHISH SHAALIHHN.

ASY-HADU AL LAA ILAAHA ILLALLAAH, WA ASYHADUANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.

ALLAAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.

WA ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

KAMA SHALLAITA ‘ALAA SAYYIDINAAIBRAAHIIM.

WA’ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM WABAARIK-‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA-‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

KAMAA BAARAKTA ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM.

WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM FIL’AALA MIINA INNAKA HAMIIDUM MAJIID.

Artinya :

“Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad”

“Ya Allah limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia”

  1. Salam

Selesai tasyahud akhir, kemudian salam.

ketika membaca salam yang pertama muka kita menengok ke kanan.

Waktu membaca salam yang kedua muka kita menengok ke kiri, dengan masing-masing membaca :

ASSALAAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAAH

Artinya :

“Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian”

 

Dengan selesainya salam maka selesailah bahasan tata cara shalat fardhu kita, meskipun saya masih akan menyampaikan beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang shalat, oke… langsung aja

MAKRUH DALAM SHALAT

Orang yang sedang shalat dimakruhkan melakukan hal-hal berikut ini :

  • Menutup mulutmu rapat-rapat.
  • Terbuka kepalanya.
  • Memalingkan muka ke kiri dan ke kanan.
  • Menengadah ke langit.
  • Menahan hadas.
  • Mengerjakan shalat diatas kuburan.
  • Melakukan hal-hal yang mengurangi ke khusyu’an shalat.

 

Sumber :

http://www.madrasatun.com/tata-cara-shalat-fardhu-lima-waktu-lengkap/

http://www.kajianmuslim.net/2016/08/bacaan-doa-qunut-sholat-shubuh-lengkap-dengan-artinya.html

http://wahyuadiwinata.blogspot.com/2017/08/tata-cara-dan-bacaan-sholat-sesuai.html

 
Comments Off on Tata Cara Shalat Fardhu 5 Waktu Lengkap Dengan Niat, Bacaan Doa Dan Gambar

Posted in Islam

 

Manfaat Sholat Tahajud dan Witir Bagi Kesehatan

07 Mar

Manfaat Sholat Tahajud dan Witir Bagi Kesehatan

Mendapat dispensasi ketika dihisab di akhirat
Melancarkan pedoman darah di tubuh
Pikiran jauh lebih hening dan segar
Memperoleh cinta dan ridha Allah
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Dikabulkannya doa-doa
Shalat yang paling afdhal sehabis shalat lima waktu

Manfaat sholat tahajud setiap malam sangat baik dalam segi psikologis dan mental

1. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Sholat tahajud merupakan salah satu kebiasaan orang-orang sholeh semenjak jaman dahulu. Nabi Muhammad sendiri tidak pernah meninggalkan sholat tahajud walaupun ketika dia sedang sakit. Nabi Muhammad pernah bersabda yang isinya mengajak kita untuk melaksanakan sholat tahajud lantaran selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, sholat tahajud juga mampu menghindarkan tubuh dari aneka macam macam penyakit.

2. Menjadikan Penampilan Lebih Menarik

3. Terhindar dari Penyakit Infeksi Pernafasan
Penyakit yang disebabkan oleh virus salah satunya ialah penyakit jerawat jalan masuk pernafasan akut atau biasa singkat dengan istilah ISPA. Selain penyakit ini di sebabkan oleh efek kondisi dalam penyebarannya, namun gaya hidup yang sehat dipercaya mampu mencegah penularan penyakit ISPA dan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Nah, berdasarkan salah satu pakar kesehatan Universitas Indonesia, sholat tahajud mampu bermanfaat untuk mendukung gaya hidup sehat tersebut.

4. Mencegah Penyakit Pinggang Setelah Bangun Tidur
Jika sholat tahajud di lihat dari gerakan sholatnya, maka gerakan-gerakan sholat tersebut secara medis menawarkan imbas yang baik bagi kesehatan tubuh. Dengan kita membiasakan diri untuk banngun malam dalam rangka melaksanakan sholat tahajud, maka kita akan terhindar dari penyakit pinggang yang banyak menyerang orang-orang yang terlalu banyak tidur.

5. Mengurangi Resiko Terkena Penyakit Jantung dan Memperpanjang Usia
Sholat tahajud mampu menawarkan ketenangan jiwa yang dimana berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh beberapa ahli, menyebutkan bahwa sistem imun tubuh akan meningkat seiring dengan adanya ketenangan di dalam tubuh. Sehingga akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung, dan sekaligus akan memperpanjang usia.

6. Dapat Melancarkan Peredaran Darah
Jika kita lihat, berdiri malam ketika sholat tahajud merupakan di ketika yang sempurna ketika tubuh kita akan menerima pasokan oksigen yang baik. Karena pasokan oksigen mulai pukul tiga dini hari sampai subuh akan menawarkan imbas yang baik bagi kesehatan. Dengan pasokan oksigen tersebut, tubuh kita akan lebih segar dan pedoman darah menjadi lebih lancar. Selain itu mandi pagi sehabis Anda tidur juga menyehatkan

Manfaat Shalat Tahajud untuk Jodoh
Setelah melaksanakan sholat tahajud baca doa berikut :

Subhaanal ladzi khalaqal azwaaja kullahaa mimmaa tumbitul ardu wa min anfusihim wa mimmaa laa ya’lamuun

“Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS Yaasiin 36)
Dahsyatnya Waktu Sepertiga Malam Terakhir

Banyak sekali manfaat dan keutamaan sholat tahajud, dan waktu sepertiga malam adalah waktu dimana Allah turun ke bumi. Pada waktu itulah kesempatan bagi kita berdoa sebanyak-banyaknya.

manfaat sholat tahajud setiap malam

 
Comments Off on Manfaat Sholat Tahajud dan Witir Bagi Kesehatan

Posted in Islam, Manfaat

 

hukum membaca doa iftitah dalam shalat fardhu

02 Mar

hukum membaca doa iftitah dalam shalat fardhu – Kita lihat sebagian imam shalat ketika shalat tarawih –misalnya- pribadi membaca surat Al-Fatihah tanpa mendahului dengan membaca do’a istiftah (disebut sebagian ulama dengan doa iftitah).

Para ulama menganggap bahwa membaca do’a iftitah dihukumi sunnah, tidak hingga tingkatan wajib. Inilah pendapat jumhur (mayoritas ulama).

Salah satu teladan doa istiftah yang dibaca adalah,

Imam Nawawi menyampaikan bahwa do’a iftitah disunnahkan dibaca untuk setiap orang yang shalat, untuk imam, makmum, munfarid, wanita, anak-anak, musafir, orang yang shalat wajib, orang yang shalat sunnah, orang yang shalat sambil duduk, orang yang shalat sambil berbaring, dan selainnya. Termasuk juga di dalamnya orang yang melaksanakan shalat sunnah rawatib, shalat sunnah mutlak, shalat ‘ied, shalat gerhana (shalat kusuf) dan shalat minta hujan (shalat istisqa’).

Ulama Hanabilah berpandangan bahwa shalat sunnah bila lebih dari sekali salam mirip pada shalat tarawih, dhuha, sunnah rawatib, maka di setiap dua raka’at (memulai shalat) disunnahkan membaca doa iftitah. Karena setiap dua raka’at itu bangkit sendiri. Namun berdasarkan pendapat yang lain, cukup di awal shalat saja membaca iftitah.

Sholat lima waktu merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap orang muslim. Bahkan, dalam agama Islam sholat menempati kedudukan yang paling tinggi dibandingkan amal ibadah yang lain. Sholat mempunyai beberapa keutamaan dan pesan tersirat yang juga disebutkan dalam al Alquran dan hadis, di antaranya ialah mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar, menghapus segala kesalahan, dan lain-lain. Untuk melaksanakan kewajiban sholat ini, agama Islam juga memberi tuntunan atau aturan yang harus dilakukan untuk menjaga supaya sholat yang dilakukan sah.

Semua hal di atas harus dipenuhi oleh setiap muslim sebelum melaksanakan sholat. Sementara itu, bagi belum dewasa baik pria dan perempuan memang belum diwajibkan untuk sholat, namun sebaiknya mereka dilatih dan dibiasakan untuk sholat lima waktu sedini mungkin. Hal ini untuk menciptakan mereka terbiasa dan tidak lagi malas-malasan ketika sudah baligh nanti untuk sholat. (Baca juga: Cara Mengajari Anak Sholat)

Dari salah satu syarat sholat yang dicantumkan di atas, terdapat satu poin yang menyebutkan bahwa harus mengetahui rukun sholat dan sunnah sholat. Rukun sholat ialah setiap perkataan dan perbuatan yang akan membentuk hakikat sholat. Jika salah satu saja dari rukun sholat ini tidak dilakukan, maka sholat yang dilakukan dianggap tidak sah dan harus digantikan dengan sujud sahwi. Oleh alasannya itu, setiap muslim harus tahu rukun sholat untuk memastikan bahwa sholat yang dilakukannya sah dan tidak sia-sia. Lalu, apa sajakah rukun sholat itu?

Ada 13 rukun sholat yang harus kau ikuti ketika sholat, yaitu:

hukum membaca doa iftitah dalam sholat fardu

 
Comments Off on hukum membaca doa iftitah dalam shalat fardhu

Posted in Islam

 

Bacaan Doa Qunut Saat Sholat Subuh

28 Feb

Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh | Arab, Latin, Nazilah, dan Witir LENGKAP – Sewaktu saya kecil dan pertama kalinya melaksanakan sholat subuh berjamaah. Saya mencicipi sedikit aib sebab pada rakaat kedua sehabis ru’ku pribadi saja berancang-ancang untuk sujud. Namun imam dan para makmum mengangkat kedua tangannya, dibacakanlah oleh imam suatu doa yang saya gres pertamakali saya dengar.
Maklum saja sebab pada umumnya belum dewasa hanya melaksanakan sholat pada magrib dan isya. Kaprikornus saya pikir bahwa gerakannya sama dengan sholat fardu yang lainnya. Bagi temen temen yang belum mampu sholat fardu / sholat wajib 5 waktu yang benar sesuai yang diajarkan Rasulallah sallahua allaihiwassallam mampu membacanya di artikel saya berikut tata cara sholat fardhu sesuai sunnah

Karena bacaan doa qunut yang tidak mengecewakan panjang, banyak orang yang tidak hafal doa qunut. Wajar saja sebab memori setiap insan berbeda-beda, tapi damai saja kalau secara terus menerus dihapal niscaya akan mampu juga. bacaan doa qunut

Berikut ini bacaan doa qunut bahasa indonesia, arab, latin, dan terjemahannya yang sudah saya rangkum menjadi satu, biar mampu membantu anda dalam beribadah kepada Yang Mahakuasa Azza Wa Jalla. Dan saya berharap mampu bermanfaat untuk banyak orang. Saran dari saya jangan berhenti menuntun ilmu ya 🙂
Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh
Doa qunut berikut mampu dibaca untuk imam pada sholat subuh, namun bagi perempuan yang sholat dirumah mampu juga menghafalnya. Telah saya sediakan berupa gambar bacaan doa qunut banyak sekali versi yang mampu anda simpan kedalam galeri handphone android untuk anda hafal.
Untuk qunut witir juga sama juga bacaannya.

Gambar Doa Qunut Pendek versi Latin

 
Comments Off on Bacaan Doa Qunut Saat Sholat Subuh

Posted in Islam

 

Manfaat Sholat Dhuha Bagi Kesehatan

27 Feb

Sebelumnya mungkin Anda telah membaca artikel doa sesudah sholat dhuha
dalam goresan pena arab, nah kali ini Saya akan share apa-apa saja manfaat sholat
dhuha bila Anda selalu merutinkannya tiap hari. manfaat sholat dhuha
Tujuan Saya menulis ini biar Saya khususnya termotivasi dalam melaksanakan sholat
dhuha, alasannya ialah umumnya insan akan bersemangat melaksanakan sesuatu bila tahu
imbalannya. Anda semangat untuk bekerja, alasannya ialah sudah tahu imbalannya berapa.
Anda memaksimalkan kerja di kantor alasannya ialah dah tahu kalau tanggal satu akan
dibayar.
Dengan qiyas di atas, semoga sesudah kita mengetahui manfaat sholat dhuha, kita
bersemangat untuk sholat dhuha setiap hari.
Manfaat sholat dhuha dalam hal kesehatan
Pengganti olahraga
Kita tahu bahwa batas waktu sholat dhuha dilakukan di pagi hari yaitu sekitar pukul
08.00 hingga dhuhur. Nah, pada jam tersebut, biasanya sangat cocok untuk
berolahraga. Dengan melaksanakan sholat dhuha, itu sama saja dengan berolahraga.
Setiap sendi di tubuh kita akan bergerak alasannya ialah aktifitas sholat, mulai dari tangan,
siku hingga lutut dan kaki.
Dan dengan gerakan ini kita telah melaksanakan olahraga tanpa sadar. Menurut Dr.
Ebrahim Kazim (seorang dokter, peneliti, sekaligus administrator dari Trinidad Islamic
Academy), menyatakan bahwa gerakan teratur dari sholat akan menguatkan otot
berserta tendonnya, sendi serta berefek luar biasa terhadap sistem kardiovaskular.
Membuat punggung menjadi lurus
Dengan sering melaksanakan sholat dhuha, berarti kita sering meluruskan tulang
punggung sehingga tulang punggunya yangasalnya membungkuk atau condong
kedepan dan bengkok kesamping, maka secara sedikit demi sedikit mampu kembali mirip sedia
kala bila Anda sering melaksanakan sholat dhuha.
Peredaran darah menjadi lancar
Sholat dhuha mampu melancarkan peredaran darah di dalam tubuh manusia. Mengapa
demikian ? Karena setiap gerakan di dalam sholat dhuha mampu mengalirkan darah dari atas kepala hingga ke bawah. Mulai dari mengangkat kedua tangan, membungkuk
saat gerakan rukuk, kemudian juga gerakan sujud yang mana kepala berada lebih
rendah dibandingkan tubuh dan darah tersebut juga mengalir ke kepala kemudian
pada ketika duduk pemikiran darah dinormalkan kembali.
Menyeimbangkan hormon
Sholat Dhuha sangat memiliki kegunaan untuk menormalkan produksi hormon dalam tubuh.
Memperbaiki kesehatan mental
Sholat Dhuha sangat memiliki kegunaan dalam menjaga kesehatan spiritual, menciptakan jiwa
merasa lebih tenang dan terhindar dari stres. Jika kita melakukannya dengan khusyu
dan fokus pada Tuhan, maka niscaya kita akan menerima ketenangan pikiran atau
jiwa.
Memelihara otak
Melalui serangkaian gerakan sholat dhuha, otak menjadi lebih rileks dan segar
sehingga mampu menangkal stres. Menurut Dr. Ebrahim Kazim, ketika kita sholat maka
akan ada ketegangan yang lenyap, alasannya ialah tubuh menyurakan zat mirip enkefalin
dan endorfin yang efeknya menciptakan otak segar dan juga tenang. Selain itu, ketika kita
bersujud, peredaran darah ke otak menjadi lebih optimal sehingga pasokan darah
dan oksigen ke otak menjadi baik dan menciptakan otak mencair dalam pemikiran.
Manfaat sholat dhuha untuk rohani
Membuat jiwa lebih tenang
Selain punya benefit dalam menjaga kesehatan dengan adanya beberapa gerakan
sholat yang memang amat menunjukkan dampak baik pada kondisi tubuh, sholat
dhuha juga sangat memiliki kegunaan untuk menjaga semangat, yang akan menjadikan jiwa
lebih damai, apalagi bila rezeki sudah dibuka dan difasilitasi untuk mendapatkan
rezeki oleh Allah.
Mengatasi stres
Sholat duha dan sholat lainnya akan membantu umat Islam untuk mendapatkan
ketenangan pikiran sehingga terhindar dari stres. Stres itu sendiri ialah satu hal
yang sangat mengganggu dan mampu menyebabkan risiko banyak sekali penyakit. Dimulai
dari aktifitas mengambil air wudhu, justru mampu menciptakan pikiran menjadi tenang, tapi
jika ditambah dengan sholat dhuha tentunya akan jauh lebih tenang lagi.
Menurut dr. Ebrahim Kazim, ada ketegangan yang lenyap ketika melaksanakan sholat
karena tubuh secara fisiologis menurunkan zat mirip enkefalin dan endorphin. Zat
ini ialah homogen morfin, termasuk opiat. Efek keduanya juga tak berbeda dengan
opium lainnya. Bedanya, zat ini termasuk materi alami yang diproduksi oleh tubuh itu
sendiri, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.
Jadi berdasarkan kebanyakan orang, dengan shalat dhuha saja, orang akan
mendapatkan kedamaian dan juga rezeki yang lancar sehingga beberapa umat Islam
melakukan sholat ini setiap hari.
Manfaat sholat dhuha untuk kecantikan
Kecantikan ialah salah satu hal yang diimpikan oleh semua wanita, oleh alasannya ialah itu
selain merutinkan perawatan, umat Islam juga mampu menjaga kecantikan dengan cara
melakukan sholat sholat wajib dan sholat sunnah, salah satu misalnya dengan
sholat dhuha.
Membersihkan wajah
Sholat Dhuha juga sangat memiliki kegunaan untuk kecantikan yang pada ketika wudhu, wajah
akan dicuci higienis dengan air sehingga kulit juga akan selalu bersih. Kemudian juga
pada ketika wudhu, maka ketika mua dicuci, tentu saja menciptakan kulit wajah akan
kencang sehingga tidak gampang kendur dan menunjukkan manfaat abadi muda.
Wajah bercahaya
Dengan merutinkan sholat dhuha serta sholat fardu tentunya, maka keindahan dari
wajah akan terpancar secara alami dengan sendirinya, sehingga sesudah berwudhu
dan sholat, biasanya wajah seseorang akan terlihat lebih bercahaya. Dan hal itu
sudah banyak yang membuktikannya.
Manfaat sholat dhuha untuk kesuksesan
Selain mencoba usaha, sholat juga merupakan salah satu cara untuk meraih sukses
bagi semua orang. Bagi umat muslim, cara berdoa ialah dengan menjalankan
ibadah sholat, termasuk diantaranya sholat dhuha. Manfaat yang dirasakan ialah :
Membuka pintau rezeki
Pada dasarnya sholat dhuha memang sangat bermanfaat untuk membukakan pintu
rezeki, tak hanya itu tetapi juga akan membantu dalam menerima kesuksesan.
Tapi kesuksesan tidak mampu dicapai hanya dengan berdoa tanpa perjuangan apapun. Oleh
karena itu, untuk lebih seimbang dan juga berkah, segala sesuatu harus dilakukan
yaitu dengan mencoba berusaha dan mendukungnya dengan sholat, salah satunya
dengan menjalankan sholat dhuha.
Itulah beberapa manfaat sholat dhuha yang mampu kita rasakan apabila kita selalu
mendawamkannya tiap hari. Ayo kita gebrak Indonesia dengan melaksanakan sholat
dhuha tiap hari.

 
Comments Off on Manfaat Sholat Dhuha Bagi Kesehatan

Posted in Islam, Manfaat