Analisis Biaya Transaksi

September 8th, 2019

Biaya transaksi adalah ongkos untuk menjalankan sistem ekonomi (the costs of running the economic system) dan biaya untuk menyesuaikan terhadap perubahan lingkungan (cost to a change in circumstances) (Dorfman,1981:Challen,2000). Furubotn dan Ritcher (2000:368) mengatakan bahwa biaya transaksi adalah ongkos untuk menggunakan pasar (market transaction costs) dan biaya memakai hak untuk memberikan pesanan (orders) di dalam perusahaan (managerial transactions costs). Dalam beberapa literatur ekonomi biaya transaksi mengidentifikasi tiga biaya yang sangat penting dalam proses pertukaran (Dietrich,194:21) diantaranya yaitu :

  1. biaya yang muncul atas seluruh perbedaan yang terjadi belakangan setelah hubungan kontrak diputuskan, dan biaya perencanaan untuk menyelesaikan bagaimana persoalan perbedaan tersebut harus disesuaikan
  2. biaya negosiasi dengan pihak lain berkenaan dengan rencana yang dibuat
  3. biaya pembuatan rencana yang dalam implementasinya bisa ditegakkan oleh pihak ketiga seperti pengadilan dalam kasus perselisihan

Sedangkan menurut Mburu (2002:42), biaya transkasi dapat juga diartikan untuk memasukkan tiga kategori yang lebih luas, yaitu :

  1. Biaya pencairan dan informasi
  2. Biaya negosiasi
  3. Biaya pengawasan (monitoring), pemaksaan, dan pemenuhan/pelaksanaan (compliance)

Maka, dari pengertian di atas dapat diambil contoh biaya transaksi dalam kehidupan sehari hari yaitu ketika saya akan membeli sepeda motor maka hal yang harus saya tahu selain harga adalah kondisi mesin, kenyamanan berkendara, keadaan sepeda motor, keiritan sepeda motor. Di mana dalam hal ini, membutuhkan biaya transaksi. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada penjelasan sebelumnya dikatakan bahwa biaya transaksi dapat diartikan untuk memasukkan tiga kategori yang lebih luas, salah satunya adalah “Biaya Pencairan dan Informasi”

Selain itu, adapaun contoh lainnya adalah ketika melakukan kontrak dengan client di mana pada pertemuan pertemuan pertama adanya request terhadap kontrak, sehingga tidak adanya kata sepakat dalam pertemuan pertama, dan harus melakukan pertemuan kedua untuk membahas kontrak sesuai dengan request client. Hal ini akan memunculkan biaya transkasi, mengapa hal ini dapat terjadi? Hal ini dapat terjadi karena  kesepakatan harusnya dapat diperoleh dari pertemuan pertama, akan tetapi Karen adanya permasalahan request dari client maka kesepakatan harus didapatkan pada pertemuan ke dua. Dalam hal ini, maka terjadinya pertemuan kedua ini memunculkan biaya transaksi tambahan. Alasan lainnya adalah biaya transaksi dapat diartikan untuk memasukkan tiga kategori salah satunya adalah biaya negosiasi hal ini yang terjadi pada contoh kasus kontrak tersebut dan proses negosiasi sendiri dari kasus di atas bisa sangat panjang dan memakan biaya yang banyak.

Dari dua contoh kasus di atas maka masih terdapat contoh  kasus lainnya yang menyangkut biaya transaksi. dalam hal ini, biaya transaksi dapat diartikan sebagai ongkos untuk melakukan negosiasi, mengukur dan memaksakan pertukaran (exchange).